17 April 2020

Pengalaman Melahirkan di Bidan Purwanti Cimahi

Halo semua...
Kali ini saya mau cerita pengalaman melahirkan di bidan Purwanti yang beralamat di Lembur Sawah kelurahan Utama, Cimahi Selatan, Kota Cimahi. Cerita ini berawal dari permintaan pembaca blog yang ingin mendengar/membaca review melahirkan di bidan Purwanti.

Baiklah, langsung aja yaa



Pengalaman Melahirkan di Bidan Purwanti


Saya melahirkan di bidan Purwanti pada bulan Juni 2012 saat melahirkan anak ke-2. Wow, udah lama banget ya? Apakah masih relevan dengan kondisi sekarang di 2020? Iya, sudah lama banget dari tulisan ini dibuat. Tentunya sudah banyak perubahan yang terjadi. Personel dan asistent bidan pun sudah banyak berubah. Terakhir kali saya ke bidan Purwanti itu waktu memeriksakan kandungan si bungsu yang waktu itu berusia 4 atau 5 bulan dalam kandungan. Dan saya udah nggak ada yang kenal loh orang-orangnya. hahaha

Namun, saya senang karena bidan-bidan di sana sekarang ramah-ramah banget.

baca juga: Review Celana Hamil

Waktu periksa kehamilan ke-3, saya jauh-jauh datang ke sana karena di tempat baru ini (Cimahi Utara) saya belum menemukan bidan yang 'klik' dan 'klop' dengan saya. Jadi saya ngajug-jug jauh-jauh ke sana. hehe


Kembali ke cerita persalinan anak ke dua di bidan Purwanti, ya

Waktu itu saya masih tinggal di Cibeber, kecamatan Cimahi Selatan. jarak dari tempat tinggal ke bidan Purwanti tidak terlalu jauh.

Sekitar jam 2 siang, saya mulai merasakan ada tanda-tanda melahirkan. Kemudian saya minta antar Abudi untuk periksa ke bidan Purwanti. Katanya masih pembukaan 1, saya disuruh pulang dulu aja. Yaudah saya pulang.

Setelah Maghrib, gelombang cinta mulai kerasa lebih sering dan lebih lama. Saya, suami, dan ibu berangkat ke bidan dengan membawa perlengkapannya. Sementara Dhia yang waktu itu masih 3 tahun saya titipkan di bibi.

Sampai di bidan, saya langsung di periksa pembukaan. Saya sudah lupa waktu itu sudah pembukaan berapa. Yang saya ingat, saya nunggu lagi dan masih bisa sambil berjalan-jalan di sekitar kamar bersalin. Gelombang cinta bertambah sering, lama, dan sakit banget. Setelah itu, saya diminta masuk ke kamar bersalin. Waktu itu pukul 8 malam kalo gak salah. Maklum yaa udah lama banget jadi ketepatan waktu sudah tersamarkan. haha

photo by: Devi Indriyani


Diperkirakan paling lama jam 12 malam, bayi lahir. Pukul 11 sudah pembukaan sempurna.

Waktu itu yang menangani saya asisten bidan 2 orang ( saya pun udah lupa nama asistennya ), sementara bu bidan Purwanti tengah mudik. huhuhu

Rasa kepengin mengejan sudah tak tertahankan, namun kata asisten bidannya saya disuruh tunggu tunggu dan tunggu. Katanya, bayinya masuk lagi-masuk lagi, padahal sudah pembukaan sempurna. Saya menunggu hingga 2 jam lebih. Subhanallah

Kedua asisten bidan bergantian menunggui saya. Sungguh "nikmat" menahan diri untuk tidak mengejan. Dan itu berlangsung selama 2 jam lebih.

baca juga: Melahirkan Anak Ketiga, Dua Kali Mengejan Saja

Karena sudah tidak sabar, ditambah mbak asisten bidan juga nggak terlalu sabar, plus Abudi yang cerewet, emosi saya meledak!!! hahaha

Saya dengan nada tinggi menyuruh Abudi untuk sholat 2 rakaat.

