26 December 2016

Keseruan Temu Bunda Mombassador 2016 (part 2)

Cerita sebelumnya : Keseruan Temu Bunda Mombassador (part 1)

Malamnya, pukul 18:15 WIB para Bunda Mombassador harus sudah berkumpul di ballroom untuk acara gala dinner. Beberapa hari sebelum berangkat, di grup chat whatsapp ada yang bahas sebaiknya bawa gaun untuk gala dinner, jadinya saya pun bawa satu. Ai pek teh (ternyata) pas gala dinner, kami ( Mombassador Batch 4) memakai seragam kaos warna merah dong. Muahaha, kalau gitu ngapain bawa yak, sampai kesindir sama teman seperjalanan dari Bandung. Mereka cuma bawa satu tas ransel dan tas jinjing aja. Lha saya sampai bawa koper segala. hahaha. Jadinya saya kan malu sendiri. Kayak mau kemanaaa gitu bawa koper.
Pas sampai Yogja, saya tak sendiri. Ternyata banyak juga yang bawa koper. Bahagia banyak teman #lol :p

Sebelum gala dinner ini, ada satu acara yang diskip karena mempertimbangkan stamina para bunda juga. Jadi, sampai di resort pukul setengah lima, ada waktu sejam setengah untuk istirahat sebentar lalu bersiap dandan cantik menghadiri gala dinner pukul 18.15

Malam itu, ruangan bertabur warna merah. Bunda Batch 4 terlihat sporty dengan kaos dan sepatu cats. Bunda batch 1-3 terlihat modis, trendi, anggun memakai batik seragam Mombassador yang berwarna merah. Modelnya bajunya cantik-cantik. Saya perhatiin desainnya siapa tahu ada yang saya suka jadi bisa ditiru nanti. :)

Acara Gala Dinnernya sendiri di ballroom Westlake Resort. Meja dan kursi serta panggung ditata sedemikian rupa. Meja dan kursi pun sudah ditentukan oleh panitia agar menambah kehangatan diantara bunda batch 1-4.

Gala Dinner yang aku pikir bakal bikin ngantuk, justru sebaliknya. Asyik banget dan terasa kekeluargaannya. Dipandu oleh MC yang kocak banget. Mbak Tako dan mas Alit sukses membuat kami semua di ballroom tertawa terpingkal-pingkal. 
"Ini MC apa stand up komedi , sich?!" *LOL*
Tapi jadinya, suasananya sama sekali nggak terasa kaku dan nggak membosankan . Pantesan mbak Tako jadi MC abadi Sari Husada, di setiap event Sari Husada khususnya SGM, selalu beliau yang jadi MCnya. *keprok dech buat mbak Tako. Kita semua juga terhibur.
Emak-emak yang butuh banget hiburan, bisa puas tertawa ngakak tanpa takut dilihat si kecil ke-gokil-annya. hihihi

Lagi-lagi pas Gala dinner ini HP saya lowbat jadi nggak bisa cekrak-cekrek mengabadikan moment. Jadi, malam itu saya benar-benar menikmati acaranya.
Menikmati kebersamaan bersama bunda dari batch 1,2,3 dan 4. Kami sudah menjadi keluarga sekarang.

Setelah Gala Dinner, menurt schedull kami akan dibawa jalan-jalan ke Mallioboro, jalan legendaris di Yogjakarta. Katanya belum ke Yogja namanya kalau belum ke Mallioboro. hehe
Namun, karena waktu yang sudah malam, jadwal nyari oleh-oleh jadi dihapus dan kami kembali ke kamar masing-masing untuk istirahat karena besok pagi ada kegiatan lagi.

Pagi pukul 6 teng, jadwal untuk sarapan.
Pukul 7 pindah ke Westlake Resto untuk workshop. Workshopnya gak usah saya ceritain secara mendetail yaaa. :)
Kurang lebih pukul 10:30 , workshop dan presentasi dari masing-masing kelompok selesai. Setelah itu kami makan siang yang kecepetan.

Setelah makan siang, pengumuman pemenang workshop, lomba, dan doorprice berupa voucher belanja.
Habis itu, penutupan. Kami bersiap meninggalkan Westlake Resort dan kembali ke rumah  masing-masing .

WE ARE A FAMILY

Thank you SGM, Sari Husada, dan semuanya. Kemarin itu pengalaman yang sangat berharga bagi kami.
Saya dan bunda-bunda yang lain, pasti susah move on dari acara Temu Bunda Mombassador 2016 kemarin.

Purworejo,
10 hari setelahnya

19 December 2016

Keseruan Temu Bunda Mombassador SGM Eksplor 2016

Akhirnya hari keberangkatan tiba, 13 Desember 2016. Dari rumah, saya sudah membayangkan serunya temu bunda Mombassador SGM Eksplor 2016 kali ini. Karena ternyata dan saya baru tahu, kalau Temu Bunda ini juga ajang reuni Bunda-Bunda lainnya dari Batch 1 sampai 3. Sedangkan saya di Batch 4.

Saya dijemput di rumah - diantar ke bandara - diurusin tiket, check in bandara, dan semuanya - dijemput di bandara - diantar sampai hotelnya. Pokonya saya tahu beres dan tinggal duduk manis aja. bener-bener keren SGM memastikan Bunda yang ikut tiba di hotel dengan selamat dan nyaman.

Mombassador 2016 ( Batch 4 ) merupakan angkatan yang paling banyak dari sebelumnya. Sebanyak 61 ibu-ibu dari seluruh Indonesia berkumpul di satu tempat. Kebayang dong hebohnya? Sementara Batch sebelumnya hanya berjumlah nggak sampai 20 orang. Saya merasa kesulitan menghafal satu per satu nama dan asal mereka masing-masing. Daya ingat saya sudah sedikit melemah rupanya. *lol*

Saya tiba di The Westlake Resort Yogjakarta pas banget adzan Maghrib. Dimana para bunda yang lain sudah dandan cantik dan wangi, berkumpul di lobi bersiap makan malam. Sementara kami berempat dari Bandung menjadi paling terakhir sampai di hotel. Masih dalam keadaan keringetan, kucel dan capek nunggu pesawat yang delay, saya langsung disambut oleh Bunda Dyah Arini yang ramah banget. Setelah registrasi dan menerima seragam, saya pun ikut bergabung bersama bunda lainya di bis 2. Kami akan menuju Sekar Kedaton Restaurant yang ternyata agak jauh dari Westlake Resort.

