21 February 2024

Cegah dan Atasi Ruam Popok dan Biang Keringat dengan Mustela



Nambah bayi lagi yang keempat kali, membuat saya bertambah pula kesadaran, ilmunya juga mesti di-upgrade lagi. Ilmu pengasuhan zaman sekarang ada (sedikit atau banyak) perbedaan dari 5 tahun yang lalu (pada saat anak ke-3 saya masih bayi). Makanya saya sering ikutan kelas-kelas pengasuhan bayi. Meskipun dalam hal pengalaman, saya sudah nggak diragukan lagi (*plakk) hahaha

Oleh karena itu, saya memilih mengisi weekend kemarin ( 3 Februari 2024) untuk hunting ilmu di Wikibex (Wholesale International Kids Baby Expo) 2024 di JIEXPO Kemayoran. Dan tentu saja, sambil hunting baby stuff yang saya perlukan. Soalnya semua peralatan dan perlengkapan bayi yang dulu dipunya sudah dikasihkan semua. Alhasil, pada saat sekarang ini keperluan bayi baru semua. 


Begitu masuk dari pintu menuju hall, terpampang di depan mata dengan sangat jelas (dan boothnya ini guede) Mustela, brand produk perawatan bayi yang sudah saya pakai waktu anak ke-3 bayi. Yaudah saya mampir dulu ke booth-nya. Buat tanya-tanya mengenai produk Mustela

Setelah keliling-keliling sebentar, tepat pukul empat sore mulailah talkshow “Tips Mencegah dan Mengatasi Ruam Popok dan Biang Keringat untuk si Kecil”

Dalam talkshow tersebut, dr. Melia Yunita, MSc, SpA sebagai pembicara menjelaskan bahwa banyak sekali  jenis dan penyebab iritasi pada kulit bayi. Namun, yang sering terjadi adalah iritasi kemerahan di area nappy yang biasa disebut ruam popok dan biang keringat.  

Mustela merupakan brand skincare ibu dan bayi yang sudah menemani sejak tahun 1950, melalui pengalamannya, Mustela Melakukan penelitian untuk umur 0-2 tahun dan menghasilkan: 

E.V.E.I.L.S yaitu EValuation of the Early Infant Life the Skin

/ fokus pada kulit), sebuah studi global yang belum pernah terjadi sebelumnya, telah memungkinkan tiga penemuan utama pada kulit bayi.

1.Kulit bayi belum sempurna

Fungsi lapisan pelindung (barrier) kulit bayi belum matang dan lebih rapuh dibandingkan dengan orang dewasa, dan membutuhkan lebih banyak perlindungan dari pengaruh luar untuk mempertahankan selnya. Sel ini - unik untuk seumur hidup – yang ada pada kulit bayi sejak lahir dan yang memungkinkan kulit beregenerasi sepanjang hidup, sangat rentan selama 2 tahun pertama kehidupan.

2.Kulit bayi mudah kering

Saat lahir, kulit bayi belum mampu menangkap dan menahan air sehingga lebih cepat kering dibandingkan kulit orang dewasa.

3.Kulit bayi itu memiliki banyak stem cell

Stem Cell adalah sel punca/sel inti yang bermanfaat untuk regenerasi kulit Si Kecil. Sayangnya, stem cell ini mudah hilang, oleh karena itu penting sekali melindungi kulit bayi ini dengan menggunakan produk dengan kandungan yang tepat.


Produk Mustela Baby & Child selaras dengan hal tersebut, dengan adanya kandungan alami  Avocado Perseose. Bahan ini berasal dari Organic Avocado yang dibudidayakan di Peru. Avocado Perseose tidak ada di dalam produk skincare bayi lainnya karena telah dipatenkan oleh Laboratorium Expanscience.

Avocado Perseose memiliki struktur biomimetik yang serupa dengan kulit bayi sehingga dapat menjaga kekayaan stem cell kulit bayi

• Avocado Perseose memiliki tiga manfaat:

• Melindungi dan menguatkan kulit bayi

• Melembapkan kulit bayi yang cenderung kering

• Menjaga kekayaan stem cell (sel punca) agar regenerasi

kulitnya tetap terjaga hingga dewasa

Disini Dokter Lia menjelaskan mengenai iritasi yang sering terjadi pada kulit Si Kecil, yaitu ruam popok dan biang keringat. Dimana sebanyak 50-60% bayi pernah mengalami ruam popok  dan sebanyak 35% terjadi pada usia di bawah 1 tahun. 

