20 June 2016

Objek Wisata di Ciater

Setiap daerah pasti memiliki objek wisata yang menarik. Termasuk kabupaten Subang yang punya kawasan Ciater yang mempunyai pesona tersendiri dan tak kalah menariknya dengan kawasan lain. Ciater merupakan salah satu kecamatan yang berada di Kabupaten Subang. Yang menjadi khas objek wisata Ciater ialah kesejukan dan pemandangannya yang begitu memesona.
Di Ciater kita juga akan menemukan beberapa wisata kuliner yang khas banget. Diantaranya adalah sate kelinci dan sup daging kelinci. Rasanya yang gurih membuat para penikmat daging kelinci begitu ketagihan.
Di Ciater ada apa saja? Berikut beberapa objek wisata yang menjadi rekomendasi untuk kamu berlibur berasama teman, sahabat, atau keluarga.
Ciater Highland Resort
Ciater Highland Resort menjadi salah satu alternatif objek wisata menarik karena di tengah-tengahnya terdapat Pacuan Kuda Ciater. Tak heran jika banyak sekali pengunjung yang datang. Di sini kita juga dapat menikmati pemandangan kebun teh yang cukup luas.
Kawasan ini merupakan objek pertama kali yang bertemakan Ranch di Subang. Bagi kamu yang menyukai aktivitas berkuda atau mau menjajal menunggang kuda bak seorang koboi, destinasi ini sepertinya bisa dijadikan list untuk dikunjungi saat libur datang.

sumber 
Kita pun dapat berolahraga dengan berkuda maupun hanya sekedar menikmati pemandangan hamparan kebun teh yang cukup luas. Pesona alam perkebunan juga dapat kita nikmati sambil cross country maupun buggy trail . Jangan khawatir bagi kamu yang mau membawa anak-anak, karena di sini juga tersedia tempat bermain dan kolam renang yang akan membuat anak-anak senang berada di sini.
Untuk menuju lokasi kita dapat menggunakan kendaraan pribadi maupun angkutan umum. Hanya memerlukan waktu sekitar 40 menit perjalanan dari Subang.
Wisata Pemandian Air Panas
Ciater sangat terkenal dengan pemandian air panasnya dan menjadi objek wisata favorit bagi wisatawan dari berbagai daerah. Menikmati sumber air panas sambil melihat pemandangan alam yang begitu indah menjadi salah satu daya tarik para pengunjung tempat ini. Apalagi bagi kita yang tinggal di kota dan sehari-hari yang kita lihat gedung bertingkat dan kendaraan yang berjubel.
Sumber air panas pemandian Ciater ini berasal dari kawah Gunung Tangkuban Perahu yang masih aktif. Kehangatan airnya yang begitu pas membuat siapa saja yang mandi di sini merasakan kesegaran. Tak heran jika banyak sekali pengunjung yang datang apalagi di waktu liburan.
sumber
Untuk menuju objek wisata Ciater, kita dapat menggunakan kendaraan pribadi maupun angkutan umum jurusan Ciater. Bandung - Ciater hanya memerlukan waktu 30 menit perjalanan.
Namun jika kamu berangkat dari Jakarta, terdapat dua jalur alternatif menuju lokasi. Kamu dapat melalui jalur puncak sekitar 212 km atau juga jalur Tol Cikampek – Bekasi kurang lebih 185 km.
Kalau memakai angkutan umum yang menuju ke arah Ciater, kalau sudah sampai di terminal Ledeng, kemudian dilanjutkan dengan naik angkutan umum jurusan Lembang. Waktu yang dibutuhkan sekitar 30 menit kalau tidak macet.
Adakah penginapan atau hotel di dekat Ciater?
Jangan khawatir bagi yang mau mencari penginapan di Ciater. Bisa bersantai-santai dulu kemudian besoknya bisa mengunjungi tempat wisata di sekitar Subang. Untuk memudahkan, kita dapat booking hotel atau villa melalui Traveloka. Yang mana Traveloka melayani pembelian tiket pesawat dan booking kamar penginapan. Berikut rekomendasi penginapan untuk Anda yang berlibur di Ciater.
Villa Chava & Villa Minerva
sumber : traveloka.com
Villa Chava dan Villa Minerva merupakan tempat penginapan yang cukup nyaman saat berlibur bersama keluarga. Fasilitasnya yang cukup lengkap menjadikan tempat ini seperti rumah sendiri. Adapun harga khusus untuk hari biasa yang mana harga aslinya pun terbilang sangat murah, untuk per malamnya sekitar Rp700.000 hingga Rp1.200.000.
Bangunannya yang didesain sederhana namun tetap memberikan kesan yang begitu nyaman. Lokasinya juga mudah untuk dijangkau yaitu berada di area komplek Ciater Highland Resort. Tepatnya di Jalan Raya Ciater.
sumber : traveloka.com
Inilah beberapa objek rekomendasi untuk kamu yang ingin berlibur ke Ciater. Suasananya yang sejuk dan menyegarkan akan membuat kamu lebih nyaman dan yang pasti dapat menghilangkan kelelahan akibat bekerja maupun aktivitas lainnya. Bentar lagi liburan, kamu sudah punya rencana kemana?

17 June 2016

Cerita di Awal Pernikahan dan Bulan Madu

Dulu, waktu baru saja menikah nggak bulan madu? helloooo...
*langsung diantemi sama warga* wkwk

Iya, saya dulu nggak bulan madu. Setelah menikah nggak langsung liburan kemanaa gitu. Nggak kepikiran tuh buat liburan ke Yogja, piknik ke gunung,  atau plesir ke pantai. Atau halan-halan kemanaaa gitu…

Enggak saya mah. Boro-boro bulan madu atau travelling, sehari setelah menikah saya malah langsung kerja karena cuti yang diberikan sama perusahaan tempat saya bekerja cuma 2 hari plus satu hari Minggu. Jadinya, bulan madu ya di kamar kostan.

