25 January 2016

4 Hal Penyebab Anak Kecanduan Game Online

Kalau membandingkan pendidikan anak di zaman dahulu dengan zaman sekarang, saya yakin nggak akan ada habisnya. Dulu, bermain, ya bermain secara fisik. Sedangkan sekarang, sekarang sudah zaman teknologi, zaman gadget. Dimana lebih dari 70 juta penduduk Indonesia adalah pengguna internet. Dan Gadget yang beredar ( smartphone, tablet, Ipad, dsb ) jumlahnya adalah tiga kali lipatnya. Artinya, setiap pengguna internet rata-rata mempunyai gadget lebih dari satu. Yang mengejutkan ( saya aja mungkin yang terkejut, haha ) anak-anak Indonesia, bermain game lebih dari 15 jam dalam satu minggu. ( Riset Yayasan Kita dan Buah Hati tahun 2013-2015)

Kalau saya ditanya pernah main game? PERNAAAH.
Bagaimana rasanya? ASYIIIIK.
Terus? Pengennya main melulu. Rasanya puas, merasa hebat karena bisa menyelesaikan tantangan demi tantangan.
Apalagi? Oiya saat berhasil, saya bisa dapet berbagai macam hadiah. Bikin tambah senang deh.

Ouuugh, jadi kira-kira seperti itu juga yang dirasakan anak-anak saat nge-game (di gadged).Mereka dapat penghargaan, mendapatkan keasyikan dan kesenangan. Pengennya main lagi, lagi, dan lagi. 

Saya pernah (mendekati) kecanduan game baru-baru ini, artinya saya suka ngegame setelah dewasa (ya, karena jaman saya kecil Alhamdulillah nggak punya fasilitasnya) Jadi, dampak-dampak negative dari games sendiri nggak terlalu mempengaruhi kehidupan saya.
Yakin? Iya, setidaknya saya merasa begitu. (((merasaaa)))

Menurut penuturan Bunda Dai, beliau yang juga mantan pecandu game selama 9 tahun. Sangat suka memainkan game The Sims. Setelah berkeluarga dan mempunyai anak, beliau sadar juga.

"Ntar kalau main game melulu, anak saya siapa yang jagain, keluarga siapa yang ngurus." tutur Bunda Dai

Tapi bayangkan, anak yang sedari kecil sudah dikasih gadged akan mendapatkan dampak yang bisa mempengaruhi masa depannya. Seperti yang kang Mumu tuturkan, sedari kecil orang tuanya sibuk, sehingga dia tidak terlalu mendapatkan perhatian dan merasa kesepian. Jadi pelariannya adalah ke game. Saat nge-game itu, Mumu kecil yang masih duduk di bangku SD kelas 4 merasa mendapat perhatian dari sesama Gamers, merasa kuat dan hebat saat bisa mengalahkan lawan-lawannya. Karena mendapatkan keasyikan dan kesenangan itulah dia terus-terusan bermain games. Sampai akhirnya Mumu SMP sudah kecanduan games. Apa dampaknya? Mumu mulai mencuri, berbohong, dan -menurut pengakuannya, Mumu SMP sudah melihat konten pornografi dari gambar-gambar dalam games.
Berhenti sampai disitu? Enggak.
Mumu SMA semakin dalam kecanduan games, kecanduan pornografi, semakin berani dalam mencuri, berbohong, bahkan sampai berjudi.

Kisah Mumu yang kecanduan games berlanjut sampai dia kuliah. Kuliahnya terhenti lantaran kerjaannya hanya nge-game dan nge-game saja. Dampak negativenya pun semakin bertambah sampai lupa ibadah, kesehatan menurun, dan tidak bersosialisasi.

Hingga pada akhirnya, Mumu sadar dan tobat jadi Gamers.

*Bentar-bentar.. Mumu ini siapa, Win?

Beliaulah yang menciptakan aplikasi keren bernama KAKATU. Muhammad Nur Awaludin atau biasa dipanggul Mumu. Apa aplikasi Kakatu? Kakatu adalah media parenting untuk mengontrol dan mengedukasi penggunaan gadget. Saksikan video di bawah ini.
Review di post selanjutnya,ya :) 



***
Sebagai orang tua, apakah bangga anaknya mempunyai gadget sendiri? Bangga bisa membelikannya? Merasa senang karena anaknya anteng diem di rumah lantaran asyik dengan gadgetnya? Anak-anak suka berlama-lama dengan gadget? Marah saat dilarang main games?
Jika jawabannya iya, manteman selayaknya merasa khawatir. Karena mereka telah menunjukkan gejala awal ciri-ciri kecanduan games.

Masih berpikir : "Ah,cuman maen game ini kok." atau "Anakku mah baik-baik saja ah, gak sampai yang gimana-gimana."

Mengutip pernyataan Bunda Elly Risman :
"Bahaya yang paling besar bukanlah anak yang bermain game seharian atau mengakses pornografi, tapi bahaya terbesarnya adalah bahaya yang tidak pernah orang tua sadari bahwa itu adalah bahaya."

Seminar Bunda Elly Risman hari Kamis tanggal 14 Januari kemarin memang membuat saya -dan para peserta seminar tertawa terbahak-bahak . Tertawa sekaligus menangis. Ya! Kami menertawakan diri kami sendiri. Menertawakan kelakuan kami saat menghadapi anak-anak kami. Apa yang dikatakan Bunda Elly benar-benar terjadi, hampir semuanya benar. Ternyata kami segitu menggelikannya dalam mendidik anak.



Lalu, apa yang bisa kita lakukan agar anak nggak kecanduan games? Setidaknya main game-nya sekedar main aja, nggak sampai kecanduan.
Pilihlah Games:
~ Cari yang sesuai dengan usia
~ Cek rating games

Hal dibawah ini bisa menjadi penyebab awal mula anak-anak kecanduan games:

1. Kurang Perhatian Orang Tua dan Keluarga
Ayah-Bundanya sibuk bekerja atau sibuk dengan urusannya masing-masing, sehingga perhatian kepada anak hanya sekadarnya saja. Tidak adanya perhatian orang tua, membuat sang anak akan mencari perhatian lain di luar rumah. Bisa dari kenakalannya (agar diperhatikan) atau mencari teman. Mumu kecil juga seperti itu, ia kesepian di rumahnya, makanya pelariannya adalah bermain game ( PS, Nintendo, dll ).

2. Orang Tua Kurang Berdialog dan Bersentuhan dengan Anak
Menurut penuturan Bunda Elly Risman, kesalahan orang tua saat berbicara dengan anak mereka adalah : terburu-buru, memerintah, menyalahkan, meremehkan, membandingkan, melabeli anak , mengancam, menasehati, membohongi, menghibur, mengkritik, menyindir, dan menganalisa.

3. Orang Tua Menyediakan gadget untuk ngeGame
Pembaca yang budiman, khususnya yang sudah mempunyai putra/putri, pernahkah melihat anak gelisah mencari gadget ayah bunda? Sebagian teman-teman wali murid di sekolah Dhia banyak yang mengaku demikian, merasa mereka bangga bisa menyediakan gadged, tablet, PS, Nintendo, dan sebagainya.
Inilah tantangan terbesar orang tua zaman sekarang. Bagaimana teknologi yang ada digunakan dengan sebaik-baiknya. Tidak justru malah merusak anak-anak dengan bermain game di gadget -dengan berbagai alasan. Sayangnya, tidak semua orang tua menyadari akan bahaya game ini. Berbagai alasan dan pembelaan pun dilontarkan.

Kalau begitu "say NO to gadget" aja dong. Beres. 
Sekali lagi, di zaman sekarang ini, kita tidak bisa terlepas dengan yang namanya gadget.

4. Orang Tua Juga Main Games
Orang tua sebagai role model bagi sang anak juga menentukan anak suka main gadget atau tidak. Saat bersama anak, orang tua malah asyik berchatting ria atau bermain sosmed, atau malah nge-game. Disaat yang bersamaan, anak hanya duduk diam di pojokan. Lalu apa yang selanjutnya terjadi? Anda bisa membayangkan sendiri.



