30 May 2017

Mari Makan Ikan Asap di Gombal Asap Bandung

Saya pertama kali makan ikan asap itu beberapa tahun yang lalu. Waktu itu ada teman membawakan oleh-oleh setelah mudik. Ikan asap apa ya saya lupa namanya. Kemudian makan ikan asap yang kedua waktu saya mudik ke Cirebon. Cirebon adalah daerah pesisir utara Jawa. Banyak yang menjual ikan asap di sana. Saat itulah saya langsung jatuh cinta sama rasanya. Kini saya di Bandung. Tahu sendiri kan kalau Bandung mah jauh dari pantai tempat penangkapan ikan. Jadi di sini, ikan (termasuk ikan asin) adalah hidangan istimewa. Berbeda dengan di Cirebon atau di Purworejo. Makan ikan asin kayak orang miskin aja, begitu katanya. hahaha



Saya kira, di Bandung sini nggak ada yang jual ikan asap, lho. Selama ini saya belum pernah menemukan ada yang jual ikan asap di Bandung dan atau Cimahi. Pucuk di cinta ulam pun tiba, saya dapat undangan makan ikan asap di Gombal Asap. wow, memang Allah ngasih rezeki dari arah yang tak disangka-sangka. Kubahagia sekali! hehe

Nama tempat makannya (kataku sih) unik : GOMBAL ASAP
Kata mbak Cicil dan mas Indra ( pasangan suami-istri pemilik kedai Gombal Asap) nama Gombal Asap diambil dari akronim seGO saMBAL dan ikan ASAP. Karena mereka memang menyediakan nasi + sambal + ikan asap.

ikan kakap asap

Di sini, terdapat berbagai jenis ikan asap, diantaranya : ikan kakap, ikan tongkol, ikan kuwe/putihan, ikan bawal, ikan Pari/iwak Pe. Dan ikan asap favorit saya (serta pengunjung yang lain) adalah ikan Pe karena rasanya itu enak dan nggak ada durinya. (glek, nulis sambil berkali-kali nelen liur) *lap ences*

Khusus hari Minggu, Gombal Asap menyediakan menu lain dari ikan asap yaitu Mangut Iwak Pe. menu ini nggak kalah enaknya. Cocok banget dimakan dengan nasi panas dan sambal terasi. SURGA!!

Mangut Iwak Pe

 Keistimewaan  Gombal Asap :

1. Ikan didatangkan langsung dari kampung halaman mereka (owner) di Jawa Timur. Mereka mempunyai workshop pengasapan ikan sendiri. Pengasapan ikan mereka dihandle olah ahlinya, sehingga ikan asap yang dihasilkan rasanya enak.

2. Sambal
Khususnya sambal terasinya, karena terasi yang mereka pakai adalah racikan sang ibunda. Jadi nggak ada di tempat lain.
Sambalnya ada 4 jenis : sambal matah, sambal mangga, sambal terasi, dan sambal belimbing wuluh. Sayang sekali kemarin belimbing wuluhnya sedang out of stock jadi nggak bisa menyicipi sambal belimbingnya.
macam-macam sambal di Gombal Asap


3. Kampanye #MariMakanIkan yang turut mendukung kampanye yang dilakukan oleh Menteri Perikanan, bu Susi Pudjiastuti.
Manteman tentu sudah mengetahui sendiri , kan ya, tentang tweet dan video Ibu Mentri Perikanan (?) Kalau belum tahu, sila googling saja. :)
Ungkapan bu Susi fenomenal sekali dengan jargon :

"Ayo makan ikan! Yang tidak makan ikan, saya tenggelamkan!"
~ Mentri Perikanan Susi Pudjiastuti.

mbak Cicil (owner Gombal Asap)
Untuk bisa menikmati ikan asap + nasi + sambal, kita cukup merogoh kocek mulai dari Rp 29.000 sampai tak terhingga. Untuk ikan asap yang berukuran besar, harganya tergantung dengan bobot ikannya. Untuk bisa menikmati makan di sini berdua , kata mbak Cicil kira-kira Rp 60.000 sudah bisa menikmati ikan asap yang rasanya maknyus.

Dimana, nih, tempatnya?

