28 May 2019

Butuh Pijat Panggilan? Pakai GO-MASSAGE aja!

Halo semua.. Perkenalkan, saya ibu rumah tangga dengan tiga anak yang masih usia SD dan satu bayi, tanpa asisten rumah tangga/pembantu. Kegiatan ibu-ibu emang tiada habisnya, ya kan kan kan? Mulai dari jaga dan mengasuh anak, membersihkan rumah, laundry baju dan cuci piring, memasak dan sebagainya saya kerjakan sendiri. Jika sudah badan capek, pegal-pegal dan kurang istirahat, bisa memicu stress pada ibu rumah tangga. Untunglah masih ada suami yang mau berbagi peran. Saya nggak bisa bayangin seandainya suami  cuma mencari nafkah aja tanpa mau ikut mengerjakan pekerjaan rumah. Apalagi pada saat Ramadhan, tentunya rutinitas berbeda dari hari-hari biasanya sehingga membuat badan lebih cepat lelah. Jika dirasa enggak kuat masak, saya akan mengandalkan warung matengan tetangga. Sangat membantu meringankan kerjaan memasak.



Kalau badan sudah pegal-pegal, terasa lelah dan capek, saya biasanya datang ke rumah tukang pijat perempuan langganan saya. Jarak rumah ke tukang pijat nggak jauh-jauh amat sih, Cuma sekitar 3 km. Tapi kalau lagi repot dan banyak kerjaan gini, apalagi bayi juga harus dibawa kan.. saya nggak bakal nyempetin datang ke rumah tukang pijat. Jika ditunda-tunda biasanya semakin kerasa capeknya. Pegal di badan dan masuk angina jika nggak segera ditangani bakalan menyiksa banget. Belikat semakin sakit bahkan sampai susah napas.

Untunglah sekarang ada layanan pijat panggilan. Dengan GO-MASSAGE kita bisa memanggil tukang pijat ke rumah atau di manapun seperti di kantor. Yup, GO- MASSAGE adalah penyedia layanan pijat professional keluarga on-demand dari aplikasi GO-LIFE.  Kebetulan pas kemarin saya pengen santai-santai setelah semalaman begadang, sambil ngabuburit saya pesan tukang pijat lewat GO-MESSAGE.


Gimana cara pakai GO-MASSAGE?


Pertama, saya buka aplikasi GO-JEK lalu pilih pada menu GO-MASSAGE. Karena saya belum punya aplikasi GO-LIFE, saya diarahkan untuk mendownload aplikasi GO-LIFE di play store. Download aja. Kemudian saya masuk dengan nomor handphone (atau email ) yang sudah terdaftar pada aplikasi GO-JEK. Nggak perlu bikin akun baru, ya.
Kalau kalian belum punya GO-JEK dan GO-LIFE? Download dulu dong. Hehehe

Kedua, saya baca-baca dulu informasi yang ada serta syarat dan ketentuannya. Ternyata ada banyak pilihan, lho di GO-MASSAGE  ini. Nggak Cuma pijat relaksasi seluruh badan, ternyata ada banyak pilihan lainnya. Ada body rejuvenation, reflexology, Beauty Massage. Masing-masing kategori pun masih banyak pilihannya.



Kemarin saya nyobain Body Massage biasa sesuai kebutuhan saya. Body Masage ini merupakan pijat relaksasi yang bermanfaat untuk melemaskan otot, melancarkan peredaran darah, menyegarkan badan, dan menghilangkan pegal-pegal setelah aktivitas padat.

Pada waktu memesan tukang pijat panggilan, ada beberapa poin yang harus kita pilih. Yaitu:
- Jenis kelamin kita (pemesan)
- Durasi. Ada 60 menit, 90  menit, dan 120 menit. Saya pilih yang 60 menit aja dengan biaya Rp 65.000. kalau yang durasi 90 dan 120 menit biayanya adalah Rp 90 ribu dan 120 ribu.
- Ceklis pada kolom informasi penting yang berisi pernyataan bahwa kita (pelanggan) mengerti bahwa GO-LIFE mengawasi dan menindak tegas segala pelanggaran termasuk pelecehan seksual sesuai hukum dan Undang-Undang.
- Pilih jenis kelamin therapist-nya. Tentu saja saya pilih yang wanita.
- Jika sudah, lanjut  ke lokasi pesanan. Isi sesuai peta di mana alamat kita mau dipijit. Apakah di rumah atau di kantor atau di tempat lainnya.
- Lalu bayar. Ada dua metode pembayaran, tunai dan GO-PAY. Saya memilih metode pembayaran dengan GO-PAY dong. Lalu gunakan kode voucher supaya dapat potongan harga.



