31 May 2013

Hitam, Merah dan Manis

Sesuatu yang paling bermakna bagi setiap orang itu berbeda-beda, tapi bisa jadi ada yang sama. Seperti keluarga (ayah/ibu, suami/istri, anak-anak) setuju kan kalau mereka itu sangat berarti, lalu harta, pangkat/kedudukan, ilmu/prestasi, dsb. Itu sangat manusiawi, setiap orang berhak menilai sesuatu itu bermakna atau tidak.

Itu sih sudah biasa. Lha kalau yang satu ini mungkin, nggak ada orang lain yang menyamainya. Benda ini sangat bermakna bagi saya. Apa itu?

Sebentar sebentar... ijinkan saya bercerita sedikit tentang sejarahnya. :)

Bulan Desember 2007, saya mengikuti sebuah training yang membahas tentang IMPIAN. Waktu itu, peserta diminta menuliskan apapun impiannya masing-masing. Dan saya pun menuliskannya dalam sebuah buku catatan (sayangnya buku itu sekarang ada di rumah yang lama jadi nggak bisa di foto deh :'(  ).

Saya menuliskan ada sepuluh "mimpi" saya yang harus saya jadikan kenyataan. Salah satunya adalah benda ini. Ini dia bendanya, taraaaa....!!

motor pertama  ^_^, baru dimandiin. 

Motor ini adalah motor pertama saya, persis seperti yang saya tuliskan waktu itu. "Saya ingin punya motor Supra Fit warna merah pada bulan Juli 2008". Daaan... ini saya dapatkan tepat di bulan Juli 2008 bersamaan dengan bulan dimana saya menikah. Motor ini sangat bermakna karena merupakan saksi bisu perjalanan rumah tangga kami dan turut mengukir sejarah perjuangan kami dalam meraih mimpi-mimpi berikutnya.

Namun bagi saya sesungguhnya, setiap hembusan nafas, setiap kedipan mata, setiap langkah, setiap senyuman orang-orang di sekeliling saya, setiap kebahagiaan maupun kesedihan dan setiap detik dalam kehidupan saya adalah suatu hal yang sangat bermakna. Yang tak terukur oleh apapun. (#eeaa)


Tulisan ini diikutsertakan dalam Mimoyoja's Giveaway .



21 May 2013

Ummi... yang gedhee!



Kalau ngomongin tentang celoteh anak-anak memang nggak ada habisnya ya. Apalagi tingkah polah nya yang membuat hari-hari makin berwarna dan tentu saja banyak rasa. (Berlebihan nggak sich kalau ) saya bilang : Anak adalah inspirasi, seringkali memotivasi diri, atau anak juga yang mengajari orang tuanya belajar  dewasa, belajar sabar, dan lain sebagainya.

Banyak sekali cerita seru bersama anak, diantaranya ketika beberapa hari lalu.. di ruang makan...
Ini tentang anak ku Dhia, usianya 3 tahun 10 bulan.

Aku : “Dhia, mau makan sama apa?”
Dhia : “Emm, sama ummi !”
Aku : “Maksud ummi, lauknya mau apa?”
Dhia : “Sama ayam goreng aja, mi”
Aku : “Kemarin sudah sama ayam goreng, ummi masakin yang lain ya..”

Dhia hanya menjawab dengan anggukan. Saya putuskan untuk membuat Omelet Sayur .

Tiba saat makan, kali ini Dhia maunya di suapin. Kebetulan adeknya lagi bobo,jadi saya sanggupi saja.
Satu suap…dua suap…tiga…empat… sambil terus berdo’a semoga suka..semoga suka.. (karena Dhia tak suka sayur) saya sambil deg-degan nyuapinnya. :D

hhhff (*menghela nafas lega*)… aman, kataku dalam hati ;)

Lanjuuut, yang bikin saya senang dan terkekeh saat makan siang kali itu adalah kata-katanya yang ini

Ummiii…yang gedheee”

Maksudnya, Dhia menganggap suapan2 saya yang tadi terlalu kecil baginya. Olalaaa…seketika itu seperti ada kembang api meletup-letup di hatiku (hehehe).

“ Baiklah Dhia… waaah, mbak Dhia pinter sekali ya maem nya” saya beri pujian untuknya. Dhia pun tersenyum dan tambah semangat menghabiskan makan siang nya.

