22 May 2020

Bijak menggunakan Energi di Rumah

Puluhan tahun silam ketika listrik baru saja dipasang di rumah orang tua saya, bapak mematikan seluruh lampu setiap kali semua anggota keluarga sudah tidur. Beberapa tahun kemudian ketika untuk pertama kali mempunyai televisi, beliau selalu mencabut kabel televisi dari stop kontak. Saya yang kala itu masih SMP selalu protes: "Kenapa, sih, dicabut lagi dicabut lagi kabelnya?"
Saya menggerutu karena setiap kali ingin menonton TV saya harus nyolokin kabel ke stop kontak. Kala itu masih takut banget mau nyolokin kabel tuh. Takut kesetrum.

Bertahun-tahun berlalu, kebiasaan bapak ternyata tidak berubah hingga kini. Saat menjenguk orang tua di kampung halaman, saya akan menemui kebiasaan bapak yang: menyalakan lampu ketika sudah gelap, mematikan seluruh lampu (kecuali lampu luar atau lampu jalan) ketika yang lain sudah tidur, mencabut kabel TV dari stop kontak, mencabut magic com, lalu mematikan lampu saat setelah subuh. Bedanya, kini saya tidak protes atau menggerutu. Saya baru menyadari, ternyata bapak saya dari dulu sangat bijak menggunakan energi terutama energi listrik.

Orang-orang zaman dulu sebenarnya sangat bijak dalam memanfaatkan energi. Seperti dalam memasak makanan. Dulu ada istilah hawu (sundanese) dimana orang-orang memasak makanan. Bahan bakarnya adalah kayu bakar yang dengan sangat mudah didapatkan. Namun dengan berkembangnya teknologi yang semakin canggih, perubahan gaya hidup itu mau tak mau akan mengikuti arus zaman. Kini, peralatan memasak semuanya menggunakan listrik. Seperti rice cooker, kompor, oven. Lalu peralatan rumah tangga seperti mesin cuci, laptop/komputer dan sebagainya.

Penggunaan listrik dari hari ke hari semakin bertambah dan hal ini sulit dikendalikan dengan habit masyarakat modern yang kurang aware dengan persediaan sumber daya energi di bumi.
Masyarakat kurang waspada dengan yang namanya Vampir Listik yang setiap hari (tanpa kita sadari) menggerogoti listrik di rumah kita.

sumber gambar: tercantum pada gambar

Apalagi pada kondisi Wabah Covid-19 sekarang ini, membuat pola aktivitas masyarakat berubah. Hampir seluruh kegiatan dilakukan di dalam rumah. Akibatnya, penggunaan energi listrik dan gas jadi bertambah. Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (KESDM) mencatat adanya peningkatan konsumsi listrik rumah tangga dan gas dalam beberapa waktu terakhir selama pandemi.

Bagaimana agar masyarakat bijak menggunakan energi di rumah? Radio KBR membahasnya di podcast Ruang Publik KBR edisi #PerubahanIklim dengan narasumber: ibu Verena Puspawardani ~Direktur Program Coaction Indonesia, dan Andrian Permana ~Penasihat Komunitas Earth Hour

Rekaman dari acara ini bisa Anda dengarkan di KBRPRIME.id : https://m.kbrprime.id/ruang-publik/bijak-pakai-energi-di-tengah-pandemi

sumber gambar: instagram @kbr.id


Pembahasan Bijak Pakai Energi di Tengah Pandemi via video call ini seru dan sangat bermanfaat. Selain penggunaan energi yang meningkat, pada masa pandemi Covid 19 ini ternyata meningkatkan pembelanjaan online juga. hal ini menjadi perhatian karena dalam pengemasannya, belanja online menghasilkan sampah kemasan/pembungkus yang banyak dan tak ramah lingkungan.

Yha.. mau gimana lagi? karena aktivitas masyarakat juga dibatasi, maka masyarakat memilih berbelanja online. Bahkan tercatat, belanja online meningkat 400% di seluruh dunia. Bu Verena mengungkapkan, dalam hal pembelanjaan online bukan pada penggunaan energinya namun lebih ke pengelolaan sampah kemasan packingnya.

Ibu Verena memberikan tips dalam berbelanja online agar tetap bijak dalam :
- beli sekaligus, membeli dalam jumlah yang besar supaya kemasan buble wrabnya hemat
- pengelolaan sampahnya, pilahkan dengan sampah yang organik dan anorganic.

