Showing posts with label Ur Flavor Market. Show all posts
Showing posts with label Ur Flavor Market. Show all posts

14 February 2016

Ur Flavor Market, Tempatnya Makanan Unik

"Keliatannya enak, nich!"
Etapi, aku kan lagi diet.
"Aaah, tapi kapan lagi nyicipin makanan di Ur Flavor Market ini?"
Inget woi, ntu badan udah bulet kek gitu.
"Dietnya kan bisa besok lagi. Ah udah ah, makan aja!"
(Konflik batin yang lagi berusaha diet. Tapi dietnya besok lagi besok lagi.)

Gimana saya gak tergoda cobak, makanan unik-unik ada di sini. Dari yang ala-ala masakan barat sampai masakan khas Indonesia seperti bala-bala. Minumannya juga unik-unik seperti susu almond, green tea, dll. Dan yang paling gak nahan godaannya adalah es krim pot dan Hey Banana (pisang yang dilumuri coklat). Yummy banget!!

Lihat dulu nih foto-fotonya.

es krim pot dan es krim kuburan

green tea from Flavious Tea

Hey Banana

Masih baaaanyak lagi makanan, cemilan dan minuman yang gak kalah yummy.
Yang lagi di sekitaran Bandung, gak ada salahnya mampir kesini ke Trans Studio Mall, jalan gatot Subroto Bandung. Masih ada sehari lagi nih, karna Ur Flavor Market ini diadain dari tanggal 10-14 February 2016.

Setelah kenyang makan-makan, saya dengerin dengan seksama wejangan dari dr. David Budi ( DF Clinic ).
" Boleh suka eskrim dan cokelat, asal makanan yang kita makan dalam sehari itu juga seimbang antara karbohidrat, protein, dan vitaminnya. Kebiasaan kita, dalam sehari biasanya karbohidratnya terlalu mendominasi, sedangkan nutrisi yang lain kurang."

Iya juga sih. Contoh menu makan saya : sarapan : bubur ayam (karbohidrat); makan siang : nasi, tumis kangkung, perkedel (karbohidrat masih mendominasi); makan malam karna lagi hujan dan dingin enaknya makan mi rebus pake telor (duh, ini maaah karbo lagi). huhuhu

Dokter menambahkan, " Boleh makan yang digoreng-goreng asal nge-gorengnya pakai minyak goreng dari kelapa (kalau bahasa Jawa-nya lengo Bothok), bukan kelapa sawit."
Umumnya, masyarakat di Indonesia memakai minyak goreng kelapa sawit untuk memasak segala macam makanan. Minyak goreng kelapa sawit itu seperti olive oil yang kalau digoreng justru akan rusak. Nah nah pada bengong, kan? Pengetahuan baru buat kita-kita, nih.

Selain dr. david, ada dua nara sumber lagi mbak Ika Rahma Dapur hangus dan mas Putra Agung TFX. Membahas tentang Food Fotography dan Food Blogger.

Mbak Ika, Dokter David, Mas Putra

" Memotret makanan yang paling umum itu biasanya pakai high angle," ujar mbak Ika.

Menurut mbak Ika, memotret makanan dibilang berhasil jika orang yang melihat foto kita akan ngiler, ngeces dan pengin makan makanan itu. Oiya tips dari mbak Ika lagi, hindari memotret makanan dari sudut 30-45 derajat . Karena hasilnya nggak akan maksimal. Contohnya kalau motret gelas berisi air di atas meja, difoto dengan sudut 45 derajat, hasilnya seperti airnya akan tumpah. Coba aja.

Kalau dari mas Putra, sebagai food blogger, menuliskan review itu bersifat subjektif. jadi tergantung selera masing-masing. Sukanya menjadi food blogger adalah bisa mencicipi makanan dengan gratis. hehe. Dukanya, biasanya badannya juga menyesuaikan, melar.

Sebelum ditutup, ada pembagian doorprice. Seperti biasanya, acara gak rame kalo gak ada doorpricenya, hahaha (*bercanda ini mah* :D )
Acara yang berlangsung selama satu jam itu berasa sangat cepat. Yaaaaa, udahan lagi.

Acara ini disponsori oleh Blogger BDG, Kaos Gurita kaos bisa ngomong, Syaamil Qur'an, dan Smartfren 4G LTE.

Ayok yang hari ini ada di sekitaran Bandung, jangan lupa mampir ke Ur Flavor Market. Icip-icip makanan yang enak-enak. Udaaah, dietnya bisa besok lagi. #eh