Terus, kalau sudah terlanjur anak suka main game gimana dong? Kan nggak serta merta anak bisa berhenti begitu saja.

Menjawab rasa cemas dari para orang tua yang gadget sudah menjadi barang penting dalam kesehariannya, Yayasan Kita dan Buah Hati, Abah Ambu, Kakatu, Telkom, dan lain-lain telah melaunching Gerakan Gadget Sehat ( GGS ). Di Auditorium FK Unpad, jalan Prof Eyckman no 38 Bandung itu muncul sebuah kepedulian terhadap perkembangan generasi muda yang akan datang.

"Kita sama-sama mengajak masyarakat, para orang tua khususnya untuk peduli terhadap penggunaan gadget secara aman dan sehat untuk anak-anak." sambut bapak Aries Mustain ( Chief Telkom Digital Service ).

Harapan kami para orang tua di era gadget, ke depannya kang Mumu dan kawan-kawan lewat aplikasi KAKATU bisa lebih mengembangkan aplikasinya tidak hanya bisa digunakan di android dan Iphone, tapi juga di PC maupun laptop.



Gadget saya (yang suka dimainin anak) terhubung ke internet. Saya takut dia mengklik sembarangan.
Tagihan kartu kredit saya tiba-tiba membengkak padahal tidak dipakai, ternyata anak membeli game berbayar dari gadget saya.

Mungkin sudah saatnya Ayah-Bunda menginstall aplikasi KAKATU di gadget Anda. :)))

*) Sumber foto dari fanpage Kakatu

16 December 2015

Wordless Wednesday : Green

Hello, Desember!!

Katanya kalo sudah nulis status seperti di atas itu udah kekinian banget. hahaha
Aku mah baru sekarang (di blog ini) tauk nulis "Hello Desember!" Padahal ini udah pertengahan bulan, yes.

Kalau di negara empat musim di belahan bumi bagian utara, Desember udah masuk musim dingin ceunah. Kalau di belahan bumi bagian selatan, saat ini sedang musim panas.
Lha, kalau di Indonesia sendiri, sekarang sudah hujan setiap hari, ya kan? Berarti udah masuk musim penghujan.

Udah gak aneh ih musim penghujan, musim kemarau. Mbok ya sekali-kali pengen ngerasain tinggal di negara empat musim, biar bisa poto-poto daun maple yang sedang berguguran dan salju yang baru turun. (aamiin ya Allaah...aamiin)
Tapi masak iya karna pengen kekinian jadi mau nyebut winter in Indonesiah hanya karna pagi-pagi di sini dinginnya poool, megang air udah kayak megang air dari kulkas, dan tentu saja jadi malas mandi pagi. #jiaaah banget.
Yang ada, ini lagi musim mangga, bok. Sekilo udah sepuluhribu lho di pasar.  Kalo musim rambutan kayaknya belum nampak tuh. Bentar lagi keknya. Sabar.

Oiya, beidewei... Saya senang banget kalau musim hujan. Soalnya rerumputan di halaman pada numbuh lagi. Walaupun dalam waktu yang bersamaan, saya cedih karena rumputnya cepet banget gondrongnya. Jadi mood motongin rumput gak sebanding dengan kecepatan tumbuhnya rumput.

Tapi objek foto yang ijo-ijo dan syeger-syeger bisa dengan mudah saya dapatkan cuma modal kukurusukan / blusukan di halaman depan, samping, dan belakang rumah. Saya suka moto yang ijo-ijo soalnya syeger aja gitu, dan moodnya kembali naik kalo udah lihat yang ijo-ijo.

Judulnya wordless, tapi kata pengantarnya udah segambreng. Yaudin, ini saya aplot foto-foto yang saya ambil beberapa hari ini. Temanya : Green.

Lihat juga : Rumput Liar Berbunga Cantik

Saya senang nge-share hasil jepretan #asaljepret saya ke Instagram. Monggo mampir kesana dan jangan lupa di follow. (modus dikit)

embun pagi
Seperti buah buni, tapi bukan
Sepertinya rasanya enak asem-asem gitu. Tapi saya nggak berani nyoba, takut mabok atau keracunan.

Tanaman Arbei yang saat kemarau hampir nggak berbunga
dan berbuah, begitu hujan kembali seger dan mulai berbuna lagi.

Ini waktu saya kecil, dipake buat jadi cabe
saat bermain masak-masakan.

bunga Iris


ilalang

Ilalang lagi
 Ini juga lagi happening, nih. Setelah heboh kebun bunga di Yogjakarta itu, kini ilalang menjadi sasaran. muahaha
Saya gak perlu jauh-jauh nyari padang rumput ilalang. Ini ada di halaan samping tempat tinggal saya. Yang mau foto-foto sama rumput sini sini. *dikeplak*
Biarin atuh, kan pada nggak tahu rumah saya dimana.. :p

Ini mirip tanaman Kumis Kucing, ya.
Tapi ini bukan. Cuma rumput aja ini mah.
Rumput liar, gak tahu namanya
(payah banget dalam pengetahuan akan rerumputan)
Jangan lupa follow IG saya ya Kakak. :) @uwienbudi

~*~*~*~

Tentang Wordless Wednesday

Jika kamu mau ikutan, buat postingan berupa foto di hari Rabu dengan sedikit kata atau tanpa kata. Tapi kalau saya sih, banyak kata bahkan kalimat juga boleh, kok. :) Bebas aja. (hahaha gak sesusai sama judulnya dong ceu')

Lalu, isi mr. Linky yang ada di bawah ini. Link/URL yang ditulis adalah URL postingan untuk Wordless Wednesday saja, bukan home blog, yeaa.

Manfaatnya apa? Link blog kamu nyantol di blog saya. Mayan buat nambahin viewers, kan. Bisa menjalin silaturahim juga diantara kita. Siapa tahu jadi lebih ikrib. :)
Dan yang pasti, senang-senang aja sih.



08 December 2015

Membuat Tempat Jarum Pentul

Assalaamu'alaikum...

Sudah musim hujan, yaaa. Di Cimahi sendiri, kalau siang selalu diguyur hujan. Dari rintik-rintik hingga hujan gede. Seringnya saat jemput Dhia sih kehujanan.. ((( yeaah, ojekkers )))
Makanya harus pinter-pinter jaga kesehatan diri sendiri dan keluarga.
*ini pasti mau ngomongin tips kesehatan* 

hmmm... ney ney ney..

Saya mau ngomongin jarum pentul. Gak nyambung ya sama intronya . (yowes benlah)

Sebagai wanita berhijab, jarum pentul mungkin menjadi barang wajib yang musti dimiliki sebagai alat pendukung pemakaian hijab. Khususnya kita para wanita yang suka menggunakan hijab segiempat , pashmina, dll yang bukan merupakan hijab instant perlu mempunyai jarum organizer agar jarum pentuk tidak tercecer dan menghilang saat diperlukan. Kita bisa membuatnya sendiri, lho.

Jujur. Sampai sekarang -setidaknya sampai tulisan ini dibuat, saya masih belum bisa memecahkan permasalahan klasik ini. Judulnya : "Menghilangnya Semua Jarum Pentul Saat Saya Hendak Bepergian."
Kemanakah hilangnya??? Entah kemana. Nyelip-nyelip mungkin. Ya gimana nggak keslip-selip , hawong cuman digeletakkan begitu saja di atas meja.
Apa mereka sembunyi?
(*mulai berkhayal kalau benda-benda mati bisa bergerak sendiri saat gak ada orang.)

Saya yang lebih suka memakai kerudung segiempat saat bepergian terutama saat kondangan, acara resmi atau semacamnya, sangat membutuhkan jarum pentul ini. Anehnya, begitu saya mau pakai kerudung, semua jarum pentul yang biasanya tergeletak gitu aja di meja rias, tiba-tiba raib semua. Dor..!!!
Padahal saya sering banget lho beli jarum pentul tiap kali ke pasar pemkot atau pasar minggu Brigif. Tapi yang tersisa ya cuma lingkarannya aja (wadahnya yang berbentuk lingkaran itu lho)

Karena kejadian selama bertahun-tahun itu, saya jadi kepikiran untuk membuat 'Jarum Pentul Organizer' yang tinggal jleb kalo udah selesai pake. Saya pernah lihat waktu teman saya yang seorang perias/ make up artist dan kerudung, membawa-bawa -lebih tepatnya melekatkan di pergelangan tangannya. Lebih mirip kayak jam tangan gitu. Dengan bentuk hati dan pentulan jarum yang nempel, benda itu saya pikir apa. Baru setelah beberapa saat mengamati, saya tahu kegunaannya.