Lebih jauh lagi pembahasannya menyangkut bagaimana menghemat energi dari rumah

Untuk menghemat energi, hal sederhana yang bisa kita lakukan di rumah yaitu dengan cara mematikan dan melepaskan hubungan listrik dari alat-alat elektronik yang tidak terpakai. Ribet? Memang. Tapi inilah langkah awal yang bisa kita lakukan saat ini supaya bijak dalam menggunakan energi listik di rumah.

Kemudian, ada beberapa tips mudah yang bisa kita lakukan dari rumah untuk menghemat energi, diantaranya:

  • Matikan lampu jika ruangan tidak digunakan.
  • Kurangi penggunaan lampu pijar dan ganti dengan lampu LED yang hemat energi.
  • Penggunaan mesin cuci ketika cucian sudah banyak/sesuai kapasitas dan penggunaan airnya pun sesuai petunjuk.
  • Kurangi penggunaan pengering jika cuaca sedang panas terik.
  • Hindari membuka pintu kulkas terlalu sering
  • Pastikan pintu kulkas tertutup rapat dan isi kulkas secukupnya.
  • Cabut carger laptop ketika baterai sudah 100%
  • Gunakan resolusi display dan brightnes yang rendah
  • Gunakan AC pada suhu yang tidak terlalu rendah dan gunakan timer pada saat tidur sehingga AC tidak menyala terus hingga pagi 


Ternyata banyak hal sederhana dan mudah yang bisa kita lakukan untuk hemat energi, ya. Tinggal kitanya saja yang mulai berdisiplin diri melakukannya.

Hal lain yang bisa dilakukan adalah penggunaan genting kaca atau membuat foid di rumah supaya cahaya matahari bisa masuk ke dalam rumah. Jika pencahayaan cukup, otomatis kita tidak perlu menyalakan listrik pada siang hari. Untuk Anda yang sedang atau akan membangun rumah, sebaiknya pertimbangkan desainnya. Misalnya mengunakan desain skylight sehingga rumah mendapat cahaya matahari yang melimpah, atau minimal penggunaan genteng kaca di beberapa titik rumah.

pic source: popeti.com

Sementara itu, untuk menerapkan gaya hidup #BijakBerenergi dalam jangka panjang, kita bisa memasang sumber energi terbarukan untuk menghemat penggunaan energi..

Potensi energi kita Indonesia sebenarnya itu banyak, baik itu dari matahari yang melimpah karena kita di zona katulistiwa. Lalu potensi angin, meski masih kurang. Selain itu dari air, ocean tidal, pembangkit listrik dari pasang surut dan gelombang air laut, termal laut. Dan yang paling besar potensinya adalah geotermal karena Indonesia berada pada Ring of Fire.

Namun yang paling memungkinkan untuk bisa penggunaan PLTS (Pembangkit Listrik Tenaga Surya) di rumah-rumah adalah SHS (Solar Home Sistem).
Dengan memasang SHS di rumah, kita bisa untuk menghemat penggunaan energi listik dari PLN sehingga tagihan listrik bisa ditekan.


sumber gambar: instagram @kesdm

Dengan adanya instruksi dari Kementrian ESDM untuk pemasangan 1 juta PLTS rofftop ini, maka dianjurkan rumah-rumah maupun perkantor-kantor menggunakan PLTS rooftop yang sistemnya ongrid agar mengevisienkan pembayaran listrik dengan PLN. Kita bisa bersinergi dengan PLN, jadi tidak asal pasang dan harus ada legalitasnya.

Untuk pemasangan PLTS Rooftop memang incvestasinya masih tinggi, namun ini sebanding dengan penghematan energi listriknya.

Ketentuan pamasangan PLTS Rooftop untuk rumah-rumah, bisa sampai 100%. Namun biasanya akan sulit diupprove oleh PLN. Maka disarankan adalah hanya sampai 70-80%. Misalnya listrik di rumah besarnya 1300, maka pemasangannya sampai 1000 Kwp.


Saya sudah berbagi pengalaman soal perubahan iklim. Anda juga bisa berbagi dengan mengikuti lomba blog "Perubahan Iklim" yang diselenggarakan KBR (Kantor Berita Radio) dan Ibu-Ibu Doyan Nulis (IIDN). Syaratnya, bisa Anda lihat di sini.   