Saya awal nikah sampai sekarang emang mandiri banget. Nggak tinggal di rumah mertua, karena memang di pondok mertua indah nggak ada tempat bagi kami walaupun rumahnya tingkat tiga. wkwkwk

Ini kalau diteruskan bisa jadi perang antara paham : ‘ngapain ngontrak kalau masih bisa tinggal di rumah ortu sambil jagain mereka.’ sama paham : ‘karena saya sudah menikah jadi harus mandiri, misah dari ortu’ gak sih? *diantemi lagi*
Kalau kedua paham tersebut, saya sih nggak mau menjudge orang yang sudah menikah tinggal sama ortu sebagai orang yg nggak mandiri ya. Saya mah open minded, dibalik tindakan orang kan pasti ada alasan. Ada prioritas dan ada berbagai pertimbangan.

Eh, jadi nglantur kemana-mana. Nanti ah kalau hal itu bisa dijadikan satu postingan berbeda.

Kembali ke bulan madu. Walaupun saya dulunya nggak bulan madu, bukan berarti kehidupan rumah tangga saya nggak bahagia di awal pernikahan. Romantisme orang yang baru mengenal dan langsung menikah seperti kami berdua adalah memotoran bareng. Itu juga sudah berasa seperti dunia milik berdua . hahaha 

Menikmati  indahnya pacaran setelah menikah adalah masa-masa yang sering kami kenang dan putar kembali saat sedang bercengkerama sekarang-sekarang ini.

Di awal pernikahan kami sering banget mendatangi hotel-hotel di Lembang. Bukan . Bukan mau bulan madu, tapi untuk menghadiri seminar-seminar dan training-training seputar bisnis.

Pernikahan bukan sekadar bulan madu atau jalan-jalan, bukan?  Dan saya yaqin (pake Q) bahwasanya buanyaaaaaak rumah tangga lain yang walaupun nggak bulan madu, pernikahannya tetap bahagia lahir dan batin. Yang ngalamin boleh ngacung. :))

Di delapan tahun pernikahan saya ini, kami sudah berencana dari jauh-jauh hari. Rencananya sih simple aja. Kami mau menginap di sebuah hotel yang tempat dan fasilitasnya nyaman untuk kami berdua. Ya berdua saja.

Nggak  usah jauh-jauh dari rumah lah, kasihan anak-anak kalau ditinggal lama-lama. Cukup dengan menginap semalam di hotel. Pilihan kami jatuh pada salah satu hotel di Lembang. Di Lembang, Bandung sudah banyak hotel berbintang yang fasilitas dan pelayanannya membuat kita nggak pengen cepet pulang, kan ya. Hahaha.

sumber foto 

Itulah sedikit cerita curhat saya tentang bulan madu dan awal pernikahan. Kalau teman-teman, apa cerita di awal pernikahannya? Adakah yang sama seperti saya. Atau malah bulan madu ke tempat eksotik nan indah? Ceritakan yuuk…


Di sini, pengennya lalu saya bikin GA ( give away ) bertema Cerita di Awal Pernikahan dengan hadiah voucher menginap di hotel dari Traveloka.

13 June 2016

Puncak Bintang Bukit Moko Bandung

Banyak orang penasaran dengan tempat yang satu ini, termasuk saya, sejak lihat foto-foto tentang Puncak Bintang dan Bukit Moko berseliweran di sosial media khususnya Instagram, saya jadi pengin banget kesana. Puncak Bintang memang termasuk tempat wisata baru. Diresmikan oleh Menteri Kehutanan sekitar dua tahun lalu, Puncak Bintang menjadi objek destinasi di Bandung yang ingin dikunjungi orang.

Akhirnya Sabtu siang kemarin saya, teh Nchie dan mbak Alaika kesana menggunakan motor matic. Awalnya saya ragu, "Kuat nggak ya motornya?" Secara jalan menuju Bukit Moko ini banyak tanjakan tajam dan berkelok, kata teh Nchie.



Ternyata memang benar, jalannya nanjaknya edun euy. Untungnya jalannya sudah halus. Jadi masih bisa ditaklukan dengan matic otok-otok saya. :)
Dari entry point ke atas jalan sudah diaspal. Sampai atas jalannya masih lumayan mulus, tapi sempit.
Jalan Menuju Bukit Moko

Rute yang dilalui cukup mudah kok. Saya akan jelaskan rute saya saja ya (dari arah tol Pasteur). Yang dari Jakarta atau kota lain, patokannya tol Pasteur aja. Keluar tol lurus terus ke arah timur lewat jembatan Pasupati. Dari lapangan Gashibu masih jalan terus, lurus ke arah timur melewati jalan Surapati. Nanti akan ketemu perempatan (simpang lima) lewat jalan PHH Mustofa.

Kalau sudah sampai Surapati Core, berarti tinggal sedikit lagi belok kiri ke jalan Padasuka. Akses masuk ke Puncak Bintang sama dengan ke Saung Angklung Udjo yang terkenal itu. Sebelum masuk jalan Padasuka ini ada plangnya kok, jadi nggak susah nyarinya.

entry point ke bukit Moko
Perjalanan sekitar setengah jam asal tidak macet
Perjalanan dari entry point jalan Padasuka sampai di Bukit Moko sejauh 8,1 km dengan waktu tempuh sekitar 30 menit kalau nggak macet. Tapi jarang macet sih.
Agar kendaraan juga nggak mogok di jalan, pastikan kendaraan yang dipakai dalam keadaan prima agar bisa sampai atas dengan selamat. Jangan lupa berdoa pas lagi nanjak dan melewati belokan tajam. Oiya, keahlian supir juga diperlukan, jangan sampai salah 'gigi' pas jalan curam.

Kita bisa memilih parkir di bawah atau parkir di atas. Parkir bayar 5000 rupiah.
Kita tinggal berjalan sedikit untuk masuk di kawasan hutan pinus dan Puncak Bintang. Tiket masuk 12.000 saat saya berkunjung.
Bayar tiketnya di sini. 
Setelah masuk ke kawasan hutan pinus, kita akan memutuskan ke kanan dulu atau ke kiri dulu. Saran saya sih lebih baik ke kanan dulu baru ke kiri agar nggak terlalu capek. Menanjak dulu baru menurun.

Apa yang menarik di Puncak Bintang, Bukit Moko ini?
Banyak sih spot yang instragamable diantaranya hutan pinus, bintang, dan dek. (yaelah Win, kesini buat foto-foto doang? bukannya tadabur alam) .