Jadinya, sambil beberes ruangan nge-craft subuh-subuh, saya nyambi bikin tempat jarum pentul ini.
Saya bikin satu bentuk aja dulu yang paling gampang dan sederhana. Nanti-nanti kalo sempet saya bikin bentuk lain deh. Bentuk hati dan hello kitty pasti lucu.

Bahan yang harus disiapin:
- kain flanel 3 warna (saya pilih biru, hijau, dan oren)
- jarum dan benang jahit
- gunting
- dakron

Cara membuatnya:
- Potong kain flanel berbentuk persegi, masing-masing warna 2 buah.

- Jahit pinggirnya satu persatu dengan tusuk feston.


- Setelah berbentuk seperti ini, gabungkan semua sisinya. Etapi sisain satu sisi untuk memasukkan dakron.
- Lalu masukkan dakron ke dalamnya sampai penuh dan padat.

- Terakhir rapatkan satu sisi yang tersisa.

Walaaa, jadi deh.

Beneran, lhoh. Setelah saya punya ini, jarum pentul gak pernah ngilang-ngilang misterius lagi. mhahaha
*elus-elus kotak ini*

Ada yang suka pake jarum pentul saat berkerudung? Yuk bikin. ^^

*) Bahan-bahannya bisa didapat dengan mudah di toko alat-alat jahit
**) Gampang banget bikinnya, kan?
***) Kalo yang gak bisa tusuk feston, pakailah tusuk apapun yang kamu bisa.
****) Kalo nggak bisa tusuk apapun, terus gak sempetlah bikin-bikin yang kayak gini.. mending beli aja sinih. ;p

02 December 2015

Nggak Alergi Susu Lagi Berkat Morinaga Chil-Go!

Saya agak khawatir juga, ketika Akram (yang waktu itu berumur dua tahun) sering banget diare/mencret setelah minum susu cair UHT. Kejadiannya setelah disapih dari ASI. Karena kebutuhan nutrisi dari susu juga masih diperlukan untuk pertumbuhannya, saya jadi galau berat karena sudah mencoba berbagai produk susu pertumbuhan, belum ada saja yang “cocok”.


“Gimana, nih? Setiap kali habis minum susu –baik itu susu bubuk, susu kental manis, maupun susu cair siap minum, Akram selaaalu saja mencret.”

Kalau seperti ini terus, jangankan untuk naik berat badannya… yang ada justru semakin turun.

Berminggu-minggu  bahkan berbulan-bulan saya galau berkepanjangan. Apa dede Akram alergi sama susu sapi ya? Apa alergi protein tinggi? Pasalnya tiap makan tempe juga mencret. Makan telur juga. Atau cuma sistem pencernaannya saja yang belum siap menerima berbagai macam makanan dan minuman?

Saya semakin khawatir sebab Akram belum juga lancar ngomongnya didua tahun usianya. Bisa jadi karena alerginya ini, makanya dia telat ngomong.

Saking penasarannya, saya tanya sana tanya sini. Dari baca-baca di internet, tanya ke dokter anak, dan tanya teman-teman yang anaknya juga alergi susu dan protein tinggi. Saran teman-teman mah, dibawa ke dokter spesialis anak dan dokter alergi agar diperiksa dan diterapi. Tapi, dengan kondisi saya waktu itu yang baru saja mengalami kebangkrutan yang luar biasa besar, untuk konsultasi dan periksa ke dokter anak itu suatu hal yang nggak memungkinkan. Sedangkan BPJS anak masih belum dibuat juga. Akhirnya saya hanya bisa menunggu, menunggu sampai usianya tiga tahun kemudian saya cobakan lagi susu sapi.

3 Tahun Masih Mencret Setelah Minum Susu UHT

Begitu masuk di usia tiga tahun saya berikan lagi susu cair. Hasilnya? Masih mencret. Duh. Kudu kumaha ieu teh? (harus gimana ini ya?)

Sebulan yang lalu (usia Akram sudah 3 tahun 4 bulan), saya diperkenalkan sama seseorang dengan susu cair pertumbuhan produksi Kalbe dan Morinaga. Adalah Morinaga Chil-Go! Susu cair pertumbuhan untuk usia 1-12 tahun. Saya awalnya ragu karena alasan di atas. Saya tepis keraguan, lalu saya kasihkan ke Akram, saya menunggu beberapa jam… sehari semalam… perut Akram nggak bereaksi (mencret). Hari berikutnya saya berikan lagi satu botol. Eh, lhoh?? (*terbengong-bengong, melongo, ndlongop*) nggak mencret, Tanteeee!

Foto di bawah ini saya ambil begitu Akram nyobain Morinaga Chil-Go! 
Akram begitu nyoba langsung suka. Habis enyaaak!

Saya surprise luar biasa. Pas saya baca kandungan gizinya, ternyata Morinaga Chil-Go! Mengandung Prebiotik Inulin 1000 MG. Apa sih itu? Setelah saya baca lagi, ternyata itu merupakan prebiotik ( makanan bagi bakteri baik ) dan serat pangan yang fungsinya membantu kesehatan saluran cerna si anak. *manggut-manggut*
Selain itu, Morinaga Chil-Go! juga mengandung Kolin dan Inisitol. Zat gizi ini berperan penting dalam membantu anak menyimpan memori dalam otaknya, membantu dalam berpikir, berbicara, dan gerak sadar anggota tubuh. 
Kandungan gizi Morinaga Chil-Go!

Selain karena minum susu Morinaga Chil-Go! peran penting dalam membantu Akram berbicara adalah stimulus dari saya sebagai orang terdekatnya (selain ayahnya). Jadi, setelah tiga tahun Akram bicaranya belum jelas, saya banyak mengajaknya berbicara –berbicara aaaapaa saja. Dan sekarang, setelah 5 bulan saya gencar memberinya stimulasi, kosakatanya sudah bertambah sangat banyak.

Dua permasalahan pada anak kedua saya ini, selesai. Keduanya terbantu dengan nutrisi dari Morinaga Chil-Go!
Oiya, sekarang Akram bertambah berat badannya, lhoh! Makin montok. ^^

Beda anak, beda cerita.

Dhia ( anak pertama saya ) setelah disapih langsung mendapat “susu sambung” dari susu bubuk. Saya memberinya susu lantaran Dhia termasuk pilih-pilih makanan. Maunya cuma beberapa jenis makanan aja. Sebelum langganan minum Morinaga, sebelumnya Dhia juga suka mencret kalau minum susu. Sudah coba beberapa merk tapi gak ada yang “cocok”. Kemudian pilihan berakhir pada Morinaga Chil-Kid
Ini Dhia umur dua tahunan, minum susunya Morinaga Chil-Kid.

Setelah sekolah, saya ganti dengan Morinaga Chil-School. Karena di usia sekolah, anak butuh nutrisi yang membantu daya ingat atau daya pikir otaknya sekaligus yang bisa menjaga kekebalan tubuhnya.

Morinaga Chil-School setiap hari untuk pertumbuhan anak.
Keraguan muncul saat hendak membekali Dhia dengan susu cair Morinaga Chil-School ke sekolah. Karena, susu bubuk kan begitu dibikin harus langsung dihabiskan. Kalau dilama-lama kuatir jadi gak bagus buat tubuh.