19 May 2020

Pendanaan UKM yang Praktis dan Menguntungkan

UKM atau Usaha Kecil Menengah di Indonesia merupakan tulang punggung ekonomi Indonesia. Kenapa? Karena UKM turut andil dalam menyumbang Produk Domestik Bruto (PDB) dan menampung tenaga kerja. Maka keberadaan UKM ini sangatlah penting. Jumlah UKM di Indonesia hingga 2018 mencapai sekitar 62 juta dan menampung lebih dari 120 juta jiwa tenaga kerja[1]. Sehingga Pemerintah Indonesia memberikan perhatian dengan membina UKM ini melalui Dinas Koperasi dan UKM, di masing-masing Provinsi atau Kabupaten/Kota.




Kriteria UKM


Yang masuk kriteria usaha kecil adalah usaha yang memiliki kekayaan bersih Rp 50.000.000,- dengan maksimal yang dibutuhkannya mencapai Rp 500.000.000,-. Sementara itu, untuk hasil penjualan bisnis setiap tahunnya antara Rp 300.000.000 sampai paling banyak Rp 2.500.000.000.

Sedangkan usaha menengah ( sering dikategorikan sebagai bisnis besar ) adalah usaha dalam ekonomi produktif, bukan merupakan cabang/anak usaha dari perusahaan pusat. Usaha menengah memiliki kekayaan mencapai lebih dari Rp500.000.000,- hingga Rp10.000.000.000,- tidak termasuk bangunan dan tanah tempat usaha. Sementara itu, hasil penjualan tahunannya mencapai Rp2,5 miliar sampai dengan Rp50 miliar.[2]

Meski merupakan tulang punggung perekonomian Indonesia, namun akses UKM ke lembaga keuangan sangat terbatas. Kabar baiknya, sekarang sudah ada aplikasi yang menghubungkan UKM dengan para pemberi pinjaman.

Sebagai warga negara yang ingin memberikan sumbangsih atas keberlangsungan UKM atau UMKM di Indonesia, Anda bisa lakukan cara praktis dan menguntungkan yaitu melakukan pendanaan UKM di Akseleran.



Apa itu Akseleran?


PT. Akseleran Keuangan Inklusif Indonesia atau Akseleran merupakan perusahaan Financial Technology (fintech) Peer to Peer (P2P) Lending yang bertujuan untuk pinjaman usaha dan sudah berizin di Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Gampangnya kalo saya terjemahkan dalam bahasa awam, Akseleran ini adalah sebagai penghubung UKM yang membutuhkan pinjaman dengan kumpulan pemberi pinjaman yang memiliki dana lebih untuk mendanai pinjaman. jadi kita ngasih pinjamannya "keroyokan" gitu.

Di Akseleran, siapapun Anda bisa menjadi pemberi pinjaman. Nggak cuma sultan yang memiliki modal besar, kita-kita rakyat biasa (((kita))) -maksudnya saya- juga bisa kok jadi pemberi dana (lender). Karena di Akseleran, teman-teman bisa memberi pinjaman mulai dari Rp 100.000 saja.
Jika punya dana lebih daripada "nganggur", coba deh kasih pinjam ke UKM lewat Akseleran. Bagi hasilnya lumayan besar.

Beberapa waktu yang lalu, saya sudah mencoba melakukan pendanaan di Akseleran. Saya bagikan di sini sedikit pengalaman ketika melakukan pendanaan dan langkah mudahnya.

Langkah-Langkah Melakukan Pendanaan di Akseleran


Untuk bisa memberikan dana pinjaman melalui Akseleran, ada beberapa tahap yang harus kita lewati

Tahap pertama: proses awal registrasi

  • Download aplikasi Akseleran di Google Play Store (Android) atau Apple App Store (iOS).  Atau melalui dekstop di akseleran.co.id
  • Buka aplikasinya, baca lebih lanjut tentang aplikasinya, lalu klik DAFTAR. Begitu pula untuk di desktop klik daftar.

  • Masukkan email dan password, jangan lupa centang persetujuan kebijakan privasi. Baca dulu, ya tentang kebijakan privasi ini. 
  • Kemudian Anda diminta memasukkan kode promo/kode referral. Gunakan kode promo AKSLWINURSIH351060 untuk mendapatkan saldo gratis sebesar Rp 100.000. ( Setelah ini, akan ada notifikasi : Selamat Anda mendapatkan saldo promo. Saldo Anda pun akan bertambah 100 ribu rupiah.)

  • Verifikasi akun email Anda dan nomor handphone yang aktiv. Di email, klik link yang dikirimkan oleh Akseleran. Kalau di no HP, akan dikirim OTP.