Alamat : 

Gombal Asap 
Jalan Cibeunying Selatan no 33 Bandung
(area foodcourt / halaman Gudeg Banda )

Buka setiap hari : 
pkl 11:00 - 20:30 WIB

Instagram : @gombalasap
Facebook : Gombal Asap
SMS/WA  : 081939647496

27 May 2017

Ngobrol Bareng MPR : Menerapkan 4 Pilar Mulai dari Keluarga Sendiri

Assalaamu'alaikum, teman-teman.
Judul blogpost saya kali ini seperti yang berat gitu ya(?) Memang sih, waktu ngobrol bareng MPR RI Sabtu 20 Mei 2017 di Novotel Bandung, bahasannya memang berat karena menyangkut 4 pilar kebangsaan. Saya bingung mau mulai dari mana menuliskan hal yang disampaikan bapak Ma'ruf Cahyono ( Sekjen MPR RI), karena menurut saya penjelasannya padat berisi pake banget. Tapi, saya akan coba menuliskan yang sesuai dengan kapasitas saya saja sebagai ibu rumah tangga, biar enggak "ketinggian". hehe


Oiya, mungkin ada manteman yang belum tahu 4 Pilar Kebangsaan itu apa saja? 4 pilar tersebut adalah : Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhineka Tunggal Ika. Sebetulnya kita sudah familiar 'kan sama keempat hal ini? Apalagi kalau di sosial media, beuuh...! pasti sudah hapal betul karena beberapa bulan ini sempat membuat panas timeline sosial media. 

Tapi sesungguhnya, membumikan 4 Pilar Kebangsaan itu enggak cuma sekadar berkicau di sosmed dengan hashtag NKRI harga mati, save NKRI, save Pancasila, atau sejenisnya itu, namun lebih kepada penerapan dalam kehidupan sehari-hari. Karena, panasnya timeline sosmed itu enggak sepanas kehidupan nyata , lho teman-teman. Dan nggak sepanas kuah bakso baru keluar dari pancinya.

Kang Andri ( Kepala Bagian Promosi MPR RI) juga menuturkan hal yang sama, bahwa beberapa bulan ini kita sudah menghabiskan banyak energi yang seharusnya bisa kita gunakan energi itu untuk hal lain yang lebih bermanfaat. 

Bang Aswi ( Ketua Blogger Bandung ) bercerita : ada sebuah kampung (saya lupa lagi namanya) di Maluku yang mayoritas penduduknya adalah nonmuslim. Seperti di perkampungan lainnya, di sana pun ada satu mata air. Tapi mata air ini sangat unik. Mata air tersebut hanya mengalir jika yang mengambil air adalah seorang muslim/orang yang beragama Islam. Oleh sebab itu, jika di kampung itu ada tamu muslim, orang-orang di sana selalu menyambut mereka dengan suka cita. Subhanallaah..
Bang Aswi juga menambahkan : pada saat terjadi kerusuhan karena SARA, ada seorang nonmuslim yang meminta pertolongan dan bersembunyi di kampung yang mayoritas muslim. Apa yang dilakukan orang di kampung muslim tersebut? Mereka melindunginya sampai kerusuhan itu selesai.

Kisah-kisah dari Bang Aswi tadi hanya sedikit cerita di dunia nyata yang membuat kita terenyuh mendengarnya. Betapa di tengah hiruk-pikuk media sosial ternyata di kehidupan sosial kita, di lingkungan terdekat kita masih banyak orang-orang baik yang mau saling tolong-menolong dan toleransi walaupun berbeda suku, agama, warna kulit, dll. Kita sebagai bangsa yang dulunya belum bersatu, lalu kemudian dipersatukan karena keinginan merdeka dari penjajah, jangan mau sekarang dipecah belah oleh karena politik dan adu domba.


Selain bang Aswi dan Kang Andri, narasumber lain dari MPR yang hadir hari itu adalah Bu Siti ( Kepala Biro Humas MPR), Mbak Raras ( Kepala Pemberitaan di Humas MPR ), pak Purwadi ( Humas MPR ) dan tentu saja bapak Ma'ruf Cahyono ( Sekretaris Jendral MPR ).



Salah yang saya ingat dari penuturan pak ma'ruf Cahyono adalah tentang Ketetapan (Tap) MPR No VI/2001 tentang Etika Kehidupan Berbangsa dan Bernegara. Bahwa kita sebagai warga negara harus tahu etika baik sebagai warga masyarakat di lingkungan terdekat maupun sebagai netizen.

Membumikan 4 Pilar Kebangsaan mulailah dari apa yang bisa kita lakukan. Kemudian menerapkan dalam keluarga, lalu ke arah yang lebih luas lagi. Sebagai netizen, yang bisa kita lakukan antara lain tidak menulis sesuatu yang provokativ sehingga menimbulkan pertengkaran diantara friendlist ataupun follower kita, tidak menshare berita-berita yang provokativ dan hoax, dan sebagainya.

Menjaga 4 pilar kebangsaan itu seperti layaknya kita menjaga pilar-pilar dalam rumah tangga. (eaak)
Dalam keluarga, seringkali pertengkaran mewarnai kehidupannya. Yang namanya "menyatukan dua kepala" (suami-istri) itu susah dan penuh perjuangan. Apalagi menyatukan bangsa ini yang terdiri dari ribuan suku bangsa. Diantara dua anak saja seringkali bertengkar, entah karena rebutan mainan atau cekcok yang lain. Maka dari itu, seperti yang dikatakan pak Ma'ruf Cahyono, nggak usah jauh-jauh, kita bisa membumikan 4 pilar mulai dari hal yang terdekat dari kita yaitu keluarga.

