Showing posts with label Cerita aja. Show all posts
Showing posts with label Cerita aja. Show all posts

14 August 2019

Nonton Drama Korea At Eighteen Sampai Ngepoin Ong Seong Woo

Nonton drama Korea At Eighteen sampai ngepoin Ong Seong Woo. Dasar aku 🤣

***

Sebenarnya, awal aku nonton At Eighteen gak punya ekspektasi yang tinggi. Berawal dari ke-gabut-an nungguin Hotel Del Luna yang belum juga diupload episode terbaru di web, aku scrolling Viu sambil gegoleran. Terus nemu drama At Eighteen. Waktu itu, aku pertama nonton masih 2 episode (saat aku nulis tulisan ini udah tayang 8 episode). Aku asal klik aja. Pas udah ditonton, eeeeh malah suka! lol



Cerita At Eighteen atau Moment in eighteen ini ringan, bercerita kehidupan sehari-hari remaja high school. Ya gitu deh, seputar permasalahan anak SMA yang warna-warni. Buatku ini seperti mengingat masa-masa putih abu abu dulu. ahaaii
Walaupun gak ada ceritanya yang mirip blas.

At Eighteen bercerita tentang Choi Joon Woo seorang anak laki-laki berusia 18 tahun yang terbiasa sendiri. Ibunya seorang single parent dan masih sangat muda. Ayahnya belum diketahui siapa gerangan, enggak/belum diceritain di dramanya. (Menurut analisa sotoy ku, ayah kandungnya juga konglomerat seperti ortu teman-temannya). Ia terpaksa dipindahkan ke sekolah lain karena kasus kekerasan dan pencurian yang sebenarnya tidak dilakukannya. Joon Woo rela pindah dekolah demi sahabatnya.

Di sekolah yang baru, Joon Woo bertemu dengan Yoo Soo Bin. Yoo Soo Bin seorang gadis manis yang sangat penurut. Segala perintah ibunya ia turuti. Namun setelah bertemu Joon Woo, ada sedikit perubahan dalam hidupnya.

Yang menarik adalah chemistry keduanya itu lho, menurutku 'dapet'. Cengar cengir dan ekspresinya pas banget kayak abak ABG. Jadi yang nonton senyum-senyum sendiri. Sweet banget. hihihi

Aku dibuat penasaran dan karena At Eighteen ini aku jadi nungguin hari Senin dan Selasa deh.
(bukannya elo selalu nungguin hari Senin sampai Minggu cuma buat nonton drama on going ya Win?!) 😌😌



Aku sabar menunggu episode 9 tayang, dimana saat eps 8 Joon Woo dan Soo Bin lagi mau ngedate pertama kali di bioskop malah Soo Bin nangis setelah membaca pesan singkat.

Kenapa sih mbak Soo Bin? Jangan-jangan kamu dikasih tau kalau Joon Woo cuma main-main sama kamu ya? huhuhu

Walaupun ini cerita anak remaja, teteup selalu ada pelajaran yang aku ambil dari segi parentingnya.

1. Tentang Ma Hwi Young, sosok sempurna di sekolah. Pintar, kaya, tampan, serba bisa. Pokoknya perfect pisan lah. Dibalik sosok sempurna itu, ternyata ia menyimpan banyak masalah. Tekanan dan tuntutan dari orang tuanya lah yg membuat dia harus perfect walaupun menggunakan segala macam cara. Ortu yang selalu turun tangan menyelesaikan masalah anak itu nggak baik buat anak.

2. Tentang Soo Bin yang terlalu menuruti kmauan ibunya, sampai kegiatan dan les apa aja pun ibunya yg tentuin. Yg perlu dicatat, anak itu punya kehidupan sendiri. Dia bisa memilih mana yg membuatnya bahagia. Jangan karena ambisi orang tua jadi memaksa anak melakukan sesuatu yg merenggut kebahagiaan mereka.

3. Tentang Choi Joon Woo
Dia tumbuh dengan baik (walaupun tanpa sosok ayah) karena cinta kasih ibunya.

***
OST At Eihgteen

Aku suka OSTnya. Dari situ aku jadi kepo siapa sih yang nyanyi lagu itu? Eh ternyata... penyanyinya adalah si pemeran utama (Choi Joon Woo). Ya ampuuun, wowowow...! Judul OSTnya adalah Our Story. Tonton sendiri deh di youtube. :)



Dari situ aku ngepoin deh siapa aja pemainnya. Aku mah gitu, tiap kali nonton drama yang cucok terus nyari tahu pemainnya.

Ong Seong Wu berperan sebagai Choi Joon Woo
Kim Hyang Gi berperan sebagai Yoo Soo Bin
Shin Seung Ho berperan sebagai Ma Whi Young.

Kalo Kim Hyanh Gi, aku pernah lihat aktingnya waktu main di Along with God.

Sementara Ong Seong Wu ... Ternyata dia seorang penyanyi jebolan Produce 101. Ternyata dia mantan anggota boyband Wanna One, ternyata oh ternyata... Kirain siapa gitu da akutu baru lihat dia pertama kali di drama. Tapi emang bener dugaabku yg belum pernah lihat Ong Seong Wo main drama. At Eighteen rupanya debut pertamanya sebagai aktor. keren

Maklum ya sis, aku yang nggak pernah ngikutin Produce 101 dan dunia idol, enggak bakal tau Ong Seong Woo itu siapa. hihi

Kayaknya ntar kalo ada waktu senggang bakalan nonton Produce 101 season 2 deh. lol

Yeorobeun, kalian udah nonton At Eighteen apa belum?

27 July 2019

Mesin Cuci Nggak Muter Kenapa Ya?

Tadi pagi saya dibuat kelabakan karena mesin cuci nggak mau muter (tidak mau berputar), nggak mau ngegiling cucian. Iya lah kelabakan, lhawong cucian udah sekeranjang penuh, baju-baju seragam anak-anak belum pada dicuci. *mungkin dia lelah, Wien! 



Hemm.. mau nyuci secara manual hoream pisan, males tenan ih. Udah terbiasa dengan mesin cuci selama 6 tahun kebelakang membuat aktivitas ngucek baju jadi membosankan. Semembosankan apa? Saya kalai ngucek pakai tangan tuh jadi ngantuk. Pernah nih waktu di rumah Simbok, aku ngucek baju sambil merem-merem tidur ayam pas lagi nyuci. hahaha separah itu bo'

Awalnya saya kira karena bajunya kebanyakan, si mesin cuci kepenuhan sampai nggak mau muter. Saya coba kurangi bajunya jadi setengah. Ternyata nggak mau juga. Wah curiga sensor airnya rusak nih!  Duuuh, jangan dooong. Mesin cuci kesayanganku.

