29 Nov 2018

Waspada Bahaya Keguguran Tanpa Kuret Bagi Ibu Hamil

Waspada Bahaya Keguguran Tanpa Kuret Bagi Ibu Hamil - Kehamilan sejatinya menjadi suatu momen yang sangat dinantikan oleh seorang perempuan yang baru atau telah lama menikah. Tanda awal kehamilan seperti nyeri pada payudara, munculnya bercak darah seperti menjelang menstruasi, mood swing, gampang tersinggung, mudah marah, tubuh mudah merasa lelah, muncul keinginan makan makanan tertentu (ngidam), mual dan merasa nyaman pada perut serta mengalami kram perut merupakan tanda yang wajib dikenali. Tapi, tidak semua perempuan mengalami kehamilan yang normal, ada beberapa diantaranya yang mengalami suatu hal yang menyedihkan seperti keguguran.



Keguguran sendiri merupakan suatu tahap ketika janin yang sedang berkembang di dalam Rahim dalam waktu tertentu tiba – tiba berhenti berkembang atau mengalami kematian. Kondisi tersebut memaksa janin harus dikeluarkan dari rahim sang ibu. Semua ibu hamil dapat mengalami potensi keguguran dengan usia kehamilan yang berbeda – beda. Mulai dari proses kehamilan tahap awal, sampai tahap akhir. Proses tersebut akan memaksa sebuah tindakan aborsi yang nantinya akan dilakukan secara alami. Keguguran juga banyak ditemukan pada ibu hamil dari berbagai usia dan juga usia kehamilan. Menurut ahli kesehatan khususnya kandungan, risiko tinggi penyebab keguguran biasanya terjadi pada 12 minggu pertama.

Lalu apa itu kuret? 

Kuret merupakan bagian dari prosedur medis yang paling sering dilakukan untuk membantu membersihkan rahim dari jaringan janin atau bayi yang telah meninggal. Pada dasarnya kuret ini tidak perlu dilakukan jika usia kehamilan kurang dari 7 minggu. Akan tetapi, kuret masih tetap harus dilakukan jika ternyata masih terdapat jaringan janin yang tertinggal di dalam rahim sang ibu. Tindakan tersebut bahkan mampu menghilangkan semua jaringan rahim dengan menggunakan sebuah alat khusus yang masuk pada bagian leher ramin dan rahim seperti pada proses tindakan kuret untuk janin yang tidak berkembang.

Ada beberapa kasus dimana seorang ibu tidak mau menjalani kuret. Hal ini disebabkan karena ketakutan terhadap proses maupun pemulihan setelah mendapatkan  kuret tersebut. Terdapat berbagai komplikasi yang dapat muncul setelah kuret, beberapa diantaranya seperti alergi terhadap beberapa jenis obat yang dipakai selama kuret, ibu dapat mengalami suatu masalah kerusakan leher rahim karena alat yang digunakan pada saat kuret berlangsung, infeksi pada orang reproduksi dan rahim dan timbulnya permasalahan lain pada rahim seperti tumbuhnya jaringan tidak normal pada rahim. Meski ada beberapa kasus keguguran pada usia di bawah 7 minggu, namun biasanya ibu hamil tetap memerlukan kuret dan terdapat beberapa bahaya yang dapat terjadi karena tidak melakukan kuret.

pic source: huggies.com.au


Beberapa kasus ibu yang menolak untuk kuret, biasanya berisiko terjadinya beberapa kendala atau gangguan kesehatan seperti mengalami kista, tekanan mental, kanker rahim, anemia, pendarahan dan masalah kesehatan rahim. Maka dari itu, jika dokter sudah menganjurkan untuk dilakukan kuret, seharusnya ibu hamil mengikuti prosedur tersebut untuk kesehatan rahim. Untuk itu setiap ibu hamil wajib menjaga kesehatannya pada saat kehamilan dengan berbagai upaya – upaya yang dianjurkan oleh ahli kandungan atau kesehatan. Selalu melakukan check up secara rutin minimal satu bulan sekali ke dokter kandungan untuk melakukan pengecekan terhadap bayi dan kandungan.

Itulah beberapa hal yang perlu Anda ketahui seputar bahaya keguguran tanpa dilakukannya kuret. Untuk perempuan yang baru menikah atau telah menikah lama, ada juga tips mengetahui tanda awal kehamilan sebelum telat haid yang bisa Anda ketahui. Hal ini bisa menjadi pertanda awal yang bisa langsung dipastikan dengan menggunakan test pack.

1 comment:

  1. Dulu, saat kehamilan anak ke 2 usia 3 bulan, istri saya mengalami keguguran dan pendarahan hebat karena terjatuh. Atas saran dokter istri saya harus di kuret, dan alhamdulillah proses operasi berjalan lancar.

    ReplyDelete

Hai, terima kasih sudah membaca dan berkomentar. :)
Mohon maaf komentar dimoderasi karena banyaak spam yang masuk.