28 Jul 2017

Akupunktur di DF Clinic Bandung

Dulu waktu kecil, waktu nonton serial Yoko dan Bibi Lung selalu mikir kenapa orang sakit, "cuma" ditusuk-tusuk pakai jarum bisa sembuh. Apakah itu pakai kekuatan mistis? hihi dasar khayalan anak kecil ya. :)  Setelah dewasa dan tahu itu namanya pengobatan akupunktur, saya pun penasaran ingin mencoba karena dirasa-rasa badan enggak enak banget, gampang capek dan pegel-pegel. Terus ditambah lagi mukaku terlihat layu, kusam, gak bercahaya. huhuhu

Kebetulan waktu itu ada free trial Akupunktur di DF Clinic / DF Centre, jadilah saya dan teh Armitha janjian pada hari itu untuk mencoba bareng. Kami sama-sama baru pertama nyoba pengobatan akupunktur, makanya nyari temen biar sakit bareng-bareng, wekeke.

Kalau manteman ingin membaca cerita teh Armitha soal akupunktur ini, sila mampir ke artikelnya di sini : 


Di DF Clinic, mulai bulan Mei 2017 mulai membuka satu pelayanan baru yaitu Akupunktur. Akupunktur di DF meliputi : akupunktur general, akupunktur kecantikan, dan akupunktur slimming. Karena ini free trial, saya pengen dong diakupunktur slimming. 


Begitu masuk ke ruang akupunktur, saya disapa oleh seorang wanita yang ramah. Teh Winda Sari, beliaulah yang menjadi terapist akupunktur di DF Centre. Teh Winda adalah terapist yang sangat profesional, pimpinan Lembaga Kursus dan Pelatihan Aestetic & Acupuncture Indonesia di Bandung. Beliau juga Asesor BNSP. Asesor adalah seseorang yang berhak melakukan asesmen terhadap suatu kompetensi, sesuai dengan ruang lingkup asesmennya. Hemmm, hebat ya. Masih muda sudah menjadi asessor akupunktur.
Mengetahui siapa dan bagaimana sepak terjang yang akan "nusuk-nusuk" saya, ini mengurangi rasa gugup. Sebenernya perasaan saya biasa aja sih karena enggak ada fobia terhadap jarum. Tapi ya yang namayna pertama kali jadi wajar kalau agak deg-degan.

Setelah saya berkenalan dengan teh Winda, saya mulai ditanya apa keluhannya. Saya pun menceritakan keluhan terhadap alergi saya, wajah saya, dan lalu tubuh saya yang montok.

Saya juga cerita tentang riwayat pengobatan jerawat yang telah saya jalani.Bisa dibaca di sini ya manteman.

1. Kenali Tubuhmu

2. Mengobati Bopeng Bekas Jerawat dengan Laser




Akupunktur merupakan ilmu dan seni untuk meningkatkan derajat kesehatan seseorang melalui upaya promotif , preventif , kuratif dan rehabilitatif dengan cara memberi rangsang pada titik akupunktur. Titik-titik akupunktur ini terletak di permukaan tubuh. 
Alat yang dipakai dalam akupunktur yaitu dengan menggunakan jarum atau sarana pengganti lainnya. Akupunktur ini bukan klenik atau mistis, melainkan bekerja berdasarkan hukum keseimbangan dan irama alam yg rasional dan ilmiah. Bisa dipertanggungjawabkan secara ilmu kedokteran dan kesehatan.

Menurut informasi dari teh WInda, Akupunktur ini terbukti dapat dimanfaatkan pada pengobatan berbagai sistem organ tubuh antara lain : 
1. Sistem Pernapasan
2. Sistem Sirkulasi darah
3. Sistem Persyarafan 
4. Sistem Pencernaan
5. Sistem Endokrin
6. Sistem Urinarius
7. Sistem Reproduksi
8. Sistem muskuloskeletal
9. Sistem Kulit 
10. Sistem Imunitas 
11. Psikiatri , adiksi narkoba,rokok

Efek Akupunktur yg telah terbukti secara ilmiah antara lain : 
1. Menghilangkan nyeri
2. Menimbulkan relaksasi otot spastis
3. Menurunkan hipersensitifitas kulit dan membran mukosa terhadap berbagai faktor 
4. Menurunkan tekanan darah tinggi
5. Meningkatkan mikrosirkukasi (lokal & distal)
6. Meningkatkan respon imun dan resistensi thd infeksi bakteri
7. Mengatasi depresi mental, sampai efek euphoria & hipnotik 

Masih menurut teh Winda, dalam gerakan WUDHU, sebenarnya ada satu manfaat tersembunyi, yaitu kita sedang menerapi tubuh sendiri. Karena pada anggota wudhu yang wajib dibasuh, ada begitu banyak titik-titik akupunktur seperti di wajah, di tangan sampai siku, di kepala, di telinga, dan di kaki. Jika kita melakukan gerakan wudhu secara benar maka insyaAllah badan akan sehat terus.