Gak mau lama-lama dalam kegalauan, aku langsung bertindak. Seperti biasa, tiap kali ada peralatan rumah tangga yang rusak, saya selalu panggil suami buat benerin. Untungnya punya suami yang mau-an dan bisa-an.

"Bi, ini mesin cuci nggak mau muter kenapa ya? Tolong benerin dong."

Abudi yang lagi ngotak-atik benerin laptopku yang gak mau nyala itu segera bergerak.

Oiya, mesin cuci yang saya pakai itu merek Polytron yang Zero Press. Mesin cucinya satu tabung dan udah otomatis.

baca : Review Mesin Cuci Polytron Zerro Press

Sebelum membuka mesin mesin cucinya, Abudi searching dulu di youtube. Kalau menurut informasi di youtube, kenapa mesin cuci otomatis nggak mau muter cuma ada satu kemungkinan, selangnya putus. Selang apa? selang untuk water level. ya pokoknya ada selang kecil yang susah dijelasin apa namanya. hahaha maafkeun. aku kasih fotonya aja ya selang yang mana.



Pas udah dibongkar mesinnya dan dikencengin selangnya (sebelumnya emang agak longgar) lalu dicoba lagi diisi pakai air. Ternyata..  enggak bisa! hadeh

Perbaikan pertama sesuai video di youtube enggak bisa. Terus dicek-cek bagian sensor airnya. Saya sempat khawatir nggak bisa diperbaiki. Dunia kewarasan akan berkurang satu. ckckck

Akhirnya ... pas udah cek lebih teliti, ketemu. Ternyata kabelnya ada yang putus.




Alhamdulillah sudah ketemu penyebab kenapa mesin cuci nggak mau muter. Cuma putus kabel mah gampil. Tinggal sambungin doang dan beres.

Udah disambungin kabelnya mah, langsung bisa kembali seperti semula.
Horeeee!!!

Makasih my baby paus. :* 

19 March 2018

Tentang Keinginan Anak-Anak Naik Pesawat Terbang

Dhia dan Akram seringkali bilang ke kami (saya dan Abudi) bahwa mereka ingin naik pesawat. Di tempat tinggal kami, kebetulan bisa dengan jelas melihat pesawat terbang lewat berlalu-lalang. Mungkin karena itu, mereka penasaran banget ingin merasakan gimana naik pesawat. Gimana melihat rumah-rumah dari atas sana. Gimana rasanya melihat awan dari dekat.
Atau mungkin karena melihat abinya wira-wiri naik pesawat kalau lagi ada kerjaan di luar kota. Mereka selalu kepo sih kalau abi-nya mau berangkat kerja. "Bi, kerjanya (keluar kotanya) naik mobil apa pesawat?" "Berapa lama di sana?" dan sebagainya. Mereka sering ikut menjemput ke bandara kalau abinya pulang.

Ikut jemput abi-nya di bandara

Dulu waktu kanak-kanak saya, boro-boro pengin naik pesawat. Yang ada, kalau pesawat terbang lewat, saya dan kawan-kawan malah nyanyi :
"Montor mabuuuur, njaluk duwite. Montor mabuuur...njaluk duwite!"
Hahaha.. siapa yang masa kecilnya diwarnai lagu kanak-kanak ini? ( khususnya javanese, karena ini lagu berbahasa Jawa). Berarti kita seumuran. :D

Disaat anak-anak lain seumuran mereka sudah terbiasa naik pesawat, mereka masih berangan-angan "Kapan ya aku naik pesawat?"
Dan semakin hari semakin mereka menggebu dengan keinginan tersebut. Saya tidak ingin mematahkan keinginan mereka tersebut. Untuk mengatasi hal itu, ini yang saya lakukan:

- Setiap kali mereka kembali meminta, saya pun akan menjawab dengan jawaban yang sama :
"Iya, insyaAllah suatu saat nanti kita akan naik pesawat."
Dengan begitu saya nggak mematahkan keinginan mereka itu dan memberikan sisipan-sisipan agar mereka terus minta dengan berdoa epada Allah agar ayah-ibunya diberikan rezeki sehingga bsa mengajak mereka naik pesawat.
Saya nggak pernah bilang begini : "Nggak usah macem-macem! Nggak ada uangnya buat naik pesawat."
Karena hasilnya akan berbeda pada pola pikir anak-anak.

- Mengajak anak-anak menabung
"Kalau kalian ingin sekali naik pesawat tahun depan, maka mulai sekarang harus menabung dulu. Walaupun bagi Allah ngga ada yang nggak mungkin, tiba-tiba kita sekeluarga dapat hadiah bisa jalan-jalan naik pesawat." Saya selalu sisipkan kata-kata, tetep Allah menyukai yang berusaha daripada yang "meminta" tanpa ada usaha.
Dhia dan Akram jadi rajin menabung dan mengurangi jajan.
 (walaupun masih sering bocor tabungannya, hehe)

- "Iseng-iseng" Nyari promo tiket pesawat murah
Dibalik iseng-iseng hunting dan pesan tiket pesawat murah ini, saya menyelipkan doa-doa supaya keinginan duo bocah untuk naik pesawat segera bisa terwujud. Siapa tahu pas nyari-nyari gitu ketemu harga promo yang pas di kantong.
Bukannya nggak mau ngajakin mereka jalan-jalan jauh sih. Tapi karena prioritas dan alokasi dana yang membuat kami tidak menyegerakan memenuhi keinginan duo bocah untuk naik pesawat. Kami masih mikir mending uangnya buat ini mending buat itu (sesuatu yang kami prioritaskan utama). Toh tiap akhir pekan saya dan Abudi membawa anak-anak jalan-jalan walaupun masih di daerah Cimahi atau Bandung. Lagian belum semua di daerah sini sudah kami kunjungi. hihi Alasan selalu dibuat untuk masuk akal.
Untuk penerbangan domestik, saya mencoba mencari tiket Lion Air murah karena hanya maskapai ini yang menyediakan banyak rute domestik dengan harga murah.



- Mendiskusikan kemana mau liburan naik pesawat
Dhia dan Akram sudah berusia 8 dan 5 tahun, dimana mereka sudah bisa diajak diskusi. Ketika mau Jalan Bareng Bocah, kami selalu mendiskusikan kemana kami akan main. Demi apa? Demi kenyamanan dan kesenangan mereka tentu saja. Karena apalah artinya ngajak main anak kalau merekanya enggak happy.