Ya, tugas ibu rumah tangga seperti saya yang enggak kita sadari merupakan pengamalan dari 4 pilar tadi. Makanya, yuk...mariii manteman, jika kita tidak ingin Indonesia terus begini, jika kita ingin Indonesia berubah di masa depan, yuk kita didik anak kita dengan pendidikan yang baik, kita contohkan etika yang baik kepada anak-anak. Saya berharap, orang tua tidak cuek atau acuh tak acuh terhadap pendidikan karakter anak-anak. Jangan sampai anak-anak kita kekurangan perhatian dan kasih sayang sehingga mencari perhatian dan pengakuan dari luar keluarga.

Koreksi Saya Jika Ada Kesalahan.

Salam,
Uwien
This entry was posted in

24 May 2017

Spesifikasi dan Harga Springbed In.The.Box


Waktu saya posting foto di atas di sosial media, teman-teman penasaran sampai bertanya apa itu In.The.Box? Berapa sih harga springbed In.The.Box? Dimana bisa membelinya? Ada ukuran berapa saja? dan pertanyaan-pertanyaan lain seputar In.The.Box. Okey, saya akan menjawab semua pertanyaan kalian. Baca terus sampai selesai,ya.

Kenalan dengan In.The.Box

Waktu mendengar pertama kali saya juga bertanya-tanya. Apa sih In.The.Box itu? Jadi, ini adalah sebuah spring bed yang berada di dalam kotak. Mengadaptasi dari produk luar negeri, Inthebox kini sudah ada di Indonesia. Sebenarnya Inthebox sudah ada sejak 2015 berbasis di Bandung. Namun kali ini, inthebox mengundang saya dan beberapa teman untuk menyaksikan langsung unboxingnya.


Bertempat di Hypermart Cibubur Junction, hari Minggu (22/5), saya ikutan rebahan sebentar lho di springbed Inthebox ini. Saya juga menyaksikan bagaimana kemasannya yang kecil setelah dibuka menjadi kasur dengan ukuran besar. Kok bisa sih?
Inilah inovasi packaging yang dilakukan Inthebox. Dengan kotak sekecil itu, memudahkan kita dalam membawanya. Karena kotaknya kecil sehingga Inthebox bisa dikirim ke daerah di seluruh wilayah Indonesia. Dengan berat (sebelum dibuka) sekitar 30-40 kg, Inthebox mudah diangkat dan ditaruh dimanapun. Bahkan di trolly belanja juga masih muat, lhoh. 

Dulu saya pernah tinggal di rumah bertingkat, dan itu yang namanya mengangkat memindahkan kasur ke kamar lantai dua itu lumayan ribet karena melewati tangga yang sempit.

Keunggulan In.The.Box

In.The.Box dibuat dengan kualitas premium yang nyaman dipakai dan tidak mudah rusak. Dengan garansi 10 tahun. Apabila ada kerusakan produk (tidak temasuk karena human error) maka pihak In.The.Box akan menggantinya.

  • Kain knitting menggunakan quilting supersoft, tidak panas dimalam hari
  • Jahitan benang dan finishing rapi
  • Per pocket spring didesain untuk memberikan support sempurna pada punggung untuk tidur lebih nyaman
  • Busa premium dengan kepadatan tinggi dan supersoft
  • Fibertech, teknologi fiber
  • Orthopedic untuk menopang pertumbuhan tulang
  • Medium hardness cocok untuk siapa saja


material dalam bed In.The.Box


Dimana Bisa Membeli Springbed In.The.Box?


Bisa dibeli hanya di Hypermart di seluruh Indonesia. Atau teman-teman juga bisa membeli secara online di website bed In.The.Box di www.inthebox.id
Atau di marketplace seperti Bukalapak, Tokopedia, dll.

Berapa Harga Springbed In The Box?


Spesifikasi harga Inthebox lihat pada gambar di bawah ini :



Macam-macam ukuran Inthebox, dimensi, kotak pengiriman, dan berat pengiriman lihat gambar di bawah ini : 


Tanya-Jawab Seputar Bed In the Box


Tanya : Apakah setelah dibuka, Inthebox bisa dilipat lagi dan dimasukkan ke dalam kotak?
Jawab  : Tidak. Jadi hanya pas pertama saja Inthebox bisa masuk ke kotak. 

Tanya : Apakah Inthebox menyediakan pelapis luar yang original untuk springbednya itu sendiri?
Jawab : Tidak.

