13 February 2017

Merasakan Kenyamanan Kamar Super Deluxe Galeri Ciumbuleuit Hotel



Saya pernah menulis di blog ini keinginan untuk berbulan madu. Bulan madunya gak jauh-jauh sih, pengen nginep di hotel sekitar Lembang aja. Walaupun waktu itu nulisnya karena advertorial, tapi ternyata Gusti Allah mengabulkannya. Seminggu yang lalu, saya bisa bulan madu nginep di hotel. Enggak berdua sih, tapi bersama dua bocah nginepnya.
Mbook....senang hatiku Mbook! *norak-norak bergembira*

Lhah, gimana atuh hanimun bareng krucil? Ena-enanya gimana? haha

Bisaaaa... Karena di room Super Deluxe Hotel Galeri Ciumbuleuit ini ruangannya luaaasss. Dengan luas sekitar 48 meter persegi, ada banyak fasilitasnya seperti :
- Dua kamar tidur.
Satu kamar dengan double size bed (ukuran besar) dan satu kamar tidur lainnya adalah kamar anak-anak dengan single bed . Walaupun single bed tapi masih muat untuk tidur dua anak. Jadi kami nggak perlu minta kasur tambahan.



baca : Cerita Awal Pernikahan dan Bulan Madu

kamar tidur 1, dengan double bed

Inilah kamar hotel yang selama ini kami cari-cari. Cocok banget untuk kami yang anak-anaknya nggak biasa dititipkan ke orang tua/mertua dan atau pengasuh. Yay! bisa honeymoon tanpa meninggalkan anak-anak di rumah. Malah jadinya Jalan Bareng Bocah. Asiiik.



- Living room
Living roomnya cukup luas dengan TV kabel layar datar. Anak-anak bisa nonton film anak sampai mblenger. Oh ya, TV ada satu lagi di kamar tidur. Jadi saya nggak berebut channel TV sama anak-anak.
- Kamar mandi
Kamar mandinya dengan bathtub dan shower.


- Fasilitas standart hotel bintang 4 lainnya seperti :  working desk, kulkas, AC, minibar, coffee makerhair dryer , telepon dan wifi.
Di lemari penyimpanan ada brankas untuk menyimpan barang berharga agar tetap aman saat ditinggal jalan-jalan ke luar hotel misalnya.
Ada juga layanan laundry/binatunya.

Semua fasilitas disiapkan untuk tiga orang mulai dari sandal, alat mandi dan minuman,


Ada satu cerita menggelikan. Jam lima pagi di saat hotel masih sepi, ruangan di lobi masih gelap, lampu-lampu belum nyala dan gak banyak yang belum bangun. Kami berempat sudah keluyuran dong menjelajah hotel. Niatnya mau nge-gym. Ternyata area gymnastic dan kolam renang yang berada di lantai 5 itu masih tutup. hahaha.
Sebelumnya memang tidak membaca secarik kertas yang menempel di pintu kacanya sih kalau gym dan kolam renang buka mulai pukul tujuh pagi sampai sembilan malam. Pas giliran mau olahraga, kami malu sendiri karena sudah ramai. Yang nge-gym ciwi-ciwi tcantik dan keren sedangkan kami kuleuheu' pisan. Mungkin ini juga yang dari dulu saya enggan daftar member di club gymnastic. *lah alesyaaaan mu kui Win*

Yaudah sih karena udah di bawah, jadi main di taman bermain aja yang ada di depan hotel. Sayang taman bermainnya kurang bervariatif. Tapi anak-anak tetep enjoy.

taman bermain

Terus karena nggak jadi nge-gym akhirnya malah nyemplung ke kolam renang. Walaupun cuaca lagi dingin dan berangin (saat itu) gak ngaruh kalau anak-anak mah. Nyemplung sebentar aja sekadar basah-basahan. Yang biasanya kalau di kolam renang bisa satu jam lebih, kali ini nggak sampai setengah jam. Rekooor.

Habis itu buru-buru ke kamar lagi karena kedinginan. Biar gak masuk angin berendam lama di bathtub dengan air hangat.

kolam renang ada 1 untuk anak dan 1 untuk dewasa

Sarapan.

Menu sarapannya banyak dan bervariasi. Mau apa tinggal pilih aja. Menu untuk anak sampai dewasa ada, jadi kami nggak usah bingung nyari makan yang cocok dengan selera anak-anak. Anak balita juga bisa menikmati. Omelet, sereal dan roti selai? Jus, buah dan salad?  Nasi dan mie goreng? Nasi putih dengan lauk-pauk dan sayur? Bubur ayam? dipilih dipilih dipiliiih. :D
Kalau mau beli keperluan lain kita tinggal beli di minimarket yang ada di lobi hotel.
Minusnya, di dalam lingkungan hotel, saya nggak nemuin mesin ATM. Pas kami perlu uang cash harus keluar hotel.

Oiya, ada biaya tambahan Rp 45.000 untuk sarapannya. Kenapa ada biaya tambahan? Karena kami berempat, sementara free breakfast nya cuma untuk 3 orang.
Over all pelayanannya sangat bagus kalau menurut saya mah. Kebersihan terjaga, kenyamanan asli nyaman banget.

Berada di sini berasa seperti di rumah (eh lebih bagusan di sini ding ;p ). Dengan ruangan seluas itu anak-anak masih bisa main dengan bebas. Asli! Fasilitasnya, kenyamanannya membuat kita gak mau pulang. hihihi

living room

Kamar Super Deluxe tempat saya nginep ada di lantai 19. Dari kamar, terpampang pemandangan kota Bandung Utara yang indah baik di siang atau di malam hari. Galeri Ciumbuleuit juga strategis banget karena dekat dengan tempat-tempat wisata yang ngehits di Bandung seperti Cihampelas Walk, Paris van Java, dekat FO dan cafe, dll.

view dari lantai 19


Galeri Ciumbuleuit Hotel and Apartment
Jalan Ciumbuleuit no 42A Ciumbuleuit, Kota Bandung
Publish rate untuk kamar Super Deluxe Rp 1.100.000 per malam.
Tapi kalau pesannya dari aplikasi **** , harga bisa lebih murah dengan kamar yang sama. Ratenya bisa sampai 400-700 ribuan per malamnya untuk kamar Super Deluxe.
Weekday lebih murah dibanding weekend.
Untuk harga segitu, termasuk murah dengan pelayanan dan kenyamanan yang oke.

Jadi untuk yang mau nginep disekitar Dago dan pusat Kota Bandung dengan lebih dari dua orang, Galeri Ciumbuleuit recomended banget.

Readmore → Merasakan Kenyamanan Kamar Super Deluxe Galeri Ciumbuleuit Hotel

09 February 2017

Prestasi itu...

