15 June 2017

Ramadhan, Jangan Berhitung dengan Matematika Manusia!

"Sehemat-hemat bulan Ramadhan, akhirnya THR ludes juga."

Why? Karena hemat di Bulan Ramadhan itu cuma teori! Teorinya : gak usah beli baju lebaran, gak usah kebanyakan buka bersama di luar, gak usah beli yang nggak diperlukan, dan lain sebagainya. Faktanya, walaupun teori tersebut sudah dilakukan, tetap saja THR pun ikut ludes. Soalnya saya juga merasakan sendiri, sih. (ah itu mah kamu aja kali,Wien)
Coba tanyakan pada rumput yang bergoyang tetangga atau teman-teman : bisa nggak THR nggak usah dipakai? Bisa gak beliin baju anak-anak? Bisa? Kalau bisa, saya tepuk tangan sambil acungi jempol. (*Nggak usah dibayangin gimana caranya tepuk tangan sambil angkat jempol. lol)

Saya mah kalau untuk berbuka puasa di rumah pasti ada tambahan takjil-nya (nggak cuma makanan pokok seperti nasi+sayur+lauk-pauk). Pasti ada takjil atau makanan pembuka walaupun sekadar kurma. (Hei, Wien.. sekadar kurma? Kurma itu lumayan lhoh harganya.) Nah itu!

Makanya tadi saya bilang kan, walaupun pos-pos pengeluaran untuk hal-hal yang nggak terlalu dibutuhkan sudah ditekan sedemikian rupa, tapi nyatanya saat Ramadhan memang ada pos pengeluaran khusus. Diantaranya untuk takjil, buka bersama, beli baju, sedekah dll.  Dan ini (pos pengeluaran khusus) pasti sudah Allah sediakan, pasti sudah ada kok rezekinya. Dan kita harus yakini hal itu.



Ada satu pos lagi selama bulan Ramadhan yang sebaiknya kita keluarkan semaksimal mungkin. Kita nggak perlu memakai matematika manusia untuk hal satu ini. Di Matematika manusia, 5 - 1 = 4. Kita mengeluarkan atau membelanjakan harta 1 juta dari gaji 5 juta, sisanya adalah 4 juta. Itu kalau untuk pembelanjaan pribadi, pengeluaran pribadi, kebutuhan pribadi. Jika kita bisa menghemat untuk keperluan pribadi itu sangat bagus!
Terus, pos pengeluaran yang kita tekan dan empet-empet banget itu, kita alihkan penggunaannya untuk memberi sesuatu kepada mereka yang berhak. Inget-inget, ada hak orang lain pada sebagian harta kita. :)

Berbagi bisa dengan cara yang paling sederhana seperti memberi takjil ke tetangga yang membutuhkan, sampai cara yang super keren yaitu menyantuni panti-panti asuhan dan fakir miskin.

Saya mau sedikit bercerita, mudah-mudahan bukan riya'. Dan kalaupun riya' yang hilang biarlah  pahalaku saja, jangan sampai pahalamu juga hilang karena hasad.

Beberapa hari yang lalu, saya memberi takjil kepada tetangga. Dia seorang anak yatim kelas 6 SD, karena bapaknya meninggal. Dia tinggal bersama ibunya di rumah kontrakan. Bagi saya nilai takjil tersebut tidaklah seberapa. Jika ditotal nggak lebih dari 20 ribu. Kecil, 'kan. bagi kita yang tiap harinya pengeluarannya sudah berpuluh-puluh ribu. Namun, saya ulangi lagi ,jangan berhitung dengan matematika manusia. Do'a yang tulus dari mereka membuat hati saya ini lapaaaang sekali. Saya merasa karunia Allah kepada saya ini besaaaar sekali. Dan yang lebih amazing lagi, malamnya saya terima pesan dari seseorang : "Wien, ada job untuk kamu." Kalian tau nggak nilainya? 40 kali lipat. MasyaAllah.... Bagaimana saya nggak merinding, cobak. Subhanallah. Alhamdulillah.

Lebaran sebentar lagi. Pasti kita-kita yang muslim mempersiapkan untuk hari raya Idul Fitri, 'kan. Lalu saya kebayang-bayang tetangga yg sigle parent dan yatim tadi. Buat bayar kontrakan aja mereka nunggak. Saya ingin berbagi parcel lebaran juga buat mereka sebangsa kue kaleng, sirup, dan kebutuhan poko seperti minyak, beras, gula, dll. Apalah saya yang mampunya masih segitu.

Lalu saya pergi ke Alfamart. Saya membeli beberapa mie instant, susu, gula, teh, kue kering, minyak, dan makanan ringan. Sampai di kasir, teteh kasirnya bilang jika saya bisa menebus salah satu barang yang ada di meja kasir dengan harga Rp 500 (limaratus rupiah). Saya dikasih tahu, bahwa minimarket sejuta umat ini sedang berbagi juga ke pelanggan mereka dengan PAK RAHMAT (Paket Ramadhan Hemat). Setiap kita belanja Rp 75.000, kita bisa membeli item khusus dengan harga cuma Rp 500. Item-item yang bisa ditebus dengan 500 rupiah antara lain : sekaleng wafer, kurma Alfa, 1L minyak goreng Tropical dan sirup marjan/ABC. Wah, sekalian saja saya tebus kurmanya, karena di keranjang belum ada kurma.