1. Pemandangan kota Bandung. Kalau datangnya pas malam hari akan sangat indah menikmati cityview sambil ngopi-ngopi.
Puncak Bintang ini ramenya di sore hari dimana orang-orang berburu sunset. Saat saya datang nggak terlalu banyak orang.
(gak ada dokumentasi foto sunset)
Pemandangan dari ketinggian 1442 mdpl


Bukit Moko di siang hari

2. Hutan pinusnya keren. Bersih. Kita bisa camping di hutan pinus ini. Mengajak keluarga atau sahabat camping disini pasti menyenangkan. Kalau campingnya siang-siang (dari pagi sampai sore) katanya sih gratis. Tapi kalau malam hari, sepertinya harus bayar.


Ah jadi pengen ngajak Dhia dan Akram camping di sini deh.

3. Bintangnya.
Bintangnya ada dua, satu di bagian kanan, satu di bagian kiri. Bintang ini, kalau malam kerlap-kerlip karena ada lampunya.
in frame : mbak Al

4. Deck
Di sini kita bisa foto-foto sepuasnya ( kalau sedang sepi) kalau banyak orang mah ya sekenanya aja deh motretnya. Oiya, jangan coba-coba berdiri di atas sini saat cuaca mendung ya. Sudah ada peringatannya juga terpampang di deck.
dari atas deck
Kalau lagi mendung jangan coba-coba berdiri di atas sini ya 

5. Fasilitas toilet dan mushola. Gak perlu resak kalau mau buang air, wudhu, atau sholat. Fasilitasnya udah ada.


Sayangnya di atas, di Puncak Bintangnya belum ada warung yang menyediakan minuman dan makanan. jadi harus bawa bekal sendiri, tapi jangan lupa sampahnya dibawa turun lagi ya.

Kemarin saya nggak mampir di warung yang instragamable juga karena takut kehujanan di atas.. Namanya Warung Daweung. Tapi sebagai gantinya, mampir di warung kopi di daerah bawah.

Selepas jalan-jalan, pasti capek dan lapar kan ya... Kita bisa mampir di warung yang juga bisa jadi spot buat foto-foto di daerah Caringin Tilu.


di Caringin Tilu
Pesan kopi susu dan indomie rebus+telur+cabe rawit. Udara dingin, perut lapar, dan ini akan menjadi sore SEMPURNAAA...

Kapan kamu mau kesini? Kalau lagi ke Bandung, jangan lupa mampir ya.


10 June 2016

Menghilangkan Bopeng Bekas Jerawat dengan Cara Aman | Laser Erbium | Laser Fraxtional CO2 | DF Clinic


Menghilangkan Bopeng Bekas Jerawat dengan Cara Aman
Dua minggu lalu, tepatnya hari Senin ( 23 Mei ) saya kontrol lagi ke klinik utama DF Clinic di Leumah Neundeut.
Saya datang bersama kedua bocah saya. Pengennya sih sendiri menikmati metime, tapi karena Abudi tengah di luar kota untuk beberapa hari, jadi mau nggak mau anak-anak harus dibawa.
Tapi kalau nggak terpaksa, saya sarankan jangan membawa anak deh kalau lagi "nyalon". Apalagi kalau suasananya tenang dan hening kayak DF Clinic. Takutnya mengganggu yang lain kalau mereka berisik.
Tapi Alhamdulillah, anak-anak saya mah anteng kalau sudah disediakan "alat tempur" seperti makanan dan mainan. hihi

Satu hari sebelumnya, kulit wajah saya terasa gatal dan merah. Saya inget-inget makanan apa yang saya makan sampai reaksinya seperti ini. Saya konsulkan dong ke Dokter.

Masalah kulit saya adalah alergi seafood khususnya udang (kalau yang lain saya terlanjur nggak berani nyoba seperti cumi, kepiting, dkk). Sementara telur, sejauh pemantauan saya sih kadang-kadang menimbulkan reaksi alergi berupa jerawatan, tapi kadang-kadang enggak bereaksi. Saya bingung di sini. Masalahnya telur itu udah semacam bahan makanan pokok. Dimana-mana makanan mengandung telur.

Kata Dokter, kemungkinan itu (pada saat makan telur dan muncul jerawat ) dari sambelnya.

Iya juga sih, saya beberapa hari sebelumnya beli ayam bakar dan makan sambelnya. Nah, saya kan nggak tau itu sambel pakai terasi apa enggak. Ini yang kadang saya lupa.

Baca juga : Kenali Alergi Tubuhmu

Rangan dan peralatan Laser
Hari ini tepat sebulan setelah perawatan laser saya yang pertama. Dari hasil konsultasi, informasi yang saya dapatka antara lain :
- Laser untuk Acne Scar, bisa dilakukan sebulan sekali.
- Minimal tindakan laser sebanyak 3 kali untuk kelihatan mengecil dan mendangkal. Tapi kalau parah seperti punya saya sih, kata dokter paling enggak 5 kali untuk bisa terlihat bedanya kalau difoto.
- Harus menghindari makanan pemicu alergi jika ingin kulitnya bagus. Percuma perawatan kalau makanannya tidak dijaga.
- Hindari makan terigu dan gula. Karena kulit yang bagus akan terbentuk dari asupan makanan yang bernutrisi. Gula dan tepung itu nggak ada nutrisinya sama sekali. Bikin gendut iya..

Tentang Laser Erbium/Fraksional CO2 di DF Clinic

- Bisa menghilangkan lubang bekas jerawat atau acne scar.
- Laser pada mata. Atau yang dikenal dengan Lasik.
- Pigmentation. Jika ada warna kulit yang tidak merata/ menghitam, keriput, bisa diperbaiki dengan melakukan laser.
- Strech Mark dan selulit di perut yang bikin nggak pede di depan suami juga bisa diperbaiki dengan laser.

baca juga : Menghilangkan Bopeng Bekas Jerawat dengan Laser Erbium #1

Proses Pe-laseran kali ini sama seperti Laser pertama, kayaknya sampai laser ke sekian kali juga sama prosesnya. Diawali dari pembersihan wajah, anestesi, laser, Q-Light.

Setelah dilaser, wajah wajib tetap mendapatkan perawatan. Oleh dokter David, saya diresepkan produk ini :


- Skin R. Ini wajib pakai setelah laser.
- Dermoist Nutriderma. Kata akang yang di apotek sih, ini sama aja kayak Nutri Cream yang sebelumnya udah diresepkan. Cuma beda kemasan aja. Fungsinya melembabkan kulit.
- Daily Whitening
- Sun Screen dengan SPF 50
Dokter tidak meresepkan Facial Wash karena di rumah masih ada. Dan lagian 5 hari setelah laser kan nggak boleh kena sabun, jadi Facial washnya awet.