Saya suka takjub melihat ibu rumah tangga/wanita yang sukses dalam bidang apapun. Ada yang sukses bisnis onlinenya. Ada yang sukses menjadi pembicara dan diundang dimana-mana. Ada yang sukses dari MLM sehingga berpenghasilan berjuta-juta. Dan masih banyak lagi prestasi-prestasi yang bisa dicapai oleh seorang wanita/ibu rumah tangga.

Suka ngiri nggak sih dengan prestasi-prestasi orang lain? Kalau aku sih sering gak tau kalau mas Goblin.  Haha
Tidak apa-apa itu kan manusiawi. Melihat orang lain lebih berprestasi pasti ada rasa iri walaupun kadarnya tiap orang berbeda. Yang membedakan, irinya itu akan dibawa kemana? Mau ngiri sampai nggak bisa tidur atau irinya akan membuat diri kita mempunyai semangat untuk berprestasi juga? Tapi kade jika irinya membuat kita jadi tidak semangat dan malas gerak. Hehehe

Setiap orang merasa prestasi itu relatif banget. Ada yang berfikir bahwa prestasi itu ketika sudah bisa mendarat di bulan atau nginep di planet mars. Ada pula merasa berprestasi ketika punya karier yang tinggi dan pendapatan selangit. Tapi, ada juga yang berfikir, prestasi itu ketika bikin telor ceplok tanpa gosong dan keasinan. Sesederhana itu. Tergantung dari perspektif masing-masing orang.

Tadi waktu nyetrika, saya kepikiran membuat tulisan ini. Saya pikir, ketika saya selesai nyetrika sehingga keranjang setrikaan kosong hari itu, itulah prestasi. Muahaha... *receh banget anaknya

Jadi prestasi itu....

Ketika pagi-pagi sudah selesai masak sebelum yang lain bangun.
Bisa masak untuk bekal makan siang suami itu rasanya hore-hore bergembira. Yang biasanya pagi-pagi sarapannya cuma roti oles plus susu, memasak menu komplit semacam sayur sop dan tempe goreng, itulah prestasi!

Ketika tumpukan setrikaan di keranjang yang sudah semacam gunung di Indonesia (sambung-menyambung dari Sabang sampai merauke ) sudah kosong dan sudah kembali di lemari dengan keadaan rapi. Itulah prestasi!

Ketika rumah sudah rapi sebelum suami pulang ke rumah, itulah prestasi. Rumah dengan dua bocah yang kreatif pasti bisa dibayangkan kondisinya setelah seharian dijadikan hutan, lautan, atau panggung hiburan. Selimut yang menjelma jadi kapal, bantal yang menjelma jadi benteng pertahanan, dan mainan yang tersebar ke segala penjuru rumah. Bisa rapi lagi, lantai kinclong wangi tepat sebelum suami pulang, itulah prestasi!

Bikin omelet/telur dadar dengan bulat sempurna tanpa retak, itulah prestasi.

Ngangkat galon dan masangin ke dispenser sendiri, itulah prestasi.

Bikin telor ceplok tanpa gosong dan keasinan, itulah prestasi. (eh tadi udah disebutkan ya)

Nyuruh si kakak ngerjain PR dalam sekali ngomong, itulah prestasi.
Si kakak biasanya susah kalau disuruh ngerjain PR, harus berkali-kali ngomong. Apakah saya aja di sini?

Ngangkat jemuran saat tiba-tiba hujan gede, itulah prestasi.
Ini biasanya mau ngangkat jemuran ribut nyari kerudung dulu di mana, keburu bajunya basah atuh euy. haha

Dalam sehari saja, tidak nginjak ranjau darat ( lego dan mainan-mainan kecil ), itu juga prestasi.

Tahan godaan jajan bala-bala hangat dalam sehari, itulah prestasi.

Apa lagi? Tambahin di kolom komentar, yaa... ;)

Dan mari kita tepuk tangan atas prestasi ini, hahaha

Virsky - Hopak / Вірський - Гопак (ukrainian dance)
make funny GIFs like this at MakeaGif
Readmore → Prestasi itu...

01 February 2017

[Jalan Bareng Bocah] Floating Market Lembang

Hai, Assalaamu'alaikum teman-teman.
Dalam seri Jalan Bareng Bocah kali ini saya akan bercerita saat kami main ke Floating Market Lembang Jawa Barat. Banyaaak sekali referensi tentang tempat wisata satu ini. Tapi seperti yang selalu saya bilang, setiap pengalaman punya cerita tersendiri, punya kisah yang berbeda. ;) 
Floating Market ini surganya bagi pecinta kuliner. Soalnya di pasar terapungnya itu ada aneka makanan. Kita bisa mencicipi dari yang biasa seperti jagung bakar, seblak sampai yang jarang dijual di Bandung seperti tahu gejrot.

Dari pengamatan saya (*halah) , kebanyakan pengunjungnya dari luar kota Bandung. Bisa dilihat di tempat parkir lebih banyak kendaraan dengan plat non D. Saya juga beberapa kali mengobrol dengan sesama pengunjung. Kata mereka, tempat ini menarik sekali. Udaranya sejuk dan pemandangannya indah. Aaah, saya pun jatuh cinta sama Floating Market. Walaupun cuaca tidak menentu, kadang panas lalu tiba-tiba hujan, bersyukur sekali bisa motret pemandangan indah dengan langit cerah.

Floating Market. View dilihat dari dermaga.


Waktu itu, kami berempat saja. Dengan dua motor otok-otok kami, saya boncengan dengan Dhia sedangkan kang Budi bareng Akram. Rencana awal jalan bareng bocah sebenernya enggak ke sana. Cuma mau ke tempat wisata yang deket-deket aja dari rumah di Cimahi. Sambil menikmati udara Cimahi yang sejuk sambil lihat-lihat tempat mana yang asyik buat main. Makin jalan ke atas lewat jalan Kolonel Masturi, eh ternyata malah bablas sampai di Floating Market. :D 

Jam buka floating market pukul 09.00 - 19.00 wib. Kami sampai di sana sekitar pukul setengah 12. Pas masuk di depan gerbang akan ditarik biaya parkir. Jadi siapkan uang pas sebelum masuk. Parkir motor Rp 5000. Kalau mobil sepertinya Rp 30.000
Harga 1 tiketnya Rp 15.000 yang bisa ditukar dengan minuman seperti kopi, coklat, jus jeruk, dll. Capek habis memotoran selama kurang lebih satu jam, kami nyeruput minum sambil ngemil dan foto-foto.