Nggak hanya itu ternyata, ada juga loyalty program untuk pelanggannya. Dengan berbelanja produk sponsor minimal 75.000 kita berkesempatan untuk mengikuti undian Shopping Race yang hadiahnya bisa mentemen lihat pada flyer di bawah ini.

Cara mengikuti Shopping Race
Belanja produk sponsor minimal Rp 75.000. Struk jangan dibuang karena pada ekor struk terdapat kode unik. Kode unik ini yang bisa kita ikutsertakan.

Keterangan, syarat dan ketentuan selengkapnya bisa manteman baca di pakrahmat.alfamartku.com

Produk sponsornya ini adalah kebutuhan pokok yang sehari-hari kita pakai. Diantaranya deterjen, pelembut pakaian, cairan pencuci piring, tissu, kue, sabun mandi, dan lain sebagainya. Produk-produk sponsor bisa dilihat pada flyer.


Sayangnya, Paket Ramadhan Hemat ini hanya sampai tanggal 15 Juni 2017. Jadi, hari ini adalah hari terakhir untuk bisa memanfaatkan promo ini.

Kuy, ke Alfamart! Karena ada setelah tanggal 15 Juni, Alfamart tetap akan ada program-program lain untuk pelanggan. Jangan lupa pakai kartu Ponta-nya ya.


20 comments:

  1. Beneran lho mbak, promo Pak Rahmat di Alfamart membantu banget menjaga THR biar nggak cepat habis. :)

    ReplyDelete
  2. Indahnya berbagi ya, Wien. Aku juga sering dapat rejeki tidak terduga. Kadang mikir mungkin ini dikasih Allah karena udah berbagi sama yang lain yang membutuhkan. Pak Rahmat juga nih baik banget sih. Masa wafer, minyak atau sirup cuma dihargai gopek. Tapi kalauai berbagi emang ga usah itungan ya.

    ReplyDelete
  3. Aku belum tahu. Mau ke alfa sekarang ah. :D

    ReplyDelete
  4. Super hemat. :D Kemarin aku dapat minyak 1 liter. Lumayan.

    ReplyDelete
  5. hari ini terakhir :) harus borong hahahaaa

    ReplyDelete
  6. Wah untung aku udah nebus kemarin. Tenaaang hehe. Berbagi memang indah ya Mak :)

    ReplyDelete
  7. Saya jg kurma selalu ada pas Ramadhan mba walau mahal . Tp kalo ada #pakrahmatdialfamart jadi bisa irit ya

    ReplyDelete
  8. Aku percaya bgt apa yg mba wien tulis. Berbagi malah bukan berkurang..
    Wah harii terakhirrr

    ReplyDelete
  9. wahh telat tau nih soal info alfa mart.

    ReplyDelete
  10. Aku kmrn beli kurma 350gr cuma 10rb di Alfa. Apa gak hepi banget cb. Scr aku kurma addict, hihi

    ReplyDelete
  11. belanja bisa sehemat dan semenyenangkan itu ya mba, syukur ada #PakRahmatdiAlfamart

    ReplyDelete
  12. Huah baru baca teh, jadi baru tau kalau ada Pak Rahmat :D

    ReplyDelete
  13. Alfamart agak lumayan dari sini, yang deket banget indom**** hehehe.. Btw mba wien ga sendiri kok.. Aku juga merasakan seperti itu, pengeluaran lebih banyak ya di bulan Ramadhan. Semoga berkah. Amin

    ReplyDelete
  14. Mantap programnya, semoga bisa berbagi terus ya Teh apalagi di bulan ramadhan yang penuh berkah rezeki terus melimpah aamiin

    ReplyDelete
  15. Alhamdulillah kalau bulan Ramadhan Alfamart banyak diskon jadinya senang banget emak-emak. Hehhee

    ReplyDelete
  16. Keren ya programnya alfamart :)

    ReplyDelete
  17. Namanya emak-emak kalo udah ada promo duhh senangnya...
    Apalagi ada Pak Rahmat yang bikin belanja makin hemat

    ReplyDelete
  18. MasyaAllah, memang nggak akan berkurang harta yang disedekahkan ya, Mba. Malah semakin bertambah^^

    ReplyDelete
  19. Artikel ini sangat kreatif semoga bermanfaat bagi semua terima kasih admin :)

    Tante Seksi
    Tante Bispak
    mahasiswi Bispak

    ReplyDelete
  20. Aku nyetok kurma klo Ramadhan

    ReplyDelete

Hai, terima kasih sudah membaca dan berkomentar. Tapi mohon maaf, komen dengan link hidup terpaksa saya hapus yaa :)