Ruam popok ini kenapa bisa terjadi, sih? 

Dulu waktu punya bayi pertama kali, bayiku sampai parah banget ruam popoknya karena memang belum teredukasi. Misalnya,

  • Tidak mengganti popok semalaman, males banget bangun kalau sudah tidur nyenyak dan khawatir mengganggu kenyamanan saat bayi tidur.

  • Mengganti popok lebih dari 4 jam

  • Tidak langsung mengganti popok begitu bayi selesai BAB

  • Menggunakan popok yang kasar dan tidak breathable sehingga kulitnya basah

Ini yang memicu ruam popok makin parah sampai lecet.

Bedanya dengan sekarang anak ke-4, saya sudah menemukan cara serta produk yang tepat untuk mencegah ruam popok. Pilihanku jatuh pada Mustela. 

 

Dokter Melia Yunita juga memberikan tips menggunakan metode ABCDE. Apa itu metode ABCDE?

  1. AIR : yaitu paparkan udara sesering mungkin. Dalam sehari, kasih waktu untuk jeda bebas popok/diapers. 

  2. BARRIER : yaitu memberikan barrier cream di area nappy dengan mengoleskan pada area nappy setiap kali mengganti popok dalam keadaan area nappy sudah bersih dan kering, oleskan hingga terbentuk lapisan putih sehingga dapat lebih efektif untuk melindungi.

  3. CLEANSING : yaitu rajin membersihkan area nappy si kecil menggunakan air bersih, bisa juga menggunakan cairan pembersih yang sudah teruji klinis aman buat bayi dan menjaga Stem Cell dan kelembaban kulit bayi.

  4. DRY DIAPER : yaitu ganti popok sesering mungkin, minimal 2-3 jam sekali. Pilih popok/diaper yang ukurannya sesuai, jangan kekecilan jangan kebesaran. Pilih juga popok yang cepat menyerap dan berpori sehingga sirkulasi udara area nappy tetap terjaga.

  5. EDUCATION : yaitu rajin mengedukasi diri mengenai merawat area nappy Si Kecil, misalkan mencuci tangan sebelum dan sesudah mengganti popok agar mengurangi resiko terjadinya ruam popok.

Tiga produk Mustela yang ampuh banget mencegah dan membantu meredakan ruam popok adalah

  1. NO RINSE CLEANSING WATER

Micellar water Mustela ini berfungsi untuk membersihkan area wajah, badan dan area diaper. Dengan wangi khas Mustela, ini tidak perlu dibilas. Mampu membersihkan kotoran dengan deep cleansing tanpa merusak keseimbangan alami lapisan kulit sekaligus melembutkan & melindungi kulit bayi. Bebas SLS, paraben, alcohol dan bahan kimia berbahaya lainnya sehingga aman digunakan dari bayi baru lahir.


Cara menggunakannya: Tuang produk ke tissue, kapas atau waslap, lalu seka area yang ingin dibersihkan dengan lembut.

Netto: 300 mL

Harga: Rp 169.900 ( Official Shop Mustela di e-commerce Shopee )


  1. BARRIER CREAM

Setelah area nappy dibersihkan dan dikeringkan, oleskan Barrier Cream Mustela. Ini wajib digunakan setiap kali mengganti popok, ya, untuk mencegah dan mengatasi ruam. Teksturnya yang tebal, sehingga tidak mudah hilang oleh urin dan feses.

Barrier Cream memiliki 3 bahan alami utama, yang hanya dimiliki oleh Mustela, yaitu:

  • Avocado Perseose: menguatkan kulit Si Kecil yang masih rapuh

  • Oxeoline of Alcacea: untuk menenangkan kulit yang kemerahan

  • Sunflower Oil Distillate: untuk memperbaiki lapisan pelindung (barrier) kulit yang rusak

  • Ditambah dengan Zinc Oxide


Bebas alcohol, paraben dan bahan kimia berbahaya lainnya serta sudah hipoalergenik, teruji klinis dan dermatologis sehingga aman dipakai untuk bayi baru lahir, serta dapat digunakan untuk semua jenis kulit.