- Mengajak mereka liburan
Sebagai pengganti karena kami belum bisa mengajak mereka naik pesawat, maka sesekali kami ajak mereka menginap di hotel yang budgetnya masih bisa kami jangkau tanpa harus nabung dulu. Dengan begitu mereka akan sejenak lupa tentang keinginan mereka naik pesawat. Anak-anak happy, orang tuanya happy juga. hehe

Memang, ya, setelah merasakan jadi orang tua, inginnya tuh segala yang anak inginkan dapat kita kabulkan. Kalau teman-teman, keinginan anak apakah yang belum bisa dikabulkan? Cerita dong.

04 March 2018

ISTRI PAMER DAN PAMRIH

Buat suami-suami di luar sana.

Istrimu sering uring-uringan, ngomel-ngomel, atau marah-marah? Padahal kan transferan tepat waktu, uang belanja juga full, plus sering diajak piknik dan belanja. Tapiiii,kok masih senewen aja ya. Masih manyun aja, ya.
Bisa jadi istrimu kurang mendapat pujian atau sanjungan darimu. Hal sepele kelihatannya. Tapi ini salah satu KOENTJI istri merasa selalu disayang dan bahagia.
Pujilah saat ia sudah menyiapkan hidangan untukmu dan anak-anak. Pujilah saat rumah rapi. Pujilah saat ia selesai nyuci dan nyetrika. Pujilah saat ia habis mandi sehingga ia bersih dan wangi walau nggak dandan.
Pujilah dengan sepenuh hati. Kalo nggak bisa memuji/menyanjung sepenuh hati, ya basa-basi aja juga sudah cukup. 😉

"Ngapain lah dipuji-puji segala? lebay!"

Kalau Anda berpikiran begitu, emang nggak takut kalau istri Anda dipuji dikit saja sama lelaki lain, dia langsung "terbang"? 😬

*)Thanks to A Budi yang sering banget memujiku, sehingga saat dipuji laki-laki lain akunya biasa aja, nggak deg-degan apalagi terbang karena sudah puas mendapat pujian dari suami di rumah. 😝

Buat istri-istri di luar sana.

Jika suamimu jarang sekali memuji bahkan nggak pernah sama sekali, mintalah kepadanya, terus teranglah bahwa kamu ingin disanjung.
"Mas/akang/ayah/papi/abi, mbokya aku ini dipuji dikitlah. Udah masak komplit gini, masa nggak ada terimakasih-terimakasihnya setelah makan kenyang." 😏

Atau dilain waktu ketika Anda pengen dipuji tetapi suami malah diem-diem bae nggak peka...bilang aja secara langsung. Dengan begitu kita membantu suami memenuhi kebutuhan batin istrinya.

Aku mah suka gitu, kalau A'Budi dalam sehari sama sekali nggak ada pujian (maklum sih karena kesibukan bekerja dan lain lain kadang istri dilupakan), aku bakal ngirim foto di whatsappnya, 
"Nih rumah udah rapi dan kinclong." 
"Udah masak lauk kesukaan buat makan malam."
Biasanya kalau aku kirim whatsapp, beliau akan membalas secepat kilat. bhahaha 😄😄
Atau kalau nggak kirim WA, aku begini: kadang aku nylamur(ngomong sendiri) di depan cermin meja rias setelah bersih-bersih diri sebelum tidur. Sementara beliau asyik sendiri di atas kasur sambil membaca atau nonton atau main game di HP. 
"Duh, aku kok cantik banget sih kalau nggak pakai make up kayak gini, cantiknya alami. *sambil elus-elus pipi atau nyemprotin minyak wangi*" 💃💃

Kalau udah gitu, biasanya A'Budi langsung terkekeh terus bilang :
"Hai, cantik! Udah wangi euy. Sinih!" Kemudian lanjut nguyel-nguyel. 😚😚

Begitu pula sebaliknya, pujilah suami Anda agar ia nggak GR saat mendapat pujian dari wanita lain di luar sana.
Yeaaah, memang kedengarannya sepele kan? But, trust me, itu akan membuat pasangan kita bahagia dan merasa berharga.

Salam, dari si bumil happy 
UwienBudi 💕💕

23 February 2018

Tulisan Curcol

Assalaamu'alaikum...
Piye kabare sahabat dimanapun Anda berada? Masih bahagia dan ASYIKkah hidupmu? Semoga kalian semua senantiasa sehat dan selalu bahagia, ya. Di postingan kali ini, saya mau cerita cerita biasa aja, gak ada topik spesifik yang mau kubahas. Rasanya udah lama nggak curcol di marih, jadi kumau curcol aja deh. muahaha

Yang mau close tab masih belum terlambat!

Jadi, beberapa waktu kemarin saya dan Abudi membuat wacana (((wacana))) mau ganti HP baru. Secara HP kami berdua sudah lumayan lama kami miliki dan performanya kini juga sudah mulai agak memprihatinkan. Samsung J7 punya Abudi udah dipake sekitar 3 tahunan, micnya rusak jadi nggak bisa buat telpon telponan kalau nggak pake handsfree. Bikin repot juga pas hensfreenya ketinggalam di rumah sementara telpon urusan pekerjaan terus berdering. Terus, kamera belakangnya juga pecah jadinya hasil fotonya burem dan jelek. Pecahnya udah lama juga dari pertama dibawa Babeh ke Indonesia. Iya, ini HP oleh oleh Babeh waktu pulang dari Abu Dhabi beberapa tahun lalu, karena nyimpennya di koper super jumbo, dimasukin ke dalam kaleng dan kededet sama barang barang menyebabkan kameranya pecah. huhuhu lebaaar pisaaan


Tadinya mau dibenerin aja ke tukang service. Namun, dari beberapa tukang service yang Abudi datengin, semuanya MENOLAK untuk benerin HPnya. Alesannya, untuk benerin micnya ini harus bongkar LCD. Mereka (kang servis) takut kalau benerin mic malah LCDnya rusak. Kalau soal kameranya belum ditanyakan lagi, udah ditolak berkali kali soal mic, sih. Kalian tahu kan rasanya ditolak? #eh naonsih! muahaha




Sementara HP Xiaomi Note 3 punyaku ini sebenernya masih bisa dipakai untuk beberapa waktu. Sudah 3 tahun ini kumiliki. Semua masih bagus, namun body gak mulus mulus amat karena sering jatuh kebanting. Cuma memorinya aja sih yang bikin ingin ganti. Hp ini nggak bisa pake memori tambahan SDCard. Kalau udah penuh ya harus pindahin datanya ke laptop. Mana kapasitas ram dan romnya cuma 2/16 Gb. Sudah sering ngehang dan tibatiba restart sendiri.