Setelah duduk-duduk sebentar, kami jalan ke dermaga melihat ikan. Bagi dua bocah itu, melihat ikan besar-besar sangatlah menakjubkan. Dan itulah tujuan saya Jalan Bareng Bocah, memberikan mereka hiburan dan pengalaman baru. Bukan sekedar memuaskan hasrat jalan-jalan orang tuanya. eh

Melihat ikan besar-besar, keluarlah celotehan mereka: 
"Ikannya buanyaaak. Guede-guedeee! Mau ngasih makan ikan dong, Mi." kata Akram.
Lalu saya keluarin roti dari dalam tas. 
Begitu dilempar secuil roti, ikan-ikan itu langsung menyerbu dan makan dengan lahap.
Duo bocah memekik girang. Begitu pun anak-anak kecil yang juga ngasih makan ikan.

Saya biarkan mereka "bercengkerama" sama ikan untuk beberapa waktu agar mereka puas. Setelah mereka minta untuk pindah dari kolam baru kami ajak bocah berjalan menyusuri area Floating Market. 

"Ikan-ikannya gendut ya Mbak Dhia, kayak Ummi."
Akraaam, plis deh -_- *lol


"Waaa, ada perahu. Ayo kita naik!" kata Dhia sambil menyeret lengan saya.
"Baiklah. Tapi di kereta air ngantrinya panjang. Pasti akan lama. Gimana kalau naik becak air atau sampan?"

Setelah beberapa negosiasi dengan anak, akhirnya memilih naik sampan. Sekalian olahraga sambil mendayung. Tapi gak disangka, mendayung itu capek juga ya. Mana keseimbangan juga harus dijaga. Gak bisa banyak derak di atas sampan mah. Salah-salah nanti sampannya terbalik.



Naik sampan ini bayar Rp 70.000 untuk sewa 1 sampan. Maksimal yang naik 4 orang. Bayarnya pakai koin. Agak ribet juga sih sistem koin gini. Tiap kali mau masuk ke wahana atau beli makanan harus bolak-balik menukarkan koin.


Capek naik sampan, kami menyusuri pasar terapung. Karena tujuan kami ke Floating Market bukan untuk makan, jadi pilih cemilan aja yang dirasa agak aneh. Harga di sini bisa dua kali lipat dari harga normal kalau membeli di luar. Yaaa, harus cermat aja. Karena kalau enggak bakal seperti cerita teman saya. Untuk beli makanan tau-tau habis sejuta. 



Setelah ngemil sebentar, duo bocah itu mengajak kami jalan mengelilingi area. Mereka melihat wahana outbond. Ada banyak permainan-permainan outbond seperti flying fox dan sebagainya. Merasa udah nggak aneh lagi mereka lanjut jalan lagi. Sambil jalan sambil foto-foto tentunya. 

Sayang waktu itu mendung lalu disusul hujan deras. Gagal deh mengeksplor Floating Market dalam sehari. Karena hujan nggak kunjung reda, kami putuskan pulang. Sudah pukul empat sore pula. 

Lain kali ke Floating market lagi ya, cah (bocah). Nggak bisa sekali datang bisa kejamah semua area nih, tandanya harus balik lagi. *wink


Readmore → [Jalan Bareng Bocah] Floating Market Lembang

19 January 2017

Kreasi Bekal dengan Bakmi Mewah

Kreasi Bekal dengan bakmi mewah.
Menyiapkan bekal di pagi hari yang riweuh tuh pengennya yang simpel, cepat, enak, tapi tampilan juga musti menggoda selera. Sebagai emak-emak, keriweuhan pagi tuh sudah biasa tapi kalau bisa menyiapkan sarapan , urusan dapur serta segala tetek bengeknya pun pengennya yang simpel dan praktis tapi juga tetep sehat.

Kapan hari saya lihat seorang chef sedang membuat satu makanan. Makanannya simpel. Hanya sosis yang digulung-gulung pakai mi. Tapi kelihatannya tuh enak banget. Ini faktor L juga sih kayaknya ( L, lapar). Lalu saya pingin nyoba bikin juga.



Bahan :
- 2 buah sosis siap makan
- 1 bungkus Bakmi Mewah
- keju

Cara membuat :
Rebus Bakmi Mewah selama 2 menit. Angkat. Tiriskan.
Masukkan bumbu pelengkap ke dalam mi, aduk rata.
Potong sosis menjadi 2 bagian.
Ambil beberapa helai mi. Lilitkan pada sosis.

Udah gitu aja. Udah selesai bikin bekalnya. Simple kan?


Anak saya suka sekali dengan keju, jadi dia minta diberi taburan keju di atasnya. Dia juga ingin ada saus sambalnya.

Oiya, sosisnya bisa memakai sosis bakar, tapi sebelum dililit harus dibakar diatas teflon dulu. Mienya, saya memakai Bakmi Mewah. Kenapa? Ini alasannya:
1. Mienya kenyal tidak mudah putus. jadi mudah dililitkan di sosisnya.
2. Tidak berubah walaupun sudah dingin
kalau mi yang lain, setelah dingin atau setelah didiamkan beberapa lama akan keras dan atau bertambah lembek.
3. Mie-nya enak tanpa penguat rasa
Kalau mie-mie yang lain, hampir semuanya memakai bumbu serbuk, ya kan? Kalau Bakmi Mewah ini, dia nggak ada bumbu serbuknya. Di dalam kemasannya hanya ada daun bawang kering, kecap, minyak, dan daging ayam. Jadi gurih dan rasanya yang enak itu adalah dari kecapnya karena Bakmi Mewah memakai kecap asin. Membuat rasanya pas gurihnya tanpa penguat rasa. Kalau masih belum percaya, lihat dan cek di kemasannya. Tidak ada Natrium Benzoat dalam daftar komposisinya. Pas dimakan, rasanya tidak tajam di tenggorokan dan tidak membuat haus. Pokonya endeees banget.
Mie-nya juga halal sertifikat MUI.

Besok, saya akan kreasikan Bakmi Mewah untuk bekal anak lagi aaah...

Readmore → Kreasi Bekal dengan Bakmi Mewah

15 January 2017

Kulit Sehat dan Lembut dengan REDWIN Sorbolene Moisturizer

Kulit Sehat dan Lembut dengan REDWIN Sorbolene Moisturizer.
Mau cerita sedikit, saya mempunyai problem di kulit punggung tangan saya. Kulit punggung tangan saya akan memerah, bintik-bintik dan terasa gatal sekali apabila terkena panas matahari setelah saya panas-panasan. Terlebih jika tangan saya terkena sinar matahari langsung yang terik. Rasanya luar biasa gatal, panas, dan semakin perih saat saya garuk. Awalnya saya mengira itu Psoriasis karena gejalanya (seperti yang saya baca di internet) mirip dan kulit saya pun terdapat bintik-bintik putih persis Psoriasis.


