04/03/2018

ISTRI PAMER DAN PAMRIH

Buat suami-suami di luar sana.

Istrimu sering uring-uringan, ngomel-ngomel, atau marah-marah? Padahal kan transferan tepat waktu, uang belanja juga full, plus sering diajak piknik dan belanja. Tapiiii,kok masih senewen aja ya. Masih manyun aja, ya.
Bisa jadi istrimu kurang mendapat pujian atau sanjungan darimu. Hal sepele kelihatannya. Tapi ini salah satu KOENTJI istri merasa selalu disayang dan bahagia.
Pujilah saat ia sudah menyiapkan hidangan untukmu dan anak-anak. Pujilah saat rumah rapi. Pujilah saat ia selesai nyuci dan nyetrika. Pujilah saat ia habis mandi sehingga ia bersih dan wangi walau nggak dandan.
Pujilah dengan sepenuh hati. Kalo nggak bisa memuji/menyanjung sepenuh hati, ya basa-basi aja juga sudah cukup. 😉

"Ngapain lah dipuji-puji segala? lebay!"

Kalau Anda berpikiran begitu, emang nggak takut kalau istri Anda dipuji dikit saja sama lelaki lain, dia langsung "terbang"? 😬

*)Thanks to A Budi yang sering banget memujiku, sehingga saat dipuji laki-laki lain akunya biasa aja, nggak deg-degan apalagi terbang karena sudah puas mendapat pujian dari suami di rumah. 😝

Buat istri-istri di luar sana.

Jika suamimu jarang sekali memuji bahkan nggak pernah sama sekali, mintalah kepadanya, terus teranglah bahwa kamu ingin disanjung.
"Mas/akang/ayah/papi/abi, mbokya aku ini dipuji dikitlah. Udah masak komplit gini, masa nggak ada terimakasih-terimakasihnya setelah makan kenyang." 😏

Atau dilain waktu ketika Anda pengen dipuji tetapi suami malah diem-diem bae nggak peka...bilang aja secara langsung. Dengan begitu kita membantu suami memenuhi kebutuhan batin istrinya.

Aku mah suka gitu, kalau A'Budi dalam sehari sama sekali nggak ada pujian (maklum sih karena kesibukan bekerja dan lain lain kadang istri dilupakan), aku bakal ngirim foto di whatsappnya, 
"Nih rumah udah rapi dan kinclong." 
"Udah masak lauk kesukaan buat makan malam."
Biasanya kalau aku kirim whatsapp, beliau akan membalas secepat kilat. bhahaha 😄😄
Atau kalau nggak kirim WA, aku begini: kadang aku nylamur(ngomong sendiri) di depan cermin meja rias setelah bersih-bersih diri sebelum tidur. Sementara beliau asyik sendiri di atas kasur sambil membaca atau nonton atau main game di HP. 
"Duh, aku kok cantik banget sih kalau nggak pakai make up kayak gini, cantiknya alami. *sambil elus-elus pipi atau nyemprotin minyak wangi*" 💃💃

Kalau udah gitu, biasanya A'Budi langsung terkekeh terus bilang :
"Hai, cantik! Udah wangi euy. Sinih!" Kemudian lanjut nguyel-nguyel. 😚😚

Begitu pula sebaliknya, pujilah suami Anda agar ia nggak GR saat mendapat pujian dari wanita lain di luar sana.
Yeaaah, memang kedengarannya sepele kan? But, trust me, itu akan membuat pasangan kita bahagia dan merasa berharga.

Salam, dari si bumil happy 
UwienBudi 💕💕
Reaksi:

5 comments:

  1. wanita memang tempatnya dipuji ya bu kalau bukan suami yang muji , masa orang lain yang harus muji

    ReplyDelete
  2. Subhanallah makasi bumil hepi udah ngingetin 😘😘

    ReplyDelete
  3. Suami saya termasuk yang jarang muji. Tapi sayanya juga begitu, kalau dia lagi muji suka saya komen, "Apaan, sih?" Bener-bener pasangan yang romantis kalau kami hahahaha

    ReplyDelete
  4. Bener juga ya mba bumil :)
    Saya kadang risih dipuji-puji, tapi mungkin karena itu saat saya dipuji laki-laki lain, biasa aja tuh hahaha.

    ReplyDelete
  5. Hahahaha, bener sih mba.. Aku dan suami termasuk jrg saling muji. Lbh seneng lewat kejutan2 dan tindakan lgs :p. Tp pengen juga sih kdg ngarepin suami muji, walopun dipikir2 aku nya pasti lgs anggab aneh, krn ga biasa hahahaha.. Serba salah :p

    ReplyDelete

Hai, terima kasih sudah membaca dan berkomentar. :)
Mohon maaf komentar dimoderasi karena banyaak spam yang masuk.