1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14

01 June 2018

Mengabadikan Kenangan dengan Album PHOTOBOOK

Dalam setiap foto selalu ada cerita tersendiri di dalamnya. Seperti ketika saya menemukan sebuah album foto lama di bagian paling bawah lemari buku. Berdebu. Sebagian fotonya sudah rusak dimakan usia. Ingatan saya melesat jauh ke masa lalu. Lalu menayangkan kembali rekaman peristiwa yang terjadi pada waktu itu.

Ketika melihat di album foto masa-masa kecil yang jumlahnya hanya satu dua saja, teringat lagi saat usia balita, saya sering digendong belakang sama Bapak dan dibuatkan wayang-wayangan dari tangkai daun singkong. Pun teringat waktu jalan-jalan bareng Simbok ke candi Borobudur. Atau teringat waktu kakak perempuan saya menikah, sementara di foto itu saya masih berusia 5 tahunan.



Apakah akan sama ingatan kita seandainya tidak ada foto? Mungkin iya, mungkin juga tidak. Iya, karena sebuah kenangan akan sulit kita lupakan jika sudah terpatri di memory. eaaa
Bisa juga tidak, karena manusia tempatnya lupa. Ada sebagian kenangan yang secara tak sadar akan terbuang dari ingatan sekalipun itu peristiwa penting. Ada waktunya kita akan melupakan rasa yang pernah ada

Maka, mengabadikan kenangan lewat sebuah foto itu penting banget, menurut saya. Makanya dimana ada kesempatan untuk berfoto, saya akan mengambil foto sebanyak-banyaknya.

***

Sekarang ini, zaman sudah enak. Canggih. Kita bisa punya ribuan foto di HP. Bisa berfoto satu gaya puluhan kali jepret. Bahkan bisa ratusan. Kalau pengen lihat foto-foto, nggak harus cetak dulu ke tukang foto. Tinggal buka HP atau laptop aja, tempat kita menyimpan foto-foto tersebut.

Beda dengan dahulu kala dimana mempunyai kodak adalah sebuah kemevvahan ( ini merk tapi sudah menjadi sebutan umum untuk tustel ). Masih ingat ini kan gaes?

tustel jadul (pic source : IDN Times)
Tustel jadul dimana kalau mau dipake, harus diisi dengan 'film' dulu. Terus malapetaka jika masang filmnya kebalik. Foto-foto yang udah diambil nggak akan terekam di-filmnya. Atau motretnya gak bener jadi foto-fotonya "kebakar". *nangis kejer*

Foto rame-rame bareng teman nggak kayak sekarang, bisa diatur supaya semua terlihat kece. kalau pakai tustel, sekali jepret yaudah sih nggak ada pengulangan. Pokoknya hasilnya bagus atau jelek ya cuma itu satu-satunya foto.

Terus, masih ingat juga puluhan tahun lalu, saya menyimpan dengan baik negatif film bagaikan harta berharga. Soalnya kalau itu rusak, maka nggak bisa nyetak foto lagi. 

NEGATIf FILM  (pic source : Pixabay)

Lalu, dengan adanya smartphone ataupun laptop dan komputer, apakah menjamin semua foto-foto akan tetap aman?

Nggak juga sih. Semua itu nggak menjamin foto-foto tetap aman. Namanya teknologi bisa rusak. Seperti kejadian yang menimpa komputer saya 5 tahun yang lalu. Karena listrik di rumah sering ngejepret, mengakibatkan motherboard dan memory komputer rusak. Bayangin, memory 1 Terabyte hilang seketika. Sudah dicoba dipindahin ke komputer lain tapi nggak bisa kebaca juga. *cry*

Semua foto-foto dari foto sebelum nikah, foto perikahan, foto Dhia bayi sampai ratusan judul drama korea ada disitu. Semua lenyap!! huhuhu
Bisa sih sebenarnya kalau dibenerin, namun kalau dibenerin biayanya hampir sama dengan harga harddisk baru. Terus ngeri juga kalau foto-fotonya diambil sama kang servicenya, ya kan? 