  • Pilih preferensi sebagai Pemberi Pinjaman / LENDER dan tipe perorangan

Tahap kedua: melengkapi data diri
  • KTP, NPWP, nomor rekening bank pribadi (nama harus sesuai dengan yang bersangkutan). Pada proses ini, Anda akan diminta foto KTP dan selfie dengan KTP.
  • Menandatangani perjanjian keanggotaan menggunakan PrivyId.
  • Setelah melakukan tanda tangan digital, akan ada notifikasi bahwa pendaftaran sudah berhasil. Tinggal menunggu proses persetujuan oleh tim Akseleran, baru Anda bisa memberikan pendanaan. 
Tahap ketiga: tahap pendanaan
  • Pada website ataupun aplikasi, klik "Beri Pinjaman". Di halaman ini muncul kampanye pinjaman yang sedang berlangsung. Ada banyak kategori UKM yang bisa dipilih, diantaranya: hiburan, fashion, transportasi, e-commerce, otomotif, dan sebagainya.

  • Pilih mana UKM yang menarik dan cocok dengan kriteria pilihan untuk Anda. Ada keterangan lengkapnya di sana mulai dari jumlah pinjaman, tenor, agunan, sampai berapa bagi hasilnya.
  • Masukkan jumlah uang yang akan Anda pinjamkan. klik 'HITUNG'. Akan muncul berapa jumlah target yang akan dikembalikan. 
  • Lalu klik 'BERIKAN PINJAMAN'. Pastikan data yang tercantum sudah benar. Kemudian klik Lanjut.



    • Selamat! pemberian pinjaman Anda berhasil

    Risiko Pemberian Pinjaman

    Memberikan pendanaan dengan jumlah besar tentu saja akan mendapat bagi hasil yang besar. Begitu juga dengan risikonya. Setiap memberikan pinjaman, kita pasti secara sadar telah mengambil risikonya. Ngasih pinjaman ke teman aja sering nggak dibayar, ya kan? haha maaf curcol.

    Nah, memberikan pinjaman ke UKM pun ada risikonya. Diantaranya:

    - Risiko Gagal Bayar
    Risiko utama saat memberi pinjaman itu kemungkinan gagal bayar. Namun di sini Akseleran sudah melakukan analisis kelayakan dan risiko pinjaman secara ketat sebelumnya untuk meminimalisasi hal ini.

    - Risiko Likuiditas Agunan
    Ketika peminjam gagal melakukan pembayaran, memang benar ada agunan. Namun tak semua agunan bisa dengan mulus dan cepat dijual. Sulitnya menjual agunan atau jatuhnya nilai agunan tersebut yang menjadi risikonya.

    - Risiko Proses Hukum
    Perselisihan hukum dengan peminjam akan diselesaikan melalui proses peradilan. Sementara kita tidak pernah tahu kapan proses hukum tersebut akan selesai. Dalam kondisi ini, Akseleran akan menempuh jalur hukum yang paling efektif dengan dibantu oleh konsultan hukum berpengalaman dalam menghadapi setiap perselisihan hukum dengan peminjam.

    Demikian yang bisa saya bagikan tentang pengalaman menggunakan Akseleran untuk pendanaan UKM secara praktis dan menguntungkan. Jika Anda akan menjadi pemberi pinjaman di Akseleran, jangan lupa memakai kode promo AKSLWINURSIH351060 untuk mendapatkan saldo gratis Rp 100.000,-.


    *sumber data
    [1]http://www.depkop.go.id/data-umkm
    [2]https://id.wikipedia.org/wiki/Usaha_mikro_kecil_menengah

    13 May 2020

    6 Hal Yang Dirindukan pada Ramadhan Tahun Ini

    Untuk pertama kali dalam sejarah, saya dan mungkin kita semua mengalami momen Ramadhan yang berbeda dari tahun-tahun sebelumnya. Karena adanya pandemi Covid-19, Pemerintah Indonesia pun memberlakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). Suami saya bekerja dari rumah, anak-anak sekolah di rumah. Saya ... selama 24 jam juga berada di rumah. Hal ini sudah berlangsung berminggu-minggu. Meskipun pada dasarnya saya 'anak rumahan" namun tetap saja ada yang saya rindukan. yaitu bertemu dan berkumpul dengan orang-orang. Meskipun begitu, alhamdulillah (apapun keadaannya tetap disyukuri) saya masih bisa silaturahmi setiap hari dengan orang tua, saudara, dan teman-teman secara virtual, bisa melalui media sosial, chat, maupun video call.