Tanya : Apakah tersedia di store lain selain Hypermart?
Jawab : Tidak

Tanya : Apakah ini perlu pompa atau alat lain untuk menggembungkan kasurnya?
Jawab : Tidak. Cukup buka kemasan plastiknya lalu tunggu 30 menit.

Tanya  : Bagaimana mencuci lapisan luar springbed yang terkena noda?
Jawab  : Cukup membersihkan seperti biasa. Dilap lalu dijemur seperti biasa.

Unboxing Bed In.The.Box

Bagaimana cara membuka bed In.The.Box ini? Caranya sangat mudah :
Pertama, tempatkan kotak In.The.Box di tempat dimana kita menginginkan kasur ini berada. Misal di kamar utama, kamar anak, kamar lantai atas? Di dipan atau di lantai.
Kedua, buka segel kotak bercorak belang hitam-putih ini. Temukan kartu garansinya. Pastikan masih disegel dan terdapat kartu garansinya, ya.
Ketiga, Taruh gulungan kasur di atas dipan/lantai/tempat yang kita inginkan.
Keempat, buka kemasan plastiknya. Lalu diamkan sekitar 30 menit.
Kasur springbed akan mengembang sempurna setelah 1 jam.

Masih belum percaya kalau springbed bisa masuk ke dalam kotak sekecil itu? Yuk tonton video unboxingnya di channel youtube saya. :)



Website : www.inthebox.id

Instagram : @inthebox.id
Twitter : @intheboxid

Telepon    :(021) 30306286
whatsapp     :+62 819 234 659


18 May 2017

[Jalan Bareng Bocah] Piknik dengan Biaya Minim di Bandung? Ke Teras Cikapundung Saja

Anak-anak ingin pergi jalan-jalan saat akhir pekan. Tapi kita bingung nih mau menentukan jalan-jalan yang membuat anak-anak senang, Kemana, ya, daerah Bandung yang tempatnya ramah anak dan budget minim??



Diskusi pun dimulai. Kami bertanya kira-kira kemana anak-anak ingin bersenang-senang. Meskipun mereka masih kecil, namun mereka sudah bisa diajak berdiskusi dan mau mengutarakan pendapatnya. Awalnya para bocah ingin berenang, namun dengan cuaca yang ekstrim seperti sekarang (sebentar panas banget sebentar hujan badai) kami mempertimbangkan juga kesehatan mereka. 'Kan nggak asyik lagi kalau sehabis jalan-jalan badan jadi meriyang.

Lalu opsi selanjutnya mereka ingin ke taman hiburan. Yang mereka maksud sebagai taman hiburan itu yang banyak wahana permainan. Hemm, untuk kali ini kami tidak meng-iya-kan. Kami ingin jalan-jalan kali ini ke tempat yang low budget. Jalan-jalan yang minim pengeluaran tapi mereka (anak-anak) tetap gembira dan bisa menikmati keseruan akhir pekan.

Akhirnya kali ini kami Jalan Bareng Bocah sepakat main di Teras Cikapundung saja. Selain dekat  juga tempatnya asyik (dilihat dari foto-fotonya di instagram).

Untuk masuk ke Teras Cikapundungm ini tidak dipungut biaya. Kita cukup membayar parkir kendaraan saja. Kendaraan roda dua bisa diparkir di teras Cikapundung sedangkan kendaraan roda empat diparkir dekat tempat ini yaitu di kawasan hutan Babakan Siliwangi. Kurang lebih 310 meter dari Teras Cikapundung.

Pengeluaran main di Teras Cikapundung jika ditotal tidak sampai ratusan ribu, kok. Lalu, kita bisa ngapain aja sih di sana?

Ngapain aja di Teras Cikapundung?

Ngasuh Anak
Yang namanya jalan bareng bocah, utamanya adalah mencari kesenangan anak. Bukan mencari kesenangan orang tua. Betul? Di teras Cikapundung ini luas dan bersih, jadi anak-anak bisa bebas bermain. Tapi tetap harus dalam pengawasan karena ini berada di pinggir sungai.
Jembata Merah di Teras Cikapundung (photo by @buher_tea)

Mancing Ikan
Masih demi kesenangan anak, ada penyewaan pemancingan ikan. Tentu saja karena untuk anak, ikannya adalah ikan plastik. Anak-anak betah berlama-lama memancing sampai dapat ikan berember-ember. :D
Untuk bisa menyewa alat pancing mainan ini, kita dikenakan tarif 5000 rupiah per anak. Main permainan memancing ini tidak dibatasi waktu dan boleh sepuasnya.