Kabar gembiranya, kini Morinaga susu pertumbuhan sudah ada susu cairnya yang siap diminum kapan aja dan dimana aja. Susu cair ini diciptakan sebagai pendamping Morinaga Chil-Kid dan Morinaga Chil-School. Dhia jadi bisa bekal susu kemanapun pergi. Ke sekolah, les renang, bermain, atau piknik, pokoknya wherever she go, ya Morinaga Chil-Go! ^_^

KALBE Nutritionals emang jago banget dalam inovasi produk-produk makanan dan minuman kesehatan. Produknya pun dijamin berkualitas tinggi. Seperti yang kita kenal dan memang sangat terkenal itu. Iklannya sering muncul kok di televisi, antara lain : Prenagen, Milna, Morinaga, Zee. Entrasol, Fitbar, Nutrive Benecol, dan Diabetasol, itu semua merupakan produk dari KALBE Nutritionals.

Untuk mendekatkan diri dengan pelanggan setianya, KALBE Nutritionals juga menyediakan layanan konsumen bebas pulsa. Seperti misinya : "We providewellness to millions".
KALBE Customer Care

Kemana Aja Bareng Morinaga Chil-Go! ?

Sepertinya, dalam sesi ini lebih baik Dhia sendiri dech yang bercerita. 
"Dhia sini, sayang!" panggilku.
*Dhia mendekat dan mulai bercerita*

Hallo, kakak-kakak semua... Namaku Dhia, umurku 6 tahun. Sekarang kelas TK B. Kemanapun Dhia pergi, ummiku selalu membawakan aku susu Chil-Go ini (#aku : Dhia taunya Chil-Go aja sih, Nak.)

*) Berangkat Sekolah
Sekolah bekal susu cair dong biar tetep semangat di sekolahnya.


*) Piknik
Hari libur, Abi dan Ummiku ngajakin piknik. Kami bawa bekal nasi dan lauk-pauknya dari rumah. Sampai tempat piknik, kami menggelar tikar. Aku dan Akram lari-larian di rumput. Syenangnyaa. 
Piknik juga wajib bawa Morinaga Chil-Go! 

*) Lomba mewarnai
Kalau nggak bekal susu, bisa haus ntar aku.
Waktu lomba mewarnai tingkat TK

 "Mi, Mi... Akram mau ikut bercerita." si kecil nimbrung pengen cerita juga.

Hallo kakak-kakak, namaku Akram. Usiaku 3 tahun. Akram kemaren jalan-jalan sama Ummi sama mbak Dhia. Lihat-lihat kelinci dan banyak mainan. Assyik! Dan bekal susu kesukaan Akram.

Kedua anak ini kemudian lanjut bermain lagi... :))) Segitu aja ceritanya??? hihi

Banyak banget aktivitas yang melibatkan susu Morinaga Chil-Go! sebagai pendukung aktivitas si kecil. Terutama saat bepergian. Di rumah sendiri,  saat saya malas mbikinin mereka susu bubuknya ,anak-anak sehari bisa ngabisin 3-4 botol Morinaga Chil-Go!.

Penyajian Morinaga Chil-Go!

Ada banyak cemilan dan makanan yang bisa dicampurkan dengan susu cair pertumbuhan Morinaga Chil-Go!. Tapi anak-anak lebih suka disajikan dingin dengan memasukkannya ke kulkas. Terasa lebih segar saat cuaca panas disiang hari. Atau disimpan di Freezer dan disajikan beku.
Bekukan dalam freezer.
 Saat-saat penyajian Morinaga Chil-Go! yang biasanya saya lakukan:

1. Sarapan sereal bergizi dicampur dengan susu Morinaga Chil-Go!
Sereal + susu Morinaga Chil-Go!
2. Disajikan bersama bekal sekolah
Potongan buah + Susu Morinaga Chil-Go!

3. Teman makan Jely
 dan masih banyak lagi.

Anak-anak suka cemilan dan es krim. Agar kudapannya lebih bergizi dan enak, saya campur bahan pembuatnya dengan susu cair pertumbuhan Morinaga Chil-Go!

# Eskrim Morinaga Chil-Go!

Potong dadu agar-agar kristal rasa leci. Simpan di gelas.
Taruh eskrim stroberi dan vanila di atasnya.
Taburi coklat cha-cha warna-warni.

Membuat eskrimnya,
Bahan-bahan:
- Setengah kaleng susu kental manis.
- Dua botol susu Morinaga Chil-Go! rasa Stroberi. (Untuk eskrim yang vanila menggunakan yang rasa vanila juga.)
- 1 sdt tepung maizena.
- 2 sdt gula pasir
- 1 butir telur (pake putihnya aja)
Kocok gula dan telur pake mixer sampai putih dan mengembang. Terus masukkan susu kental manis dan susu cair Morinaga Chil-Go!
Kocok lagi sampai tercampur rata.
Panasin adonan eskrim di atas sampai mendidih. Angkat. Sambil menunggu dingin aduk-aduk.
Masukan dalam freezer.

# Puding Susu
Udah gak aneh lagi yaaaa. Semua orang kayaknya tau cara bikinnya. Pake puding instant, rebus seperti biasa dan tambahkan susu cair Morinaga Chil-Go!
Saya bikinnya yang standart banget nih.


 # Banana Oatmeals
Bahan-bahan:
- Pisang nangka 3 biji
- outmeals 1 mangkuk kecil (100 g)
- Susu cair Morinaga Chil-Go! rasa cokelat
Cara membuatnya:
- Lumatkan pisang menggunakan sendok (jangan terlalu lembut)
- Campur dan aduk rata pisang dengan oatmeals
- Tambahkan susu cair sedikit demi sedikit sambil diaduk
- Tuang adonan menggunakan sendok makan ke dalam loyang
- Panggang selama 20 menit pada suhu 180

Saya bersyukur sekali, karena berkat Morinaga Chil-Go! anak-anak saya nggak alergi lagi.

11 November 2015

NET. Goes to You Bandung

Wishnutama sedang melakukan sambutan dan tak lama gerimis pun turun.
#BerkahHujan

"Dalam era serba digital ini setiap orang dapat membuat berita, termasuk warga atau para netizen. NET. mencoba memberikan edukasi seputar pembuatan berita, mulai dari mencari berita yang menarik, mengabadikan lewat foto dan video, sampai mengirimkan berita baik melalui social media maupun televisi. Agar berita yang disampaikan dapat dibuat dengan baik dan diterima oleh semua pihak"
- Wishnutama, CEO NET.

Press Conference NET Goes to You

Bandung, 7 November 2015
Bertempat di Hotel Holiday Inn Bandung, acara press conference NET. Goes to You dimulai pukul 13.00 WIB. ( Nulisnya harus NET. -pakai titik , yaaa. Jadi jangan bingung kalau paragraf-paragraf selanjutnya akan ada banyak titik nyempil di tengah kalimat, Errrr....

Sebelumnya, media (baik cetak maupun online) dan blogger yang diundang dijamu dengan makan siang dan berbagai macam cemilan. Sebagai warga sekitar Bandung yang setia nonton NET. TV saya merasa senang sekali, bahwa NET. mendatangi kami (para pemirsa setia). Tujuannya apa lagi coba selain karena ingin lebih mendekatkan diri dengan pemirsa setia. Dan sepertinya ini berhasil.

Ada lagi hal yang membuat saya begitu senang. NET. memilih Bandung sebagai kota pertama dalam rangkaian acara NET Goes to You ini, karena rating penonton terbanyak dan paling tinggi adalah di Bandung. Yeaaaay!! *Sampai sini saya ketahuan tukang nonton TIPI*

Setelah pembukaan oleh MC, kemudian Wishnutama melakukan sambutan. Seperti yang saya tweetkan seperti gambar di atas, tak lama saat Wishnutama tengah melakukan sambutan, gerimis mulai turun. Sehingga press conference (PC)-nya dialihkan ke dalam ruangan. Bukannya gagal atau terganggu, justru PC ini suasananya menjadi hangat dan akrab di dalam ruangan.

Selain Wishnutama, artis-artis juga sudah hadir seperti kang Sule,Andre Taulani dan beberapa artis pendukung program The East dan Kelas International. Sudah bisa ditebak, PCnya jadi nggak kaku. Habis, ngakak melulu nih kita. :D


Selain Bandung, kota lain yang akan didatangi adalah Semarang dan Yogyakarta. Kawan-kawan yang ada di dua kota ini, siap-siap yaaa.