Sekar Kedaton Restaurant Yogjakarta
Di Sekar Kedaton, acara opening dan perkenalan panitianya. Dilanjutkan dengan makan malam dengan menu tradisional yang lezat. Setelah selesai makan malam, kami dibawa jalan-jalan ke Alun-Alun Kidul. Di sana, ibuk-ibuk ini mencoba mengayuh becak sepeda. Alhasil, kaki lempoh dan keringetan. hahaha... sok-sokan sih. Tapi asyik banget lho, tungitung olahraga malam. Kan habis makan sementung wajib olahraga biar ada kalori keluar. Heboooh! emak-emak main tanpa anak udah kek anak gadis aja. Saya sempat mencoba jalan diantara pohon beringin kembar. Namun saya nggak sempat mencicipi wedang ronde khas Alkid (alun-alun kidul) yang katanya enak banget. Aaach, jadi ngeces kan... hahaha

Setelah jalan malam, kami kembali ke hotel untuk istirahat. Di kamar sudah ada rooomate saya, bunda Yun Eninggar asal Yogjakarta. Sudah di kamar, niat awal sih pengin langsung tidur. Tapi ternyata nggak bisa. Setelah mandi dengan shower air hangat, badan jadi rileks banget. Ngobrol-ngobrol sama bunda Yun sampai saya tertidur pukul 1-an.

Paginya, saya bangun pukul 04:00 sudah set alarm soalnya. Langsung mandi lalu sholat Subuh. Buka pintu kamar dan menghirup udara pagi yang masih sejuk dan asri adalah terapi jiwa banget. Dalam hati, rasa syukur paling dalam saya ucapkan. 
Subhanallaah... Westlake Resort ini sungguh indah bangeeet. Saya terpukau dengan keindahan pemandangannya dan nyamannya kamar. Cerita/review khusus Westlake Resort saya tulis terpisah ya. ;)

Wesylake Resort, tempatnya warbiyasaaak


Pukul 06:00, para Bunda berkumpul di resto untuk sarapan. Menu yang disajikan buanyaaak banget. Dari menu western hingga menu tradisional Jawa. Dari jus sampai jamu juga ada. Berbagai cemilan, kue, buah, dan masih banyak lagi. Pokoknya lupakan diet selama 3 hari di sini. *lol*

Selesai sarapan, kami menuju ke Rama Shinta Resto. Lokasinya dekat Candi Prambanan. Viewnya pun cakeeep banget. Dengan latar candi Prambanan, para Bunda seakan nggak pernah puas untuk foto-foto. cekrek sini cekrek sana, selfie sini wefie sana, semua ceria dan senang. Sampai panitia mengingatkan untuk segera berkumpul dulu. Udah dulu foto-fotonya Bunda. Kita akan mengikuti workshop dulu. Emak-emak mah rempong, ya. kekeke

Di sesi workshop ini, para bunda dibagi menjadi 7 kelompok dan ditugaskan untuk membuat sebuah poster iklan menggunakan alat-alat dan bahan-bahan yang sudah disiapkan sebelumnya. Indah sekali kerjasama diantara para Bunda.

Setelah sesi workshop usai, tidak lupa foto bersama lagi seluruh Bunda dan panitianya. Heboh lagi! *lol*
Credit foto: facebook Bunda Diah Arini
Setelah foto bersama, para bunda dipersilahkan menikmati makan siang. Tuh kan makan lagi. kekeke 
Beragam menu khas Yogja, termasuk sate klathak pun ada. Setelah istirahat makan dan sholat Dzuhur, kami akan berkunjung ke Pabrik Sari Husada di daerah Kemudo.

Pejalanan dari Rama Shinta Resto sampai ke pabrik Sari Husada lumayan lama. Saya memanfaatkan waktu untuk menelepon anak-anak, sebagian ada yang ngobrol, sebagian lagi memanfaatkan sela waktu untuk memejamkan mata barang sebentar.

Sampai di pabrik Sari Husada, kesan pertama adalah pabrik yang luas, asri dan bersih, tertata rapi dan tertib. Seperti pabrik-pabrik modern di kawasan industri Karawang yang pernah saya kunjungi. 
Sebelum masuk ke dalam pabrik, kami dibrief untuk selalu mematuhi peraturan demi keamanan dan keselamatan kami juga.

Kami melihat prosesnya. Enggak dari awal pembuatannya sih, tapi mulai proses packing (susu bubuk yang siap dimasukkan ke dalam wadah aluminium foil). Kebetulan mesin sedang jalan. Jadi kami melihat bagaimana susu SGM dikemas tanpa tersentuh tangan. Timbangannya juga pas antara satu kemasan dengan kemasan lain. Kami juga melihat setelah susu SGM masuk ke dalam kardus lalu dipack di karton lalu disimpan di gudang. Semua pegawai terlihat cekatan. Pastilah mereka sudah ahli dan terbiasa.

Menurut guide-nya, tumpukan kardus yang berisi SGM itu hanya disimpan paling lama 4 hari saja. Padahal tumpukannya itu tinggiii banget dan gudangnya juga luaaas banget.
Sayangnya, pas sesi kunjungan ini gak banyak foto-fotonya. Karena saat di dalam pabrik, pengunjung nggak boleh ambil foto.

Pabrik sari husada, credit photo : @RoselianiYuni

Hari itu, selesailah kegiatan Mombassador SGM Eksplor 2016 (Batch 4) hari ke-2 di Yogjakarta. Ilmu yang didapat dan pengetahuannya bergizi sekali. Habis ini kami kembali ke Westlake Resort untuk bersiap-siap menghadiri Gala Dinner malamnya.

Bersambung yaa...:) Keseruan Temu Bunda Mombassador 2016 (part 2)

12 December 2016

Bagaimana Bisa Menjadi Mombassador SGM? Padahal Aku Mah Apa Atuh...