Terus, saya gak sengaja lihat iklan di timeline/feed Instagram tentang tempat cetak foto online di ID PHOTOBOOK
Ya ampun, yang namanya cetak foto semudah ngitung 123 aja. Coba ngaku yang di HPnya banyak foto-fotonya. *akuu! belum apa-apa udah ngaku. hehe
Di ID Photobook bisa cetak foto dari HP, lho. Tinggal kunjungi webnya aja, terus pilih-pilih album mana yang disukai beserta temanya. Transfer. Terus pilih foto yang mau dicetak dan apload foto di web.
Kita tinggal nunggu album photobook-nya jadi dan diantar ke rumah.

Pengiriman sehari sampai dari Yogjakarta.  Packagingnya rapi. YAY!

Beberapa waktu yang lalu, saya pengen coba-coba cetak foto biar ala-ala majalah gitu. Lalu setelah galau pilih paket yang mana yang mau dipilih, akhirnya saya kesengsem sama yang satu ini. Saya pilih warna cute purple.

warna cute purple ngegemesin
Setelah jadi dan photobook-nya sampai di rumah, ternyata emang cute. (warna foto di bawah ini sedikit lebih tajam karena filter di HP)

Album LARGE

Saya puas sama hasilnya.

  • Desain bisa milih sesuai selera. Ada banyak pilihan desain sampul dan layout isi.
  • Sampul photo book-nya hard cover berbahan duplex.  Isinya menggunakan artpaper 360 yang tebal. Di sampul belakang terdapat foil beruliskan idphotobook.
  • Bebas pilih tema sampul juga.
  • Hasil cetak ID photobook bagus dan berkualitas.
  • Terus dikasih kata-kata mutiara gitu yang bisa bikin baper pas buka-buka photobooknya lagi.
  • Packaging rapi, di dalamnya menggunakan buble.
  • Dikasih kotak untuk menyimpan photobook.
  • Pengiriman cepat sampai. 
  • Harganya juga terjangkau. 
  • Desain kayak majalah


fotonya sih biasa, tapi dicetak jadi buku kek gini,
apalagi dikasih kata-kata romantis, kok jadi baper ya.

"Dimulai dengan cinta, 
dibangun dengan kasih sayang, 
dan dipelihara dengan kesetiaan"



Untuk harga cetak foto di ID Photobook ini mulai dari Rp 99.000  sampai dengan 350.000.  dan juga desainnya, lebih lengkap cek saja ke :
web :  ID Photobook
ke instagramnya : @id.photobook 
fb  : idphotobook
youtube : idphotobook
whatsapp : 085852905400


42 comments:

  1. Aku juga cetak 3 sekaligus cz dari zaman nikah sampe punya anak gapunya album foto daripada memori hp penuh hahhah

    ReplyDelete
  2. Jaman makin canggih ya mbak, cetak fotopun makin mudah, bisa melalui online. Kreatifitas juga dituntut dalam memilih tema supaya hasil cetaknya sesuai selera dan memuaskan.

    ReplyDelete
  3. Wah, lucu fotonya. Iya juga ya, kita butuh foto fisik. Kadang-kadang yang fisik itu lebih berkesan. Dan lebih kita simpan dengan hati-hati. Gak kayak data digital yang mudah banget hilang,

    ReplyDelete
    Replies
    1. kalau data digital begitu kita klik tombol hapus, mk semua akan hilang

      Delete
  4. Aah...jadi ingat jaman nikah 8 tahun yang lalu.
    Maksain banget deeh...pingin dicetak kaya majalah ginii...

    Daaan...
    jaman semonoo...larangee mashaAllah.
    Ibu sama Bapak sudah gak sanggup membendung hasratku.

    Tapi memang jadi lebih awet.
    Asal disimpan rapi di tempat kering.