"Sholat aja sana!! Dari pada cerewet dan berisik di sini!!
((KEZEL BANGET AKUTU!!))  lol

MasyaAllah begitu Abudi selesai sholat 2 rakaat itu, Akram lahir.

Penyebabnya terkuak, kenapa setelah pembukaan sempurna pukul 11 malam itu si kepala bayi malah masuk lagi-masuk lagi ke dalam. Ternyata ada lilitan plasenta di badannya.

Tapi alhamdulillah... kedua asisten bidan menangani saya dengan baik sehingga tidak sampai dilarikan ke rumah sakit.

Setelah saya dan bayi dibersihkan, saya pindah ke ruang nifas.

Pengalaman Periksa Kehamilan di Bidan Purwanti 


Karena waktu persalinan tidak ditangani langsung oleh bidan Purwanti, saya akan cerita saat periksa terakhir kali (waktu hamil anak ke-3). Menurut saya, Bidan Purwanti itu enggak ramah-ramah amat. hihi maafkan ya jujur. Tapi nggak jutek juga sampai bikin illfill. Biasa aja gitu. Ya maklum aja sih, kalau senyumnya nggak terlalu banyak, habis pulang kerja di rumah sakit lanjut di klinik sendiri. Kebayang sih capeknya. Wajar aja kalo senyumnya pun irit.

Tapi itu nggak terlalu berarti karena bidan Purwanti sangat bagus dalam menangani ibu hamil. Pemeriksaannya mendetail, memeriksa posisi bayi dan sebagainya pun nyaman. Dalam menjelaskan dan menerangkan terkait kondisi bayi maupun pertanyaan pasien itu mudah dimengerti, jelas, dan terperinci. Makanya saya balik lagi-balik lagi ke sana.

Ruang pemeriksaannya sekarang bagus banget.
foto by: Devi Indriyani

Saya bisa bilang (eh nulis) seperti itu karena pengalaman pernah ketemu beberapa bidan yang jutek, bikin illfill, dan menerangkannya belibet dan susah dimengerti. Emang ada yang seperti itu? adaaaa

Klinik bersalin bidan Purwanti luas banget. Parkirnya lumayan luas. Bisa masuk mobil.
Di klinik ini, ruangannya lengkap. Ruang bersalin ada 2 (kalo gak salah), ruang pemeriksaan, ruang KB, ruang nifas yang terdiri dari banyak kamar. Mushola luas dan bersih.

Kamar nifas/ kamar yang dipakai setelah melahirkan ada banyak banget. Ada yang biasa, ada yang VIP. Perbedaan kamar biasa dan VIP terletak pada kamar yang lebih luas, ada TV, dan kamar mandi di dalam. Sedangkan untuk kamar biasa tidak ada.

Biaya Melahirkan di Bidan Hj Purwanti Muhajir


Waktu saya periksa kehamilan anak ketiga di bidan Purwanti, saya sempat menanyakan berapa biaya melahirkan di sana. Ada dua macam, yaitu biasa dan VIP.


  • Biasa

Biaya Rp 700.000
fasilitas:
- persalinan
- imunisasi pertama
- obat
- mendapat kamar biasa (kamar mandi tidak di dalam)


  • VIP

Biaya Rp 1.500.000
fasilitas:
- persalinan
- imunisasi
- obat dan pembalut nifas
- ruang VIP (lebih luas, kamar mandi di dalam)
- makan

baca juga: Tips Melahirkan Lancar dan Sehat

Alamat:

Gg. Lestari, Utama, Kec. Cimahi Sel., Kota Cimahi, Jawa Barat 40533
(masuk dari jalan Leuwi Gajah ke jalan Lembur Sawah)

Telepon:

0822-2761-8460
0857-1177-1339


Demikian yaa pengalaman saya melahirkan dan periksa kehamilan di bidan Purwanti, kalau diantara teman-teman pembaca yang tahu informasi terbaru tentang bidan Purwanti, langsung tulis di komentar yaa. Supaya ada update untuk tulisan ini.

terima kasih :)


0 komentar:

Post a comment

Hai, terima kasih sudah membaca dan berkomentar. :)
Mohon maaf komentar dimoderasi karena banyak spam yang masuk.