Alat yang dipakai akupunktur di DF ini adalah jarum. Banyak orang yang takut duluan melihat besarnya jarum, kata teh Winda. Namun teh Winda menerangkan, bahwa jarum yang dipakai untuk akupunktur itu jarum khusus. Walaupun terlihat besar pangkalnya, namun ujung jarumnya ini sangatlah kecil. Jangan bayangin jarum pentul atau jarum mesin jahit ya yang ujungnya diameternya besar.

jarum akupunktur
Akupunktur Kecantikan

Akupunktur kecantikan ini bisa menghilangkan keriput di wajah lho manteman. Saya diperlihatkan before-after foto seseorang yang keriputnya parah sekali. Amazing sih menurutku. Keriput bisa hilang setelah diterapi akupunktur pada bagian keriputnya itu. Saya sendiri, ditusuk di beberapa bagian wajah. Di pipi, dagu, samping mata dan di bagian tengah antata alis kanan dan kiri. 


Rasanya cuma kayak digigit semut. Cenderung enggak kerasa malah. Namun ada bagian tertentu memang yang terasa lebih sakit. itu disebabkan karena memang ada masalah di bagian tertentu. Jadi semakin sakit saat ditusuk, berarti ada masalah pada organ tubuh yang titik akupunkturnya ditusuk.

Selain ditusuk bagian wajah, saya juga ditusuk di tangan dekat ibu jari, di dekat siku, di kaki.

Maaf perut dan kaki tidak saya tampilkan fotonya.


Akupunktur Slimming

Untuk akupunktur slimming, saya ditusuk di bagian perut. Ada sekitar 5-7 titik yang ditusuk. Akupunktur ini menekankan pada pengaktivan kembali fungsi organ cerna agar berfungsi dengan baik. Adanya orang kegemukan itu, kemungkinannya karena gangguan hormon serta adanya organ percernaannya yang kurang atau tidak berfungsi semestinya.

Q : Berapa lama ditusuk jarumnya? 
A : Lamanya 15 menit.

Q : Apa yang dirasakan selama 15 menit itu? 
A : Tangan dan kaki yang ditusuk sulit digerakkan. Sebaiknya saat diakupunktur enggak banyak gerak. Untuk pegang HP aja sulit, apalagi digerak-gerakkan. 

Q : Rasanya setelah jarum dilepas?
A : Rasanya di badan enakeun. memang masih ada sedikit pegal di bagian yang ditusuk, tapi keseluruhan badan jadi enak. Wajahku juga rasanya kulit agak kencang dan terpancar auranya, eaaa.



Q : Berapa biaya sekali akupunktur?
A : Rp 150.000 sudah termasuk konsultasi.

Akupunktur sebaiknya dilakukan secara rutin agar khasiatnya lebih terasa nyata. Sebaiknya dilakukan rutin 1 seri ( 1 seri ada 10x pertemuan, dilakukan 2 kali seminggu ). Setelah 1 seri (10x pertemuan seminggu 2x) istirahat dulu selama 2 minggu, kemudian lanjut seri ke 2.

Untuk penyakit yang lebih serius, silahkan konsultasi ke teh Winda Sari di DF Clinic.

Akupunktur di DF Centre / DF Clinic
Selasa dan Kamis
Pkl 12:00 - 20:00 wib

DF Centre
Jalan Leumah Neundeut no 10 , Setrasari, Bandung
Telepon 022-2010593 


20 Jul 2017

[Jalan bareng Bocah] Main Air di Ciwangun Indah Camp (CIC)


Ini pertama kali saya membawa anak-anak main ke Ciwangun Indah Camp (CIC). Wisata alam yang berada di Cisarua, Kabupaten Bandung Barat ini menyajikan udara yang sejuk dan pemandangan alam yang memanjakan mata. Dari jalan Kolonel Masturi menuju ke CIC kita disajikan pemandangan  rumah-rumah kaca kebun bunga di kiri kanan jalan. Tempatnya asyik untuk dijadikan ngumpul keluarga, gathering, camping, dll. Dari tempat tinggal kami sekarang, jaraknya kurang lebih 30 menit naik mobil. Dengan motor bisa lebih cepat lagi.