Kalian tahu kan, kalau teknologi mah sekarang updatenya cepet banget. Maka dari itu, saya dan Abudi mencari informasi tentang HP keluaran terbaru. Dan ternyataaaa, video review maupun ulasan tentang berbagai macam HP ini sangat menggiurkan, gaees. fiuuh...!
Saya mbatin, ya Allah..... kok canggih canggih bener ya tuh HP. Kan kan kan, jadinya saya naksir si Infinix Note 4 Pro yang ada stylus dan smart covernya. Tapi pas lihat harga, huhuhu mau buat persiapan melahirkan dulu atuhlah. Lagian HPku juga masih bisa dipakai. Okefix, saya batal beli HP baru.



Sementara itu, Abudi yang udah kebelet ganti hp, akhirnya nyari nyari yang jual hp murah aja dengan pertimbangan yang penting bisa buat gantiin hp sebelumnya. Beliau kan lebih membutuhkan dalam waktu cepat sementara kami tetep harus nyimpen uang buat persiapan lahiran plus aqiqahan, juga harus nabung emas untuk investasi.

Singkat cerita, dapetlah hp murah yaitu Xiaomi 5A dengan harga sejutaan tapi spesifikasinya lumayan banget. Walaupun 2/16 tapi ada slot untuk SDCard sampai 125 Gb.
*)Ntar kapan kapan saya ceritain lebih detail , deh, mengenai hp ini. Sekarang baru sehari, saya belum banyak ngoprek hpnya. hehe

Masalah perHPan selesai. 

Satu lagi yang pengen saya ceritain biar nggak ngganjel. Tentang rumah kami yang nggak bisa kami tempatin. Kami lebih memilih mengontrak dan nggak mau menghuni rumah tersebut.Situ sehat, Win? alhamdulillah sehat (tanya sendiri jawab sendiri)



Jadi ceritanya bertahun tahun yang lalu Abudi membeli sebuah rumah yang letaknya berdekatan dengan rumah Babeh (bapaknya). Rumah yang berada di salah satu perumahan di Soreang Bandung ini letaknya cuma beda blok aja dari rumah Babeh. Kebayanglah kalau di komplek mah ya, cuma jalan beberapa meter aja udah nyampe. Dipikirnya mungkin karena deket sama rumah orang tua jadi saat mereka mulai bertambah tua dan tidak bisa bekerja, kami bisa sering sering nengok dan ngurusin mereka.

Ternyata keinginan tak seindah kenyataan, ya gaes. Yang tak terpikirkan sebelumnya bisa saja terjadi. Setelah menikah, ternyata rumah tersebut nggak boleh ditempatin oleh kami. Yang ngelarang siapa? Istrinya babeh alias ibu tirinya Abudi, sementara Babeh nggak bisa berbuat apa apa. KOKBISAA??! Memang nggak masuk diakal. Ahsudahlah, nggak usah saya ceritain detailnya di sini, biarkan cukup sahabat dekat saja yang tahu, ya. Peace :)

Yaudin, daripada terjadi perang dunia ketiga dan demi kewarasan kami berdua, yaudahlah kami mah mending nggak tinggal di sana dan mengontrak di tempat yang letaknya jauh dari Soreang.

Sementara rumah tersebut kosong. Kami sudah nggak pernah lagi menginjakkan kaki di rumah itu. Walaupun tidak ditempati, tagihan listrik tetep ada, ya kan. Kalau dulu mah membayar tagihan listrik  masih harus ngantri di PLN. Sekarang, alhamdulillah lebih mudah dalam urusan bayar bayar listrik untuk rumah tersebut. Kami bisa cek tagihan listrik online di Tokopedia dan sekaligus membayarnya. 

Jadi, untuk urusan rumah dan ibu mertua tiri ini, saya memilih berdamai saja sama diri sendiri. Lepaskan semua yang membuat beban di pundak menjadi semakin berat. Kalau emang rumah itu bukan rezeki kami, yasudah lepaskan saja. Ikhlas akan membuat semua masalah jauh lebih baik dan terasa ringan. Dan saya yakin kok, "jalan lain" masih terbuka lebar untuk saya. Saya jadi jauh lebih bahagia dan bisa menikmati hidup dengan cara yang ASYIK.


24 January 2018

Beli Lukisan Abstrak Online Agar Rumah Makin Artistik

Beli Lukisan Abstrak Online Agar Rumah Makin Artistik.
Beberapa waktu lalu, saya dan Abudi mengunjungi kakeknya anak-anak di rumahnya. Saat kami datang, beliau tengah memberi makan ikan di kolam kecil yang beliau buat sendiri. Aku suka dengan cara beliau merawat rumah sehingga rumah menjadi nyaman asri dan enak dipandang. Diantara berbagai macam dekorasi rumah dan ornamen, lukisan abstrak adalah salah satu pajangan artistik di rumah mertua saya. Babeh (begitu kami memanggil ayahnya Abudi) menyukai jenis lukisan ini. Karya seni ini beliau pajang di ruang tamu, ruang keluarga juga di kamar beliau. Dari pandangan saya yang awam dengan seni lukis khususnya lukisan abstrak, menurutku gambarnya tuh nggak jelas bahkan terkesan ngasal. Namun kata Babeh justru di sanalah letak keindahannya.



Lukisan abstrak terpopuler dan cocok untuk rumah minimalis. Rumah babeh yang terdiri dari empat lantai di daerah Margaasih, Bandung ini memang lumayan banyak menyimpan lukisan. Bagi penyuka gaya rumah minimalis seperti beliau, lukisan abstrak paling pas jadi hiasan, katanya. Kata Babeh, dalam menempatkan lukisan atau dekor rumah itu harus pinter-pinter milih supaya pas dengan konsep rumah. Perhatikan komposisi warna juga ukuran kanvasnya.

Waktu ngobrol-ngobrol dengan beliau, Babeh banyak bercerita dan memberikan saya saran saat memilih lukisan untuk dekorasi rumah. Katanya, sekarang ini banyak lukisan yang sedang populer seperti:

Kanvas atau panel lebih dari satu. Saat ini kata babeh sedang populer banget lukisan yang memakai kanvas lebih dari satu yang punya kesatuan komposisi warna juga desain. Bentuk kanvasnya ada yang potrait ataupun landscape bahkan campuran keduanya. Lukisan ini terlihat modern dan unik. Kekhasan model ini adalah tidak menggunakan frame sehingga kanvas digantung apa adanya.
Gambar minimalis. Biasanya pelukis hanya membuat gambar abstrak ukuran kecil dan sengaja menyisakan ruang kosong sehingga lebih menyatu dengan desain interior ruangan.
Batik painting. Produk ini dibuat selayaknya pembuatan batik pada kain. Gambarnya memang terlihat ramai. Babeh bilang nggak masalah biarpun gambarnya ramai asal penempatannya yang benar yaitu di dalam ruangan.