Cara Pakai : Gunakan barrier cream di area nappy dengan mengoleskannya setiap kali mengganti popok dalam keadaan area nappy sudah bersih dan kering, oleskan hingga terbentuk lapisan putih sehingga dapat lebih efektif untuk melindungi area nappy.


Netto: 50 mL dan 100 mL

Harga: Rp 123.300 (50ml) dan Rp 195.100 (100ml) 

Sumber harga Official Shop Mustela di e-commerce Shopee


  1. MUSTELA CICASTELA MOISTURE CREAM


Yang namanya bayi mah gak bisa dipungkiri sangat aktif, apalagi sekarang bayiku sedang aktif merangkak dan suka eksplor sekitar. Ada aja biang keringat di lipatan kulit dan ruam akibat digigit semut/nyamuk. 

Menurut penjelasan dokter, munculnya biang keringat pada bayi ditandai dengan adanya bintik kecil berwarna kemerahan pada kulit. Biasanya, bintik merah tersebut paling sering muncul pada bagian leher belakang dan punggung. Penyebabnya yaitu penyumbatan yang terjadi pada kelenjar minyak.

Mengatasinya, bisa dengan cara diantaranya: memastikan udara tetap sejuk, memakaikan pakaian yang nyaman, selalu menjaga kebersihan kulit bayi, serta mengoleskan krim atau lotion.

Moms bisa gubakan Mustela Cicastela yang membantu meredakan seperti biang keringat dan gigitan serangga, dan bahkan bekas cacar air.

Mengandung kombinasi bahan alami dan organic. Bebas SLS, paraben, alcohol, dan bahan kimia berbahaya lainnya. Sudah teruji klinis, dermatologis dan hipoalergenik. Aman digunakan sejak bayi baru lahir dan untuk semua jenis kulit.

  • Avocado Perseose : melindungi dan menguatkan lapisan pelindung kulit

  • Hyaluronic Acid: Membantu memperbaiki kulit dengan memberikan kelembapan ke kulit

  • Panthenol: Kelembapan untuk menenangkan ketidaknyamanan kulit dengan segera

Teksturnya lembut dan ringan. Mudah meresap di kulit. 




Cara menggunakan: Oleskan pada area yang kemerahan saja, dapat dioleskan lagi sesuai kebutuhan.

Netto: 40 mL

Harga: Rp 278.100 ( di Official Shop Mustela di e-commerce Shopee )


Kalau “amunisi” perawatan bayi sudah lengkap dan yakin aman+teruji seperti Mustela ini, saya jadi nggak khawatir memberikan stimulasi tumbuh kembang bayi. Kulit bayi juga jadi bersih, sehat dan mulus karena mendapatkan perawatan yang tepat.


Semua produk Mustela dapat dibeli offline di reseller resmi maupun online di official shop Mustela di e-commerce kesayangan.


17 February 2024

Pengalaman Mengatasi Bayi Kolik

 Tahun ini, hadir bayi baru lahir dalam kehidupan kami, yang tentu saja memberikan warna berbeda. Kali ini, kembali saya harus melanjutkan perjalanan pengasuhan dan meng-upgrade ilmu tentang tumbuh kembang bayi serta kesehatan bayi baru lahir. 

Saya ingat pada saat mengasuh anak pertama, sering banget dulu anak rewel pada malam hari. Namun sekarang, selama 0-7 bulan ini hampir tidak pernah saya mengalami bayi rewel dalam waktu yang lama pada malam hari. Kalaupun rewel, langsung bisa saya atasi dengan baik. Gratitude atas pengalaman pada anak 123. Jadi kini pengasuhan tak seberat dulu. Memang, pengalaman memberikan pelajaran terbaik. hehehe

Pernah nggak sih, teman-teman mengalami anak nangis yang nggak tahu sebabnya, nangis lama dan susah ditenangkan? Orang tua zaman dulu, anak rewel/ nangis kejer dalam waktu yang lama dikira “ada yang ganggu”. Padahal kondisi demikian itu dinamakan KOLIK. 

Apa itu KOLIK?