    Kondisi Ramadhan tahun ini membuat saya rindu akan hal-hal "receh" yang sebelumnya sering dilakukan. Diantaranya:

    Ngabuburit

    Tahun-tahun sebelumnya, sambil menunggu waktu berbuka puasa, saya bisa ngabuburit seperti nyari makanan untuk ta'jil atau sekedar jalan sore di taman. Sedangkan tahun ini, takjil lebih banyak saya buat sendiri di rumah. Meskipun dulu nggak terlalu sering ngabuburit, tapi kalo dibatasi jadinya 'kan kangen.

    Buka Bersama

    Tahun-tahun sebelum ini, biasanya banyak undangan buka bersama. Mulai dari teman ngaji, teman sekolahnya anak-anak, ibu-ibu RT, hingga teman-teman blogger. Banyak event blogger yang diadakan pada bulan Ramadhan. Keseringan mendapat undangan event sekaligus bukber hingga saya harus memilah mana yang mau dihadiri mana yang enggak. Harus tahu prioritas dan bagi waktu karena keluarga juga ingin saya berbuka bersama mereka. Sementara tahun ini, meski rindu buka bersama di luar, saya bersyukur karena setiap hari jadi berbuka bareng keluarga.

    Dalam kondisi Physical Distancing dan PSBB, events bloggers nggak ada yang diselenggarakan secara offline, semua dilakukan melalui online. Agak kangen bukber bareng blogger jadinya, hehe. Pun dengan kolaborasi bloggers saat membuat konten dan video.

    Lagu "Ramai Sepi Bersama" karya kolaboratif bersama 4 musisi: Baskara Putra (Hindia), Kunto Aji, Yura Yunita dan Sal Priadi mengingatkan saya ketika kolaborasi dengan blogger lain. Video ini relevan banget dengan kerjaan blogger yang mengandalkan kuota dan koneksi untuk berkomunikasi. Video tersebut pun dilakukan lewat platform chat, video call, dan email selama proses produksi. Gak nyangka kalau itu dilakukan di rumah masing-masing soalnya hasilnya bagus banget dan menginspiras. See? PSBB tidak menghalangi kita untuk berkarya dan berkolaborasi. Kita tetap bisa menciptakan karya positif meskipun sama-sama tak bisa keluar rumah.

    video pembuatan "Ramai Sepi Bersama"



    Tarawih di Masjid

    Pemberlakuan PSBB tak terkecuali dengan tempat ibadah. Sholat berjamaah, sholat Jum'at, sholat Tarawih dan bahkan nanti sholat Ied juga ditiadakan. Masjid-masjid di sini sepi. Setelah Isya' -yang biasanya ramai, kini sepi.

    Menghadiri Kajian Ilmu

    Saya rindu teman-teman liqo saya yang biasanya sepekan sekali berkumpul dan mengaji bersama, kini enggak. Saya juga rindu menghadiri kajian ilmu yang diadakan di masjid-masjid. Biasanya datang ke DT atau MPI, sementara ini enggak bisa. Saya juga rindu i'tikaf di masjid Habiburrahman Bandung.
    Alhamdulillah, dalam kondisi seperti ini masih bisa hadir di kajian ilmu secara online, masih bisa menyimak para ustadz/ustadzah secara live streaming maupun melihat videonya di Youtube.

    Masih bisa #SilaturahmiSetiapHari melalui Video Call


    Membagikan Takjil di Jalanan

    Tahun lalu dan tahun-tahun sebelumnya, saya dan teman-teman di komunitas secara rutin membagikan ta'jil di jalanan. Sebagai gantinya, tahun ini berbagi makanan lewat online saja dengan bantuan ojek online atau membelikan paket berbuka untuk ojol itu sendiri.

    Mudik

    Hal yang paling saya rindukan adalah mudik ke kampung halaman. Sebagai anak perantauan, setiap tahun yang selalu dinanti adalah moment mudik. Biasanya pulang ke rumah orang tua seminggu sebelum lebaran sehingga saya masih bisa buka puasa bareng orang tua. Kemudian momen Idul Fitri dimana saya bisa sungkeman dengan orang tua. Nanti gimana ya?

    Sedih banget tahun ini nggak mudik, tapi nggak perlu sampai berlarut-larut. Alhamdulillah kedua orang tua mengerti dan menyarankan agar saya taat dengan peraturan pemerintah. Saya juga bersyukur, saya masih bisa silaturahmi dengan orang tua dengan video call. Masih bisa berbuka bareng meski secara virtual. Masih bisa berbincang dan tertawa bersama.



    Komunikasi dan #SilaturahmiSetiapHari dengan orang-orang tersayang berjalan lancar berkat dukungan paket   Freedom Kuota Harian dari IM3 Ooredoo.