Kemudian saya tanyakan ke dokter David Budi. Apakah yang saya alami ini Psoriasis atau bukan. Kenapa setelah terkena panas matahari saja meradangnya. Lalu semakin digaruk, semakin merah dan hebat rasa panas dan gatalnya. Saya tunjukkan keadaan kulit punggung tangan saya. Ternyata kata dokter, kulit saya ini cuma kering saja. Saya hanya perlu pelembab/moisturizer saja untuk menyembuhkannya.

Saya sudah mencoba berbagai merk moisturizer, pelembab kulit maupun pun body lotion. Tapi nggak  juga hilang nih bintik di punggung tangan. Saya pun cemas karena semakin lama makin melebar bintik merahnya.

Sampai akhirnya saya kenal produk REDWIN Sorbolene Moisturizer. Sebulan yang lalu saya dikirim produk ini untuk dicoba. Pertama kali mendengar merknya, saya nggak familiar sama kata Sorbolene itu sendiri. Apa saya sendiri di sini yang baru dengar kata sorbolene? #nyari teman kudet *lol.


Dari hasil penelusuran, Sorbolene itu merupakan jenis krim yang tidak berwarna, tidak berbau, dan tidak mengandung pengawer. Bisa digunakan untuk segala jenis kulit dari yang normal sampai yang sensitif. Saya baca kandungannya adalah 10% plant derived glycerine. Glycerine/Gliserin adalah cairan yang rasanya manis namun tidak berwarna, mempunyai titik didih yang tinggi, dan saat membeku dia akan berbentuk pasta. Gliserin banyak digunakan dalam produk kecantikan seperti lotion dan sabun.

Unboxing REDWIN

REDWIN Sorbolene Moisturizer yang saya terima adalah kemasan 100 gram. Pas digenggaman namun nggak kebesaran juga dibawa travelling. Saat membuka tutupnya, saya harus membuang dulu aluminium foil yang menutup lubangnya. Ini menandakan, produk higienis karena yakin nggak terkontaminasi udara sebelum aluminium foilnya tersebut dilepas.

Mencoba Produk dan Merasakan Bedanya.

Saya mulai menggunakan REDWIN sekitar satu bulan yang lalu. Pertama kali mencoba, saya tuangkan agak banyak di telapak tangan sama banyaknya seperti memakai body lotion. Ternyata agak lama meresap sehingga saya harus menggosoknya lebih lama. Iya, ini karena saya memakainya terlalu banyak. Setelah pemakaian pertama, sedikit saja (seukuran kelereng) ke telapak tangan dan lebih mudah meratakannya dan mudah meresap di kulit.

Pertama kali mencoba, saya agak gimana gitu dengan aromanya. Seperti nyium betadin. Saya terbiasa dengan lotion yang harum mewangi sepanjang hari sih jadi merasa agak aneh. hihi.
Tapi kesini-sini saya sudah terbiasa dengan aromanay. Karena sudah saya tulis di awal, bahwa REDWIN Sorbolene Moisturizer ini tidak mengandung pewarna, pewangi, dan pengawet. Karena tidak mengandung pewangi, jadi wanginya nggak nyampur dengan perfume yang saya pakai.

Sebulan memakai REDWIN, saya hampir lupa dengan punggung tangan saya yang selalu gatal jika terkena sinar matahari, saya hampir lupa karena sudah nggak lagi merasakan gatal yang amat sangat. Bintik-bintik putihnya juga sudah nggak ada lagi. Waaaaow, saya merasa amazing banget. Bener banget kata dokter, tangan saya cuma kekeringan saja. Padahal saya sudah was-was sampai beli salep penghilang gatal di apotik.

Oke fix, Redwin memang pelembab sorbolene (yang bebas pewarna, pengharum dan pengawet)  nomor 1 yang pernah saya coba. Redwin ini juga ternyata merk nomor 1 di negara asalnya sana, Australia.

Mengangkat motto “Nothing but goodness for sensitive skin”, REDWIN mendapat rekomendasi para dermatologis untuk membantu menjaga kelembapan kulit dan mengatasi masalah kulit sensitif, kering, kasar, dan rusak karena pecah-pecah, bersisik, dan terkelupas akibat kehilangan elastisitas kulit.
Oiya, Sorbolene ini tidak disarankan untuk digunakan sebagai pelembap wajah.
Redwin telah mendapat sertifikat halal dari AFIC (Australian Federation of Islamic Council),
Saya tahu sendiri~~ *ter-MamahDede

Informasi tentang produk dan lain-lain yuk kunjungi fanpage REDWIN Sorbolene Moisturizer
Readmore → Kulit Sehat dan Lembut dengan REDWIN Sorbolene Moisturizer

02 January 2017

7 Postingan Terpopuler di Tahun 2016

Postingan pertama di Tahun 2017 ini akan saya awali dengan "terima kasih" untuk blogpostku yang telah menyelamatkan statistik dan trafik blog uwienbudi ini. Karena tanpa mereka, apalah apalah pageviewnya.

Sampai sekarang, pageview masih stabil di angka 500-800 per hari. Untuk blog bayik yang masih balita dan jarang update ini, segitu juga udah  uyuhan (lumayan). Apalagi saya nggak terlalu gencar promosiin blogpost ke grup-grup blogger.
Pageviews ini edisi blogger tapinya bukan edisi google analyst. Kalau versi google analyst jujur sih saya gak perhatiin. Pasang pun, tapi enggak pernah dipantau naik turunnya.

Baiklah, ini dia 7 postingan terpopuler sepanjang tahun 2016. Saya tuliskan judul dan sedikit cuplikan awalnya saja yaa:


Tulisan ini sejak bulan Juli 2015. latar belakan tulisan : pengen cerita aja, setelah periksa gigi dan nambal gigi di Puskesmas kok pelayanannya bagus, tempatnya enak dan bersih, biayanya murah. jadilah tulisan itu. Pageview perhari dan perbulan masih merajau chart di blog ini. :) 


Tulisan ini sejak bulan Mei 2016. Latar belakang tulisan : waktu itu dikontrak 3 bulan perawatan gratis di DF Clinic. Jadinya setelah melakukan perawatan wajib menuliskan reviewnya. Eh, alhamdulillah... walau tulisan berbayar tapi berguna bagi yang mau menghilangkan bopeng bekas jerawatnya. Yang habis baca ini ada puluhan orang yang inbox saya di facebook dan  instagram bagi yang lihat foto-foto saya di Instagram. Mereka jadi teman saya akhirnya. Setelah perawatan di DF mereka cerita dan masih bertanya apa yang musti dilakukan, dan lain sebagainya.
Follow up nya tetap berjalan sampai sekarang walau pun sudah habis masa kontraknya. :) 
tulisan lain ada di label DF Clinic, yaa


Tulisan ini sejak November 2015. Latar belakang tulisan : aslinya ceracau saya aja sih tentang awal mula saya membuat busybook. lalu ada yang beli. Lalu banyak pesanan. Lalu edited ditambahin laman tentang busybook buatan saya yang lain. Harusnya, tulisan ini membawa pembaca ke laman tentang foto-foto busybook buatan saya, tapi ternyata kunjungan ke laman itu nggak sebanyak ke blogpost yang ini.
Yaudin deh, saya taruh lagi link lamannya di sini ya siapa tahu ada yang mau lihat.