Bagaimana bisa menjadi mombassador SGM, padahal aku mah apa atuh... ukur ( red = cuma , sundanese ) emak-emak tukang curhat di blog dan "pamer anak" di sosmed. huhuhu
Sebenarnya saya nggak pernah menyangka bakal dipilih oleh tim SGM menjadi salah satu Mombassador. Walaupun pada saat saya mengisi formulir online ,yang saya ketahui dari komunitas blogger itu, saya pun sempat berbisik dalam hati : semoga saya menjadi salah satu dari mombassador terpilih. Meskipun begitu, selama masa menunggu dihubungi oleh SGM, saya selalu menguatkan hati kalau terpilih ya Alhamdulillah, kalau enggak ya memang belum rezekinya. Seperti ituuh...

Apa itu Mombassador?

Mombassador SGM Eksplor adalah komunitas bunda SGM Eksplor yang dibentuk oleh SGM Eksplor untuk mendapatkan edukasi & pelatihan dalam berbagai kegiatan seru bersama dengan mombassador lainnya. Komunitas ini bertujuan untuk mengajak bunda-bunda di Indonesia menjadi lebih paham dan peduli terhadap nutrisi & perkembangan anak, serta menjadi bunda yang berdikari dan bermanfaat untuk bangsa.

Jika terpilih sebagai Mombassador SGM Eksplor, kita akan mendapatkan pelatihan berkala mengenai sosial media, nutrisi, parenting, tumbuh kembang anak, kepedulian sosial, tentang SGM Eksplor dan masih banyak lagi.

Tergabung dan dapat berbagi dengan sesama dalam komunitas ini, para Mombassador SGM Eksplor juga berkesempatan untuk mendapatkan berbagai fasilitas ekslusif dari SGM Eksplor dan bekerja sama dengan SGM Eksplor untuk berbagai kegiatan sosial yang positif.



Beberapa hari (saya lupa tepatnya berapa hari) setelah mengisi formulir online pendaftaran Mombassador, sebuah menerima telepon dari nomor Jakarta. Ternyata itu adalah telepon wawancara online. Saya kembali dimintai data lengkap. Nama, alamat, tempat tanggal lahir, nama anak, usia anak, pekerjaan saya sehari-hari, dan menanyakan beberapa pertanyaan seputar kegiatan Mombassador dan SGM tentunya. Semua pertanyaan saya jawab apa adanya, apa yang saya tahu, dan kondisi sebenarnya saya bagaimana. Semua saya jawab sesuai kenyataan.

Setelah telepon pertama itu, saya semakin deg-degan. Masih terus menguatkan hati : Kamu udah kasih jawaban jujur, Win, kalau terpilih Alhamdulillah, kalau enggak ya yang legowo, memang bukan rezekimu.

Setelah kira-kira seminggu (atau lebih) di suatu siang, ponsel saya berdering. Yang nampak di layar 5 inci saya itu adalah nomor tak dikenal, dari Jakarta (021), dan tertulis di bawahnya Greater Jakarta. Saya sudah nggak aneh. Iya, saya sering menerima telepon dari Greater Jakarta dan selalu saya jawab teleponnya. Kali ini pun saya jawab dengan santai seperti biasanya.

Saya : "Halo selamat siang?"
GJ (Greater jakarta) : "Selamat siang, dengan ibu Winursih?"
Saya : "Iya saya sendiri."
GJ    : "Perkenalkan, Bunda. Saya Nita dari SGM. Ingin memberitahukan bahwa Bunda telah terpilih menjadi Mombassador SGM Eksplor."
Saya : *mata membelalak, lalu melakukan gerakan tangan yes! yes! yes!*
           "Oh ya, waah senang sekali." saya menjawab kalem, wkwkwk
GJ   : "Selamat, ya Bunda. Sebagai informasi, Mombassador adalah wadah para Bunda yang peduli terhadap tumbuh kembang buah hati dan setia terhadap produk SGM seperti Bunda Winursih. Jadi saya ucapkan selamat, ya Bunda. Oiya, saya ingin memastikan lagi, apakah Bunda bersedia menghadiri Temu Bunda pada tanggal 13-15 Desember 2016 di Yogjakarta?"
Saya : "Iya. Saya bersedia."
GJ    : "Baik, Bunda. Terima kasih atas waktunya, ya Bunda. Selamat siang."
Saya : "Siang."
Dan saya pun menutup telepon dan langsung jingkrak-jingkrak. Tangan saya dingin semua.
Bagaimana bisa saya terpilih menjadi salah satu Mombassador, karena saya yakin banyak bunda hebat lainnya yang pasti ikut mendaftar? Dan pada akhirnya, saya berkeyakinan ini sudah diatur oleh Gusti Allah. Semata karena memang sudah takdirnya, sudah diatur oleh-Nya, rezeki saya, bukan karena kehebatan atau keistimewaan saya. Bukankah begitu, manteman?

Selang beberapa hari, saya kembali ditelepon. menanyakan ukuran kaos. Semakin HHC, harap-harap cemas karena mendekati hari H belum juga ada kabar.

Lalu, tiga hari sebelum hari keberangkatan tanggal 13, sebuah telepon kembali masuk. Kali ini menanyakan alamat email yang valid karena tiket pesawat dan jadwal penerbangan,serta kontak supir yang akan menjemput ke rumah akan dikirimkan via email.

Tanggal 12 Desember 2016. yeaaa Alhamdulillah besok insyaAllah saya berangkat ke Yogjakarta. Disana sampai tanggal 15 Desember. Semoga nggak ada aral rintangan dan lancar sampai di Yogjakarta.

Tunggu cerita saya saat mengikuti Mombassador SGM Eksplor, ya manteman. Pasti seru dan pasti akan bertambah teman dan menjalin silaturahim diantara bunda-bunda hebat.

Cimahi, sehari sebelum terbang ke Yogjakarta.

Baca ceritanya : Keseruan Temu Bunda Mombassador SGM

06 December 2016

6 Me Time Sederhana

Hai, pagi ini cerah, ya? Di Cimahi angin berhembus dingin sih, tapi matahari juga mengimbanginya dengan memberikan kehangatan. tapi saya anggap cerah aja. Secerah hatiku, eaak. Hangatnya enak banget buat olahraga. tapi saya malah nulis ini. Hihi, mumpung moodnya lagi bagus dan gak keganggu sama anak-anak (mereka lagi sekolah).