    Freedom Kuota Harian ini adalah paket terbaru IM3 Ooredoo dengan harga terjangkau yang mulai berlaku sejak tanggal 26 Maret 2020. Dengan mengaktifkan paket ini di *123# atau di aplikasi myIM3, saya mendapatkan kuota utama 1GB per hari. Jadi, saya bisa bukber virtual bareng orang tua, video call saat momen sungkeman nanti. Kebetulan nomor yang di ortu juga nomor IM3, nelepon bisa sepuasnya. IM3 Ooredoo juga mendukung saya kerja di rumah sebagai blogger.

    Freedom Kuota Harian ini dilengkapi dengan:
    • Kuota besar, setiap hari mendapatkan kuota utama sebesar 1 GB.
    • Bisa dipakai selama 24 jam di semua jaringan 2G, 3G, 4G.
    • Fitur pulsa save, internetan nyaman dan pulsa tetap aman meski kuota utama telah habis digunakan. Saya masih bisa menggunakan internet tanpa memotong pulsa.
    • Oiya, sekedar informasi IM3 Ooredoo akan mendonasikan Rp2000 untuk membantu menanggulangi Covid-19 dari setiap pembelian paket Freedom Kuota Harian.


    Terima kasih IM3 Ooredoo sudah mendukung aktivitas saya sehingga kuota internet bukan lagi halangan untuk silaturahmi setiap hari. Terkhusus pada masa pandemi seperti sekarang ini, semakin memudahkan pelanggan dengan menyediakan paket Freedom Kuota Harian yang hemat.

    08 May 2020

    Cara Menggunakan Valas dengan Mudah

    Mata uang adalah alat tukar yang disepakati di satu negara. Nilai dan nama antar negara berbeda. Transaksi lintas negara inilah yang disebut valuta asing. Valuta asing atau valas merupakan alat tukar atau konversi mata uang suatu negara dengan negara lain.

    Bisnis memiliki banyak aspek. Dan seluruh aspek berhubungan dengan uang. Beberapa bisnis berkegiatan lintas negara. Sehingga memerlukan valuta asing (valas). Bagi kamu yang sedang mencari solusi kemudahan dan transaksi cepat, digibank memiliki layanan bisnis berbasis valuta asing.

    Apa itu valas?


    Berikut adalah ilustrasi yang memudahkan pemahaman akan valas:

    Bisnis kamu di Indonesia. Namun, misalnya, supplier produk mu dari Jerman, Spare part dari Jepang. dan tenaga pemasaran online mu orang Australia. Maka untuk membayar supplier, membayar order spare part dan menggaji tenaga kerja ahli mu itu memerlukan valas. Layanan yang kamu perlukan adalah Digibank Transfer Valas (valuta asing).



    Bagaimana caranya?

    Transfer antar rekening di dalam negeri atau antar bank Indonesia bukankah kamu pasti sudah melakukan ribuan kali. Pertanyaanya bagaimana caranya mentransfer ke rekening USD (Dollar Amerika), rekening Dollar Singapura, dan rekening negara lain juga mata uang lain? Kamu memerlukan layanan bank bernama transfer valas.

    Transfer valas keluar negeri sekarang bisa dilakukan sangat mudah, dan hampir sama dengan transfer sesama rekening domestik.  Sangking gampangnya transfer valas keluar negeri dari rumah sambil rebahan pun bisa dilakukan.
    - Install Aplikasi digibank by DBS.
    - Registrasi di awal
    - Kamu sudah bisa menggunakan fitur Digibank Transfer Valas untuk meng-handle keperluan transfer valas kamu.

    Semudah itu? iyaaa

    Keunggulan Transfer Valas


    Aplikasi digibank by DBS memiliki beberapa keunggulan transfer valas, diantaranya:

    1. Akses 24/7 tanpa harus ke cabang.
    Tinggal klik langsung dari Aplikasi digibank by DBS. Kamu bisa mengakses layanan 24 jam nonstop dalam sehari dan 7 hari dalam seminggu. Ini kemudahan yang sangat membantu.

    2. Gratis biaya transfer
    Gratis biaya transfer ke lebih dari 20 negara dengan 7 mata uang USD, SGD, AUD, EUR, HKD, GBP. Gratis biaya transfer juga adalah fasiltas yang menakjubkan. Kamu bisa berhitung total penghematan yang bisa dilakukan dengan fasilitas transfer valas digibank by DBS.

    3. FX Rate terkini dan juara
    Nilai tukar yang kompetitif buat transfer jadi ringan.

    4. Cepat sampai
    Sampai ke penerima di hari yang sama untuk transaksi yang dilakukan sebelum batas waktu yang ditentukan.