    ReplyDelete
    Replies
    1. kolo semono emang kek ginian mahal ya

      Delete
  5. aduh teh terus kumaha eta foto nikah lenyap huhuhu
    aku masih setia sama album foto jadul hahaha pengen coba juga cetak disini

    ReplyDelete
    Replies
    1. foto pernikahan ya hilang sudah

      Delete
  6. Ku juga pengen punya beginian, warna sampulnya cute abieezzz.. Cus ah pilihin dulu foto2 nya haha

    ReplyDelete
  7. Sekarang emang enak bisa foto berkali2, tapi saking banyaknya malah jadi bingung & galau pas milih mana yg mau dicetak hihihi

    ReplyDelete
  8. Semoga hasil cetaknya lebih bagus dari tahun kemarin ya karena konon mereka mengupgrade kualitas kertasnya.

    ReplyDelete
    Replies
    1. kertasnya mayan tebal yg ini mah teh

      Delete
  9. Saya juga order di idphotobook dan sekarang ketagihan pengen order lagi hehehe

    ReplyDelete
  10. Saya juga follow ig idphotobook ngiler banget emang lihat album fotonya ciamik.

    ReplyDelete
  11. Karena setiap foto menyimpan cerita, makanya harus diabadikan ya, Teh.
    Supaya lebih aman, cetak pakai IDPhotobook aja...

    ReplyDelete
  12. Sampai sekarang pun, bapak saya kalau nyebut kamera tetep pakai istilah kodak dan tustel. Memang legend sekali sepertinya merk kodak saat itu.
    Untung sekarang ada pilihan buat nyetak foto langsung tanpa ribet ya mbak, jadi insyaallah, memory kita tentang momen-momen istimewa bakal tetep ada. Nggak bakal ilang lagi kaya'file foto yang disimpen di hardisk.

    ReplyDelete
    Replies
    1. tapi semakin tua, ingatan bakal semakin menipis :(

      Delete
  13. Makin kesini makin enak aja, semua bisa online, gua nunggu buang air online aja lagi nih ckck

    ReplyDelete
  14. Waah keren nih. Bisa pilih sampul foto bukunya juga. Hemat waktu, ongkos juga. Photobook bisa meihat peluang sekitarnya ya, apalagi toko foto cetak semakin menipis sekarang ini. Jadi mudah, deh! 🙂

    ReplyDelete
    Replies
    1. udah jamannya digital ya teh,makin mudah dan murah

      Delete
  15. Aku mau bikin jugaa.. tapi kalau misalkan fotonya jadul gimana ya teh? kirimnya discan gitu ya buat upload via web?

    ReplyDelete
  16. bagus juga ya hasilnya, buat dokumentasi keluarga. Saya sendiri baru tahu apa itu idphotobook

    ReplyDelete
    Replies
    1. semoga informasinya bermanfaat y

      Delete
  17. Uwiiiiien, keren banget hasilnya yaaah!
    Aku juga bikin album khusus di Idphotobook buat Fathir trus sekarang Kayla malah jadi minta jugak muehehehehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. Akram juga minta dibuatin khusus foto dirinya sendiri. hihihi

      Delete
  18. jaman sekotarng banyak dipermudah ya mbak, aku juga punya banyak foto dan banyak yang belum dicetak

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya Mah, gak perlu lagi cetak foto bawa-bawa film ke kang foto

      Delete
  19. Aku pernah tuh ngalamin drama film pake negatifenya. Ngeselin kalau kebakar. Sekarang mah enak ya tingal cekrek, jadi. Jelek tinggal ulang. Paling asik emang kalau udah dicetak kayak idphotobook ini

    ReplyDelete
  20. Kujadi ingin bikin juga. Cover yang rainbow gemesin bangeeeet.

    ReplyDelete
  21. wah boleh nih,,, cetak ahh foto-foto dari bayi hingga sekarang :)

    ReplyDelete
  22. Aku ketagihan cetak foto2 travelingku di photobook :p. Puaaaaaas bangettt ama hasilnya. Kmrn itu krn aku pesen lbh dari 10 album, malah dikasih bonus banyaak :D. Jd sepertinya semua foto travelingku skr ini bakal diabadiin di album juga sih :D

    ReplyDelete

Hai, terima kasih sudah membaca dan berkomentar. :)
Mohon maaf komentar dimoderasi karena banyaak spam yang masuk.