17 September 2015

Semoga Jakarta Bebas Macet

Saya punya teman yang bekerja di Jakarta, sebut saja Adi. Dia setiap hari berangkat dan pulang kerja dari rumahnya menuju tempat kerja. Setiap hari di "jam kantor", selalu saja jalanan padat -kalau nggak mau dibilang macet ya- dengan antrian kendaraan yang sampai ratusan meter. Tikungan ini padat, pertigaan itu padat, lalu perempatan sana padat juga.

Begitu sampai perempatan, ternyata Polisi Lalu Lintas (Polantas) sedang mengatur kendaraan.

"Aneh juga ,sih." katanya. "Setiap kali macet melanda perempatan selalu ada Polantas yang sedang bertugas. Padahal, perempatan tersebut jika nggak ada orang-yang-pake-seragam-Pramuka-itu (baca : Polantas) selalu lancar jaya, walaupun jumlah kendaraan yang lewat tergolong banyak."

Err…
Bagaimana Polantas menanggapi pernyataan seperti di atas ya?
Hmm, kalau saya amati (ciee amati), cara polisi mengatur kendaraan di perempatan ini kurang tepat. 

Gimana kurang tepatnya?
Misalnya gini, ini saya juga sering ngalamin. Polantas belum membolehkan kendaraan untuk maju jika jalan sebelah sana belum kosong banget. Jadi kita yang berada di jalan sebelah sini harus nungguin lama untuk bisa maju lagi. Kalau seperti ini otomatis kendaraan yang mengantri ,kan semakin banyak. Dan jadilah macet di ruas jalan sebelah sini. Berlaku juga sebaliknya. Untuk ‘ngabisin’ kendaraan ruas jalan sini, akan ada antrian kendaraan di ruas sana.

Ini sama saja dengan traffic light yang timernya lama sampai 150 detik. Uwuwuw! 60 detik aje udeh lama, ini 150 detik, bo’. Bisa nggak, kalo waktunya dikurangin?

Itu saja yang mau saya sampaikan kepada Traffic Management Centre Dilantas Polda Metrojaya.
Mereka sudah bagus dalam menangani pelanggaran. Hal ini bisa dilihat di twitter TMC Polda Metrojaya yang live report dan juga program TV ‘86’ di NET.

Masyarakat bisa ikut live report dengan mengirim twit ke twitternya. Anda juga bisa mengakses informasi terupdate seputar lalu lintas dan lain-lain di http://wim.tmcpoldametro.net/

Demikian. Dan semoga Jakarta bebas macet.

~***~
Tulisan ini untuk :

14 comments:

  1. Terimakasih gan, keep blogging. templatenya bagus ini, pengen deh punya blog kayak gini.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Bungkus, gan. Bawa pulang blognya.

      Delete
  2. sekarang udah bagus ya mbak,live reportnya udah ada di tv...

    ReplyDelete
  3. iya emang gitu mak... soalnya mobilnya juga banyak

    ReplyDelete
    Replies
    1. Apalagi sepeda motornya, menyemut kan?

      Delete
  4. Goodluck ya buat lombanyaa...

    ReplyDelete
  5. Smoga polantas2 kita bekerja sesuaai rulenya y mak

    ReplyDelete
    Replies
    1. Mereka sudah sesuai rule. Kitanya yang seringkali melanggar.

      Delete
  6. Macet memang bikin pusing juga ya Mbak

    ReplyDelete
  7. Duh di Jogja aja sekarang padet bener

    ReplyDelete
  8. Semua postinga artikelnya sangat menarik untuk di simak, mohon kunjungi juga website kami, kami tunggu. terima kasih. :D

    ReplyDelete
  9. menguji kesabaran dan iman kalau sedang terjebak macet :(

    ReplyDelete

Hai, terima kasih sudah membaca dan berkomentar. Tapi mohon maaf, komen dengan link hidup terpaksa saya hapus yaa :)