Alhamdulillah. Bersyukur di pagi hari, dipercaya membuat kita menjalani hari dengan lancar dan menyenangkan. Percaya gak? kalau saya sih percaya karena sudah membuktikannya. Wallahualam. Sugesti positif di pagi hari itu baik banget. Dan ini sudah saya jalani sejak 10 tahunan yang lalu. Setiap bangun tidur, ngaca deh (jangan lupa doa bangun tidurnya :) ). Setelah di depan cermin,lalu katakan kepada diri sendiri sambil tersenyum : Hari ini aku bahagia. Aku semakin cantik, semakin sehat, semakin bersemangat. Terimakasih ya Allah sudah memberi aku kesempatan hidup di hari ini.
Setelah itu, melakukan kegiatan rutin sehari-hari berasa ringan.
Hal ini bisa disesuaikan dengan situasi dan kondisi masing-masing orang.

Selain sugesti baik terhadap diri sendiri, lakukan me time agar hati tetap terjaga kewarasannya. Kerjaan rumah tangga yang gak ada habisnya, ngemong bocah yang selalu aktif yang pasti menguras kesabaran. Maka menjadi hal penting melakukan me time, menikmati waktu sendiri dan bersantai.

Setiap orang beda-beda cara. Ini ada 6 me time sederhana yang sering saya lakukan.

Crafting / Bikin kerajinan Tangan
Saya suka banget mainan gunting, kain, benang, dan jarum jahit. Sebenarnya bisa seharian menekuri kain-kain dan kawan-kawannya, kalau nggak inget sama tugas negara mah. hahaha (((tugas negara))). Tapi karna tetap harus menjalankan tugas negara, jadi ngecraftnya cuma beberapa jam aja sehari.
Crafting gak cuma menjahit aja sih, kadang saya merajut juga. Nge-craft bikin saya bahagia. Bahkan dari craft ini (diantaranya membuat tas rajut dan busy book ) saya bisa dapat pendapatan sendiri. Hasilnya memang nggak banyak karena ngerjain sendiri dan nyambi-nyambi. Tapi lumayan lah bisa punya pemasukan. Nah kalau nge-craft sudah dikejar-kejar sama pembeli yang pesan, diburu-buru, itu sudah nggak menyenangkan lagi. Jadinya, saya tinggalkan dulu me time yang satu ini dan beralih ke yang lain.

Nonton Drama
Nontonnya drama korea dong. Atau film yang disukai. Biasanya sih kalau kerjaan rumah (nyuci, nyapu, ngepel, masak, dll) sudah beres semua. Jadi nyantai sambil tiduran. Sambil peluk guling, kalau gemes dengan adegan dramanya bisa gigit-gigit dan pukul gulingnya.

Hunting Foto
Saya suka motret. Jadi, kalau lagi suntuk, saya suka jalan di sekitar rumah. Lihat semut, cekrek. Nemu kembang cantik, cekrek. Lihat ulet, cekrek. Pokoknya cekreak cekrek asyik aja.



Main Game
Ini sih khususnya saya yang suka main games. Kalau yang nggak suka mah pasti bilangnya "buang-buang waktu aja" "gak ada gunanya" "bikin kecanduan" dan lain sebagainya. Tapi bagi saya, nge-games itu asyik banget, asal jangan lama-lama aja. Saya nggak sampai kecanduan kok. Maksimal setengah jam aja deh sehari. Itu juga nggak tiap hari ding.

Membaca Buku
Sekarang saya jarang banget membaca buku (buku fisik) walaupun koleksi buku-buku saya banyak banget sampai sudah dihibahkan ke perpustakaan dan taman bacaan juga masih banyak aja. Kesenangan membaca buku mulai memudar setelah punya dua bocah. Sekarang lebih banyak baca-baca di online aja sih untuk nambah wawasan. Walaupun sama-sama membaca, tapi menurutku beda rasa. Membaca di gawai, mata jadi cepat lelah karena radiasinya. Kalau membaca buku tuh jadi rileks yang ujung-ujungnya ketiduran. :D

Belanja
(hoho, jangan berbaik sangka gitu... ntar saya jadi enak :D )
Senang belanja merupakan kodrat yang tak bisa dipisahkan dari seorang wanita. Jujur deh, pasti sebulan sekali minimal kan kita belanja kebutuhan rumah tangga. Namun, adakalanya pengen banget cuma jalan-jalan aja cuci mata. Milih-milih baju trendi, tas-tas lucu, peralatan make up, sepatu, dan lain-lain. Tapi gak sempet keluar rumah. Kalau bawa bocah yang ada bukannya bahagia, kalau anak rewel dan banyak maunya jadi malah frustasi kitanya. LOL.
Well, cara saya cuci mata tapi nggak capek kaki sih dengan window shopping aja di Harbolnas Zalora. Saya bebas milih barang-barang disconan. Masuk-masukin barang belanjaan ke keranjang. Kalau sudah ditotal klik tombol close. hahaha *menertawakan diri sendiri* Konyol sih memang kalau ditulis di blog (malu-maluin aja sih lo Wien!), tapi kayak gitu juga sudah bikin saya bahagia. wekekek
"Wiiiin, di harbolnas Zalora harganya miring banget lhooo, banyak discon lhooo, yakin lewatin begitu saja kesempatan ini? yakin gak akan belanja?" 
Tetiba suara entah dari mana berbisik di telinga. Aku memang lemah sama yang disconan. T_T

Itu sih, 6 me time sederhana ala saya. Nanti kalau inget, saya tambahkan lagi deh. kalau manteman apa nih me time nya? Adakah yang sama dengan saya? :)))

06 Desember 2016,
Cimahi yang anginnya lagi dingin.

04 December 2016

Main Jawil-Jawilan

Apa sih 'Main Jawil-Jawilan'? Jawil-jawilan berasal dari bahasa Jawa yang artinya colek, nyolek, colek-colekan. Sebagai Blogger Nubie butuh follower saya pun bertanya kepada Blogger Sepuh gak butuh follower. Jawil-jawilan ini adalah kegiatan para blogger jaman dulu , ketika zamannya blogger - gak - sibuk - sama - job - review seperti sekarang ini. Gimana mainnya? Jadi ini semacam pertanyaan beruntun yang kalau seorang blogger dapat jawilan dari temannya, dia juga kudu menjawab pertanyaan yang sama dan menuliskannya di blog. Ini juga saya dapat jawilan dari teh Dey yang nge-jawil sejak dua bulan yang lalu. Baru dijawab sekarang. muehehe
Suka-suka aja sih, gak wajib, cuma buat yang mau aja.