Terapi Ikan
Ingin merasakan sensasi kaki kita disedot-sedot sama ikan? Cobain deh terapi ikan. Untuk bisa menikmati terapi ikan ini, pengunjung dikenakan tarif Rp 10000 dewasa dan Rp 5000 untuk anak-anak. Beli pakan ikan juga dengan harga Rp 3000 agar ikan-ikan di kolam mendekati kaki kita. Rasanya geli-geli gimana gitu. Lihat saja ekspresi ibu-ibu ini. Saya candid ekspresi mereka.



Rafting dan Kukuyaan
Rafting di area teras Cikapundung walaupun aliran air enggak deras dan enggak ada tantangannya sama sekali, namun anak-anak mah udah senang gitu juga. hahaha
Untuk bisa menikmati rafting singkat ini pengunjung cukup membayar Rp 10000 untuk dewasa Rp 5000 untuk anak-anak.



Main air di sungai
Airnya keruh dan nggak bawa ganti baju, jadi cuma melihat-lihat yang main 'kukuyaan' dan main air.


Melihat pertunjukan air mancur.
Bagi orang dewasa (menurut saya) ini biasa banget. Tapi tidak demikian untuk si kecil. Mereka tetap heboh menyaksikan air mancur dan inginnya basah-basahan.



Makan jagung bakar
Sambil menunggu bocah bermain memancing ikan, orang tuanya bisa duduk sambil menikmati jagung bakar di dekatnya.


Foto-foto
Ada spot-spot yang lumayan di sini. Seperti tempat wisata murah di Bandung lainnya, di sana hampir selalu ada badut-badut lucu karakter yang disukai anak-anak. Hello Kitty, Spongebob, Robot, dan kawan-kawannya Spot foto lainnya misalnya di bawah kupu-kupu menclok di dinding.


Kalau ditotal pengeluarannya nggak sampai ratusan ribu (exclude bensin).

Jalan-jalan kita mah murah ya, anak-anakkuuu. Yang penting kalian HAPPY.
Kita jalan kemana lagi, ya? :)

7 May 2017

SGM Eksplor Dukung Orangtua Kembangkan Keterampilan Sosial "Anak Generasi Maju"


Bandung, 6 Mei 2017
Keluarga merupakan lingkungan pertama dan utama yang berpengaruh terhadap perkembangan si kecil, dimana orang tua memiliki peran penting dalam membentuk karakter dan kepribadian si kecil termasuk mengembangkan ketrampilan social, kreativitas dan kemandiriannya. Penting bagi setiap orang tua mengetahui tentang penerapan pola asuh dan pemenuhan nutrisi yang tepat, agar si kecil memiliki kemampuan social, kreativitas dan kemandirian yang baik untuk mewujudkannya menjadi generasu maju.

Berawal dari harapan para orang tua di Indonesia agar anak-anaknya memiliki kesempatan untuk menjadi generasi maju dan memiliki masa depan yang lebih baik, SGM Eksplor berinisiatif untuk mendukung harapan tersebut melalui kegiatan Parenting Seminar bertajuk “ Peran Orangtua dalam Mengembangkan Ketrerampilan Sosial Anak Generasi Maju” bagi para orang tua di beberapa kota besar di Indonesia . Parenting seminar ini bertujuan untuk mendukung orang tua memiliki kemampuan pola asuh dan pemenuhan nutrisi yang tepat untuk mendampingi si kecil tumbuh menjadi generasi maju yang mampu bersosialisasi dan menunjukkan sikap supel, kreatif, dan mandiri.

Psikolog anak dan keluarga Anna Surti Ariani, S.Psi, M.Si., sebagai narasumber parenting seminar mengatakan : 
“Setiap orang tua tentu berharap si kecil tumbuh dengan optimal sesuai dengan tahapan usianya. Di usia 1-3 tahun, anak mengamati perilaku orang tua dan orang di sekitarnya, lalu mencoba menirukannya. Pada masa awal kehidupan inilah, orang tua harus selalu mendampingi si kecil melakukan berbagai aktivitas dan menerapkan pola asuh yang tepat karena dapat berpengaruh pada perkembangan kemampuan sosial, emosinal dan kognitif si kecil.”

Lebih lanjut Anna Surti Ariani mengatakan , “Keterampilan sosial sangat penting dimiliki oleh anak-anak Indonesia. Dengan memiliki kemampuan social yang baik, diharapkan anak-anak Indonesia mampu bekerjasama dengan orang lain di masa tumbuh kembangnya dan memiliki rasa percaya diri, kreatif dan mandiri serta nantinya juga dapat memberdayakan orang di sekitarnya untuk bisa maju bersama dan menjadi generasi maju.”

mc : Cici Panda dan narasumber : Anna Surti Ariani S.Psi, M.Si.
Setiap orang tua harus membangun dan mengembangkan keterampilan social si kecil sejak dini. Menurut mbak Nani (panggilan akrab Anna Surti Ariani) , untuk bisa bersosialisasi dengan baik, ada 3 hal yang harus dipenuhi oleh si kecil. 
“Pertama, tubuhnya harus sehat dan kebutuhan nutrisininya tercukupi dengan baik. Kedua, ia perlu mengembangkan  kecerdasan dan kreativitasnya dengan baik. Ketiga , perkembangan emosinya pun diharapkan baik dan ia mampu mandiri. Dengan demikian, orangtua memegang perana vital dalam mengembangkan keterampilan social si  kecil sejak dini melalui keterampilan pola asuh yang tepat agar si kecil dapat tumbuh menjadi generasi maju dan berkualitas.”