Sebenernya, kami ke sini enggak sengaja sih. Nggak direncanakan sama sekali malahan, karena kesini awalnya cuma mau halal bihalal sama sahabat yang kebetulan sedang gathering di CIC. Jadi kami nggak membawa perlengkapan seperti ketika kami sengaja main ke tempat wisata berbasis alam.

Kalau manteman mau ke sini terutama bersama anak-anak, jangan lupa bawa perlengkapan lengkap ya. Diantaranya : baju ganti, obat-obatan (minyak kayu putih, obat anti masuk angin, obat memar, dll). Terus yang nggak boleh ketinggalan adalah makanan ringan, kudapan, buah dan makanan berat. Karena suasananya cocok banget untuk botram (makan bersama).

Alamat Ciwangun Indah Camp : 
jalan Kp Ciwangun Indah Camp, Kp Ciwangun RT. 03 RW. 15  Kec, Parongpong ,Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat 40559
Masjidnya besar, parkirnya luas, toilet ada di bawah masjid
Jalan masuk utama ke CIC dari jalan Kolmas (Kolonel Masturi). Nggak jauh dari Dusun Bambu dan Villa Istana Bunga. Jika dari arah Cimahi, jalan masuknya ada di sebelah kiri. Sedangkan dari arah Lembang, ada di sebelah kanan. Ada tulisannya gede di pinggir jalan kok. Pada saat masuk, kita akan ditarik sumbangan 2000 Rupiah untuk pemeliharaan jalan sepanjang CIC. Setelah itu, masuk ke dalam melewati jalan nanjak yang enggak mulus. Jalannya masih berupa batu-batu kerikil, jadi hati-hati aja berkendaranya agar tidak terperosok. Perjalanan harus terus ke atas sampai terdapat sebuah masjid yang lumayan besar. (foto masjidnya di atas)

Tiket masuknya ke CIC Rp 10.000 per orang. Kemarin sih kami berempat hanya disuruh membayar untuk 3 tiket saja karena anak-anak masih kecil-kecil.

Ada apa aja di CIC? 

Banyak sih, ada tempat camping, outbond, flying fox, dan sebagainya. Namun karena kami cuma punya waktu sebentar saja, jadi nggak banyak yang kami coba. Jadi kali ini ceritanya kan mampir doang, ntar ke sana lagi seharian full dari pagi sampai sore biar puas.


Begitu memarkirkan kendaraan, kita akan melihat tangga menuju ke atas. Kami langsung menyusuri anak tangga itu. Pas kami datang sedang ada gathering juga entah dari mana. 
Di sini ada saung-saung untuk tempat istirahat, makan bersama dan duduk-duduk. Ada mainan anak seperti ayunan dan jungkat-jungkit.

Setelah ketemu dengan sahabat, anak-anak langsung ngajakin ke bawah karena melihat air terjun di bawah. Untuk menuju sungai yang ada air terjunnya kita harus menuruni ratusan anak tangga. Kalau dirasa nggak kuat naik turun tangga mending jangan deh. Saya aja pas naiknya ngos-ngosan. lol


Setelah menuruni anak tangga dan jembatan kecil, sampai lah di sungai. Ya Allah, itu yang namanya air mengalir beniiing syekaliii. Gak heran kalau Akram dan Dhia pengin langsung nyebur dan main air. Tapi kan kan kan nggak bawa baju ganti. Oke deh boleh main air, tapi cuma basahin kaki doang.

Namun bukan Akram kalo gak negosiasi. Bocah ini akalnya banyak. Pas dibilang nggak bawa baju ganti : " Lepas aja baju dan celananya." Kan bisa pakai kaos dalam dan celana aja.

Baiklah, dari pada baju luarnya juga ikut basah, jadi saya biarkan Akram main basah-basahan memakai pakaian dalam.


Ini dia foto-foto serunya Akram dan Dhia main air di Ciwangun Indah Camp.



Karena di alam, kita harus tetap waspada terhadap keamanan tempat ya , mantemans. Ada banyak bebatuan yang licin dan arus yang agak deras di dekatnya. Bebaskan tapi tetap diawasi. Terus jangan lupa kita tetep selalu berdoa. "bebacaan" kalo kata orang Sunda mah.

ps. Anak-anak saya ini sudah terlatih sejak kecil menjaga kemanan diri mereka sendiri.


Ciwangun Indah Camp

Buka pkl 07.00 - 19.30
Telp 0852-2103-8317

Alamat Ciwangun Indah Camp : 
jalan Kp Ciwangun Indah Camp, Kp Ciwangun RT. 03 RW. 15  Kec, Parongpong ,Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat 40559

17 Jul 2017

Drama Hari Pertama Masuk Sekolah

Saya bangun lebih pagi dari biasanya. Memanasi air, menggoreng tahu, sambil menyapu lantai. Seragam sekolah sudah disiapkan dari kemarin. Hari ini hari pertama masuk sekolah setelah liburan panjang kemarin. 