fotonya gak nyambung pun, tak apalah ;)


Siap yaa baca jawaban saya. Pertanyaan ini entah dulu siapa yang bikin. Dari sananya kayak gini. :)

1. Siapakah nama Guru Sekolah Dasar mu yang teringat pertama kali dan ceritakan kenangan asik dengan beliau?
Pak Martono. Beliau guru SD pertama saya saat kelas 1 SD. Dulu ketemu pertama kali saat beliau memperkenalkan diri sebagai wali kelas 1, saat itu Pak Martono baru pindah dari sekolah lain. Dulu sih lihatnya serem, orangnya tinggi besar, gagah, kulitnya coklat. Tapi orangnya baik. Beliau satu-satunya guru dari SD-SMA yang memanggil saya Nur. 

2.  Siapakah nama teman SMP mu yang teringat pertama kali, apa cerita asik dengannya ?
Di SMP saya nggak banyak teman akrab. Akrab-akrab dan sering ngobrol lewat dunia maya malah sekaragn-sekarang ini. Dulu saya anaknya pendiam dan pemalu. Teman yang bener-bener akrab bisa dihitung jari. Dan yang teringat pertama kali adalah Ika Nofitasari. Dia teman pertama, duduk di bangku yang sama selama setahun di kelas 1 SMP. Saya sering main ke rumahnya yang ada warung mie ayamnya. Saya sering banget jajan mie ayam di rumahnya. Sampai sekarang kami masih bersahabat dan dia pun tinggal di Bandung sekarang jadi masih bisa ketemu.

3Apakah kuliner di luar kotamu yang teringat pertama kali, dimana lokasinya dan apa keistimewaannnya? 
Clorot. Makanan ini khas daerah Grabag, kabupaten Purworejo Jawa Tengah. Sejenis kue basah jadi kalau bawa oleh-oleh Clorot dari Purworejo ke Bandung gak bisa soalnya clorot ini cepet basi karena gak pakai pengawet. paling maksimal tahan 24 jam. Jadi kalau saya pulang kampung, jangan minta dibawain clorot ya. hehehe :)
Clorot terbuat dari tepung beras yang dimasak dengan gula jawa atau gula merah. Yang membuat istimewa, karena gak ada di daerah lain. Selain itu, pembungkus Clorot yang unik (sekali lagi gak ada di tempat lain) dari daun kelapa yang masih muda (janur) yang dipilin. 
foto by : Suharno

4Pernah baca koran edisi cetak dalam sebulan terakhir ini? Kalau pernah, apa nama korannya dan dimana sih mbacanya (pinggir jalan, angkot, perpustakaan, dll)
Enggak. Bacanya koran online aja. Kalau majalah sih masih baca. terakhir baca majalah Idea.

5. Jika kamu sempatkan meletakkan gadgetmu, kemudian melihat sekeliling di tempat umum, apakah kamu melihat keberagaman (manusia) yang ada? Apapun jawabannya , maka apakah yang ada dibenak mu melihat hal ini.
Saya kalau ke Pasar Tradisional gak pernah bawa gawai. Di pasar ada beragam manusia. Ada tukang parkir yang ramah banget dan senang membantu. Ada penjual serbet kotak-kotak yang ngintilin terus walaupun udah bilang gak mau beli. Ada penjual sayur yang seneng banget lihat Akram sampai-sampai gendong Akram sementara saya milihin sayuran. Ada bapak-bapak tuna netra yang bacaan Al Qur-an-nya bagus banget sehingga orang-orang tidak sungkan memberikan uang recehnya. 
Yang pasti, semakin kita melihat sekeliling... sebenarnya banyak yang bisa kita pelajari dari orang-orang di sekeliling kita. 
Coba atuh Neng, jangan sibuk melulu sama gadgetnya. :)

6Apakah angkutan umum terakhir yang kamu naiki, Asik ga sih perjalanan mu?
Angkot. Yang terakhir itu waktu saya pulang dari satu event di Bandung. Waktu itu sih enggak asik karena ada yang merokok di dalam angkot. Gak berani menegur, saya pun memilih memakai masker. Terus lama banget gak nyampe-nyampe, macet dimana-mana bahkan enggak maju-maju karena ada banjir di depan sana. Untung (((masih aja untung))) udah deket rumah. jadi saya turun dan minta jemput aja pakai motor biar cepet sampai rumah. Perjalanan 2 jam lebih euy dari Bandung, yang biasanya kalau saya naik motor cuma 45 menit sampai 1 jam-an. Terus saya kasian ke supir angkotnya. Jadi ongkos yang harusnya cuma 5000 saya bayar 10000.

7. Apakah pagi ini kamu sempat melihat matahari terbit? Kenapa?
Pagi ini ceraaaaah sekali. Udaranya enak, pas. Enggak dingin banget seperti Cimahi biasanya. Saya sempatkan melihat matahari terbit. Enggak pas terbitnya banget sih (pas keluar dari garis horizon) tapi udah naik sedikit karena terhalang pepohonan. Saya cuma lihat sebentar dari lantai atas untuk mengagumi Penciptanya. Subhanallah indah sekali matahari terbit itu. 

Well... siapa nih yang mau saya jawil untuk menjawab pertanyaan ini? Pengen jawil blogger yang ngeblog sejak masih jamannya Multiply aah.. Teh Dewi Firyani dan mbak Lies Wahyuni. Yang lainnya, dicolek di fb aja deh. 