Kolik, yang biasanya terjadi pada bayi usia 2 minggu hingga 4 bulan, merupakan keadaan bayi menangis berkepanjangan dan sulit dikendalikan tanpa sebab yang jelas. Penyebab kolik ini multifaktor, bisa terjadi karena perkembangan saluran cerna yang belum sempurna, alergi susu sapi, dan intoleransi laktosa. Penyebab utamanya adalah ketidakseimbangan mikrobiota saluran cerna, dimana bayi penderita kolik memiliki jumlah probiotik Lactobacillus atau bakteri baik yang lebih rendah dan bakteri jahat yang lebih tinggi dibandingkan bayi sehat. Akibatnya perut dapat terasa kembung karena adanya gas dan atau sembelit. Bayi penderita kolik memiliki jumlah bakteri baik yang lebih rendah dan bakteri jahat yang lebih tinggi dibandingkan bayi sehat. Kolik biasanya terjadi di sore hari dan pada malam hari. .

Membedakan tangisan rewel bayi karena kolik dengan nangis karena lapar atau popoknya basah gimana? Tangisan karena lapar biasanya terdengar seperti “neh”. Bayi menangis karena tidak nyaman terdengar seperti “heh”. Sedangkan karena kolik, tangisannya terdengar seperti “eair” dan meraung dan membahana.

Kebanyakan ibu berpikir bahwa bayi menangis adalah hal biasa, begitu juga dengan menangis karena kolik. Maka dari itu ibu-ibu di luar sana (bukan Anda) tidak perlu mengambil tindakan terapi. Namun tahukah Moms, bayi kolik yang tidak didiagnosa dan diterapi ternyata memiliki dampak jangka panjang, lho. Misalnya, berisiko lebih tinggi terkena ADHD atau kesulitan berkonsentrasi, nyeri pada perut, dermatitis atopik, alergi, rhinitis, maupun asma. Hal ini yang disebut dalam dunia kesehatan sebagai gut brain axis, secara sederhana diartikan ada hubungan dua arah antara saluran pencernaan (gut) dengan otak manusia (brain)

Bagaimana Menangani Bayi Kolik?





Saya tidak tahu bagaimana penanganan Dokter. Namun di sini saya menuliskan tips bagaimana menangani bayi kolik ini berdasarkan pengalaman saya pribadi (silahkan dikoreksi apabila ada kesalahan agar informasi yang saya bagikan lebih baik). 

Beberapa hal di bawah ini mungkin bisa Moms coba pada saat anaknya kolik.

Angkat bayi dari tempat tidur jika dia dalam keadaan terletak di ranjang. Peluk lembut bayi, timang-timang. JANGAN BIARKAN bayi menangis terlalu lama dan sendirian.

Ganti pakaian bayi, barangkali bayi saat itu memakai jenis kain yang nggak nyaman (untuk tidur malam hari), terlalu sempit, atau kain yang kasar. Pakai baju yang nyaman dan lembut serta longgar.

Ambil minyak telon, lalu lakukan pijat bayi. Pijat secara lembut dan hati-hati pada seluruh tubuhnya. Jangan lupa pijat ILU pada bagian perut bayi secara perlahan.

Gendong dengan posisi berdiri, tangkupkan ke badan kita, lalu tepuk-tepuk pelan punggungnya.

Kalau aku, di dalam kamar nyalakan difusser dengan aroma lavender (meskipun seperti nggak ada hubungannya, selama ini cara ini efektif agar bayi lekas tenang. 

Berikan INTERLAC Probiotik yang oral drops setiap hari (untuk pencegahan) dan untuk membantu menjaga saluran pencernaannya. Interlac ini menjadi solusi yang teruji klinis dan direkomendasi oleh lembaga internasional sebagai terapi dan pencegahan kolik dengan efikasi dan keamanan yang terbukti.

INTERLAC Oral Drops ini bisa digunakan dari bayi baru lahir sampai 2 tahun dan sudah teruji klinis aman untuk bayi baru lahir, balita, anak-anak, dewasa dan bahkan pada ibu hamil dan bayi prematur.




INTERLAC® Drops

Dalam setiap 5 tetes mengandung Lactobacillus reuteri DSM 17938 ...... 10^8 CFU

(10 pangkat 8 setara dengan lebih dari 100 juta bakteri baik tiap dosis penggunaan)

Aturan pakai

• 5 tetes, 1x sehari atau sesuai anjuran dokter

Keterangan

• Kocok dengan baik sebelum digunakan 

• Dianjurkan untuk menggunakan sendok

• Rasa netral (plain) untuk bayi dan anak

• Penyimpanan di bawah suhu 25 derajat Celcius

• 1 botol = 125 tetes untuk penggunaan 25 hari


Beda dengan banyak probiotik lainnya, formulasi Interlac Drops sama sekali tidak mengandung laktosa sehingga aman untuk bayi yang intoleransi laktosa.