Marketing Manager SGM Eksplor, Astrid Prasetyo mengatakan , “ Mengingat pentingnya peran orang tua dalam menentukan kualitas tumbuh kembang si kecil, kami menggelar rangkaian kegiatan edukasi Parenting Seminar di beberapa kota besar di Indonesia. Ini adalah salah satu bentuk dukungan kami kepada para orangtua untuk bisa mendampingi si kecil dengan pola asuh dan pemenuhan nutrisi yang tepat agar mereka mampu bersosialisasi dengan baik dan tumbuh menjadi Anak Generasi Maju yang supel, kreatif dan mandiri.”

Child Corner, tempat bermain anak sementara orangtua menyimak materi Parenting Seminar

Sebelum digelar di Bandung pada 6 Mei 2017, rangkaian kegiatan edukasi Seminar Parenting ini dimulai sehak 29 April 2017 lalu di kota Padang. Untuk bisa mendukung lebih banyak orangtua mendampingi si kecil tumbuh  menjadi  Anak Genersai Maju, kegiatan yang sama juga masih akan kembali dihadirkan di beberapa kota besar di Indonesia.”

Bagi Ayah dan Bunda yang ingin mengikuti acara Parenting Seminar ini di kota selanjutnya, like fanspage Aku Anak SGM di facebook agar tidak ketinggalan informasinya.

Tentang SGM

PT Sarihusada Generasi Mahardika (Sarihusada) adalah perusahaan yang memproduksi berbagai produk nutrisi untuk ibu hamil dan menyusui dan anak dengan rasa yang enak, terjangkau serta berstandar Internasional seperti SGM Eksplorm SGM Bundam SGM Nutriday dan Lactamil. 

Sarihusada merupakan bagian dari Danone Nutricia  Early Life Nutricion. Danone adalah salah satu perusahaan makanan dan minuman terbesar di dunia yang memiliki misi memberikan kesehatan kepada sebanyak mungkin orang. Beroprasi di 160 negara dengan jumlah karyawan lebih dari 10.000 orang di seluruh dunia.

Di Indonesia, bisnis Danone terdiri atas tiga kategori utama , yaitu air minum dalam kemasan dan minuman non karbonasi, Nurtrisi untuk awal kehidupan (Early Life Nutrition) dan Nutrisi medis. Di Indonesia, Danone memiliki 24 pabrik dengan jumlah karyawan lebih dari 15.000 orang.

Untuk informasi lebih lanjut, hubungi :

Arif Mujahidin, 
Communications Director-Danone Indonesia
Telepon : 021-29961234

Fauziah Syafarina Nasution, 
External Communication Manager of Early Life Nutrition-Danone Indonesia

HP : 0811981343
Email : Fauziah.Nasution@danone.com

PS. Untuk sharing materi seminarnya akan saya tulis di blogpost selanjutnya, ya Manteman. :) 
This entry was posted in

4 May 2017

8 Camilan Kesukaan Anak-Anak




Nggak ngemil setelah makan itu....
semacam perokok yang bilang "Bar madang ora udud, eneg."


Camilan bagi keluarga saya itu sudah menjadi candu. Habis makan ,walaupun sudah kenyang, namun rasanya kurang afdol kalau belum makan camilan, kecuali saat sarapan. Kalau sarapanmah, udah selesai makan langsung pada berangkat, jadi anak dan ayahnya enggak sempat ngemil. Kebiasaan nyamil membuat saya selalu menyediakan makanan ringan di lemari es maupun di lemari makanan. Saat anak-anak ingin ngemil, bisa langsung mengambil sendiri.

Ekspektasi : mamah membuat sendiri camilan di rumah. Camilan homemade lebih sehat dan mengandung cinta dari mamah sehingga rasanya jauh lebih nikmat.
Realita : Nyatanya saya sering males membuat camilan. Alhasil, kalau bocah minta dan sayanya males bikin tinggal lari ke warung Pak Lurah. (tadinya mau ke warung mamah Ajeng yang lebih komplitcamilannya, tapi jauh eung)

Ya begitulah.. Saya ini termasuk yang moody dalam hal membuat camilan. Kalau pas waktunya ada, saya usahakan membuat sendiri camilan untuk mereka. Selain lebih irit, camilan yang bikin sendiri itu lebih puas karena jadinya banyak. Tapi pas enggak sempat , ya, saya tinggal beli di warung.