Pantangan jika ingin kulitnya cepat meregenerasi selnya dengan baik adalah jangan makan makanan yang tidak ada gizi/nutrisinya sama sekali ( dokter sudah menyebutkan tepung dan gula ). Menjaga asupan nutrisi yang bagus untuk kulit. Dan selama dua minggu tidak boleh terkena sinar matahari secara langsung.

Menjalani dua minggu pasca laser, bukan perjuangan yang mudah.
 (#mulai lebay).
- Kegiatan saya antar-jemput anak sekolah mengharuskan keluar rumah. Jadi untuk menghindari terkena sinar matahari langsung, saya memakai masker kain. Ya, saya mah emak motoris ,kemana-mana mending naik motor dari pada mobil (angkot) hahaha
- Banyak yang ngeliatin. Setelah laser, wajah akan memerah kemudian menghitam . Kalau di dalam ruangan, masker saya lepas. Pasti banyak mata menatap prihatin antara mau nanya tapi gak nanya-nanya. Saya mau nanya duluan nanti dikira Ge eR. Kalau mereka langsung nanya kan, saya bisa jelasin. Mungkin akan saya jawab : "Pak-Bu, saya sedang perawatan, bentar lagi cakep."
- Gak bisa dandan. Karena make up apapun gak akan nempel di kulit. Jadi ya pergi-pergi dengan wajah polos tanpa BB cream dan bedak. Tapi pakai pensil alis dan lipstik mah teteup, walau nggak bedakan. ( eh bentar-bentar.. sejak kapan saya ini suka dandan ya? ah sudahlah abaikan saja.)
- Yang nggak bisa dihindari adalah ketika saya dapat undangan sebuah acara yang berada di luar ruangan dan berpanas-panasan. Alat tempur saya disaat seperti ini adalah topi, masker dan kaca-mata.
- Kalau salah makan atau kurang memperhatikan bahan-bahan dalam makanannya, akan membuat kulit wajah mengeluarkan reaksi. Suatu hari diantara 14 hari pasca laser, saya memakai Daily Whitening saat malam hari menjelang tidur. Pas subuh-subuh saya bangun tidur, saya kaget merasakan kulit wajah saya gatal-gatal, merah, dan terasa panas dan tebal. Saya panik banget waktu itu. Apa yang harus saya lakukan, harusnya pas seperti ini kontrol ke DF Clinic. Tapi Akram sedang demam dan Abudi keluar kota. Jadi saya konsultasi saja dengan Konsultan DF di Facebook. Katanya ini reaksi normal. Iya sih, ini pertama kali memakai Daily Whitening/DW  ( 7 hari setelah laser ). Dua malam berikutnya, saya nggak pakai, takut sih. Pas malam selanjutnya saya pakai lagi. Lho, kok enggak gatal dan merah lagi ya.
Setelah saya pikir-pikir lagi, mungkin kah ini karena Basreng sore itu? Saya icip-icip banyak basreng karena ngeces lihat anak-anak makan ini. Basreng ( bakso goreng ) cemilan khas Bandung, mungkin di dalamnya ada bahan yang ditolak juga oleh tubuh saya. Jadi muncul reaksi alergi berupa bentol gatal, merah, dan terasa panas.
"oh, my bad!"

Tujuh belas hari kemudian, wajah saya sudah kembali normal. Seperti foto di bawah ini. Fotonya gak pake make up dan gak pake aplikasi yang bikin mulus kinclong.
Alhamdulillah scar-nya sudah mulai kelihatan mendangkal.

Cerita selanjutnya : Perawatan Wajah Setelah Laser
foto tanpa make up
tanpa edit/aplikasi beauty

Tentang DF Clinic

DF Clinic nggak seperti salon kecantikan biasa. Di sini setiap pasien harus konsultasi terlebih dahulu dengan dokter ( Docter First ) sehingga permasalahan yang ada dicari akar masalahnya.

Di DF tidak hanya Dokter David Budi yang ahli Aestetic dan Anti Aging, namun banyak dokter lain yang menangani masalah lain juga seperti masalah gigi, perawatan dan spa anak, mind therapy, dan masih banyak lagi.
langsung klik saja ke websitenya ya di www.dfclinic.com

alamat       : Jalan Leumah Neundeut no 10 Bandung.
( Dekat Universitas Maranata, Bandung )
telepon      : 022-2010593
whatsapp   : 0812 2190 6850
pin BB       : 7D38BCFC
email         : df_clinic@dfclinic.com

07 June 2016

11 Gerakan Ini Mengatasi Nyeri Datang Bulan

"Melalui gerakan Yoga sederhana, rasa nyeri ketika menstruasi dapat mereda karena yoga membuat otot-otot rileks", 
~ Yenny Christine


Nyeri Haid?? Euuuugh...! Banyak wanita yang sering mengalaminya, termasuk saya. Menurut survei yang dilakukan Frontier, 62,7 % wanita Indonesia mengalaminya.
Mulai nyeri-nyeri ringan di kepala, pegal -panas punggung sampai panggul, nyeri perut , kram, hingga sampai ada yang pingsan-pingsan "hanya" karena nyeri saat datang bulan.

PMS ( PraMenstruasi Syndrome) ?? Seriiiing!
PMS sering diartikan mood yang tiba-tiba saja berubah saat menjelang tanggal-tanggal haid/datang bulan. Biasanya sih 3 atau 2 hari menjelang haid. Ini karena hormon tubuh juga mengalami sedikit perubahan. Kondisi nggak nyaman juga mempengaruhi datangnya PMS. Saya sendiri, walaupun sudah berusaha menekan perasaaan/mood/emosi yang berubah-ubah, tetap saja ya pengennya marah-marah melulu, ujungnya orang rumah yang kena omel. hahaha
Makanya, kalau tahu istrinya lagi datang PMS, mending ngalah aja deh ya bapak-bapak dari pada ngajak ribut. :p

Saya sudah bertanya kepada teman-teman tentang apa yang dilakukan/solusi (jika) saat haid mengalami nyeri haid apa saja? Kebanyakan dari mereka menjawab : minum obat penghilang rasa sakit, minum jamu pegel linu, nggak minum apa-apa cukup banyak istirahat. Tapi jarang sekali yang menjawab olahraga. Padahal olahraga saat haid juga bisa melancarkan aliran darah, membantu menghilangkan rasa pegal dan nyeri perut tadi.