Kami lanjut ngobrol lagi. Babeh memberikan tips pada kami yang awam tentang cara memasang lukisan abstrak agar suasana rumah semakin indah. Pemasangan yang mainstream biasanya kan hanya digantung begitu saja di tembok. Babeh ngasih tips bahwa lukisan juga bisa ditata dengan cara-cara yang nggak biasa. Nah, berikut cara memasang lukisan yang nggak biasa:

Menyimpannya di atas lemari atau rak begitu saja.
Menyandarkannya begitu saja di dinding. Paling cocok jika ukuran lukisan lumayan besar dan kurang pas kalau disimpan di atas rak atau lemari.
Tempel asal dengan memakai selotip. Ada satu lukisan yang memang Babeh pasang dengan menggunakan selotip di ruang keluarga di lantai dua. Cara ini cukup bikin koleksi beliau terlihat semakin artistik.
Pakai perabotan khusus untuk display. Alat ini biasanya terbuat dari kayu. Kita tinggal menggantungkan frame pada paku yang sudah dipasang pada kayu tersebut.
Memanfaatkan tangga sebagai rak buku gratis. Hal ini pun dilakukan Babeh untuk tangga menuju lantai tiga. Di rak ini juga ada beberapa koleksi lukisan yang ukurannya kecil.

Panduan beli lukisan abstrak online agar tak salah ukuran:

Beberapa lukisan di rumah Babeh, ada yang beliau lukis sendiri namun banyak juga yang beli di street galery. Ada juga yang beliau beli lewat toko online. Saat hunting lukisan abstrak, beliau selalu memastikan kalau ukurannya pas sehingga enak dilihat saat dipajang serta nggak merusak konsep rumah yang sudah ada. Agar tidak salah ukuran, sebelum membeli harus mencari dan memilih toko online yang trusted. Ada satu toko yang jadi pilihannya. Tahun lalu, beliau membeli satu lukisan abstrak di Qlapa.com, marketplace yang menyediakan berbagai macam produk handmade, salah satunya adalah lukisan abstrak.



Oke, saya pun ikut penasaran dengan marketplace ini. Soalnya baru denger ada marketplace khusus menyediakan barang-barang handmade. Oh ya ampuuun, racun banget niiih. Saya yang menyukai barang-barang handmade enggak bisa nahan godaan. huhuhu.

Saya lalu bertanya ke Babeh, gimana cara belanjanya. Cara berbelanja di sana cukup mudah ternyata. - Kita cukup memasukkan keyword produk yang kita inginkan di kotak pencarian.
Nah, untuk mempersempit pencarian, pakai keyword yang lebih spesifik sesuai jenisnya, misalnya lukisan abstrak.
- Selanjutnya, cek bagian detail produk, di sana ada penjelasan mengenai media, cat yang digunakan, proses pembuatan serta ukuran kanvas. Penjual juga biasanya memberikan panduan mengenai rentang lebar dinding yang tepat untuk pemasangan karya seni ini. Jadi memudahkan banget buat milih-milih.
- Selanjutnya tambahkan ke keranjang dan step seperti belanja online pada umumnya.

Lho, emangnya aman kalau belanja lukisan abstrak online?
 Aman kok, asal belinya di tempat yang tepat yaitu Qlapa.com. Di sini kita bisa mendapatkan produk handmade langsung dari pengrajinnya. Termasuk lukisan. Di sini ada banyak pilihan desain yang...oh yaampun keren-keren. Tinggal sesuaikan saja dengan selera dan kebutuhan. Kata Babeh sudah banyak yang memilih nyari lukisan di sini karena fotonya real dan proses belanjanya gampang. Salah satunya ,ya , Babehku ini. Gimana, minat untuk mencobanya?



Obrolan dengan Babeh memang enggak bisa sebentar. Apa saja beliau ceritain. Obrolan kami berlanjut ke cara merawat lukisan abstrak agar warna tetap “matang”. Oh ya ampun, obrolannya nggak jauh sama koleksi-koleksi beliau. maklumin aja gaes, dengerin aja. hihi

Perawatan ini penting banget lho untuk benda-benda seni, karena tanpa perawatan yang benar, keindahan karya seni ini akan berkurang. So, ikuti tips perawatan ala Babeh berikut ini, ya:

Hindari dari dinding lembab serta usahakan ruangan tempat penyimpanan mendapatkan pencahayaan cukup. Tidak terlalu gelap, juga tidak terkena sinar matahari langsung.
Gunakan paku yang kokoh dan tebal seperti paku baja. Nggak mau kan lukisan kesayanganmu jatuh dan rusak gara-gara pakunya nggak kuat menopang?
Bersihkanlah ketika diperlukan, misalnya kalau debunya sudah tebal. Saat membersihkan, jangan menyentuhkan tangan langsung pada lukisan. Cukup pegang bagian pinggirnya saja. Gunakan kain micro fiber atau sikat lembut agar tidak merusak cat.

Obrolan kami terhenti sebentar karena sudah waktunya makan siang. Di ruang makan sudah ada menu kesukaan beliau sayur asem dan penyempurnanya (nggak usah dibilangin kalau ada ikan asin+sambal terasi+krupuk udang nanti ngiler loh, lol). Di ruang makan ini juga tergantung sebuah lukisan abstrak yang entah apa artinya.

Kalau manteman sendiri, dekorasi apa yang disuka dan paling banyak menghiasi rumah?

01 March 2017

[Jalan Bareng Bocah] Cirebon Waterland Ade irma Suryani

Hai Assalamu'alaikum teman-teman.
Asik sudah tanggal 1 lagi. Yeaay! Tanggal muda biasanya pada jalan-jalan kemana? Udah berencana jalan kemana, nih? Jalan Bareng Bocah kali ini mau cerita pengalaman kami waktu main bareng keluarga di Cirebon Waterland Ade Irma Suryani.  Yang bulan ini berencana ke CIrebon, gak ada salahnya mampir ke sini. Tempat wisata di Cirebon yang ramah anak banget. Plus sudah ada penginapannya juga dengan view laut.

Saya dulu pernah nulis tentang waterboom Ade Irma Suryani tapi jauh sebelum pembukaannya. Baca di sini : Waterboom Ade Irma Suryani .
Paman saya yang kerja di sana, memudahkan kami bisa masuk melihat-lihat tempat ini sebelum dibuka untuk umum.