Ummi, enak ummi telornya. Besok bikin lagi ya”

Hemm, Alhamdulillah... :) Dengan memberikan sedikit "penghargaan" ketika anak melakukan hal yang baik, jadinya anak akan senang dan tentunya insyaAllah akan melakukan hal-hal baik lainnya, karena pada dasarnya anak suka dengan pujian.

Itu tadi salah satu celoteh anak pertama ku. Yuk mari, ikutan bercerita di ulang tahun Vania yang ke-5.


“Cerita lucu ini ditulis untuk acara Vania's May Giveaway"

17 May 2013

LuVe Litee Untuk Seluruh Keluarga

Bicara soal es krim, pasti banyak orang yang bilang “sukaaa” atau “Iiiih mauuu”. Bahkan nggak sekedar suka, tapi sudah sampai pada level maniak. Itulah yang terjadi di keluarga kami. Tiap ngumpul bareng pasti selalu ada ice cream. Menurutku ice cream tuh bikin happy ketika merasakan lembut dinginnya lumer di mulut, hemm.. yummy

Masalah makan es krim muncul ketika si Abi mulai merasa bahwa berat tubuhnya kian hari kian nambah. Ya, tau sendiri kan ya kalau es krim pada umumnya mengandung gula dan lemak yang tinggi, makanya orang yang sedang dalam program menguruskan badan akan mencoret eskrim dari daftar menu makannya.

Nah, mulai dari situ kita jadi agak jarang makan eskrim, -kecuali Dhia yang tiap kali ke minimarket mintanya eskrim. Sampai suatu ketika kita lagi belanja, tetap tergoda untuk melihat kotak es krim, hehe :D. Pas liat-liat,sepertinya ada yang baru nih dari Campina, LuVe Litee, waktu itu masih awal-awal muncul jadi kita pengen nyobain aja rasanya. Saya memilih rasa Chocholate. Abi nya pilih rasa Green Tea, dan Dhia memilih rasa Raspberry Rosella. Begitu kita makan, emmh.. emang beda sih dari eskrim-eskrim yang lain, terasa tidak terlalu manis karena emang LuVe Litee ini tanpa pemanis tambahan alias asli rasanya.

Dan ternyata dari tiap rasa LuVe Litee ini pun punya manfaat yang berbeda, wow..
Rasa Chocolate untuk meningkatkan mood booster, anti depresan alami, sehingga kalau habis makan coklat akan muncul perasaan senang. 
Sayapun menjadikannya cemilan sehat, dinikmati sama kue gandum juga lezat.
 "ngademin" di saat mulai stress :)
 Rasa Green Tea untuk mengurangi stress, lelah dan letih (cocok banget dimakan saat Abi pulang dari kantor). Juga sebagai anti aging dan membantu menurunkan berat badan. Tuh kaan, cucok dech. Yang membuat kita lebih suka lagi, khususnya si Abi, karena LuVe Litee ini Es Krim Lowfat pertama di Indonesia dan 100% Non Dairy, jadi Abi nggak kuatir perutnya nambah buncit (ups) karena mengkonsumsi eskrim.


bangun tidur siang langsung makan LuVe Litte biar langsung segerr :)
Bangun tidur siang langsung makan LuVe Litee
bangun tidur siang, langsung makan LuVe Litee
tempelin di wajah biar seger

Nah Kalau Dhia emang sukanya yang warna-warna pink gitu, dia nggak tahu kalau bagus untuknya karena bisa mengurangi panas dalam (Dhia sering panas dalam), selain itu kalau yang suka lemes harus cobain yang rasa Raspberry ini karena bisa menjaga stamina dan detoksifikasi alias mengeluarkan racun.
Walaupun rasa Raspberry Rosella ini sedikit asam, tapi tidak menyebabkan sakit perut kok. ;)

Itulah kenapa sampai sekarang kita lebih suka beli Es Krim LuVe Litee ketimbang es krim yang lain. Karena selain rasanya yang kita sukai juga karena sehatnya.



Ayah-Ibu, Kakak-Adik, Om-Tante.. Mari mencintai tubuh kita dengan mengkonsumsi makanan yang seimbang, seperti LuVe Litee ini. ;)

Ssssttt, bekas tempat eskrimnya bisa dimanfaatkan lhooh…!  Kalau saya buat tempat bumbu seperti ketumbar atau kotak bekal tempat sambel. Hihihi :D


Tulisan ini diikutsertakan dalam LuVe Litee Blog Contest .