Dengan banyaknya wanita yang merasakan tidak nyaman saat haid dan terganggu aktivitasnya, maka Kiranti mengadakan tour kesehatan untuk wanita bertajuk "Stay Fresh and health with Kiranti" .

Sabtu pagi kemarin ( 04 Juni ) di rooftop Sky Level Paris Van Java Bandung semarak dengan balon warna kuning-orange. Hari itu semesta mendukung banget. Matahari berinar cerah.
Acara diawali dengan kata sambutan dari pak Donny sebagai Managing Director Kiranti. Dan dance penyemangat dari Mystique.

Dilanjut dengan yoga bersama Yenny Christine, seorang instruktur yoga yang sudah mengajar lebih dari 10 tahun. Instagram teh Yenny @yennychristine



Di Yoga in the Air with Kiranti ini, teh Yenny mengajarkan gerakan-gerakan yang bisa menghilangkan ketidaknyamanan saat haid (nyeri, kram, pegal linu, dll)

"Jangan dibayangkan akan ada handstand atau akroyoga ya. Saya hanya akan memberikan gerakan-gerakan yang ringan, yang sangat bermanfaat ketika lagi haid." buka teh Yenny sebelum memulai gerakan pertama.

Di Yoga in the Air with Kiranti ini memang nggak semuanya sudah rutin latihan yoga. Termasuk saya, awam banget deh sama yoga, baru pertama kali mencoba gerakan yoga ini. nama-nama gerakannya pun sudah lupa..

11 gerakan ini bisa mengatasi nyeri datang bulan. Yuk kita mulai gerakan-gerakannya. Ini bisa dilakukan di rumah tanpa pelatih :

1. Duduk bersimpuh seperti duduk sinden atau duduknya orang jepang. Badan ditegakan , pejamkan mata, dan tarik nafas dari hidung secara perlahan dan hembuskan lewat hidung secara perlahan pula. Lakukan 20 hitungan nafas. Gerakan ini selain bagus untuk otot kewanitaan, juga bisa mengurangi nyeri di bagian panggul.

2. Kemudian lakukan gerakan seperti di foto :
gantian kanan dan kiri
taken by @diarykiranti

3. Duduk selonjoran kedua tangan menumpu ke belakang. Miringkan badan ke kanan dan kiri secara bergantian.
taken by @diarykiranti

4. (Gerakan ini bisa dilakukan berpasangan.) Satu kaki diluruskan, kaki satunya ditekuk. Telapak kaki menempel di paha kaki yang lurus. Lalu perlahan menunduk sampai menyentuh lutut. Untuk pemula kayak saya ini, ternyata susah ya sampai bisa nyium lutut.

5. Gerakan selanjutnya, teh Yenny melakukan gerakan dengan musik yang lembut. Video bisa ditonton di instagram saya ya @uwienbudi  (sekalian difollow ya kaka, uhuk)

6. Melakukan gerakan berpasangan seperti gambar. Bisa juga sendiri sih, kalau sendiri, pakai kursi kecil atau apapun yang tingginya sesuai.


7. Lakukan gerakan tengkurap tapi pinggul ke atas ditegakkan.
(susah bener ya menjabarkannya. lihat gambar saja deh ya)

Dari gerakan ini ada beberapa gerakan seperti, mengangkat salah satu kali, lutut tetap lurus, badan tetap tegak. Tahan 20 hitungan. Pas ini kerasa banget kaki seperti ditarik dari belakang.

8. Gerakan selanjutnya, salah satu kaki ke depan, dan lakukan gerakan seperti ini :

9. Dalam posisi seperti di atas, bungkukkan badan, tiduran dengan kepala bertumpu pada kedua tangan di lantai. Kepala menghadap ke kanan. lakukan bergantian kanan dan kiri.

10. Melakukan gerakan seperti gambar. (Dan saya masih juga nggak ingat namanya, hik)

11. Kembali ke posisi duduk sinden. lakukan gerakan seperti gambar di bawah ini:
Gerakan ini bisa melancarkan darah haid.

Gerakan terakhir, berdiri tegak. Ambil dan buang nafas secara teratur dari hidung. Gerakan tangan ke samping dan ke atas.

Yoga selama kurang lebih satu setengah jam ini membuat badan yang tadinya pegal-pegal dan linu terasa lebih ringan aja. Matahari semakin carah ceria aja nih, tak ayal para peserta menutup wajahnya dengan berbagai cara.

Selesai beryoga, ada bincang-bincang seputar kesehatan dan tentu saja informasi dari Kiranti.
ki-ka : MC, kang Michael (PR Orang Tua), teh Yenny Christine (instruktur yoga)
Kiranti ini sudah ada sejak tahun 1994 sampai sekarang. Kiranti terbuat dari 100% bahan-bahan alami pilihan seperti kunyit, asam jawa, kayu manis, jahe, dan gula jawa. Dalam proses produksinya, Kiranti menggunakan teknologi modern untuk menjaga higienitas dan keamanan produknya. Karena itu pada tahun 2005 Kiranti mendapatkan sertifikat CPOTB ( Cara Pembuatan Obat Tradisional yang Baik dan Benar ) dari Menteri kesehatan dan satu-satunya minuman datang bulan yang mendapat OHT ( Obat Herbal Terstandart ).

Kini, kembali Kiranti memperkenalkan3 varian rasa dan kemasan baru. Tiga varian rasa itu adalah
- Kiranti Sehat Datang Bulan ORIGINAL. Dengan warna kemasan kuning.
- Kiranti Sehat Datang Bulan PEGAL LINU. Dengan warna kemasan biru.
- Kiranti Sehat Datang Bulan PLUS ORANGE JUICE. Warna kemasannya orange ceria. Mengandung satu buah jeruk, kunyit dan asam jawa. Ini buat kita-kita yang nggak terlalu suka aroma jamu. Rasanya seger banget lho.
Pssst, Kiranti yang ini katanya juga bisa diminum oleh pria.