    Sudah tentu bisnis kamu akan terbantu dengan keunggulan tersebut, di langkah pertama kamu telah pahami arti valas degan mudah. Yakni pembayaran keluar negeri (lintasnegara).  Selanjutnya untuk segera mendapatkan kemudahan dari Aplikasi digibank by DBS. Install aplikasinya melalu AppStore atau PlayStore.

    Transfer Valas adalah fitur layanan pada Aplikasi digibank by DBS yang dapat digunakan oleh nasabah untuk melakukan pengiriman dana dalam mata uang asing (remittance) yang diinginkan, untuk penerima di dalam atau di luar negeri.

    Jika kamu seorang pebisnis banyak sekali hal yang terbantu dengan layanan digibank transfer valas gratis ini.

    Pertama, hemat operasional transfer. Dalam proses negosiasi pembayaran usahakan untuk transaksi menggunakan dengan 7 mata uang USD, SGD, AUD, EUR, HKD, GBP. Sehingga transfer valas gratis berlaku tanpa batas berapa kali transfer dalam sehari.

    Kedua, alokasi biaya tranfer dapat mensupport keperluan lain. Biaya transfer misalnya USD 5 namun sehari 10 kali transfer. Dalam sebulan kamu sudah menghemat berapa ratus USD, sungguh signifikan. Alokasi ini bisa di geser ke alokasi lainnya.

    Ketiga, layanan transfer gratis dengan akses 24/7 merupakan kombinasi layanan yang berkualitas. Variabel waktu dan biaya transfer ini memudahkan kamu berbisnis mengingat perbedaan waktu antar negara.

    Selamat mencoba layanan istimewa ini, karena DBS Indonesia berkomitmen menghadirkan digibank sebagai digital banking terbaik.

    Tunggu apa lagi! Coba sekarang juga dan buktikan sendiri keuntungan pakai digibank transfer valas langsung dari rumah kalian!

    02 May 2020

    TANTRUM


    TIDAK USAH MALU JIKA ANAKMU TANTRUM⁣⁣
    TANTRUM ITU NORMAL

    ⁣⁣
    Alhamdulillah... dia ( Arfan, yang bulan ini genap 2 tahun) tantrum juga akhirnya. ๐Ÿ™‚๐Ÿ™‚⁣⁣
    Kemarin dia marah-marah sampai jedut-jedutin kepala ke tembok. Tapi jedutinnya pelan -setelah sekali dua kali dia jedutin keras ke tembok kerasa sakit, mungkin ) Aku ketawa dalam hati lihatnya. Terus dia juga nangis guling-guling di kasur sambil melentingkan badan. Aku langsung tahu kalo itu tantrum. Tanda-tandanya udah sangat jelas. (anak udah 3 atuh ih, kacida mun teu ngarti mah) ๐Ÿ˜…⁣⁣
    ⁣⁣


    Reaksiku? ya ... biasa aja.☺⁣⁣
    ⁣⁣
    Trantrum itu normal, gaes.

    Semua anak pasti pernah tantrum meskipun untuk sebagian anak cuma beberapa kali selama usia batita atau balita. Malah kata expert, kalo anak nggak pernah tantrum, kita musti khawatir. ⁣⁣
    ⁣⁣
    Tantrum itu luapan emosi. Dan itu ada sebabnya. Biasanya kalo keinginan anak tak terpenuhi. Tapi ada juga sebab lainnya seperti terlalu ngantuk, terlalu lapar, sementara ibunya tidak responsif. Atau si anak lagi nggak enak badan, nggak dipedulikan, dll. Sebab lain karena si kecil belum bisa mengekspresikan perasaannya.

    Kalo waktu Arfan tantrum kemarin itu, penyebabnya karena dia gak mau udahan mandinya, padahal udah lama mainan di kamar mandi sambil berendam di bak ๐Ÿ™„ Simboknya ini khawatir dia masuk angin kalo lebih lama lagi.⁣⁣ Makanya sedikit dipaksa keluar dari bak.
    ⁣⁣
    Ini yang aku lakukan saat anak tantrum:⁣⁣