29 November 2016

Panduan Lengkap Berwisata ke Banda Aceh

Panduan Lengkap Berwisata ke Banda Aceh

Aceh merupakan provinsi yang lokasinya berada di paling barat Indonesia. Aceh yang dikenal dengan julukan Serambi Mekah juga memiliki beberapa tempat wisata yang menarik, diantaranya adalah Pantai Iboih, Mesjid Raya Baiturrahman, Air Terjun Blang Kolam, Air Terjun Suhom, Pantai Lampuuk, Pantai Lhoknga hingga Pulau Rubiah, dan lain-lain.
Di pusat kota, wisata Banda Aceh yang paling terkenal dan yang paling banyak diminati adalah, Museum Tsunami dan Masjid Raya Baiturrahman yang dahulunya dibangun oleh Sultan Iskandar Muda. Masjid ini merupakan ikon Kota Aceh.

Cara mengakses Aceh

Liburan ke Banda Aceh sebenarnya tidak terlalu sulit. Karena Aceh bisa diakses dari darat, udara, maupun via laut.
Jika menggunakan pesawat, tujuan utama adalah bandara Internasional Sultan Iskandar Muda yang berada kurang lebih 15 km dari pusat kota Banda Aceh. Dengan menumpang kendaraan umum, dari airport Kota Banda Aceh bisa diakses hanya dalam waktu kurang lebih 30 menit.
Ada banyak maskapai penerbangan mulai dari kelas ekonomi hingga kelas 1 yang melayani rute dari berbagai daerah langsung menuju ke Bandar Udara Sultan Iskandar Muda Aceh.Selain dengan menggunakan pesawat, Banda Aceh juga bisa diakses dengan menggunakan transportasi darat. Umumnya dengan menggunakan kendaraan pribadi dan bus lintas provinsi.
Dari beberapa daerah di Sumatera seperti Lampung, Jambi, Medan maupun Padang, ada beberapa bus yang langsung menuju ke Banda Aceh. Selain itu, tentu saja ada beberapa bus yang melayani rute dari berbagai provinsi di Pulau Jawa.
Jika ingin mengakses Aceh dengan menggunakan kapal, salah satu pelabuhan yang melayani rute pemberangkatan ke Aceh adalah pelabuhan Tanjung Priok di Jakarta.
Selama perjalanan, biasanya kapal akan singgah terlebih dahulu di beberapa tempat seperti di Bangka-Belitung, Medan, dan Kepulauan Riau sebelum tiba di pelabuhan Malayahati Aceh.

Tempat menginap di Aceh

Memilih tempat menginap bisa Anda sesuaikan dengan kebutuhan, karena di Banda Aceh ada banyak hotel atau penginapan yang tersebar di dalam kota maupun di dekat tempat wisata.

Transportasi di dalam kota

Angkutan di Aceh - klikkabar.com
Untuk pergi ke berbagai tempat, ada banyak moda transportasi yang bisa dimanfaatkan, seperti angkutan umum, mobil sewaan, ojek, hingga taksi.

Beberapa objek wisata menarik di Aceh

Di pusat kota, terutama di Banda Aceh, setidaknya ada 4 tempat wisata paling terkenal dan paling banyak peminatnya yaitu:
1.        Masjid Raya Baiturrahman

Masjid Raya Baiturrahman - visittoaceh.blogspot.co.id
Masjid Raya Baiturrahman yang dikenal sebagai ikon Kota Aceh. Mesjid ini memiliki daya tarik arsitektur yang sangat kuat. Masjid dengan lima kubah berwarna hitam tersebut dahulunya dibangun pada tahun 1612 oleh Sultan Iskandar Muda.
2.        Museum Tsunami

Museum Tsunami - trover.com
Objek wisata lain yang banyak diminati adalah Museum Tsunami. Museum ini lokasinya tidak terlalu jauh dari Masjid Raya Baiturrahman sehingga cukup mudah diakses. Umumnya wisatawan yang berkunjung ke museum ini bermaksud untuk mengenang musibah yang melanda Aceh pada tahun 2014 lalu tersebut.
3.        Museum Aceh
Kurang lebih 800 meter dari Museum Tsunami Aceh, terdapat Museum Aceh yang juga bisa dikunjungi untuk melihat berbagai benda peninggalan kesultanan Aceh. Tidak ketinggalan, di museum tersebut kita juga bisa melihat langsung berbagai karya seni dan kebudayaaan khas Aceh.
4.        Kapal diatas rumah
Tepatnya di Gampong Lampulo, Kec. Kuta Alam, Lampulo, Kuta Alam, Kota Banda Aceh terdapat kapal diatas rumah. Sebuah pemandangan yang tidak biasa. Kapal yang berada di atas rumah tersebut adalah salah satu saksi bisu tsunami Aceh yang hingga saat ini masih tersisa.
Kapal diatas rumah tersebut kemudian oleh pemerintah setempat dijadikan sebagai monumen, dan kini cukup diminati oleh turis sebagai destinasi wisata.
Selain beberapa objek wisata yang telah disebutkan di atas, tentu saja masih ada banyak objek wisata lain yang ada di sekitaran Aceh. Diantara yang paling terkenal karena lokasinya yang tidak terlalu jauh dari pusat kota adalah Pantai Lampuuk dan Pantai Lho-nga yang berjarak sekitar 15 km dari Kota Banda Aceh.
Kedua pantai tersebut adalah yang paling banyak diminati dan paling banyak dikunjungi warga sekitar maupun turis, selain karena mudah dijangkau, kedua pantai tersebut juga terkenal sangat indah.

Kegiatan seru saat berlibur ke Banda Aceh

Karena Banda Aceh berlokasi dan berbatasan langsung dengan samudra, wajar apabila di tempat ini banyak spot penyelaman, tempat berenang, atau snorkeling.

Pualu Weh - zaidzainal.wordpress.com
Salah satu tujuan wisata terkenal di Aceh adalah Pulau Weh, yang jaraknya kurang lebih 32 km dari pusat kota. Pulau ini sangat menarik, memiliki pantai yang indah dengan pasir putih serta air laut yang jernih. Serta memiliki beberapa diving spots yang menarik.

Tips berwisata ke Aceh

l  Saat liburan ke Aceh, wisatawan dianjurkan untuk menggunakan pakaian yang sopan karena Aceh dikenal sebagai salah satu provinsi yang paling ketat dalam menjalankan syariat Islam.
l  Wanita yang menaiki sepeda motor dilarang untuk menumpang dengan cara mengangkang seperti laki-laki. Ini adalah peraturan daerah setempat.

l  Jika bukan suami istri, dilarang keluar berdua-duaan diatas 22.00 malam.