 Sebelumnya, NET. Goes to You pernah diadakan di Jakarta pada bulan Maret 2015. Bagaimana dengan kota-kota lainnya? Tenang ajaaa, kata Wishnutama kota lain juga akan kebagian NET. Goes to You , kok. Kemungkinan di tahun 2016, tahun depan. Seperti Makasar dan kota-kota di luar pulau Jawa.

Sesi Tanya-Jawab

Pertanyaan dari para blogger dan media pun satu-satu dijawab.

NET. sebagai televisi masa kini menghadirkan konten media yang kreatif, inspiratif, informatif sekaligus menghibur. Wishnutama menjawab pertanyaan bagaimana strategi NET. untuk bisa terus menyajikan program yang tidak cuma menghibur tapi juga mendidik.

"Sebuah stasiun TV, apalagi yang baru berdiri seperti NET. ini, konten pertama yang disuguhkan tentu saja yang menghibur. Setelah masuk ke hati pemirsa, barulah kita sisipkan konten-konten yang mendidik", ujar Wishnutama menjawab pertanyaan dari salah satu blogger.

Lalu bagaimana jawaban atas pertanyaan bagaimana agar NET. ini tetap 'panjang umur', tetap ada hingga puluhan tahun ke depan ?

"Intinya tidak "serakah" dan tentu saja mengutamakan konten yang kreatif. Gak mentang-mentang ratingnya tinggi sebuah acara tv berdurasi hingga berjam-jam, sampai-sampai hal yang gak penting disuguhkan ke pemirsa."

Kabar gembiranya, NET. kini menjangkau wilayah yang lebih luas lagi. Tidak hanya bisa disaksikan di layar kaca (free to air dan tv kabel/tv berbayar), namun program-program NET. dapat juga disaksikan di berbagai platform seperti di Youtube (youtube.com/NET.mediatama), aplikasi iOS dan android.

Press Conference yang dihadiri artis pendukung The East, Kelas International,
dan Ini Talkshow.
Sharing kang Sule dan Blogger 

Setelah Press Conference usai seharusnya acara dilanjutkan dengan pawai bersama komunitas pesepeda dalam Pawai Gowes Bandung, namun karena masih hujan pawai tidak jadi dilaksanakan. Sebagian media dan blogger ada yang wawancara dengan artis , ada juga yang langsung pulang.

Sebagai pengganti pawai, jadilah beberapa blogger ngobrol santai bersama kang Sule dan mbak Nunung. Ini spontan lhoh, gak ada dalam agenda. Pun dengan waktunya yang lumayan lama. Kapan lagi punya kesempatan ngobrol sama artis yang schedulnya padat kayak kang Sule.
Ngobrol santai yang banyak pembelajarannya. ^_^

*InsyaAllah rangkumannya ditulis di postingan selanjutnya.
foto by kang +Harris Maulana 
Ngobrol bareng kang Sule dan mbak Nunung berakhir sekitar jam empatan. Habis ini saya dan teman-teman blogger menuju ke Monumen Perjuangan Rakyat, depan Gedung Sate,untuk menyaksikan secara live acara Ini Talkshow.

Behind the Scene

Kalau ditanya bagian mana yang paling disuka. Bagian yang paling saya suka adalah waktu ngobrol sambil ngeteh dan makan indomi rebus di belakang Monumen. Sambil nunggu tapping Ini Talkshow dibawah rintik hujan yang jatuh membasahi bumi. . (*udah lebay tingkat dewi nih, kebawa suasana hujan* hihihi)

foto : teh Nchie Hanie . Ceritanya mau candid, tapi pada sadar kamera ^^
Ada Pungky Prayitno, Bang Aswi, teh Nchie Hanie, kang Harris Maulana, om Rinaldy, Nunu, dan  Rizky Saragih. Ini juga gak ada dalam agenda acara. Spontan aja. Dan biasanya yang dadakan itu malah lebih berkesan. Iya kan? Iya banget!! Saya pribadi yang masih baru di dunia per-blogingan bisa ngambil banyak pelajaran dari para master dan seleb blog ini.
Tengkiyu ya buat ilmunya. 

**) InsyaAllah saya sharing di postingan tersendiri.

Tapping Ini Talkshow

Yeaa, ini yang juga ditunggu-tunggu. Menyaksikan Ini Talkshow secara langsung di Monumen Perjuangan. Yang biasanya cuman ngakak-ngakak di depan tipi doang, ini bisa lebih maksimal ngakaknya dan lebih berasa sakit perutnya. mhahaha

foto : teh Nchie Hanie
Acara hari itu ditutup dengan show kembang api yang bikin hati saya juga meletup-letup karena bahagia, #eaa 

06 November 2015

Busy Book untuk Toddler

Apa itu Busy Book ?

Busy = sibuk, book = buku. Jadi busy book adalah buku yang membuat sibuk. Begitu? Eh, gimana??
Yaaa... kira-kira seperti itulah definisinya. heuheu
Tapi gak cuma buku yang bikin sibuk, tapi di setiap kegiatannya itu bertujuan untuk menstimulasi si anak juga. Namanya juga untuk anak balita, mereka masih butuh banyak stimulasi. Misalkan, mencocokkan bentuk dan warna, meraba berbagai macam permukaan (halus-kasar) dan lain-lain.

Baca : Gambar-Gambar Busy Book Buatanku

Saya awalnya gak tahu kayak gimana yang dinamakan busy book ini.
Beberapa waktu yang lalu, teman saya tiba-tiba ngontak ke chat BBM saya. Dia nanyain apa saya bisa bikin busy book apa enggak. Disini saya loading sebentar. Busy book? berasa baru pertama kali dengar. Lantas saya googling saja. Dan muncullah gambar-gambar lucu warna-warni. Oalah, ini to yang yang namanya busy book.

Lalu saya jawab apa kemudian?
"Bisa!"
"Wah...! (teman saya ini seperti terkaget-kaget) Mau dong dibikinin."

*Jiwa bisnis saya langsung keluar, ahaaay*

"Bolehlah." jawab saya.
"Berapa harganya?"
...... Disini saya lalu googling lagi....
Mhahaha, *hiyakampuun... segitunya.* Gini deh kalo bisnis tanpa persiapan. E tapi, googling nyari tahu di dunia maya juga suatu persiapan berbisnis, ya khaaan?

Akhirnya ketemu sebuah web yang disitu menjual busy book (kalo di luar negri biasanya dinamakan Quiet Book) yang macem-macem gambarnya. Lucu-lucu dan ngegemesin. Salah satunya di Amazon Harganyaaa.... emmmh woow!! Puluhan dolar , Tanteee. :D

Kalau saya jualnya segitu bisa cepet kaya nih hahaha *koprol*

Oiya, busy book ini walaupun dinamakan book tapi materialnya bukan kertas ,lho. Tapi terbuat dari kain flanel warna-warni. Dan ini dia, busy book yang saya bikin untuk anak sahabat saya dari SMP.

NGe-PINKY karna buat cewek. Namanya Pharas.

Covernya lucu khaan? *Iya in ajalah. Bikin lega yang bikin.*

baca juga : Gambar-Gambar Terbaru Busy Book

Awalnya saya bikin busy book ini dengan jahit tangan karena mesin jahit yang saya pesan di toko online belum datang.
*) Dijahit agar lebih kuat. Kalau dilem aja suka gampang lepas. Anak-anak ,kan kalo main suka narik-narik gitu, apalagi yg umurnya masih dibawah setahun,
**) Nanti saya ceritain tentang mesin jahit mini saya di postingan berbeda.
Pas mesin jahitnya udah datang, saya terusin pakai mesin jahit. Yaa, alhamdulillah temanku ini pengertian. Jadi gak harus bongkar lagi.