Saat sedang dibangun aja udah kelihatan bakalan jadi tempat wisata yang kece, apalagi sekarang. Tempatnya asyik dan nyaman untuk kumpul keluarga.


Kawasan Ade Irma Suryani sekarang, sejak diresmikan menjadi Cirebon Waterland Juli 2015 menjadi kawasan yang ramai dikunjungi wisatawan. Jika kita googling dengan kata kunci Ade Irma Suryani Cirebon, yang muncul adalah foto-foto cantik. Padahal dulunya ini adalah kawasan termasuk kumuh, secara kan kawasan nelayan dan digunakan untuk menjemur ikan pasti bau amis.

Cirebon Waterland Ade Irma Suryani (CWAIS) buka dari pukul 06.00-21.00 WIB. Berada dekat dengan kawasan pelabuhan Cirebon. Beralamat di Jalan Yos Sudarso No.1, Lemahwungkuk, Kota Cirebon, Jawa Barat 45111

Tiket masuknya per orang Rp 30.000 (per Januari 2017) tapi belum termasuk tiket masuk ke Waterboom. Kalau belum yakin mau main air mendingan jangan langsung beli tiket berenang. Kita bisa membeli saat mau masuk waterboomnya saja. Di dalam ada kok loketnya. Sayang kalau sudah dibeli tapi enggak kepakai.



Setelah melalui pintu masuk, pengunjung disuguhi pemandangan waterboom yang luas dan membuat kita pengen nyebur aja. Udara yang panas membuat air menjadi sangat menggoda. Di dekat pintu masuk, ada banyak penjual minuman dingin dan berbagai jenis makanan ringan sampai makanan berat.

Foodcourt 

Jalan sedikit, kita akan melihat berbagai wahana permainan anak-anak seperti sepeda layang, sepeda air, mobil gowes, dll. Untuk mencoba permainan tersebut, pengunjung harus membeli tiket lagi. Harga tiketnya mulai dari 20 ribu hingga 35 ribu rupiah.

Beli tiketnya di sini




Jika permainan ini dirasa sudah biasa, mending langsung masuk aja ke dermaga. Sebelum ke dermaga, pengunjung melewati cottage-cottage yang keren untuk background selfie atau  berfoto bareng keluarga.

Sebagian cottage

Cottage dari segala sudut memang kelihatan sangat menarik. Gak heran pada pengen selfie di sini. Kalau sedang weekend, perlu kesabaran untuk dapat foto yang nggak bocor (nggak ada penampakan orang lain). Bangunan berderet rapi dan unik ini bisa disewa untuk menginap. Biaya sewanya mulai dari satu juta rupiah sampai 2,5 juta. Kami nggak perlu menginap di sini karena ada rumah keluarga di dekat sana.

Setelah melewati cottages, saya sarankan masuk ke dermaga. Di tengah laut, kita bisa menikmati angin dan pemandangan laut jawa yang airnya bak susu coklat. Untuk bisa sampai ke tengah laut, kita harus membayar lagi Rp 10.000 dengan mendapat minuman gratis. Atau Rp 5000 tapi tidak dapat minuman.




Di tengah laut, kalau mau kita bisa naik perahu untuk berkeliling lebih ke tengah lagi. Tapi saya merasa serem juga mau naik karena tidak disediakan pelampung seperti di Floating Market.

Kami cukup puas menikmati angin di tengah laut sambil mengambil foto keluarga maupun video. Vlog? Ehhmm, saya belum terlalu PD untuk bikin vlog. Video hanya untuk dokumentasi pribadi saja. hehe




Setelah puas, kami keluar dari dermaga. Melewati cottage. Di sini, anak-anak selalu bertanya apa yang dilihatnya. Ada ikan yang lari-larian di atas lumpur. Ada cacing besar sekali di atas lumpur. Ada burung juga di atas lumpur. Anak-anak sekalian mengenal berbagai maca benda. Sambil jalan-jalan sambil belajar.

Sebenarnya, saya pengen masuk ke "Kapal Tomodachi". Tomodachi yang di depannya ada patung laksamana Cheng Ho ini merupakan restaurant. Sejarahnya, dulu kapal Tomodachi yang dipimpin oleh Laksamana Cheng Ho dari Cina Daratan singgah di Cirebon ini dan menyebarkan agama Islam di Cirebon. Sayang keluarga besar dan anak-anak enggak mau masuk dan memilih langsung nyebur ke waterboom. jadi saya penasaran deh. Kesempatan berikutnya, saya harus masuk ke Tomodachi tersebut.



Tiket masuk ke Waterboomnya Rp 35.000 per orang. Duo bocah berenang sama ayahnya. Saya memandang dari luar area kolam. Membiarkan anak-anak bersenang-senang dengan ayahnya agar mereka makin dekat. Sementara itu ibunya nyantai dulu sambil makan-makan. Padahal disamping alasan agar tercipta bonding ayah-anak, karena sayanya enggak bawa baju ganti. kekeke



Waterboomnya ada dua buah yang dihubungkan dengan jembatan penyebrangan untuk berpindah dari kolam satu ke kolam satunya.



Di dalam kolam sama sekali enggak teduh, Sis. Setelah main air, kulit menghitam karena terlalu lama mainnya. Untuk emak-emak putih, sebaiknya pakai sunblock dulu deh dari pada belang. :D
Walaupun di waterboomnya panas, tapi di luar area waterboom ada pohon rindang untuk berteduh dan bangku untuk duduk.

Gimana? Menarik untuk dijadikan list saat berkunjung ke Cirebon?
Pulang dari sini, kita bisa mampir makan di Nasi Jamblang Bu Sri yang letaknya gak jauh dari Cirebon Waterland Ade Irma Suryani.

19 February 2017

Abadikan Celoteh Anak

Saat anak berusia di bawah lima tahun adalah masa "repot" mengurus bocah. Masa dimana seorang SAHM (stay at home mom ) seperti saya, terkuras energinya untuk mengomel. Iya , mengomel.  Jangan salah, mengomel bukan lagi pandangan negatif untuk ibu. Jangan takut dibilang cerewet karena ngomelin anak ( dan atau suami ). Dimasa ini orang tua harus banyak bicara agar anaknya juga bisa bicara. Kita juga perlu menanamkan berbagai kecakapan demi perkembangan yang sesuai usianya.

Disaat yang bersamaan, ini adalah masa dimana penuh canda tawa penuuh keceriaan dan kenangan manis. 