28 November 2016

Grand Launching Ethica Store Cimahi

Ethica Store Cimahi. Sabtu (26/11/2016) Ethica Fashion and Friends akhirnya buka store pertamanya DI CIMAHI!! Setelah beberapa waktu yang lalu launching produknya di Bandung, ini adalah store pertamanya Ethica, lho gaes. Jadi kalau mau beli baju-baju yang ngegemesin tinggal mampir aja ke Ethica Store Cimahi. Dekat sekali sama rumah tinggal saya. Alamatnya di Jalan Amir Machmud no 2 (Hook Sangkuriang) Kota Cimahi. Depan pisan McD Sangkuriang.



Tempat ini strategis banget. Berada di jalan protokol, jalan provinsi yang menghubungkan Cimahi dengan kota lain di sekitarnya. Setiap harinya, jalan ini juga dilewati beribu kendaraan orang berangkat dan pulang kerja. Orang mudik dari Jakarta ke daerah Jawa Barat dan Jawa Tengah melewati jalan ini. Orang mau liburan ke Lembang lewat jalan ini juga. *Oh, betapa strategisnya.

Kemarin, saya berkesempatan menghadiri grand launching Ethica Store Cimahi bersama beberapa teman dari Blogger Bandung. Acara Grand Launching ini diawali  Dewi Fatima. Seorang munsyid yang cantik rupawan. Dibalut gaun yang simple elegan, menampakkan sisi keanggunannya.
Begitupun dengan tilawah Al-Qur'an sebagai pembuka acara. Lantunan ayat suci Al-Qur'an surah Ar-Rahman mampu membuat desir-desir rindu di jiwa.


Dewi Fatima ,-munsyid


Setelah pembacaan ayat suci, berikutnya sambutan dari owner Ethica bapak Asep Mulyadi. Bapak Asep Mulyadi mengatakan bahwa, berpakaian bukan hanya menutup anggoda badan saja, namun lebih dari itu, berpakaian itu adalah beretika.
Ethica fashion sebenarnya menyasar pada pasar remaja. Dengan menghadirkan desain baju yang khas remaja serta pilihan kain yang nyaman, Ethica menjadi fashion pilihan para remaja Islami.

Acara dilanjutkan dengan sambutan ibu Atty Suharti Tochija ( Wali Kota Cimahi non aktiv).
Sebelum melakukan sambutannya, beliau menyampaikan sebagai warga biasa yang sangat mendukung kemajuan UMKM di Kota Cimahi ini.
Tak hanya itu, ibu Atty juga membawa kabar gembira bahwa Cimahi menjadi salah satu kota yang sangat pesat perkembangannya di perekonomian. Hal ini ditandai dengan banyaknya UKM di Kota Cimahi yang semakin hari semakin banyak.

Beliau sangat mengapresiasi Ethica fashion and Friends, sebagai salah satu penggiat UKM dan UMKM di sekitarnya yaitu dengan menyediakan tempat di Store Cimahi untuk produk-produk asli anak negri.

Setelah sambutan, Owner Ethica memberikan plakat tanda terima kasih kepada Wali Kota Non Aktiv ibu Atty Suharti.

Bapak Asep Mulyadi beserta istrinya, serta ibu Atty Suharti

Sesi selanjutnya adalah potong pita sebagai tanda diresmikannya Ethica Store Cimahi/
Ethica Fashion and Friends ready diborong para hadirin yang ikut menghadiri Grand launching dengan discon 50% dan vhoucer belanja Rp 100.000 bagi undangan.
Setelah gunting pita, bu Atty berkeliling melihat-lihat ke dalam store-nya.
Ayo dipilih buuu, mana yang ingin diborong dan dibawa pulang oleh ibu. hehe



Ibu Atty selesai berkeliling, tiba giliran saya dan pengunjung lain cuci mata.

Ethica Store Cimahi ini terdiri dari 3 lantai.
Lantai I : Tepat di depan pintu masuk, ada kasir dan beberapa item promo discon 50%. Ada banyak jenis baju yang dipajang. Mulai dari gamis, kaos remaja, kemeja, kerudung, ciput/daleman kerudung, baju anak, tas, dll.




Lanjut ke lantai II
Di lantai 2, ada beberapa makanan dll selain fashion. Di beberapa sudut disediakan kamar pas dan kursi duduk.


Satu spot kece yang menarik perhatian saya adalah di sudut dekat kamar pas. Ada wall paper dengan gambar kece.


Setelah membuka storenya di Cimahi ini, Ethica Fasion and Friends insyaAllah akan membuka store-store lain di kota Bandung dan kota-kota lain.

Ethica Store Cimahi
www.ethicafashion.com
IG : @ethica.id dan @ethica_store
Facebook : Ethica Store Cimahi

24 November 2016

[Jalan Bareng Bocah] Dusun Bambu Family Leisure Park



Begitu masuk, disuguhi pemandangan danau yang memanjakan mata serta deretan pohon pinus di atasnya.~Dusun Bambu, rame yaa.. lagi ada pertunjukan live music entah dari band apaah~
Assalaamu'alaikum.... alohaa... :)
Diawali oleh tulisan ini, InsyaAllah setiap bulannya atau dua minggu sekali mau nulis tentang tempat main keluarga yang friendly banget kalau bawa anak-anak. Dolan-nya sih masih sekitar rumah aja, sekitar Cimahi-Bandung. Belum bisa main jauh-jauh. Doain aja ya semoga suatu saat nanti bisa main ke tempat yang lebih jauh. :)

Dusun Bambu Family Leisure Park. Dolan (main) ke Dusun Bambu-nya sih udah lama, pas lebaran tahun ini. Kalau manteman googling, pasti nemu buuaanyaaak sekali informasi tentang Dusun Bambu. Tapi pengen aja sih saya ceritain, karena beda orang kan beda pengalaman. Bahkan saat ke tempat yang sama untuk yang kedua atau kesekian kalinya pun ada sesuatu yang beda dari sebelumnya. Yoyoi..! Selalu ada cerita berbeda. Seperti ituuuh.