Nggak lama kemudian mbak tukang pijatnya datang. Begitu datang langsung mengeluarkan “alat tempur” untuk memijat. Oiya, peralatan pijat sudah disediakan oleh therapist, diantaranya: matras, seprai, kain panjang, dan minyak pijat. Namun kalau mau pakai punya kita sendiri nggak masalah kok. Kemarin waktu pijat, saya pun memakai peralatan punya saya sendiri.
Lama pemijatan sesuai orderan  saya yaitu 60 menit atau 1 jam tepat. Bagian yang dipijat yaitu kaki, punggung, tangan, dan kepala.  Terapist-nya ini sudah berpengalaman dan teruji tes kelayakan, loh. Sewaktu ngobrol sebentar di awal, secara berkala para therapist ini diberikan pelatihan dasar.

Terapist yang saya order mijetinnya enakeun pisan . Badan saya jadi rileks dan hilang pegal-pegal serta capek di badan. Sungguh ngabuburit yang berfaedah ini mah.



Saya baru pertama kali menggunakan layanan pijat panggilan GO-MASSAGE ini dan saya puas dengan pelayanannya. Saya nggak perlu keluar rumah, tinggal pesan lewat aplikasi lalu menunggu tukang pijatnya datang ke rumah. Kayaknya saya bakalan menggunakan GO-MASSAGE lagi untuk menggunakan jasa tukang  pijat panggilan ke rumah.

Demikian review GO-MASSAGE sesuai pengalaman saya kemarin.  Teman-teman ibu-ibu sekalian yang nggak bisa keluar rumah buat pijat badan, mending cobain dengan layanan pijat panggilan ini. Bisa pijat di rumah sambil ngawasin anak, nggak perlu dandan dulu atau nyetir dulu atau keluar uang buat bensin, dll.

Oiya, saya punya kode referral yang bisa kalian gunakan supaya dapat reward diskon atau potongan harga. Gunakan kode referral ini saat anda download aplikasi GO-LIFEdan melakukan order pelayanan apapun di aplikasi tersebut. Kode referral: UWIENBUDBAIK



Sebagai ibu rumah tangga, kita wajib menjaga kesehatan badan dan kesehatan jiwa. Jadi, jangan tunda jika badan meminta untuk dirawat yaaa.

Salam sayang untuk ibu-ibu dimanapun berada
Uwien
This entry was posted in

3 comments:

  1. Aku kok ketagihan ya dipijat sama terapis yang kemarin di GO-MASSAGE? Hihihi. Suka banget sama layanan yang satu ini.

    ReplyDelete
  2. Waaah lihat ini jadi auto pengin pijet. Walaupun anak2 sudah besar tapi capek banget ngurus rumah nggak beres2.

    ReplyDelete
  3. Ngomongin Go-Massage, aku punya cerita:
    Jadi, expat yg tinggal di Jakarta pake jasa ini... dia belum bisa bahasa Indonesia dan pekerja Go-Massage-nya pun gak bisa bahasa inggris. Ketika si ekspat mau bayar, ya dia bingung harus bayar berapa.... dikeluarkan lah satu lembaran dolar senilai $100. Mbak'e bingung gimana bilangnya, tapi tetap diterima lalu pergi aja gitu bawa uang yang bukan menjadi hak-nya. Ini kejadian udah lama sih. Udah setahun lalu. Ya kalo logikanya bisa jalan sih, dia tinggal tunjukin harga tertera di aplikasinya...

    Ya udah sekedar pengalaman aja sih. Si ekspat pun cerita sambil tertawa dan geleng2 kepala. Sama-sama salah juga.. hahah, di sini ada2 aja bayar pake dolar segala...

    Awalnya dia bilang pihat Go-Massage mahal. Ya aku protes... gak kok. Gak lebih dari 100 ribu RUPIAH. Lalu dia kaget... "Huh? I gave her $100!!"
    Aku ngakak.. "How come?"
    Barulah dia cerita... hahahahaha. Aku bilang aja, "Consider that as a good deed aja lah..."

    ReplyDelete

Hai, terima kasih sudah membaca dan berkomentar. :)
Mohon maaf komentar dimoderasi karena banyak spam yang masuk.