Detail busy book yang saya buat ini ada 10 kegiatan. Mau lihat kayak gimana dalemnya? Cekidot

zippernya bisa buat nyimpen bangun datar yang ada disampingnya lho
Shapes atau bentuk
Di kegiatan ini, anak diajak memasangkan bentuk bangun datar dengan gambar yang tersedia.
Zipper atau resleting
Membuka tutup resleting bagi anak merupakan stimulasi juga untuk motorik halusnya. Merangsang koordinasi tangan kanan dan kirinya.

ini huruf R nya lagi lari-lari
Dress Me Up
Ini anak perempuan sukaa banget. Dhia tuh yang paling bisa. Karena ada 5 baju yang berbeda yang bisa dibongkar pasang.
Laundry
Main jemur-jemurin baju, anak perempuan mah sukaaaa.

Aiih, anak laki-lakinya lagi main. Jadi gak ikut photo session.
 Family
Ada Rumah dan 4 anggota keluarga dalam bentuk boneka jari.
Garden
Disamping rumah ada kebun yang bisa ditanami wortel. Ditanam, siram, dan panen. Masukkan ke dalam keranjang.


Memasangkan Kancing
Memasukkan kancing besar warna-warni ke dalam lubangnya itu -bagi toddler, sebuah tantangan tersendiri. Kalau sudah bisa, dia akan mengulang-ngulanginya. Bahkan pakai baju yang ada kancingnya pun dia maunya pake sendiri. Ditahap ini, bunda sekalian harus sabar menunggu dia memasangkan kancing. ^^
Menali sepatu
Ini juga penting ya, manteman. Menali sepatu adalah sebuah mahakarya tersendiri buat anak. Sepatu sekarang modelnya sudah jarang yang pakai tali kecuali sepatu sekolah. Biasanya sepatu tanpa tali dipilih karena praktisnya untuk anak-anak.
Yuk belajar menali sepatu , Nak.


Jam dan Angka
Jarumnya bisa diputer-puter. Bisa bermain tebak-tebakan jam.
Manik-maniknya dihitung satu-satu dengan menggeser ke kiri dan ke kanan.

Yaa, begitulah detail Busy Book punya dede Pharas yang saat ini berusia 3 tahun. Habis nyelesein yang ini, anak-anak saya sudah pesan nih mau dibikinkan juga. Dhia 6 tahun, harus yang lebih rumit kegiatannya. (tenaaang, gak akan serumit hidup lo kok, hehe ). Terus Akram 3 tahun, cowok mah beda kegiatannya sama cewek. Lebih suka ke robot dan mobil

Oke sip. Saya mau mandiin anak-anak dulu. Bhay..

Oiya, mau lihat videonya Akram nyobain Busy Book nya? Ada di Instagram saya.
 @crafterdiary

Mau bikin sendiri? Itu lebih bagus (kalau nggak rempong). Anak bermain dengan mainan yang Ibu/Ayahnya sendiri yang bikin ituuu...sangat membanggakan untuk si anak.

Nanti Insya Allah saya buatkan tutorialnya di blog khusus crafting, ya.
See U. ^^

02 November 2015

Memahami Berbagai Penyakit pada Anak dan Cara Mengatasinya

Memahami Berbagai Penyakit pada Anak dan Cara Mengatasinya. Hampir tidak ada penyakit anak yang langsung parah, kebanyakan penyakit pada anak dimulai dengan penyakit ringan, seperti demam, batuk pilek, diare, dan susah buang air besar. Penyakit parah pada anak pada umumnya terjadi karena penyakit yang ringan tapi tidak diatasi dengan baik.

Walaupun sedang sakit tetep main bareng :')
Sumber utama kebanyakan penyakit adalah pola hidup dan pola makan, demikian pula pada anak. Kebanyakan dari kita para orang tua lebih menekankan pada menyiapkan stok berbagai obat untuk meredam berbagai keluhan pada anak ketiga gejala muncul, seperti obat demam untuk penurun panas, obat batuk pilek, obat anti diare, dan obat laksatif untuk sulit buang air besar. Para orangtua lebih siap untuk meredam berbagai gejala penyakit, daripada memahami karakter tubuh anak atau memahami kenapa anak sakit.

Saya sendiri juga selalu menyiapkan obat-obatan dan P3K di kotak obat, tapi nggak selalu digunakan begitu ada gejala. Kalau panasnya tinggi banget, untuk menghindari kejang baru saya kasih obat penurun panas.

Ini Beberapa Penyakit yang Umum Terjadi pada Anak. Anak saya juga pernah mengalaminya. Seringnya adalah demam dan pilek.

DEMAM

Demam adalah salah satu alarm alami tubuh.
Baca selanjutnya : Jangan Abaikan Alarm Tubuh

Cara Penanganan Demam pada Anak :
1. Berikan ekstra cairan yang banyak (banyak minum)
2. Berikan air madu hangat sesering mungkin. Kalau ada, campuran air kelapa dan madu.
3. Bila anak nggak mau makan jangan dipaksa makan, tapi berikan makanan yang ringan dan mudah dicerna seperti jus buah-buahan manis (ditambah madu lebih bagus).
4. Perhatikan buang air besarnya, jangan sampai sulit dan harus setiap hari karena bisa jadi demam berawal dari BAB yang sulit dan jarang.
5. Kalau sulit BAB, berikan jus pepaya + melon + madu tiga kali sehari.
6. Jika demamnya cukup tinggi, kompres dengan air hangat pada kening, kepala, selangkangan, dan ketiak.
7. Jangan ditutup rapat dengan selimut saat anak demam.
8. Pijat di sekitar kelopak mata bawah dan alis.
9. Olesi sekujur tubuh dengan ramuan bawang merah yang dihancurkan ditambah minyak kelapa/baby oil/minyak kayu putih.
10. Obat penurun panas hanya boleh diberikan bila demam tidak terkontrol. Diringi banyak minum dan kompres lokal.

DIARE

Diare adalah BAB encer yang lebih dari tiga kali sehari dengan atau tanpa lendir/darah dalam tinja.
Diare nggak selalu dianggap penyakit yang harus diredam pake obat antidiare.
Ingat! Jangan abaikan alarm tubuh.

Diare muncul (umumnya) karena salah makan, makan makanan sembarangan yang tidak higienis, atau kelebihan makan. Bisa terjadi juga saat makan-makanan yang tidak sinergi satu sama lain dalam satu waktu.

Diare bisa berbahaya jika terjadi dehidrasi. Jadi kenali gejala dehidrasi :
- bibir dan selaput lendir kering.
- pada bayi, ubun-ubunnya cekung.
- berat badan menurun
- mata cekung

Maka, yuk kenali bahaya dan derajat kekurangan cairan (Dehidrasi) pada anak.

A. Diare Tanpa Dehidrasi
Tanda-tandanya
Keadaan umum : baik, sadar
Mata                  : normal
Air mata            : ada
Mulut dan lidah : basah
Rasa haus          : minum biasa, tidak haus
Turgor kulit       : kembali cepat
*)turgor kulit adalah kekenyalan atau elastisitas kulit

B. Diare dengan Dehidrasi Ringan/Sedang
Tanda-tandanya
Keadaan umum : gelisah, rewel
Mata                  : cekung
Air mata            : tidak ada
Mulut dan lidah : kering
Rasa haus          : haus, ingin minum terus
Turgor kulit       : kembali lambat

Cara penanganan diare tanpa dehidrasi atau dengan dehidrasi ringan/sedang :
1. Stop semua makanan yang masuk agar akumulasi kuman penyebab diare bisa dihentikan.
2. Berikan air minum sebanyak mungkin. Air madu hangat atau air kelapa+madu.
3. Untuk bayi yang masih menyusu, berikan ASI sesering mungkin.
4. Bila anak muntah/sering muntah, tungggu 10 menit setiap sesudah muntah, kemudian berikan air minum 1-2 sendok setiap 2-3 menit setelahnya.
5. Kompres dengan air hangat di sekitar perut dan tulang belakang bagian bawah.
6. Pijat sekitar tulang belakang bagian bawah.
7. Bila diare mulai tak terkendali dan anak mulai lapar, mulai dengan memberikan bubur encer atau air tajin+madu.