Tulisan ini sejak Mei 2016. Latar belakang tulisan : saya nonton film di hari pertama tayang dan pengen cerita aja perasaaan saya setelahmenonton film. Kebetulan saya publish tulisannya sehari setelah nonton. Jadi banyak yang mampir mungkin karena banyak yang nyari informasinya.


Tulisan ini sejak September 2015. Latar belakang tulisan : waktu itu ponsel saya specnya masih kecil. Jadi untuk chatting di whatsapp, chat di BBM, facebook, dan lain-lain secara bersamaan, ponsel akan nge-hang. Saya dikasih tahu teman cara ini. jadi saya pikir akan banyak orang yang membutuhkan informasi ini.


Tulisan ini sejak Juli 2015. Latar belakang tulisan : waktu itu ikut lomba blognya Emak Gaoel. Gak nyangka aja jadi salah satu postingan penyumbang pageview.

7. Waterboom Ade Irma Suryani

Tulisan ini sejak April 2015. Latar belakang tulisan : aslinya cuma pengen cerita kalau di wilayah Ade Irma Suryani di Cirebon mau dibangun tempat wisata, mau dibagusin. Waktu itu pembangunannya belum jadi, kebetulan pemborongnya adalah paman sendiri jadi bisa melihat-lihat ke dalam proyeknya. Kabar gembira itu menurutku layak untuk dikabarkan kepada "dunia". hehe

Itulah 7 artikel yang cenderung cuma ceracauku doang yang paling populer sepanjang tahun 2016. Terima kasih buat yang sudah setia baca ocehanku selama ini yaaa... Untuk yang baru mampir, semoga tulisan saya bermanfaat dan informasi yang Anda cari ada di blog saya.

Love,
Uwien 

Readmore → 7 Postingan Terpopuler di Tahun 2016

26 December 2016

Keseruan Temu Bunda Mombassador 2016 (part 2)

Cerita sebelumnya : Keseruan Temu Bunda Mombassador (part 1)

Malamnya, pukul 18:15 WIB para Bunda Mombassador harus sudah berkumpul di ballroom untuk acara gala dinner. Beberapa hari sebelum berangkat, di grup chat whatsapp ada yang bahas sebaiknya bawa gaun untuk gala dinner, jadinya saya pun bawa satu. Ai pek teh (ternyata) pas gala dinner, kami ( Mombassador Batch 4) memakai seragam kaos warna merah dong. Muahaha, kalau gitu ngapain bawa yak, sampai kesindir sama teman seperjalanan dari Bandung. Mereka cuma bawa satu tas ransel dan tas jinjing aja. Lha saya sampai bawa koper segala. hahaha. Jadinya saya kan malu sendiri. Kayak mau kemanaaa gitu bawa koper.
Pas sampai Yogja, saya tak sendiri. Ternyata banyak juga yang bawa koper. Bahagia banyak teman #lol :p

Sebelum gala dinner ini, ada satu acara yang diskip karena mempertimbangkan stamina para bunda juga. Jadi, sampai di resort pukul setengah lima, ada waktu sejam setengah untuk istirahat sebentar lalu bersiap dandan cantik menghadiri gala dinner pukul 18.15

Malam itu, ruangan bertabur warna merah. Bunda Batch 4 terlihat sporty dengan kaos dan sepatu cats. Bunda batch 1-3 terlihat modis, trendi, anggun memakai batik seragam Mombassador yang berwarna merah. Modelnya bajunya cantik-cantik. Saya perhatiin desainnya siapa tahu ada yang saya suka jadi bisa ditiru nanti. :)

Acara Gala Dinnernya sendiri di ballroom Westlake Resort. Meja dan kursi serta panggung ditata sedemikian rupa. Meja dan kursi pun sudah ditentukan oleh panitia agar menambah kehangatan diantara bunda batch 1-4.

Gala Dinner yang aku pikir bakal bikin ngantuk, justru sebaliknya. Asyik banget dan terasa kekeluargaannya. Dipandu oleh MC yang kocak banget. Mbak Tako dan mas Alit sukses membuat kami semua di ballroom tertawa terpingkal-pingkal. 
"Ini MC apa stand up komedi , sich?!" *LOL*
Tapi jadinya, suasananya sama sekali nggak terasa kaku dan nggak membosankan . Pantesan mbak Tako jadi MC abadi Sari Husada, di setiap event Sari Husada khususnya SGM, selalu beliau yang jadi MCnya. *keprok dech buat mbak Tako. Kita semua juga terhibur.
Emak-emak yang butuh banget hiburan, bisa puas tertawa ngakak tanpa takut dilihat si kecil ke-gokil-annya. hihihi

Lagi-lagi pas Gala dinner ini HP saya lowbat jadi nggak bisa cekrak-cekrek mengabadikan moment. Jadi, malam itu saya benar-benar menikmati acaranya.
Menikmati kebersamaan bersama bunda dari batch 1,2,3 dan 4. Kami sudah menjadi keluarga sekarang.

Setelah Gala Dinner, menurt schedull kami akan dibawa jalan-jalan ke Mallioboro, jalan legendaris di Yogjakarta. Katanya belum ke Yogja namanya kalau belum ke Mallioboro. hehe
Namun, karena waktu yang sudah malam, jadwal nyari oleh-oleh jadi dihapus dan kami kembali ke kamar masing-masing untuk istirahat karena besok pagi ada kegiatan lagi.

Pagi pukul 6 teng, jadwal untuk sarapan.
Pukul 7 pindah ke Westlake Resto untuk workshop. Workshopnya gak usah saya ceritain secara mendetail yaaa. :)
Kurang lebih pukul 10:30 , workshop dan presentasi dari masing-masing kelompok selesai. Setelah itu kami makan siang yang kecepetan.

Setelah makan siang, pengumuman pemenang workshop, lomba, dan doorprice berupa voucher belanja.
Habis itu, penutupan. Kami bersiap meninggalkan Westlake Resort dan kembali ke rumah  masing-masing .

WE ARE A FAMILY

Thank you SGM, Sari Husada, dan semuanya. Kemarin itu pengalaman yang sangat berharga bagi kami.
Saya dan bunda-bunda yang lain, pasti susah move on dari acara Temu Bunda Mombassador 2016 kemarin.