Saya suka dengan kemasan Kiranti ini karena pas banget digenggaman.


Setelah bincang-bincang seputar kesehatan wanita usai, semua peserta berkumpul untuk melepaskan balon ke udara. Menandakan dengan ini kita para wanita terbebas dari yang namanya nyeri saat datang bulan dengan berolahraga yoga dan minum Kiranti.

Acara Kiranti "Stay Fresh and Healty with Kiranti" hari itu diakhiri dengan sarapan sehat dan minum Kiranti.

Thanks Kiranti.

P.S Tour Sehat with Kiranti ini juga akan diselenggarakan di beberapa kota. Ikuti terus informasinya di media sosialnya Kiranti agar nggak ketinggalan

Twitter : @DiaryKiranti
Facebook : Diary Kiranti
Instagram : @diarykiranti

03 June 2016

RoadBlog Bandung 2016


Flashback ke beberapa hari sebelumnya....

Para admin blogger BDG yang ditunjuk jadi panitia RoadBlog Bandung sudah bikin teaser yang membuat saya penasaran banget. Nanti, akan ada acara yang super keren dan bertabur jobreview dan diisi oleh pemateri yang pasti bakal ada ilmu baru.

Tuh kan teasernya aja udah bikin jantung deg-degan gini. Lalu pas pendaftarannya dibuka, saya buru-buru daftar agar kepilih jadi peserta. Alhamdulillah di upprove!

Sabtu, 14 Mei 2016. Pagi yang cerah di Cimohay Kota. (Kota Cimahi maksudnya)

Saya salut sama panitia Roadblog ini yang sudah menyiapkan acara dari jauh-jauh hari. Menyiapkan tempat dan segala macem. Saya sebagai peserta yang tinggal duduk manis di kursi empuk angkat topi deh buat mereka.

Tempat dan ruangan RoadBlog kece banget, tepatnya di Eifell Room, Hotel Best Western Premier La Grande Bandung. Saya sudah pernah kesini sebelumnya, jadi kali ini gak pake drama nyasar dan bingung nyari tempat parkir. mhahaha

Sampai di tempat acara belum dimulai sih, tapi sudah banyak juga blogger yang datang. Ini menunjukkan antusias peserta yang tidak ingin terlewatkan satu sesi pun. Sebelum acara dimulai, satu persatu blogger dipersilahkan memperkenalkan diri. MC kece juga membuat suasana menunggu jadi nggak membosankan. Bisaan lah kang Raja Lubis membawakan acara.
MC : Raja Lubis
foto milik bu @idatahmidah

Acara pun dimulai.

Bang Aswi sebagai ketua panitianya memberikan sambutan. Saya juga salut sama Sosok Itu, ditengah kondisi ayahanda yang sedang sakit (waktu itu) dan tengah di rawat di Rumah Sakit, beliau masih bisa menjalankan amanah di acara ini.

Dilanjut dengan pengenalan Excite oleh bang Aldi Terren.

Tentang Excite
Excite itu semacam royalty point program atau point reward. Setiap yang belanja atau melakukan transaksi di sana akan mendapatkan point gitu yang nantinya bisa ditukarkan dengan hadiah. Yang mau nyari job review atau nonton iklan tapi dibayar juga bisa. Capcus aja ke webnya. www.point.excite.co.id

Mungkin bang Aldi syok, ya, melihat para peserta (yang kelihatannya) gak ada yang memperhatikan. Dibilangnya kita pada ngantuk dan lemes. Muahaha… padahal kita-kita lagi pada ngetwit ini loh, bang.

Makanya, setelah itu langsung coffee break, biar pada semangat ceunah.  Ya saya sih asik-asik aja, padahal acara baru dimulai setengah jam yang lalu lhoh.

Sambil menikmati cemilan dan kopi, peserta dihibur oleh kang Adew Habstah dan kang Mulyana yang menyuguhkan sebuah musikalisasi puisi yang keren pisan.
Duo Mulyana
foto milik @hilmangraha

Saya sempat merekamnya, saya kirim ke twitter dan Instagram. Kalau ada yang pengen mendengarkan kembali, cek aja di twitter,  sebuah performance yang gak hanya menghibur, tapi juga puisi-puisinya itu lho… monohok. Tapi ada juga yang absurd ( yaelah , mana ngerti lu Win bahasa sastra, qiqiqi )

 Yang masih saya ingat adalah kalimat ini :
"Apaguna kau baca buku kalau mulut kau bungkam melulu."

Setelah coffe break, RoadBlog berlanjut. Pembicaranya adalah Bapak Dodi Budiatma dari Lembaga Sensor Film (LSF ), pak Barry dari Traveloka dan pak M.Nurkhasan dari Pegadaian dengan moderator kece , mbak Alaika Abdullah.

Sekilas tentang materi LSF


Tugas Lembaga sensor film tugasnya adalah menyaring dan memotong sebagian adegan film yang dianggap tidak senonoh. You know what, lah yaa.

Walaupun sudah ada LSF, pak Dodi menghimbau agar masyarakat melakukan sensor mandiri. Seperti apa? Orang tua harap bisa memilih tontonan untuk anak-anaknya. Tidak nekad mengajak anak-anak menonton film yang jelas-jelas film itu bertuliskan untuk 17+. Jangan sampai anak melihat hal-hal yang tidak senonoh.

Dari LSF, Kategori film tayang di TV adalah  usia 17+ tayang pada pkl 21.00 ke atas. Usia 21+ tayang pkl 23:00-03:00. Jadi kalau masih ada stasiun TV yang memutar film dewasa dibawah jam 9 gimana dong? Ya sensor mandiri aja. Jangan ditonton.

Himbauan melakukan sensor mandiri
Sensor mandiri dilakukan oleh: OrangTua (harus bisa memegang kendali terhadap tontonan anaknya), Bioskop (tidak mengijinkan anak dibawah umur menonton film dewasa), Satuan Predikat (Paud,SD,SMP) dengan penyampaian informasi yang benar kepada anak didik.
Jangan sampai menyalahartikan bahwa sensor mandiri melegalkan swepping film yg tidak diinginkan masyarakat. Bukan seperti itu. Tapi.. Tapi, hendaknya tidak menonton film yang tidak sesuai dengan usianya.
Dari kiri -kanan : Pak Dodi, pak Barry, pak M. Nurkhasan
foto milik teh @LangitAmaravati

Sekilas tentang Traveloka

Kenapa sebaiknya menggunakan applikasi Traveloka untuk boking tiket dan hotel ? Berikut penuturan pak Barry :
- Banyak discon & promo.
- Mudah karena bentuknya yang e-tiket. jadi tidak perlu diprint.
- Aman.
- Applikasinya sudah didownload jutaan kali.

