26 January 2021

Pijat Bayi Menggunakan Minyak Telon Mama's Choice yang Aman untuk Kulit Sensitif

Melakukan pijat bayi atau baby massage menjadi kebiasaan saya sejak dulu. Kebiasaan yang diturunkan dari orang tua saya. Hingga kini saya rutin melakukan pijat bayi (eiimm mungkin bukan bayi lagi ya, karena si bungsu sudah 2 tahun lebih, hehehe). Sampai sekarang saya tetap memijat si bungsu tiap kali habis mandi. Sesekali, saya ajak si bungsu untuk Baby Spa. Namun, seringnya saya lakukan sendiri di rumah karena saya pun bisa melakukannya. 

Dari mana belajarnya? Pertama dulu dari tukang pijat bayi, bidan, dan dokter anak. Bahkan sekarang di youtube dan kanal-kanal kesehatan pun banyak panduan pijat bayi, loh.

minyak pijat bayi untuk kulit sensitif


Berikut tips memijat bayi yang saya pelajari dan manfaatnya.

Manfaat Pijat Bayi

Manfaat pijat bayi ada banyak. Berikut penjelasan singkat mengenai apa saja, di antaranya adalah:

1. Pijat bayi/anak membuat dia lebih rileks

Manfaat pertama dari pijat bayi adalah melancarkan peredaran darahnya serta meningkatkan kadar hormon oksitosin. Hal ini akan membuatnya lebih rileks dan senang. Jika bayi Mama rewel dan mudah gelisah, coba deh lakukan pijat bayi. Memijat bayi juga bisa mengurangi rasa sakit atau tidak nyaman saat ia mengalami masalah pencernaan atau saat giginya mau tumbuh.

"Tapi saya nggak bisa pijat bayi."

Belajar. Kalau nggak sempat belajar, membawa bayi ke baby spa (tukang pijat bayi) seminggu sekali sudah cukup.

2. Bayi dan anak akan tidur lebih pulas

Tidur yang nggak nyaman bisa menyebabkan bayi terbangun di tengah malam dan menangis. Bayi juga bisa capek dan pegal, bund. Makanya, lakukan minimal seminggu sekali. Pijatan membuat tubuh bayi menjadi lebih rileks. Biasanya, setelah dipijat ia menjadi lebih mudah terlelap, nggak rewel di malam hari.

Tidur malam yang pulas membantu pertumbuhan dan perkembangannya lebih optimal, loh.

3. Meningkatkan ikatan batin yang lebih kuat (dengan ibu)

Sebelum mengerti bahasa dan ucapan, ia terlebih dahulu berkomunikasi lewat sentuhan fisik. Memijat bayi adalah sebuah kegiatan yang paling saya sukai. Sambil pijat, saya tatap binar matanya yang bening. Rasanya bahagia banget, Ma. Coba deh.

Terus, sambil dipijat juga diajak bercanda. Sambil dicium atau dikelitikin. Bayi akan tertawa lepas dan binar bahagia terpancar dari matanya.

4. Melatih kepekaan saraf dan indra peraba bayi

Pijat yang ibu lakukan juga akan merangsang saraf anak. Lalu, otot-otot bayi juga akan jadi lebih fleksibel dan kuat. Pegal-pegal akan hilang dan berganti rileks.

5. Mendukung pertumbuhan otak bayi

Lewat pijatan yang ibu lakukan, si kecil akan belajar berbagai hal baru. Mulai dari variasi sentuhan, aroma dari minyak pijat, hingga komunikasinya dengan sang ibu..

6. Menambah kepercayaan diri orangtua

Banyak orangtua yang merasa kewalahan, takut, dan cemas berlebihan setelah melahirkan bayi. Dengan memijat bayi, saya jadi berpikir positif, dan percaya diri dalam menghadapi anak saya. 

7. Mendukung perkembangan anak termasuk meningkatkan berat badan

Anggota tubuh bayi ketika mendapat rangsangan berupa pijatan lembut akan semakin cepat pertumbuhan dan perkembangannya. Selain itu, juga membantu meningkatkan berat badan. Badan anak yang nyaman, perutnya nyaman, makannya jadi enak dan lahap karena pencernaan lancar. Tentu saja dibarengi dengan makanan seimbang, sehingga penyerapan nutrisi lebih efisien dan berat badannya meningkat.

Persiapan Memijat Bayi dan Anak

Memijat bayi tentu harus paham caranya. Namun kita juga perlu tahu apa saja persiapan sebelum memijat bayi supaya berjalan dengan baik.

Pertama, sebaiknya dilakukan 45 menit setelah bayi menyusu atau makan. Jika terlalu cepat melakukan pemijatan bisa membuatnya muntah karena perut masih penuh.

Lalu, siapkan alas pijat berupa handuk atau kain lembut serta popok kain atau popok sekali pakai untuk ganti setelah dipijat.

Menutup tirai atau meredupkan lampu ruangan supaya cahayanya tidak terlalu menyilaukan bagi si kecil. Pastikan suhu ruangan cukup hangat karena selimut dan pakaian bayi dilepas selama ia dipijat.

Pada saat memijat bayi, saya biasanya mengandalkan feeling. Kira-kira sebesar apa tekanan yang disukai anak saya. Saya perhatikan reaksi anak saya terhadap gerakan pijatan yang saya lakukan. Biasanya anak akan menangis kalau merasa tidak nyaman. Waktu pemijatan kurang lebih 15 menit. 

Elus atau usap-usap bayi dengan gerakan yang pasti, tetapi tekanannya lembut. Untuk bayi baru lahir tanpa tekanan, namun untuk anak seusia Arfan, beri tekanan sedikit. Biasanya anak saya jika dipijat akan merem melek keenakan. hihihi. Lucu banget ekspresinya.

Menggunakan minyak pijat bayi yang lembut dan aman untuk kulit sensitif. Seperti Mama's Choice Baby Calming Tummy Oil yang diformulasikan khusus untuk bayi. Aman dan tidak menyebabkan iritasi bahkan untuk kulit bayi yang sensitif. Mama’s Choice Calming Tummy Oil bisa dipakai untuk memijat bayi yang rewel

minyak pijat bayi yang lembut dan aman untuk kulit sensitif

Baca juga: Review Mama's Choice baby Calming Tummy Oil


Mama dapat membelinya di website MAMA'S CHOICE. Gunakan kode MAMAUWIEN untuk mendapatkan potongan sebesar Rp 25.000 untuk minimal pembelanjaan Rp 90.000

Yuk, Maa.. lakukan pijat meski anak sudah berusia 2 tahun. Supaya anak nggak rewel karena no pegal-pegal club.

0 komentar:

Post a comment

Hai, terima kasih sudah membaca dan berkomentar. :)
Mohon maaf komentar dimoderasi karena banyak spam yang masuk.