Hari Minggu, seperti kata teh Dey : "Sabtu-Minggu mah mending di rumah aja, karena Bandung pasti macet. Bandung (khususnya daerah Lembang) akan penuh sama orang Jakarta."
hehe, emang iya sih, dominasi kendaraan pribadi hampir semuanya berplat B. Dan iya lagi, dari Jalan Kolonel Masturi bawah sampai ke atas ada sedikit macet-macetnya (alhamdulillah waktu saya lewat enggak parah banget).
Rute yang saya lewati sangat mudah. Lewat jalan Kolonel Masturi teruuuus ke atas. Ikutin kelak-kelok dan naik turunnya. Pastikan kondisi kendaraan dalam keadaan prima karena nanjaknya lumayan lhoh. Pernah saya jumpa dengan mobil (masih bagus sih dari luar) gak bisa nanjak, bahkan sampai ngebul berasap gitu.

Waktu sampai di Dusun Bambu adzan Dhuhur udah lewat, parkir 1 penuh. Kalau parkir 1 penuh, jangan khawatir, masih ada area parkir 2 dan 3, kok. Akan ditunjukan oleh petugas kemana kita harus parkir. Parkir mobil Rp 15.000.

Tiket masuknya dihitung berdasar tinggi badan. Kalau tingginya kurang dari 80 cm gak perlu bayar. nah yang punya dede bayi gak perlu bayar tuh. :)
oiya, tiket masuknya jangan dibuang ya... pas keluar bisa ditukarin sama bibit tanaman atau dengan sebotol air mineral.
Tiket masuk Dusun Bambu
Area parkir 2 dan 3 agak jauh dari lokasi Dusun Bambu. Tenaang, kita gak disuruh jalan kok. Ada 'mobil hebring' yang akan mengantar sampai di pintu masuk. Di sepanjang jalan bisa lihat pemandangan hutan. wkwk

Akhirnya sampai di Dusun Bambu. 11 tahun di Bandung tapi baru kali ini main kesini. Buset dah terlalu, hahaha
Belum juga jalan berkeliling, gerimis mulai turun. Terpaksa deh kami berteduh dulu. Bcoz nggak bawa payung . Sebenernya bawa, tapi ketinggalan di mobil, sama aja gak bawa, parkirnya kan jauh.
-_-

Gerimis ditungguin nggak reda-reda juga. Ada satu jam-an kayaknya duduk nungguin hujan reda. Yang harusnya udah puas berkeliling eksplor Dusun Bambu. hiks

Setelah hujan reda baru kami mulai jalan lagi.



Yang bentuknya kayak sarang burung ini, itu mah tempat makan. Semacam privat room gitu,bisa di booking. Harganya entah, saya nggak nanya-nanya.

Ada sungai-sungai kecil gitu. Ke atasnya sana (yg ada tulisan besar Dusun Bambu) enggak tersambangi keburu hujan turun lagi.

Baru juga keliling sebentar, anak-anak udah ribut pengen masuk ke Rumah Kelinci. Dari atas emang menggiurkan banget bagi anak-anak. Ada dua pilihan nih buat krucil. Mau masuk ke PlayGround atau Rumah Kelinci. Aku kasih satu pilihan ke mereka. Sempet alot diskusi dan negosiasi antara Dhia dan Akram, udah kayak ibuk-ibuk belanja bawang dan cabe di pasar aja.


Akhirnya mereka sepakat masuk ke Wonderland Rabbit. Masuknya harus bayar lagi 35.000/orang, pengantar(orang tua) juga ikut bayar. Untuk bayarnya, harus nukerin uang dulu dengan semacam uang-uangan kayak monopoli gitu. Kalau masuk ke Playground-nya bayar 50.000/anak tapi pendamping gratis.

Dhia & Akram udah pasti girang banget. Lihat-lihat fotonya lagi yaaa :)

Di Wonderland Rabbit ada apa aja?
Yang pasti ada rumah-rumah kelinci yang bentuknya lucu-lucu banget. Pas masuk, kita dikasih masing-masing dua buah wortel untuk ngasih makan kelinci-kelincinya.
Di Wonderland Rabbit, gak cuma bisa ngasih makan, membelai kelinci. Kita juga bisa menggendong kelinci dan foto bareng kelinci angora ini. Tapi gak boleh ngambil sendiri dari kandangnya. Harus sama mas-mas penjaganya.
Kelincinya mayan berat lho, tapi lucuuu banget dan nurut mau diajak foto. :)


Yang lucu-lucu ini adalah rumah kelinci. 

Ada labirin kecil juga di Wonderland Rabbit

ngasih makan kelinci

Puas main sama kelinci, kami jalan lagi, berkeliling. Belum banyak area yang difoto di kunjungi, mendung hitam mulai menyelimuti langit. Tanda-tanda mau hujan gede nih. Huwaaa....bener aja! Gerimis mulai turun. Kami putuskan untuk pulang saja. Karna udah sore juga sih, adzan Ashar juga udah lewat.

Oke fix, kalau ke sini lagi jangan pas musim hujan yah.

Pengen foto ala-ala di tepi danau gitu, ternyata ada sampan pengunjung lain yang lewat. Pecah deh. Failed!! hahaha *) ini ngambil fotonya buru-buru soalnya langit udah gelap keburu hujan. Jadi gak ada pilihan foto yang lain. 

Pulang....,
Saya sih sebenernya belum puas mengubek-ubek Dusun Bambu. Belum semua. Berarti  ini signal kalau perlu dolan lagi ke sini. Gapapa sih sering-sering juga. Deket ini. Nggak sampai 30 menit juga udah nyampe. hihihi

Di perjalanan pulang, mampir dulu ke pusat susu murni di Cisarua, Kabupaten Bandung Barat. Lokasinya udah di jalan Kolonel Masturi bawah sih, di sebelah kanan jalan kalau dari arah atas. Saya beli susu murni 2 liter aja, harganya 6000/liter.
Di tempat yang sama, ada satu toko kecil khusus menjual berbagai macam makanan dari olahan susu seperti yogurt, permen susu, dll. Saya sih cuman beli dark coklatnya aja. Yang lain udah gak aneh.

Kami pulang membawa kegembiraan dan kenangan tiada duanya. Karena kenangan suatu saat akan pudar dari ingatan, maka saya menuliskannya.

Jangan lupa bahagia ya kawan. :)