Kok bisa? Bayi KOLIK malah dikasih Probiotik?

Interlac mengurangi gas dan meningkatkan pola gerakan usus. Selain itu, Interlac dapat meningkatkan jumlah bakteri baik dan mengurangi bakteri jahat/patogen di saluran cerna. Dalam pup bayi terjadi pengurangan jumlah bakteri E.Coli yang membahayakan.

Manfaat Interlac untuk kolik?

Interlac mengandung Lactobacillus reuteri DSM 17938 yang merupakan satu-satunya probiotik yang memiliki uji klinis sebagai terapi dan pencegahan kolik.

Hasil study: Interlac dapat menurunkan waktu menangis pada bayi hingga 74% setelah 1 minggu pemakaian bahkan hasilnya sudah nampak dari mulai 1 hari pemakaian

Hasil study: Tingkat keberhasilan penurunan durasi menangis bayi yang diterapi dengan Interlac itu 95%

Hasil study: Interlac dapat meningkatkan kualitas hidup orang tua seiring dengan berkurangnya kolik pada si kecil (bisa dikaitkan ketika kolik menyebabkan orang tua begadang, ketika kolik reda, tidur orang tua jadi lebih berkualitas)

Hasil study: Interlac juga dapat membantu mengASIhi lebih lama, karena ketika bayi kolik dan Ibu stress, akan membuat ASI seret, ketika kolik diterapi, maka ASI akan lancar lagi seiring dengan berkurangnya stress pada Ibu, jadi Ibu bisa lebih lama mengASIhi bayi.

Maka pemberian asupan probiotik sejak dini menjadi langkah penting dalam memelihara kesehatan bayi.



Apa itu Probiotik?

Definisikan probiotik (menurut WHO) adalah mikroorganisme hidup yang bila dikonsumsi dalam jumlah yang cukup, dapat memberikan manfaat kesehatan bagi penggunanya. 

Apakah probiotik obat? Bukan. BPOM mengkategorikan probiotik sebagai suplemen kesehatan.

Cara penggunaan INTERLAC:

5 tetes, 1x sehari atau sesuai anjuran Dokter

• Kocok botol terlebih dulu.

• Tuang dengan botol dimiringkan 45 derajat sampai menetes.

• Tuang 5 tetes Interlac drop ke sendok lalu suapkan ke bayi.

• Tutup kembali yang rapat, setelah digunakan simpan kembali di kulkas

bawah (bukan di freezer).

• Interlac drops setelah dibuka, akan optimal manfaatnya hingga 3 bulan.

• Jika disimpan lebih dari 3 bulan hasilnya akan kurang optimal.






Dimana Membeli INTERLAC?

INTERLAC dapat dibeli tanpa resep Dokter, dapat dibeli secara offline di baby shop, apotek, maupun modern outlet (guardian, watsons, boots, supermarket, dll) serta online di Interbat Official Shop e-commerce kesayangan.


6 Bulan pertama kehidupan bayi setelah dilahirkan sudah terlewati. Lega banget bahwa baby Ar tidak kolik karena begitu aku menyadari di sedang mau kolik langsung ditangani dengan baik.

Setelah mengenal INTERLAC® , apa yang akan Anda pilih?

INTERLAC ini jadi andalan saya untuk menjaga kesehatan saluran cerna dan meningkatkan imun tubuh keluarga saya. HAHAHA

Sebagai orangtua, kesehatan anak tentu selalu menjadi kepentingan utama. Salah satu langkah awal dalam 1000 hari pertama dalam merawat kesehatan anak adalah menjaga kesehatan saluran cerna si kecil. Yuk, lindungi saluran cerna mereka dengan yang sudah terjamin seperti Interlac Probiotics sehingga akan tercipta Healthy Tummy Happy Baby with INTERLAC®


INTERLAC®

website : www.interlac-probiotics.com

facebook : interlacprobiotics

Instagram : @interlacprobiotics