Purworejo,
10 hari setelahnya
Readmore → Keseruan Temu Bunda Mombassador 2016 (part 2)

19 December 2016

Keseruan Temu Bunda Mombassador SGM Eksplor 2016

Akhirnya hari keberangkatan tiba, 13 Desember 2016. Dari rumah, saya sudah membayangkan serunya temu bunda Mombassador SGM Eksplor 2016 kali ini. Karena ternyata dan saya baru tahu, kalau Temu Bunda ini juga ajang reuni Bunda-Bunda lainnya dari Batch 1 sampai 3. Sedangkan saya di Batch 4.

Saya dijemput di rumah - diantar ke bandara - diurusin tiket, check in bandara, dan semuanya - dijemput di bandara - diantar sampai hotelnya. Pokonya saya tahu beres dan tinggal duduk manis aja. bener-bener keren SGM memastikan Bunda yang ikut tiba di hotel dengan selamat dan nyaman.

Mombassador 2016 ( Batch 4 ) merupakan angkatan yang paling banyak dari sebelumnya. Sebanyak 61 ibu-ibu dari seluruh Indonesia berkumpul di satu tempat. Kebayang dong hebohnya? Sementara Batch sebelumnya hanya berjumlah nggak sampai 20 orang. Saya merasa kesulitan menghafal satu per satu nama dan asal mereka masing-masing. Daya ingat saya sudah sedikit melemah rupanya. *lol*

Saya tiba di The Westlake Resort Yogjakarta pas banget adzan Maghrib. Dimana para bunda yang lain sudah dandan cantik dan wangi, berkumpul di lobi bersiap makan malam. Sementara kami berempat dari Bandung menjadi paling terakhir sampai di hotel. Masih dalam keadaan keringetan, kucel dan capek nunggu pesawat yang delay, saya langsung disambut oleh Bunda Dyah Arini yang ramah banget. Setelah registrasi dan menerima seragam, saya pun ikut bergabung bersama bunda lainya di bis 2. Kami akan menuju Sekar Kedaton Restaurant yang ternyata agak jauh dari Westlake Resort.

Sekar Kedaton Restaurant Yogjakarta
Di Sekar Kedaton, acara opening dan perkenalan panitianya. Dilanjutkan dengan makan malam dengan menu tradisional yang lezat. Setelah selesai makan malam, kami dibawa jalan-jalan ke Alun-Alun Kidul. Di sana, ibuk-ibuk ini mencoba mengayuh becak sepeda. Alhasil, kaki lempoh dan keringetan. hahaha... sok-sokan sih. Tapi asyik banget lho, tungitung olahraga malam. Kan habis makan sementung wajib olahraga biar ada kalori keluar. Heboooh! emak-emak main tanpa anak udah kek anak gadis aja. Saya sempat mencoba jalan diantara pohon beringin kembar. Namun saya nggak sempat mencicipi wedang ronde khas Alkid (alun-alun kidul) yang katanya enak banget. Aaach, jadi ngeces kan... hahaha

Setelah jalan malam, kami kembali ke hotel untuk istirahat. Di kamar sudah ada rooomate saya, bunda Yun Eninggar asal Yogjakarta. Sudah di kamar, niat awal sih pengin langsung tidur. Tapi ternyata nggak bisa. Setelah mandi dengan shower air hangat, badan jadi rileks banget. Ngobrol-ngobrol sama bunda Yun sampai saya tertidur pukul 1-an.

Paginya, saya bangun pukul 04:00 sudah set alarm soalnya. Langsung mandi lalu sholat Subuh. Buka pintu kamar dan menghirup udara pagi yang masih sejuk dan asri adalah terapi jiwa banget. Dalam hati, rasa syukur paling dalam saya ucapkan. 
Subhanallaah... Westlake Resort ini sungguh indah bangeeet. Saya terpukau dengan keindahan pemandangannya dan nyamannya kamar. Cerita/review khusus Westlake Resort saya tulis terpisah ya. ;)

Wesylake Resort, tempatnya warbiyasaaak


Pukul 06:00, para Bunda berkumpul di resto untuk sarapan. Menu yang disajikan buanyaaak banget. Dari menu western hingga menu tradisional Jawa. Dari jus sampai jamu juga ada. Berbagai cemilan, kue, buah, dan masih banyak lagi. Pokoknya lupakan diet selama 3 hari di sini. *lol*

Selesai sarapan, kami menuju ke Rama Shinta Resto. Lokasinya dekat Candi Prambanan. Viewnya pun cakeeep banget. Dengan latar candi Prambanan, para Bunda seakan nggak pernah puas untuk foto-foto. cekrek sini cekrek sana, selfie sini wefie sana, semua ceria dan senang. Sampai panitia mengingatkan untuk segera berkumpul dulu. Udah dulu foto-fotonya Bunda. Kita akan mengikuti workshop dulu. Emak-emak mah rempong, ya. kekeke

Di sesi workshop ini, para bunda dibagi menjadi 7 kelompok dan ditugaskan untuk membuat sebuah poster iklan menggunakan alat-alat dan bahan-bahan yang sudah disiapkan sebelumnya. Indah sekali kerjasama diantara para Bunda.

Setelah sesi workshop usai, tidak lupa foto bersama lagi seluruh Bunda dan panitianya. Heboh lagi! *lol*
Credit foto: facebook Bunda Diah Arini
Setelah foto bersama, para bunda dipersilahkan menikmati makan siang. Tuh kan makan lagi. kekeke 
Beragam menu khas Yogja, termasuk sate klathak pun ada. Setelah istirahat makan dan sholat Dzuhur, kami akan berkunjung ke Pabrik Sari Husada di daerah Kemudo.

Pejalanan dari Rama Shinta Resto sampai ke pabrik Sari Husada lumayan lama. Saya memanfaatkan waktu untuk menelepon anak-anak, sebagian ada yang ngobrol, sebagian lagi memanfaatkan sela waktu untuk memejamkan mata barang sebentar.

Sampai di pabrik Sari Husada, kesan pertama adalah pabrik yang luas, asri dan bersih, tertata rapi dan tertib. Seperti pabrik-pabrik modern di kawasan industri Karawang yang pernah saya kunjungi. 
Sebelum masuk ke dalam pabrik, kami dibrief untuk selalu mematuhi peraturan demi keamanan dan keselamatan kami juga.

Kami melihat prosesnya. Enggak dari awal pembuatannya sih, tapi mulai proses packing (susu bubuk yang siap dimasukkan ke dalam wadah aluminium foil). Kebetulan mesin sedang jalan. Jadi kami melihat bagaimana susu SGM dikemas tanpa tersentuh tangan. Timbangannya juga pas antara satu kemasan dengan kemasan lain. Kami juga melihat setelah susu SGM masuk ke dalam kardus lalu dipack di karton lalu disimpan di gudang. Semua pegawai terlihat cekatan. Pastilah mereka sudah ahli dan terbiasa.