Sekilas tentang Pegadaian

Tujuan pegadaian:mencegah ijon, renteneir, dan simpan pinjam yang tidak tealistis.
Disamping program utamanya yaitu : Gadai, usaha Mikro, Jual beli Emas, Aneka Jasa. Di Pegadaian kita juga bisa nabung emas mulai dari 5000 rupiah

Setelah tiga pembicara, waktunya isoma. Istirahat , sholat, dan makan. Thank lagi deh buat panitia yang menyediakan tempat yang restonya kece dan makanannya enak-enak.




Satu jam kemudian saya kembali ke dalam ruang eiffel. Di dalam sudah ada keriuhan karena ada penampilan lagi dari Duo Mulyana.  Kembali saya tersihir dengan musikalisasi puisi mereka, keren!
Peserta sudah masuk ruangan seluruhnya. Acara berlanjut.

Narasumber berikutnya  dari Bank Sinarmas bpk Sunja Hendiyanto.

Bank Sinar Mas sekarang punya terobosan baru yaitu Tabungna online. Tabungan Online bisa untuk transaksi seperti cek saldo, membeli pulsa, transfer-transfer. Bisa dari gadget masing-masing. Pembukaannya pun mudah.

Baca juga : Cara Membuka Tabungan Online Bank Sinar mas

Tentang Genflix
Genflix adl layanan Over The Top, baik streaming maupun download video, yang dimiliki oleh PT Festival Citra Lestari. Kita bisa streaming sepak bola, streming siaran olahraga, nonton film Hollywood sampai film Jepang dan Korea. animasi juga ada.
Untuk film luar negri, sudah ada subtitlenya . Oiya, film-film di genflix ini sudah lulus sensor LSF.
Genflix bisa didownload di Playstore.

Informasi dari sponsor udahan. Narasumber yang sudah ditunggu-tunggu berikutnya Bang Aswi dan kang Argun dari Dewa SEO.
Bang Aswi
foto milik @NchieHanie

Dari cerita YUI, dijadikan tips ngeblog oleh sosok itu  (Bang Aswi). 
"Sama seperti kesuksesan yang lain. Blog yang sukses juga berawal dari bawah."
1) MEMBACA. Sebelum menulis, Yui selalu membaca terlebih dahulu.
2) Yui selalu mengatur suaranya. Pun dengan blog, bagaimana template, widget, dan SEOnya. Bgmn ketika orang membuka blog kita, loadingnya ringan.
3) Yui selalu  memainkan nada. Blogger, cukup menulis dengan hati, maka tulisannya juga akan menyentuh hati orang lain. Tulis saja pengalaman. Jangan diperumit dengan sesuatu yang belum pernah dialami.
4) Tulis setiap proses. Karena setiap orang tidak bisa menangkap moment yang sama.
5) RENUNGKAN. Seorang Yui, yang dilakukannya setelah menulis lagu  adalah merenungkannya. Pun blogger, setelah menulis renungkan, edit, edit, edit.
6) Narsis. Yui narsis dalam pemotretan. Blogger juga narsis. Bukan melulu soal foto sih, tapi narsis tulisan. Artinya, jangan malu menebar link.
SEO dalam pangertian yang sederhana : sebuah  teknik agar terlihat menarik di Google.
Tujuan : ditemukan dan dikunjungi oleh pencari informasi.
TERLIHAT : dengan keyword yang tertarget berada di top ten atau halaman 1 google.
MENARIK : Membuat orang yang melihat jadi tertarik untuk nge-klik.

Kata kang Argun lagi, SEO itu simple :
Menulis secara konsisten itu SEO.
Blog walking juga SEO.
Kang Argun
foto milik teh  @nchiehanie

Sesi Tanya Jawab dan Pembagian Doorprice
Peserta antusias sekali mengajukan pertanyaan. Aku mah menyimak aja. heheh
Acara Roadblog Bandung ini juga bertebaran doorprice.

Alhamdulillah acara berjalan dengan sukses dan lancar. Nuhun pisaaaan Excite yang sudah menyelenggarakan acara ini. Nuhun para panitia. Nuhun para sponsor. Nuhun peserta semuanya. Kalian Luar Biasa.

Sesi foto bersama juga gak mungkin terlewatkan, penting.

Road Blog Bandung 2016
foto milik @thayasintha
Acara Roadblog hari itu bener-bener olap informasi. Sore menjelang. Tinggal melenggang pulang. bhay semua kawan-kawan tersayang..., 
Roadblog menyisakan kisah ~klasik ~untuk ~masa depan... #ter-SheilaOn7

Btw, saya lupa parkirnya di sebelah mana. -__-

28 May 2016

Kuliner Arab di Bandung, Nasi Kebuli Kambing di Kedai Grengseng

Dulu, duluuu sekali, saya pernah nggak suka sama kambing. Selain karena ‘bau’nya yang bengik juga karna rasanya pun nggak enak. Entahlah, mungkin karena cara memasaknya yang salah waktu itu.. Ditambah dengan anggota keluarga ada yang anti banget sama daging satu ini. Jadinya bertambah dech antipati sama kambing.

Informasi salah tentang kambing ,yang beredar di masyarakat, bahwa kambing menyebabkan kolesterol dan menaikkan darah tinggi, membuat orang-orang cenderung menghindarinya. Kamu termasuk yang punya persepsi kayak gini?

Bentar..Bentaaar..

Faktanya, bukan daging kambingnya yang membuat kolesterol naik, tapi cara mengolahnya : santannya (pada olahan gule/kari), minyaknya, lemak, jeroan atau gajihnya yang ikut dimasak. 
Faktanya lagi, ibu hamil yang ingin anaknya cerdas, konsumsilah olahan daging LAMB (yaitu daging kambing muda yang berumur 5 bulan-an). Ini bagus banget dan mengandung protein tinggi.

Bandung, 25 Mei 2016... Siang yang hareudang, dan mendung tetap mengintai dari atas sana.