C. Diare dengan Dehidrasi Berat
Tanda-tandanya
Keadaan umum : lesu, lunglai, tidak sadar
Mata                  : sangat cekung dan kering
Air mata             : tidak ada
Mulut dan lidah : sangat kering
Rasa haus           : malas minum atau tidak bisa minum
Tagor kulit         : kembali sangat lambat

Cara Penanganan Diare dengan Dehidrasi Berat :
1. Usahakan agar penanganan pada diare ringan/sedang telah dilakukan.
2. BAWA KE RUMAH SAKIT/Dokter/Puskesmas agar mendapat pertolongan.

SULIR BUANG AIR BESAR ( KONSTIPASI )

Konstipasi tuh nggak enak banget, ya kan? Orang dewasa saja merasa nggak nyaman, apalagi anak-anak. Yang perlu kita sadari, konstipasi adalah penyakit dan penyebab berbagai penyakit. Kadang kita cuma mengabaikan kalau nggak BAB dalam sehari atau dua hari. Padahal ini sudah nggak normal lho pencernaannya. BAB yang normal itu 2 kali sehari tanpa kesulitan.

Konstipasi adalah cara tubuh memberi tahu bahwa keseimbangan bakteri baik dalam usus sedang terganggu. Dhia (6) yang sering banget konstipasi. Ini akibat ia pilih-pilih makanan. Nggak suka makan sayur juga. Biasanya kalau udah gini saya tangani dengan :
1. Saya suruh dan pantau terus agar Dhia minum yang cukup. Bangun tidur saya kasih minum air putih hangat segelas.
2. Saat makan tidak boleh banyak minum sampai 2 jam setelah makan. Setelah makan cukup minum seperempat gelas air putih.
3. Biasanya saya berikan buah pepaya. Kalau Dhia nggak mau makan pepaya, saya jadikan smooties atau jus pepaya.
4. Banyakin makan buah-buahan. Khususnya saat sarapan dab makan malam.
5. Sebenarnya harus banyakin makan sayuran dan buah. Tapi Dhia susah makan sayurnya. Jadi saya ganti dengan bayak makan buah.
6. Sebelum tidur malam, saya pijat perutnya dengan pijatan searah jarum jam.

BATUK DAN PILEK

Seperti yang pernah saya tulis : Jangan Abaikan Alarm Tubuh.

Batuk dan pilek itu hal biasa dan sering dialami oleh anak-anak. Menurut ilmu Naturopathy, batuk dan pilek tuh gak selalu reaksi negative tubuh. Batuk pilek juga seringkali merupakan alarm tubuh sebagai reaksi positif untuk mengeluarkan kelebihan toksik (racun) yang bertumpuk pada saluran pernapasan.

Produksi lendir/dahak saat batuk pilek merupakan proses positif dalam pembuangan racun walaupun selalu gak nyaman. Jangankan anak-anak, kita aja yang orang dewasa pasti gak nyaman saat batuk pilek melanda. Tugas kita adalah membantu agar ketidaknyamanan itu gak berlangsung terlalu lama. Jika gejala batuk pilek ditangani dengan baik, akan cepat sembuh.

Cara penanganan batuk pilek pada anak:

1. Usahakan minum air putih hangat sesering mungkin. Ini akan membantu proses pengeluaran slem (lender/dahak) lebih cepat.
2. Berikan jus jeruk + madu (jika ada madu+royal jelly) dua kali sehari, pagi saat perut kosong dan malam sebelum tidur.
3. Ajari anak menghirup uap air panas yang dicampur beberapa ramuan herbal pagi dan sore hari selama 10 – 15 menit atau semampunya anak.
Cara membuat nya : Didihkan 1 liter air, lalu campurkan 1 ibu jari potongan jahe + sejumput cengkeh + 1 sendok makan garam + sedikit mint kalau ada. Kalau gak ada daun mint saya pake minyak kayu putih.
Uap air ini lah yang dipakai sebagai obat inhalasi untuk melonggarkan saluran nafas dan mengeluarkan slem. Kata orang jerman mah, ameh teu mampet (biar gak mampet) hidungnya.
4. Kompres dengan air hangat sekitar hidung, kening, muka, dan dada.
Caranya, gunakan handuk kecil yang dicelupkan ke air panas, lalu diperas dan ditempelkan selama 30 menit sampai 1 jam.
5. Pijat bagian muka, terutama di sekitar mata dan kening dengan minyak bayi ( baby oil ). Pijat juga pada bagian dada dan punggung dengan minyak hangat.
6. Buatlah obat batuk dengan ramuan alami sendiri.
Saya suka nih bikin-bikin ramuan alami sendiri. Homemade biar kekinian, :') 
Bahan-bahannya masih relatif mudah didapat kok. Ada di warung-warung sayur atau pasar.
Caranya : didihkan 4 gelas air, lalu campurkan 1 ibu jari jahe, 1 ibu jari laos/lengkuas, 1 ibu jari kayu manis, 2 batang serai, semuanya diiris-iris , lalu tambahkan 6 lembar daun sirih yang dipotong-potong dan sejumput cengkeh. Biarkan sisa air hingga 2 gelas , lalu minumkan 1 gelas di pagi dan 1 gelas di sore hari ditambah 2 sendok makan madu.

Bikinnya mah gampang. Yang gak gampang tuh ngerayu si anak agar mau minum ramuan obat ini. Pake drama segala, duh. 
Pahit gak? Iya, ini agak sedikit pahit, makanya dicampur 2 sendok madu agar manis.

Ketika anak tidak selera makan,, berikan air madu hangat sesering mungkin ditambah dengan jus buah-buahan secukupnya.


Rawatlah anak dengan telaten dan penuh kesabaran. Semoga lekas sembuh.


24 October 2015

Mungkinkah Punya Blog Khusus Crafting?

Belakangan ini, saya males banget update blog ini. Alasannya macem-macem. Mulai dari pesanan tas rajut, pesanan busybook (quietbook ) sampai anggota keluarga saya secara bergantian sakit. Walaupun cuman sakit ringan seperti panas dan demam, tapi cukup menyita waktu dan tenaga juga. Alhamdulillah saya nggak ikutan sakit. Ibu emang nggak boleh sakit, ya. :')

Mengelola waktu, menjadi sangat melibatkan perasaan. Gimana enggak, disaat yang sama anak sedang demam, saya juga harus menyelesaikan pesanan pembeli barang handmade saya. Di hari yang sama pula, perhatian untuk anggota keluarga yang lain tetap harus diperhatikan juga.

Betul banget kata Hasan al Banna, bahwa : "Kewajiban kita lebih banyak dari waktu yang tersedia."
Kalau kita (saya terutama) pasti ditambah dengan tenaga yang tersedia juga. :')
Tenaga yang segini-gininya harus melakukan semua pekerjaan dalam sehari penuh. Kalau dipikir pakai logika, wanita yang sudah berumah tangga itu pasti seorang super women.
*lalu yang masih single pada protes*
Iyaa, baiklah... wanita single juga termasuk super women, kok. :))))
Udah lega? heheh

Jadi, kalau kegiatan offline alias kegiatan di dunia nyata ini menyita waktu, saya jadi enggan untuk melongok dunia saya di dunia maya. Penting nggak penting, tapi tetep aja penting. Bagaimana tidak, saya kan juga berjualan barang handmade yang saya buat dari sosial media.



Membangun Blog Bagaikan Membangun Rumah

Bulan ini, usia blog ini genap tiga tahun. Ternyata lumayan sulit ,ya membangun sebuah blog. Membangun sebuah blog bagaikan membangun rumah yang harus ada pondasinya berupa niat yang kuat. Tiap orang beda-beda niat ngeblognya. Kalaupun akhirnya mendapat penghasilan dari ngeblog dan niatnya di tengah jalan berubah arah, itu sih sah-sah aja. Yang penting ngeblog tetep pada jalan yang benar, nggak SARA dan nggak saru, pinjem istilahnya Pakdhe Cholik.

Dan saya salut juga kagum sama blog Emak Gaoel. Branding karakter Emak Gaoel yang gaptek tapi narsis sangat kuat melekat pada sosok mak Winda Krisnadefa. Padahal, itu cuma branding aja kan? Aslinya seperti apa saya tidak tahu persis, yang saya tahu yaaa, sosok Emak Gaoel itu. Tapi kalau menurut saya, mak Winda ini pinter banget walaupun sering ngaku gaptek. Beliau berhasil mendidik dua putra dan putrinya menjadi anak yang cerdas dan pinter.
Saya suka kepoin anaknya di Youtube. Cas cis cus bahasa Inggrisnya...Alamaaak. Saya aja kalah jauh sama Safina.