Soal camilan, saya sendiri enggak membatasi makanan apa yang kami makan. Asalkan halal dan thoyib itu saja cukup. Berikut ini camilan kesukaan :

1. Buah-buahan
Buah-buahan cemilan yang paling disukai anak-anak. Dua bocah kecilku sangat berbeda selera buahnya. Dhia menyukai beberapa buah diantaranya semangka, melon, apel, anggur, stroberi, buah naga, rambutan, kelengkeng, manggis, pepaya, jambu, jeruk....  ( mboook, itu sih hampir semua buah disebutin)
Dhia menyukai hampir semua buah sedangkan adiknya hanya beberapa buah saja.
Biasanya saya kasihkan pas Dhia pulang sekolah. Panas-panas itu paling enak makan buah, Segarrrr!

2. Pancake
Saya paling sering membuat camilan pancake. Bikinnnya gampang, bahannya mudah ditemukan di warung. Semuanya suka. Apalagi kalau dikasih toping es krim, disiram madu atau sirup mapel. Dijamin langsung tandas.
Kemarin saya baru bikin pancake rasa cokelat. Untuk resepnya bisa dilihat di sini : Resep Pancake Sederhana 

pancake cokelat


3. Kerupuk
Ini kesukaan Akram. Menggoreng kerupuk udang satu toples besar pun bisa habis dalam sehari.

4. Kue-kuean
Kue-kuean sebangsa oreo atau kue mari paling sering. Oiya, sama biskuit roma kelapa yang kalau lagi ngemil ini wajib ada susunya untuk dicelupin. Yang nggak lupa sambil celup sambil bilang 'Dicelup susu juga enak.'. Camilan ini biasanya tinggal beli aja di warungnya Pak Lurah.

5. Bola-Bola Cokelat
Bola-bola cokelat merupakan camilan yang sangat mudah dibuat. Dari kue kongguan yang tinggal remahan tak dihiraukan pun bisa menjadi kue yang lezat ini. Bola-bola cokelat selalu membuat sendiri karena gampang nggak perlu baking atau pakai kompor.

6. Eskrim
Eskrim termasuk camilan/kudapan nggak sih? Ini juga sering banget dimakan sama anak-anak. Bisa bikin di rumah menggunakan potongan buah dan jus. Cara membuatnya : potong-potong buah yang akan dibikin eskrim berbentuk dadu. Sebagian buah dipotong sebagian yang lain dijus. Siapkan cetakan eskrim. Susun buah-buahan di dalamnya lalu siram menggunakan jus buah tersebut. Tancapkan stik eskrim, simpan di freezer semalam. Besok siangnya sudah bisa dinikmati.

pic. pixabay

7. Snack
Makanan ringan mah susah, 'kan ya, mau dijauhkan dari anak-anak. Macam momogi , taro , dan ciki-ciki yang lain mah jangankan anak-anak, saya yang udah tua aja masih suka ngemilin makanan ringan.

8. Basreng
Yang di luar tanah sunda, seringkali pada nanya "what is basreng?" Basreng adalah bakso goreng. Tapi bukan bakso kuah yang di goreng. Jenis baksonya beda, rasa ikan gitu. Saya enggak tahu gimana cara membuatnya. Biasanya hanya membeli di pasar lalu digoreng di rumah.


Itu tadi urutan delapan teratas camilan atau kudapan kesukaan anak-anak. Camilan yang kalian suka apa, guys?

2 May 2017

[Arisan Ilmu KEB] Vlogging dengan Smartphone



Weekend, Bandung pasti selalu dan selalu macet. Kukebut laju motorku membelah jalanan ibu kota Jawa Barat itu. Selip sana dan selip sini demi mengejar event yang amat jarang -kumpul emak-emak Blogger wilayah Bandung (dan sekitarnya) dalam Arisan Ilmu. Arisan Ilmu adalah salah satu kegiatan yang diprakarsai oleh Kumpulan Emak Blogger (KEB). Kegiatan ini bersifat rutin seperti halnya arisan biasa. Diselenggarakan setiap beberapa bulan sekali bergantian di berbagai kota.

Beberapa kali kulihat Google Map untuk memastikan aku berada pada jalan yang benar. Enggak sulit sih untuk menemukan Bandung Creative City Forum (BCCF). Setelah bertanya pada abang-abang di pinggir jalan, aku pun membelokkan motor pada sebuah bangunan, memakirkan motor di antara deretan mobil. Aku sedikit nggak yakin sih itu tempatnya. Kok sepi ya? Kok kayak nggak ada kegiatan, ya?