Ingat tidak , Ma'am? Disaat kita ngomelin anak kadang mereka membalikkan apa yang kita katakan ke anak? Dan momentnya itu lho pas banget dan selalu "dziiigh!" *satu bogem mendarat di pipi*
Termasuk juga celotehan mereka. Saya sendiri sering terkekeh kalau dua bocah kesayangan sedang ngobrol di ruang sebelah tanpa campur tangan saya. 

Maka dari itu, saya akan mengabadikannya di tulisan ini. Karena biasanya dari kita (ah apa cuma saya aja? ) kalau gak ditulis akan terkikis dengan memori lainnya. Ahiw, Wien susah amat mau bilang pikun. haha

Mumpung saya ingat, berikut ini beberapa celotehan anak yang sering membuat saya ngakak, kadang membuat saya merasa makjlebb.

Akram (4 tahun), Dhia (7 tahun), saya (29 tahun)

Korban Iklan

Akram : "Mi, mau minum susu pakai gelas ini." menyodorkan cangkir plastik yang biasa buat bayi yang ada tutupnya.
Saya    : "Lhoo, kok pakai ini kayak adik bayi aja."
Akram : "Kan, biar kayak di iklan."
***
Akram : "Mi, ini harus digini - gini- gini." memperagakan klik - tarik - tuang.
Saya    : "Waah, kok tahu, Dek?"
Akram : "Kan, ada di iklan."
***
Akram : "Mi..mi..mi.. coba lihat." Akram meminta saya memperhatikan dia. Lalu dia meneruskan kalimatnya begini : "Siapa yang bisa ngomong Jepang? Saya, Pak. Jeppaaang!! Zonk"
Saya & Dhia : tertawa terbahak-bahak
***
Akram : "Suatu hari , Bunda. Ada seekor kelinci...sama lebah. Lebahnya galak. Kelincinya digigit."
Dhia    : "Terus terus kelincinya gimana?"
Akram : "Kelincinya jadi besar. Kayak balon. Tapi banyak bulunya."
Saya yang di ruang sebelah : ngikik
***
Akram : " Hai, aku Chilo."
Dhia    : " Hai, aku Chila."
*)Tahukah Anda ini iklan apa?

Panggung Sandiwara

Sering kejadian begini:
Akram dan Dhia lagi akur banget. So sweet kalau mereka lagi akur. Mereka akan membuat tumpukan bantal. Lalu mereka bergantian tampil di atas panggung (bantal) tadi.
Di saat adiknya naik tampil di atas panggung-panggungan tersebut, si kaka di depannya menonton dengan perhatian penuh. Lalu setelah selesai, si kakak akan bicara beberapa kata seperti mengomentari aksi adiknya di atas panggung tadi. Jika sudah, si kakak bergantian tampil dan si adik menonton.

Ngobrol sama Orang yang Lebih Tua

Suatu hari, Akang main di teman. Sudah lama gak kesana.
Teman Akang : "Akram, main sini. Udah lama nggak main."
Akram : "Ada anak kecil nggak?"
Teman Akang : "Nggak ada. Teteh Salwa-nya kan udah besar."
Akram : "Ah, nggak mau ah kalau nggak ada anak kecil mah."
***
Suatu hari, Akram bertemu dengan teman kantor akang suami.
Teman Kantor : "Hai, Akram!"
Akram : "Halo, Om."
Teman Kantor : "Kita mancing, yuk."
Akram : "Mancing ikan? Dimana? Ayo."
Beberapa saat kemudian...
Akram : "Om, jadi nggak mancingnya?
*Nah lhoh! Nagih dia.

Nasehat

Selama ini berusaha menasehati yang baik-baik. Sependek pengetahuan saya tentang adab dan tatakrama. Makan, minum, masuk rumah, memakai baju pun ada adabnya.

Dhia : "Mi, kok makannya sambil berdiri? Kan nggak boleh?" katanya saat melihat saya makan cemilan sambil berdiri.
Saya : "Oh iya."

Enaknya punya anak yang bisa mengingatkan kalau orang tuanya salah. :')

Yang Sabar...

Akram : "Mi, cepetin masaknya. Sudah lapar nih.
Saya    : "Yang sabar ya, Nak. Ini bentar lagi matang."
Dhia    : "Mi, pinjam hapenya."
Saya    : "Sabar dong, Dhia. Lagi dipakai nih.
..........
Saya : "Akram, cepetan ini makannya dihabisin."
Akram : "Iya, Mi. Sabar."
Saya : "Dhiaaaa, PRnya dikerjakan dulu sayaaang!"
Dhia : "Iya, Mi. Sabar."

*)kena deh!



PS. nanti kalau ingat atau anak-anak berceloteh yang membuat saya ngakak maupun ter-makjleb akan saya tulis lagi.

Kalau manteman, pasti pernah kan mendengar celoteh anak yang bikin terkesan. Sharing dong biar kita tertawa bareng.

Abadikan celoteh anak agar punya ingatan tanpa batas ( kecuali blogspot gak ada lagi ) yang akan tergambar kembali ketika kita menua.

16 February 2016

Nasi Lengko, Jika Aku Kangen Cirebon

Bisa dikatakan, tempat mudikku yang ke dua adalah Kota Cirebon. Sejak menikah dengan Abudi 7 tahun silam, saya udah berkali-kali main ke sana. Walaupun Kota Cirebon itu hawanya puanaaas, tapi begitu ngangenin. Entahlah, ada magis tersendiri yang membuat saya pengen tiap tahun kesana. -tapi gak kesampaian hiks.

Terakhir ke Cirebon itu sekitar 2 tahun yang lalu. Lama yaaaa -_-

Makanya, untuk mengobati kerinduan dengan kota udang itu, saya bikin satu kuliner khasnya.

Banyak sih sebenernya jajanan dan atau kuliner yang khas banget Cirebon a.l.: nasi jamblang, docang, krupuk mlarat banjur, dan lain sebagainya. Tapi yang paling memungkinkan untuk dibuat saat lapar adalah Nasi Lengko. Nasi Lengko ini praktis banget dan cepet bikinnya.

Nasi Lengko Khas Cirebon
Melihat fotonya aja pasti udah bisa ditebak bahannya apa aja. Yup!
Bahannya antara lain :
- (tentu saja) nasi putih
- tempe goreng
- ketimun
- bawang goreng
- kecap manis
Udah itu aja sudah cukup untuk bisa dinamakan nasi Lengko. Kalau yang versi asli di sana sih ada tambahan lagi bahan-bahan yang lain seperti daun bawang atau batangnya bawang (duh apa ya namanya).

baca juga: Waterboom Ade Irma Suryani Cirebon

Cara penyajiannya gampang banget kok.
Taruh nasi putih di piring. Susun di atasnya potongan tempe goreng dan ketimun. Taburi dengan bawang goreng renyah. Terus terakhir kecap manis. udah jadi. Tinggal ammm.