Pengen makan siang yang sedikit beda dari biasanya tapi teteup nasi ( biasalah orang Indonesia, kalau belum makan nasi belum makan namanya heuheu). Berawal dari informasi seorang teman, ada satu tempat di Bandung yang menyediakan masakan Arab. Sepanjang saya hidup (#halah) saya nyicipin kuliner Arab baru beberapa aja. Saya pun penasaran dan menyambangi tempat itu. Kedai Grengseng.

Nggak susah menemukan tempat ini. Berada di sekitaran Dago, tepatnya di jalan Tubagus Ismail nomor 35a Bandung ( Indomart lantai 2 ). Kalau dari jembatan Pasupati, lurus ke arah utara. Pas nyampe perempatan Simpang Dago, atau perempatan yang ada McD nya pas di perempatan dari sini udah deket ke jalan Tubagus Ismail sebenernya. Tapi harus lurus ke utara sedikit lagi untuk putar balik. Kalau pakai motor, tempat putar baliknya nggak jauh, tapi yang pakai mobil memang agak jauh putar baliknya. Kalau sudah masuk ke jalan Tubagus Ismail, tinggal ikutin jalan aja. Berada di area Tubiz eat n chat Indomart lantai 2.  Indomart-nya ada si sebelah kiri jalan. Parkir aja di depan Indomart lalu naik ke lantai 2. Akses tangga ke atasnya memang sedikit sempit, nggak terlalu kelihatan kalau cuman sekilas. Tapi di atas tempatnya luas.


MAP menuju Kedai Grengseng di Tubiz Eat n Chat

Begitu masuk, hmm… suasananya tenang dan adem. Cocok banget ngajak keluarga ibu-ibu arisan, ibu-ibu pengajian, atau ngajak gebetan makan di sini. Enak buat ngobrol santai atau ngerjain tugas kuliah. Yup, disini banyak dedek-dedek gemes karena dekat dengan kampus.

Beruntung saya bisa berkenalan dengan pemilik Kedai Grengseng ini, kak Ziria atau biasa dipanggil Ria. Kak Ria yang keturunan Arab menekuni dunia kuliner sudah lama, namun baru membuka Kedai Grengseng ini sejak April 2016 lalu ( masih baru, 2 bulanan ) . Karena kecintaannya terhadap kuliner Arab jadilah menu ini : Nasi Kebuli Kambing khas Arab yang sudah disesuaikan dengan lidah orang Indonesia.
.
Ngobrol langsung dengan pemilik kedai, menambah wawasan tentang kuliner yang satu ini.
“ Nasi Kebuli Kambing ini, memang kuliner Arab yang khas dengan rempah-rempah. Tapi di sini, sudah disesuaikan takaran rempahdan bumbunya sehingga cocok dengan lidah Indonesia.”

Kambing yang dipakai adalah kambing muda yang berusia sekitar 5 bulan. FYI, daging kambing muda itu mengandung protein tinggi yang baik untuk ibu hamil. Oiya, kalau nggak suka dagung kambing, di sini bisa diganti dengan memesan nasi Kebuli Ayam.

Sebetulnya ada satu lagi menu unggulan Kedai Grengseng ini yaitu : Grengseng Kambing, yang diklaim kak Ria nggak ada di restoran manapun, Wow, eksklusif banget berarti ya... Grengseng Kambing ini merupakan menu ciptaan kak Ria sendiri. Nanti kapan-kapan mau nyicipin Grengseng Kambing ini aaah.

Sambil menunggu makanan utama, saya ngemil dulu salah satu cemilan, khas Arab juga, yang disediakan oleh kedai Grengseng. Namanya SAMOSA. Kalau di Indonesia, mungkin ini semacam martabak telor gitu. Karena di dalamnya terdiri dari potongan daging sapi, bawang daun, dan selalu berbagai macam rempah-rempah sebagai bumbunya. Kulitnya renyah kresss. Kata kak Ria kulit Samosanya ini juga bikinan sendiri.
Untuk satu 3 pcs Samosa yang gurih dan berasa rempahnya  ini dihargai 20 ribu rupiah.

SAMOSA, pacitan khas Arab

Nggak lama pesanan saya datang. Satu porsi Nasi Kebuli kambing yang aromanya menggoda selera sudah terhidang, melambai-lambai ingin segera dilahap.
Dengan cara pengolahan yang benar, Kebuli Kambing nggak ada bau-bau bengik seperti waktu duluuuu sekali saya makan olahan kambing. Ini dagingnya empuk banget! Rempahnya kerasa sebagai ciri khas masakan Arab walaupun samar-samar. Ya kan sudah diadaptasi dengan lidah Indonesia. Agar orang Indonesia tetap bisa menikmatinya. Selain rempah juga tetap ada taburan kismis-nya, layaknya kuliner Arab.



Satu porsi Nasi Kebuli Kambing dalam sekejap sudah masuk ke perut. Takaran porsinya sih cukup mengenyangkan untuk ukuran saya. Satu porsi dihargai Rp 25.000. Harga yang cukup terjangkau untuk ukuran kebanyakan Nasi Kebuli di Bandung yang rata-rata sudah dikisaran mapuluh rebu. .

Masih di dalam area Tubiz cafĂ©, ada satu stand yang menyediakan minuman menyegarkan. Klop banget dinikmati saat makan siang yang cerah ceria ini. Ada tiga jenis minuman yang direkomendasikan dan menjadi favorit di Baba’s.


Timun Serut
Terdiri dari timun, melon,perasan  lemon, dan sedikit susu sebagai penghias. Rasanya manis segar. Manis dari melon dan segar dari ketimun dan perasan lemon. Untuk buka puasa, ini sehat dan menyegarkan. Kesegaran yang tak terlupakan ini dibandrol dengan harga Rp 12.000. 





Lemon Sensation

Ini cocok banget buat yang suka asem kayak saya. Saya pesan satu ini. Seger banget diminum setelah menyantap Nasi kebuli Kambing. Haeganya Rp 16.000.


Jus Leci

Dibuat dengan buah leci segar. Segar lho ya bukan kalengan. Kamu bisa menyeruput jus lecy ini dengan membayar Rp 14.500




















Aniway, kalau mau lihat lebih banyak menunya, intip aja di Instagram @kedaigrengsengkambing ya.