    Pada saat anak tantrum di rumah, lebih mudah mengatasinya karena nggak ada yang ikut campur.
    - Tetap tenang/jangan kebawa emosi⁣⁣
    - Peluk erat anak, tapi biasanya anak akan berontak sih⁣⁣
    - Kalo anak melakukan hal bahaya misal nangis guling-guling seperti Arfan...amankan tempat, misalnya aku taroh dia di kasur yang empuk. Jadi pada saat dia guling-guling nggak akan kena lantai. Jangan sampai ada benda yang bisa membahayakan si anak dan berada di dekatnya.
    - Peluk lagi⁣⁣
    - Kalo masih nggak mau, aku akan kasih 'label' emosi anak. misalnya: "Adek marah,ya? Adek kesal? adek masih pengen mainan di kamar mandi, ya? Besok lagi, ya, main di kamar mandinya. Sekarang pakai baju dulu. Misalnya itu mah. ⁣⁣
    - Biasanya anak udah mulai tenang kalo kita nggak ikutan emosi, peluk lagi deh. ๐Ÿงก⁣⁣



    Gimana saat anak tantrum di luar rumah?


    Nah, ini yang seringkali menantang, yha khaan? Karena ada faktor luar seperti "tatapan orang" dan perasaan kita yang nggak enak seperti "Apa kata orang kalo anakku nangis kejer di tempat umum? nanti aku dikira orang tua yang nggak becus." Pasti ada pikiran seperti itu, hahaha.
    Namun, anak nggak akan sampai tantrum nangis meraung-rung jika reaksi orang tuanya sudah benar.

    Misalkan, lagi di emol. Terus anak minta sesuatu (paling sering sih mainan atau jajanan) dimana saat itu agenda kita bukan untuk itu. Ini yang aku lakukan, sejauh ini (menghadapi 3 anak saat usia mereka masih balita) alhamdulillah berhasil, nggak sampai si anak guling-guling di lantai mall.

    - Jangan emosi dulu, ibunya atau ayahnya tetap tenang. Jangan langsung nge-gas (teriak) ngasih tahunya. Iya aku tahu, bagi sebagian orang sabar itu sangat sulit. Tapi cobalah tingkatin kesabaran demi anak yang 'lebih mudah dikasih tahu' di kemudian hari. :)
    - Aku selalu merendahkan badan saat bicara sama anak-anak. Kalau posisiku lagi berdiri, aku akan membungkuk atau berjongkok.
    - Pelankan suara. Bahkan aku akan sedikit berbisik. Suara pelan supaya si anak lebih mendengarkan lagi. Apa, ya, kalo kata ahli parenting (?) aku lupa. Pokonya intinya, lebih pelan suaramu, anak akan lebih memperhatikan dari pada bicara dengan suara yang lantang.
    - Kasih pengertian, bahwa hari itu tidak beli hal yang anak minta (aku contohin aja hal spesifik yaitu minta mainan, ya).
    "Hari ini nggak beli mainan dulu, ya. Lain kali kita ke sini lagi khusus untuk membelinya. Nanti kamu bisa menabung dulu untuk membeli itu."

    - Jika anak sudah terlanjur melancarkan tantrum, gimana?
    Kalau hal yang aku sebut sebelumnya nggak berhasil dan berujung anak tantrum, jangan pernah kabulkan keinginannya. Karena reaksi pada saat tantrum itu adalah koentji. Kalo alasannya kasihan karena nangis kejer, seperti pada kasus minta mainan, maka lain kali kalo Anda tidak menuruti keinginan anak, mereka akan tantrum lagi. Begitu seterusnya setiap kali anak minta sesuatu selalu nangis dulu/tantrum dulu. Nggak mau gini kan?

    Yaelah, beliin aja sih apa susahnya dari pada anak nangis.
    Bhaiqeu, aku mengerti sekali bahwa "sultan mah bebas". haha

    Tapi kalau aku, walaupun ada uang untuk membeli akan tetap mengajarkan ke anak bahwa tidak semua permintaannya bisa terkabulkan. Semoga hal kecil tersebut berguna untuk mereka saat dewasa. Semoga emosinya tidak 'tak terkendali' ketika keinginannya nggak terpenuhi. jangan sampai anakku kelas ketika dewasa, meng-halal-kan segala cara untuk memenuhi keinginnya. Aku nggak mau anak-anakku menjadi "monster".

    Semakin besar anak, tantrum semakin sulit ditangani. Maka, pada saat tantrum pertama kali muncul adalah koentji juga bagaimana kita bereaksi/menghadapinya. ๐Ÿ˜‰⁣⁣
    ⁣⁣
    Eh udah panjang aja, nih.
    Just sharing, ya.

    Kalau kalian punya pengalaman yang sama atau berbeda, yuk sharing juga di kolom komentar. barangkali ada orang tua lain yang membutuhkan dan membaca cerita kita.
    ⁣⁣