Menurut guide-nya, tumpukan kardus yang berisi SGM itu hanya disimpan paling lama 4 hari saja. Padahal tumpukannya itu tinggiii banget dan gudangnya juga luaaas banget.
Sayangnya, pas sesi kunjungan ini gak banyak foto-fotonya. Karena saat di dalam pabrik, pengunjung nggak boleh ambil foto.

Pabrik sari husada, credit photo : @RoselianiYuni

Hari itu, selesailah kegiatan Mombassador SGM Eksplor 2016 (Batch 4) hari ke-2 di Yogjakarta. Ilmu yang didapat dan pengetahuannya bergizi sekali. Habis ini kami kembali ke Westlake Resort untuk bersiap-siap menghadiri Gala Dinner malamnya.

Bersambung yaa...:) Keseruan Temu Bunda Mombassador 2016 (part 2)
Readmore → Keseruan Temu Bunda Mombassador SGM Eksplor 2016

12 December 2016

Bagaimana Bisa Menjadi Mombassador SGM? Padahal Aku Mah Apa Atuh...

Bagaimana bisa menjadi mombassador SGM, padahal aku mah apa atuh... ukur ( red = cuma , sundanese ) emak-emak tukang curhat di blog dan "pamer anak" di sosmed. huhuhu
Sebenarnya saya nggak pernah menyangka bakal dipilih oleh tim SGM menjadi salah satu Mombassador. Walaupun pada saat saya mengisi formulir online ,yang saya ketahui dari komunitas blogger itu, saya pun sempat berbisik dalam hati : semoga saya menjadi salah satu dari mombassador terpilih. Meskipun begitu, selama masa menunggu dihubungi oleh SGM, saya selalu menguatkan hati kalau terpilih ya Alhamdulillah, kalau enggak ya memang belum rezekinya. Seperti ituuh...

Apa itu Mombassador?

Mombassador SGM Eksplor adalah komunitas bunda SGM Eksplor yang dibentuk oleh SGM Eksplor untuk mendapatkan edukasi & pelatihan dalam berbagai kegiatan seru bersama dengan mombassador lainnya. Komunitas ini bertujuan untuk mengajak bunda-bunda di Indonesia menjadi lebih paham dan peduli terhadap nutrisi & perkembangan anak, serta menjadi bunda yang berdikari dan bermanfaat untuk bangsa.

Jika terpilih sebagai Mombassador SGM Eksplor, kita akan mendapatkan pelatihan berkala mengenai sosial media, nutrisi, parenting, tumbuh kembang anak, kepedulian sosial, tentang SGM Eksplor dan masih banyak lagi.

Tergabung dan dapat berbagi dengan sesama dalam komunitas ini, para Mombassador SGM Eksplor juga berkesempatan untuk mendapatkan berbagai fasilitas ekslusif dari SGM Eksplor dan bekerja sama dengan SGM Eksplor untuk berbagai kegiatan sosial yang positif.



Beberapa hari (saya lupa tepatnya berapa hari) setelah mengisi formulir online pendaftaran Mombassador, sebuah menerima telepon dari nomor Jakarta. Ternyata itu adalah telepon wawancara online. Saya kembali dimintai data lengkap. Nama, alamat, tempat tanggal lahir, nama anak, usia anak, pekerjaan saya sehari-hari, dan menanyakan beberapa pertanyaan seputar kegiatan Mombassador dan SGM tentunya. Semua pertanyaan saya jawab apa adanya, apa yang saya tahu, dan kondisi sebenarnya saya bagaimana. Semua saya jawab sesuai kenyataan.

Setelah telepon pertama itu, saya semakin deg-degan. Masih terus menguatkan hati : Kamu udah kasih jawaban jujur, Win, kalau terpilih Alhamdulillah, kalau enggak ya yang legowo, memang bukan rezekimu.

Setelah kira-kira seminggu (atau lebih) di suatu siang, ponsel saya berdering. Yang nampak di layar 5 inci saya itu adalah nomor tak dikenal, dari Jakarta (021), dan tertulis di bawahnya Greater Jakarta. Saya sudah nggak aneh. Iya, saya sering menerima telepon dari Greater Jakarta dan selalu saya jawab teleponnya. Kali ini pun saya jawab dengan santai seperti biasanya.

Saya : "Halo selamat siang?"
GJ (Greater jakarta) : "Selamat siang, dengan ibu Winursih?"
Saya : "Iya saya sendiri."
GJ    : "Perkenalkan, Bunda. Saya Nita dari SGM. Ingin memberitahukan bahwa Bunda telah terpilih menjadi Mombassador SGM Eksplor."
Saya : *mata membelalak, lalu melakukan gerakan tangan yes! yes! yes!*
           "Oh ya, waah senang sekali." saya menjawab kalem, wkwkwk
GJ   : "Selamat, ya Bunda. Sebagai informasi, Mombassador adalah wadah para Bunda yang peduli terhadap tumbuh kembang buah hati dan setia terhadap produk SGM seperti Bunda Winursih. Jadi saya ucapkan selamat, ya Bunda. Oiya, saya ingin memastikan lagi, apakah Bunda bersedia menghadiri Temu Bunda pada tanggal 13-15 Desember 2016 di Yogjakarta?"
Saya : "Iya. Saya bersedia."
GJ    : "Baik, Bunda. Terima kasih atas waktunya, ya Bunda. Selamat siang."
Saya : "Siang."
Dan saya pun menutup telepon dan langsung jingkrak-jingkrak. Tangan saya dingin semua.
Bagaimana bisa saya terpilih menjadi salah satu Mombassador, karena saya yakin banyak bunda hebat lainnya yang pasti ikut mendaftar? Dan pada akhirnya, saya berkeyakinan ini sudah diatur oleh Gusti Allah. Semata karena memang sudah takdirnya, sudah diatur oleh-Nya, rezeki saya, bukan karena kehebatan atau keistimewaan saya. Bukankah begitu, manteman?

Selang beberapa hari, saya kembali ditelepon. menanyakan ukuran kaos. Semakin HHC, harap-harap cemas karena mendekati hari H belum juga ada kabar.

Lalu, tiga hari sebelum hari keberangkatan tanggal 13, sebuah telepon kembali masuk. Kali ini menanyakan alamat email yang valid karena tiket pesawat dan jadwal penerbangan,serta kontak supir yang akan menjemput ke rumah akan dikirimkan via email.

Tanggal 12 Desember 2016. yeaaa Alhamdulillah besok insyaAllah saya berangkat ke Yogjakarta. Disana sampai tanggal 15 Desember. Semoga nggak ada aral rintangan dan lancar sampai di Yogjakarta.