Bangun...

Mbangunin Akram nggak ada drama sama sekali. memang Akram anaknya gampang banget bangun pagi, dan biasanya juga bangun pagi. Mbangunin Dhia yang biasanya susah, lebih banyak dramanya dari pada bangun sendiri, kali ini Alhamdulillah dengan sekali ajakan Dhia sudah mau beranjak dari kasur. *emaknya senang

Sarapan... 

Sarapan dengan lauk yang mudah dibikin : tahu goreng. Minumnya teh manis anget (susunya kebetulan sedang habis). Dua bocah ini nurut aja nggak ada drama sampai emaknya banyak cakap "Ayo, makannya dikunyah, ayo cepet!". Kali ini mereka makan sendiri sementara saya mandi dan ganti baju. Selesai mandi dan ganti baju, mereka sudah selesai makan. 

Ya Allah... kalau tiap hari selancar ini, mereka nggak akan dengar ceracau emaknya. Saya mbatin begitu. :) 

Menyiapkan tas dan memakai sepatu....

Tas beserta isinya sudah disiapkan. Nggak ada drama nyari-nyari buku mata pelajaran (yang sering ketlisut entah dimana). 
Perintah memakai sepatu langsung dikerjakan oleh mereka. Oiya, pagi ini Abudi berangkat kerja pagi-pagi sekali, jadi biasanya ada yang ikutan bantu keriweuhan pagi untuk kali ini saya handle sendiri. 

Saya mbatin lagi, Alhamdulillah lancar jaya di hari pertama sekolah.

Berangkat....

Kunci motor pun kali ini sudah nangkring cantik di atas meja. Seringkali kunci motor ini suka main petak umpet kalau mau dipakai untuk nganter anak sekolah. hahaha

Dhia dan Akram sudah siap di samping motor. Saya dengan hati riang membuka penutup kunci. Lalu... senyumku hilang. Kenapa kuncinya gak bisa masuk? Kenapa kunci motornya pendek nggak seperti biasanya? Saya coba sekali lagi tetap nggak bisa masuk. 

KUNCI MOTOR PATAH !!



Mana sudah pukul tujuh kurang 15 menit. 
(Jarak sekolah Dhia tidak lebih dari 10 menit jika naik motor. Itupun sudah termasuk parkir dan jalan dari tempat parkir ke gerbang sekolah). Huwaaaa...! Gimana, nih? Mana hari ini saya juga harus nganter Akram sekolah TK yang jaraknya jauh dari rumah. Alamat akan telat dua-duanya. Mulai deh drama hari pertama masuk sekolah.

Dalam keadaan panik gini, saya biasanya lambat mikir. hahaha 
Lalu baru inget, di depan gang biasanya ada tukang ojeg mangkal. Yaudah kami bertiga jalan dulu ke jalan raya. Saya sudah sumringah pas lihat tukang ojeg sampai si mang ojeg bilang bahwa sudah ada penumpang. huiiiiiks. Seandainya Abudi nggak berangkat pagi-pagi sekali, bisa satu ewang nganterin sekolahnya. 

Yaudin, kami bertiga akhirnya ke sekolah Dhia dengan jalan kaki. Saya minta maaf ke Dhia karena kejadian tak terduga ini. Dan Dhia pun mrembes, huhuhu.
Sampai di sekolah, upacara bendera sudah dimulai.

Setelah nganter Dhia, saya lanjut ngojeg ke sekolah Akram. Dari sini, detak jantung sudah kembali normal. Akram di hari pertamanya masuk TK, nggak ada drama nangis-nangis emaknya harus nungguin di kelas. Akram anaknya emang pemberani sih. 

Norak-Norak Bergembiranya sudah hilang....

Perasaan saya nganterin sekolah TK kali ini biasa aja. Nggak kayak dulu norak-norak bergembira, nggak nyangka, terharu, terus exited banget. Anak lucu dikit, cekrek! Anak sedang berbaris, cekrek! Anak bisa nyanyi maju di depan kelas, cekrek! Anak lagi main ayunan, cekrek! hahaha. Gitu deh kelakuan saya dulu waktu nganterin Dhia hari pertama sekolah TK.

Jadi saya maklum banget sama ibuk-ibuk yang pertama kali nganterin anaknya sekolah. Mereka sibuk foto sana-sini. Motret anaknya dengan berbagai posisi. wkwk

ah hyaaaks..! Tadi saya lupa mengabadikan foto Dhia dan Akram di hari pertama masuk sekolah.

Cimahi, 17 - 07 - 2017