Sebelum meninggalkan motor di parkiran, sekali lagi aku buka google map. Eh, tapi bener kok ini tempatnya. Aku masih celingak-celinguk. Baru setelah menemukan tulisan BCCF yang hampir tak terlihat karena catnya memudar, barulah aku masuk ke dalam. Melewati meja-meja kantin yang kosong dan melewati lorong sepi. (*bentar, ini kok jadi seperti cerita horor sih)

Aaah, ternyata ruangannya di belakang. Pantesan sepi-sepi aja dari luar.

Begitu sampai di ruangan arisan berlangsung, lambaian tangan dan anggukan kecil kuarahkan ke semua emak yang telah hadir. Mak Icha ( Annisa Steviani ), tengah menjelaskan beberapa hal tentang tema kita pada arisan ilmu kali ini. Vlogging with Smartphone.



Setelah mengambil beberapa teguk minuman, aku berusaha menyinkronkan diri dengan materi yang tengah disampaikan. Agak loading sebentar sih, hihi. Aku memang datang terlambat karena harus melayat dulu anak sepupu yang pagi ini meninggal setelah beberapa jam lahir (sungguh alasan yang tidak aku inginkan). -__-

Sampai pada penjelasan membuat cover untuk vlog. Pembuatan cover ini penting, karena cover bisa menarik calon viewers untuk mengklik dan menonton video kita. Untuk membuat dan menambahkan teks pada cover vlognya, mak Icha menggunakan aplikasi Phonto. Lalu membeli font yang berbayar agar semakin unik dan jarang orang yang pakai.

Arisan ilmu kali ini berlangsung santai banget tapi malah kita jadi lebih leluasa bertanya kepada pemateri ketika ada lintasan pertanyaan di kepala.

Untuk membuat vlog seringkali kita bermasalah pada ide, ya kan. Mak Icha berbagi apa saja nih yang bisa dijadikan vlog? Menurutnya, banyak lho yang bisa kita rekam dan dijadiin vlog, diantaranya : video unboxing, games, tutorial, review, komentar/reaction, atau versi video dari blogpost.

Video yang paling banyak dicari viewers di Youtube biasanya tutorial. Tutorial make up paling banyak viewersnya (di channel Youtube Annisast ). Kita, bisa juga mengambil tema tutorial ini di youtube/instagram kita. Tutorial masak/resep membuat masakan biasanya kalau emak-emak.

Membuat vlog, mak Icha memberikan beberapa tips untuk kita:
- Durasi vlog untuk pemula sebaiknya tidak lebih dari 3 menit. Untuk instagram , vlog bisa kita edit atau percepat agar tidak lebih dari 1 menit.
- Menggunakan kamera depan dengan resolusi yang besar agar video yang dihasilkan maksimal. Jika kamera depan tidak memungkinkan, kita bisa menggunakan kamera belakang.
- Saat pengambilan video, pencahayaan harus cukup. Paling bagus adalah cahaya alami dari matahari. Tapi karena beliau bekerja, jadi seringnya memakai ringlight. Kelebihan memakai ringlight adalah pada mata akan terlihat pantulan cahayanya.
- Sebaiknya shooting dengan durasi pendek agar lebih mudah mengeditnya.
- Gunakan tripod khusus HP atau selfie stik untuk mengambil video.
- Perhatikan backdrop atau latar belakang video.
- Mengedit lebih mudah menggunakan smartphone. Mak Icha menggunakan aplikasi Viva Video dan I Movies untuk mengedit vlognya.

Pengguna internet yang pertumbuhannya sangat cepat, semakin hari orang semakin banyak. Ini menjadikan Indonesia menjadi target market dunia. Dengan 136 juta pengguna internet bukankah ini besar sekali potensinya.

Dari pertemuan Arisan Ilmu Vlogging with Smartphone ini, aku jadi semangat untuk kembali membuat video blog dan mengupdate channel Youtube ku.

Setelah selesai, arisan ditutup dengan ngobrol santai dan mencicipi cemilan yang dibawa oleh teman-teman semua. Mak Icha, Kumpulan Emak Blogger, dan pengurus KEBandung, terima kasih banyak sudah mengadakan acara ini. Satu hal utama yang aku dapat adalah semangat untuk membuat vlog. Mengumpulkan kembali semangat itu susah, dan itu aku dapat di acara ini.

Love KEB, muach muach!

Untuk rangkuman acara dan atau materi yang lebih lengkap, bisa dibaca di web KUmpulan Emak Blogger.
Ps. Tonton video arisan ilmu KEB Bandung di channel youtube ku ya klik di sini
Pss. Ini tumben pakai 'aku' bukan 'saya'  >_<