Eh, ini kenapa ngomongin Emak Gaoel?
Ya, mungkin seperti itulah kira-kira yang ingin saya capai untuk blog ini -entah untuk beberapa tahun kedepan akan berhasil, itu tergantung kerja keras saya di dunia maya ini.
Membesarkan satu blog ini dengan keikhlasan dan cinta. Seperti membesarkan dan merawat seorang anak. Seperti membesarkan dan merawat tanaman. Seperti membesarkan dan merawat binatang ternak. Let's go for it !

Membangun Blog Khusus Crafting




Saya sudah sering menulis tentang hobi saya yang suka mainan gunting, kain, benang dan jarum jahit. Juga sudah pernah saya tuliskan kegemaran saya merajut.
Dari hobby saya itu, saya bisa mendapat penghasilan. Rasanya lebih puas mendapatkan uang dari hasil kerja keras sendiri.

Setelah saya membeli nama domain untuk blog ini, saya cita-citanya mau membangun sebuah blog khusus crafting dan juga merajut. Mungkinkah???
Mengingat waktu yang duapuluh empat jam sehari, terbagi kepada keluarga, pekerjaan ibu rumah tangga, dan menulis blog ini saja saya kadang merasa keteteran. Hmmm, apa sih yang nggak mungkin? Everything is possible.

Langkah yang kebayang sekarang adalah mencari partner yang bisa mengerjakan usaha handmade saya. Dengan seleksi yang ketat agar kualitas barang handmade tidak menurun walaupun dikerjakan oleh orang lain. Untuk blognya, saya masih merasa bisa memanage sendiri.

Semoga, bisa ya. Insya Allaah...

Aplikasi pendukung ngeblog

Haree genee, blogger wajib memakai smartphone demi menunjang aktivitasnya. Baik itu update artikel di blog, maupun bersosmed ria. Masih nggak pake smartphone? Yakin? Pasti belum kenal Smartfren Ec dan Es yang harganya satu jutaan. ;')

Dan demi terciptanya artikel yang paripurna ( halagh bahasanya ) aplikasi yang mendukung saya ngeblog antara lain :
~Aplikasi Browsing
Saya selalu menggunakan UC Browser untuk browsing di hape. Mau nyimpen gambar atau salin tulisan untuk disimpan juga tombolnya jelas dan nggak ribet. Cuma satu dan hanya UC Browser.
~Aplikasi Bacaan
Ada satu aplikasi yang nangkring di hape saya. Wattpad. Di Wattpad saya bisa membaca ebook dari buku-buku populer kayak Sherlock Holmes, Alice in Wonderland, dll.
~Aplikasi edit foto
Cymera dan Picsart yang membantu saya mengedit foto menjadi sangat mudah.
~Aplikasi Sosial Media
Pinterest, ada yang bilang, Pinterest ini gudangnya inspirasi. Iya memang. :)
Dan untuk menambah teman serta nyebarin link blog, saya menggunakan aplikasi sosial media yang lain seperti Instagram, Twitter , dan Facebook.

Standart banget ya aplikasi yang saya gunakan? Kalau untuk Aplikasi tulis menulis, saya belum merasa perlu menggunakannya di hape. Karena lebih seringnya saya menulis/ngetik di komputer. Lebih mudah kalau menurut saya mah.

Terakhir ... Jangan sampai kehidupan dunia nyatamu hilang akibat terlalu banyak berada di dunia maya.


Go For It Blog Competition

Perilaku Anak Saat Sakit

Beberapa hari yang lalu, Akram (3), anak saya yang ke-dua sakit panas. Sehari semalam panasnya berangsur turun. Tapi setelah itu, dia mulai sering buang air besar. Belum sembuh diarenya, disela BABnya Akram juga muntah-muntah. Mungkin ini yang dinamakan muntaber.
Saya bertanya kepada teman-teman yang mempunyai balita. Satu dari tiga teman yang saya tanya, ternyata anaknya mengalami gejala yang sama.
Bertanya kepada teman-teman adalah salah satu cara agar saya tetap tenang dan nggak panik. Kenapa? Jika salah satu aja ada yang mengalami gejala yang sama, berarti kata orang sini mah "oh, lagi musim".
(((Emang ya, penyakit sekarang tuh musiman. Kayak buah aja.)))



Ini bukan pertama kalinya Akram panas, diare, ataupun muntah-muntah. Tapi kalau sebelumnya tiga gejala ini nggak muncul bersamaan, sih, tapi paling nggak saya sudah tahu bagaimana memberikan pertolongan pertama pada masing-masing gejala. Saya masih tenang dan nggak langsung membawanya ke dokter.

Jadi, setelah beberapa kali selama tiga tahun Akram mengalami gejala penyakit seperti ini, saya jadi mengerti bagaimana tubuh Akram menyembuhkan dirinya sendiri. Dari pengamatan selama tiga tahun, kalau sakit, gak lebih dari tiga hari dengan perilakunya seperti ini :

1. Nggak Mau Makan
Kalau Akram sudah mulai merasakan kurang enak badan, biasanya dia selalu menolak makan. Jadi, setelah sakit biasanya berat badannya turun. Hal ini saya siasati dengan memberikan cemilan sehat. Walaupun sedikit yang dimakan, tapi nggak papa asal perutnya nggak kosong banget.
Dan kalau dia sudah mulai membaik, nafsu makannya akan kembali seperti semula.
Ketika anak nggak mau makan, saya nggak memaksanya karena kalau dipaksa nantinya anak akan trauma. Kata pakar anak mah seperti itu. hehe
Nggak usah panik jika saat anak sakit dia jadi nggak mau makan. Ini memang alarm alami tubuh.

Baca juga : Jangan Abaikan Alarm Tubuh

2. Tidur Terus
Sangat jelas sekali perbedaannya antara saat sehat dan sakit. Yang biasanya siang hanya tidur sekali, kalau lagi sakit, Akram tidur 3-4 kali. Dan itu lama.
Dengan banyak tidur, tubuh akan memusatkan kegiatannya untuk melawan bibit penyakit yang menyerang tubuh.
Apabila saat sedang sakit, anak dan juga orang dewasa banyak beraktivitas, maka penyembuhan akan berjalan lambat karena tenaganya terbagi.
Makanya kalau periksa ke dokter, dokter meminta pasien untuk banyak istirahat, kan?
Tapi masih ada aja ya yang membandel. Jangankan anak-anak. Kita orang dewasa juga suka mengabaikannya. Iya kan, kan?

3. Banyak Minum
Lebih banyak dan lebih sering minta minum dari biasanya. Melegakan sekali bahwa Akram mau banyak minum saat sakit tanpa harus dipaksa-paksa. Jadi pas muntah-muntah dan mencret, cairan yang keluar sebanding dengan cairan yang masuk. Hal ini makin membuat saya sedikit lebih tenang.
Kapan saatnya harus ke dokter?
Anak harus dibawa ke dokter atau rumah sakit, jika keluarnya cairan dari tubuh saat diare dan muntah lebih banyak dibandingkan yang masuk. Karena muntaber atau muntah berak ini akan menjadi bahaya jika anak mengalami dehidrasi (kekurangan cairan). Yang bisa berakibat fatal bahkan sampai ada yang meninggal karena dehidrasi parah.
Walaupun tenang, tapi tetap harus waspada.

Kondisi kesehatan dan daya tahan tubuh masing-masing anak itu berbeda. Banyak faktor yang menyebabkan kondisi setiap anak ini berbeda salah satunya adalah kebiasaan. Yang terbaik adalah memahami kondisi anak sendiri dan mengerti bagaimana menanganinya saat anak sakit. Karena tantangan setiap ibu itu berbeda dalam merawat anaknya.

Kesimpulannya : Setiap ibu harus menjadi dokter bagi anaknya dan harus memahami karakter tubuh anaknya.