Tunggu cerita saya saat mengikuti Mombassador SGM Eksplor, ya manteman. Pasti seru dan pasti akan bertambah teman dan menjalin silaturahim diantara bunda-bunda hebat.

Cimahi, sehari sebelum terbang ke Yogjakarta.

Baca ceritanya : Keseruan Temu Bunda Mombassador SGM
Readmore → Bagaimana Bisa Menjadi Mombassador SGM? Padahal Aku Mah Apa Atuh...

06 December 2016

6 Me Time Sederhana

Hai, pagi ini cerah, ya? Di Cimahi angin berhembus dingin sih, tapi matahari juga mengimbanginya dengan memberikan kehangatan. tapi saya anggap cerah aja. Secerah hatiku, eaak. Hangatnya enak banget buat olahraga. tapi saya malah nulis ini. Hihi, mumpung moodnya lagi bagus dan gak keganggu sama anak-anak (mereka lagi sekolah).


Alhamdulillah. Bersyukur di pagi hari, dipercaya membuat kita menjalani hari dengan lancar dan menyenangkan. Percaya gak? kalau saya sih percaya karena sudah membuktikannya. Wallahualam. Sugesti positif di pagi hari itu baik banget. Dan ini sudah saya jalani sejak 10 tahunan yang lalu. Setiap bangun tidur, ngaca deh (jangan lupa doa bangun tidurnya :) ). Setelah di depan cermin,lalu katakan kepada diri sendiri sambil tersenyum : Hari ini aku bahagia. Aku semakin cantik, semakin sehat, semakin bersemangat. Terimakasih ya Allah sudah memberi aku kesempatan hidup di hari ini.
Setelah itu, melakukan kegiatan rutin sehari-hari berasa ringan.
Hal ini bisa disesuaikan dengan situasi dan kondisi masing-masing orang.

Selain sugesti baik terhadap diri sendiri, lakukan me time agar hati tetap terjaga kewarasannya. Kerjaan rumah tangga yang gak ada habisnya, ngemong bocah yang selalu aktif yang pasti menguras kesabaran. Maka menjadi hal penting melakukan me time, menikmati waktu sendiri dan bersantai.

Setiap orang beda-beda cara. Ini ada 6 me time sederhana yang sering saya lakukan.

Crafting / Bikin kerajinan Tangan
Saya suka banget mainan gunting, kain, benang, dan jarum jahit. Sebenarnya bisa seharian menekuri kain-kain dan kawan-kawannya, kalau nggak inget sama tugas negara mah. hahaha (((tugas negara))). Tapi karna tetap harus menjalankan tugas negara, jadi ngecraftnya cuma beberapa jam aja sehari.
Crafting gak cuma menjahit aja sih, kadang saya merajut juga. Nge-craft bikin saya bahagia. Bahkan dari craft ini (diantaranya membuat tas rajut dan busy book ) saya bisa dapat pendapatan sendiri. Hasilnya memang nggak banyak karena ngerjain sendiri dan nyambi-nyambi. Tapi lumayan lah bisa punya pemasukan. Nah kalau nge-craft sudah dikejar-kejar sama pembeli yang pesan, diburu-buru, itu sudah nggak menyenangkan lagi. Jadinya, saya tinggalkan dulu me time yang satu ini dan beralih ke yang lain.

Nonton Drama
Nontonnya drama korea dong. Atau film yang disukai. Biasanya sih kalau kerjaan rumah (nyuci, nyapu, ngepel, masak, dll) sudah beres semua. Jadi nyantai sambil tiduran. Sambil peluk guling, kalau gemes dengan adegan dramanya bisa gigit-gigit dan pukul gulingnya.

Hunting Foto
Saya suka motret. Jadi, kalau lagi suntuk, saya suka jalan di sekitar rumah. Lihat semut, cekrek. Nemu kembang cantik, cekrek. Lihat ulet, cekrek. Pokoknya cekreak cekrek asyik aja.



Main Game
Ini sih khususnya saya yang suka main games. Kalau yang nggak suka mah pasti bilangnya "buang-buang waktu aja" "gak ada gunanya" "bikin kecanduan" dan lain sebagainya. Tapi bagi saya, nge-games itu asyik banget, asal jangan lama-lama aja. Saya nggak sampai kecanduan kok. Maksimal setengah jam aja deh sehari. Itu juga nggak tiap hari ding.

Membaca Buku
Sekarang saya jarang banget membaca buku (buku fisik) walaupun koleksi buku-buku saya banyak banget sampai sudah dihibahkan ke perpustakaan dan taman bacaan juga masih banyak aja. Kesenangan membaca buku mulai memudar setelah punya dua bocah. Sekarang lebih banyak baca-baca di online aja sih untuk nambah wawasan. Walaupun sama-sama membaca, tapi menurutku beda rasa. Membaca di gawai, mata jadi cepat lelah karena radiasinya. Kalau membaca buku tuh jadi rileks yang ujung-ujungnya ketiduran. :D

Belanja
(hoho, jangan berbaik sangka gitu... ntar saya jadi enak :D )
Senang belanja merupakan kodrat yang tak bisa dipisahkan dari seorang wanita. Jujur deh, pasti sebulan sekali minimal kan kita belanja kebutuhan rumah tangga. Namun, adakalanya pengen banget cuma jalan-jalan aja cuci mata. Milih-milih baju trendi, tas-tas lucu, peralatan make up, sepatu, dan lain-lain. Tapi gak sempet keluar rumah. Kalau bawa bocah yang ada bukannya bahagia, kalau anak rewel dan banyak maunya jadi malah frustasi kitanya. LOL.
Well, cara saya cuci mata tapi nggak capek kaki sih dengan window shopping aja di Harbolnas Zalora. Saya bebas milih barang-barang disconan. Masuk-masukin barang belanjaan ke keranjang. Kalau sudah ditotal klik tombol close. hahaha *menertawakan diri sendiri* Konyol sih memang kalau ditulis di blog (malu-maluin aja sih lo Wien!), tapi kayak gitu juga sudah bikin saya bahagia. wekekek
"Wiiiin, di harbolnas Zalora harganya miring banget lhooo, banyak discon lhooo, yakin lewatin begitu saja kesempatan ini? yakin gak akan belanja?" 
Tetiba suara entah dari mana berbisik di telinga. Aku memang lemah sama yang disconan. T_T

Itu sih, 6 me time sederhana ala saya. Nanti kalau inget, saya tambahkan lagi deh. kalau manteman apa nih me time nya? Adakah yang sama dengan saya? :)))

06 Desember 2016,
Cimahi yang anginnya lagi dingin.

Readmore → 6 Me Time Sederhana