Kerinduan akan Kota Cirebon sedikit terobati dengan makan siang Nasi Lengko ini. Yang penasaran bikin aja sendiri di rumah yaaa.

Kamu kangen kota-mu? Biasanya ngapain?
(Ide untuk Giveaway saya yang akan segera datang.)

06 November 2015

Busy Book untuk Toddler

Apa itu Busy Book ?

Busy = sibuk, book = buku. Jadi busy book adalah buku yang membuat sibuk. Begitu? Eh, gimana??
Yaaa... kira-kira seperti itulah definisinya. heuheu
Tapi gak cuma buku yang bikin sibuk, tapi di setiap kegiatannya itu bertujuan untuk menstimulasi si anak juga. Namanya juga untuk anak balita, mereka masih butuh banyak stimulasi. Misalkan, mencocokkan bentuk dan warna, meraba berbagai macam permukaan (halus-kasar) dan lain-lain.

Baca : Gambar-Gambar Busy Book Buatanku

Saya awalnya gak tahu kayak gimana yang dinamakan busy book ini.
Beberapa waktu yang lalu, teman saya tiba-tiba ngontak ke chat BBM saya. Dia nanyain apa saya bisa bikin busy book apa enggak. Disini saya loading sebentar. Busy book? berasa baru pertama kali dengar. Lantas saya googling saja. Dan muncullah gambar-gambar lucu warna-warni. Oalah, ini to yang yang namanya busy book.

Lalu saya jawab apa kemudian?
"Bisa!"
"Wah...! (teman saya ini seperti terkaget-kaget) Mau dong dibikinin."

*Jiwa bisnis saya langsung keluar, ahaaay*

"Bolehlah." jawab saya.
"Berapa harganya?"
...... Disini saya lalu googling lagi....
Mhahaha, *hiyakampuun... segitunya.* Gini deh kalo bisnis tanpa persiapan. E tapi, googling nyari tahu di dunia maya juga suatu persiapan berbisnis, ya khaaan?

Akhirnya ketemu sebuah web yang disitu menjual busy book (kalo di luar negri biasanya dinamakan Quiet Book) yang macem-macem gambarnya. Lucu-lucu dan ngegemesin. Salah satunya di Amazon Harganyaaa.... emmmh woow!! Puluhan dolar , Tanteee. :D

Kalau saya jualnya segitu bisa cepet kaya nih hahaha *koprol*

Oiya, busy book ini walaupun dinamakan book tapi materialnya bukan kertas ,lho. Tapi terbuat dari kain flanel warna-warni. Dan ini dia, busy book yang saya bikin untuk anak sahabat saya dari SMP.

NGe-PINKY karna buat cewek. Namanya Pharas.

Covernya lucu khaan? *Iya in ajalah. Bikin lega yang bikin.*

baca juga : Gambar-Gambar Terbaru Busy Book

Awalnya saya bikin busy book ini dengan jahit tangan karena mesin jahit yang saya pesan di toko online belum datang.
*) Dijahit agar lebih kuat. Kalau dilem aja suka gampang lepas. Anak-anak ,kan kalo main suka narik-narik gitu, apalagi yg umurnya masih dibawah setahun,
**) Nanti saya ceritain tentang mesin jahit mini saya di postingan berbeda.
Pas mesin jahitnya udah datang, saya terusin pakai mesin jahit. Yaa, alhamdulillah temanku ini pengertian. Jadi gak harus bongkar lagi.

Detail busy book yang saya buat ini ada 10 kegiatan. Mau lihat kayak gimana dalemnya? Cekidot

zippernya bisa buat nyimpen bangun datar yang ada disampingnya lho
Shapes atau bentuk
Di kegiatan ini, anak diajak memasangkan bentuk bangun datar dengan gambar yang tersedia.
Zipper atau resleting
Membuka tutup resleting bagi anak merupakan stimulasi juga untuk motorik halusnya. Merangsang koordinasi tangan kanan dan kirinya.

ini huruf R nya lagi lari-lari
Dress Me Up
Ini anak perempuan sukaa banget. Dhia tuh yang paling bisa. Karena ada 5 baju yang berbeda yang bisa dibongkar pasang.
Laundry
Main jemur-jemurin baju, anak perempuan mah sukaaaa.

Aiih, anak laki-lakinya lagi main. Jadi gak ikut photo session.
 Family
Ada Rumah dan 4 anggota keluarga dalam bentuk boneka jari.
Garden
Disamping rumah ada kebun yang bisa ditanami wortel. Ditanam, siram, dan panen. Masukkan ke dalam keranjang.


Memasangkan Kancing
Memasukkan kancing besar warna-warni ke dalam lubangnya itu -bagi toddler, sebuah tantangan tersendiri. Kalau sudah bisa, dia akan mengulang-ngulanginya. Bahkan pakai baju yang ada kancingnya pun dia maunya pake sendiri. Ditahap ini, bunda sekalian harus sabar menunggu dia memasangkan kancing. ^^
Menali sepatu
Ini juga penting ya, manteman. Menali sepatu adalah sebuah mahakarya tersendiri buat anak. Sepatu sekarang modelnya sudah jarang yang pakai tali kecuali sepatu sekolah. Biasanya sepatu tanpa tali dipilih karena praktisnya untuk anak-anak.
Yuk belajar menali sepatu , Nak.


Jam dan Angka
Jarumnya bisa diputer-puter. Bisa bermain tebak-tebakan jam.
Manik-maniknya dihitung satu-satu dengan menggeser ke kiri dan ke kanan.

Yaa, begitulah detail Busy Book punya dede Pharas yang saat ini berusia 3 tahun. Habis nyelesein yang ini, anak-anak saya sudah pesan nih mau dibikinkan juga. Dhia 6 tahun, harus yang lebih rumit kegiatannya. (tenaaang, gak akan serumit hidup lo kok, hehe ). Terus Akram 3 tahun, cowok mah beda kegiatannya sama cewek. Lebih suka ke robot dan mobil

Oke sip. Saya mau mandiin anak-anak dulu. Bhay..

Oiya, mau lihat videonya Akram nyobain Busy Book nya? Ada di Instagram saya.
 @crafterdiary

Mau bikin sendiri? Itu lebih bagus (kalau nggak rempong). Anak bermain dengan mainan yang Ibu/Ayahnya sendiri yang bikin ituuu...sangat membanggakan untuk si anak.

Nanti Insya Allah saya buatkan tutorialnya di blog khusus crafting, ya.
See U. ^^