Showing posts with label Sharing. Show all posts
Showing posts with label Sharing. Show all posts

15 September 2015

Perawatan di Rumah setelah Melahirkan

Perawatan di Rumah setelah Melahirkan? Aku sih YES. Gak tau kalau Mas Anang. hehe. Jadi gini, saya tuh dibesarkan dalam adat dan tradisi orang Jawa. Kedua orang tua saya adalah orang suku jawa tulen. Nggak ada campuran. Orang jawa itu biasanya memegang teguh adat dan tradisi pendahulunya. Termasuk saya yang agak susah meninggalkan tradisi yang diturunkan oleh ibu saya. Walaupun sudah zaman modern dan masyarakatnya sudah mulai berkurang aliran kepercayaan, tetap saja tradisi ketika wanita setelah melahirkan masih terjaga kental di sana. Seperti bagaimana menangani bayi baru lahir, minum jamu-jamuan tradisional dan perawatan tubuh untuk bayi dan ibu. 

Hal tersebut masih saya rasakan ketika tahun 2009 melahirkan anak pertama dan tahun 2012 melahirkan anak ke-dua. Diantaranya yaitu perawatan kulit secara tradisional untuk ibu setelah melahirkan yang bisa kita lakukan di rumah.

Apa saja perawatannya?

Perawatan dari Luar

~ Memakai bedak beras kencur

Bedak beras kencur ini berupa butiran sebesar kelereng, berwarna putih, terbuat dari tepung beras dan kencur. Pemakaiannya diencerkan dengan air dingin, seperti luluran. Pada saat membalurkan bedak beras kencur ini ke seluruh tubuh, yang saya rasakan tuh badan jadi nyaman, segar, rileks (dari aroma kencurnya).

Kalau di kota besar tentu saja sudah jarang banget dijual barang semacam ini. Saya pun kesulitan mencarinya saat tinggal di bandung. Tapi jangan khawatir, kita bisa membuatnya sendiri kok di rumah.


Bahannya :
~ 500 gram beras
~ 250 gram kencur

Cara membuatnya : 
~ Cuci bersih beras, rendam selama 3-4  jam. Setelah direndam, beras ditiriskan. Kemudian haluskan dengan cara ditumbuk atau digiling.
~ Cuci bersih kencur. Haluskan, bisa dengan cara diparut atau ditumbuk.
~ Campurkan tepung beras dan parutan kencur. Aduk rata. Tambahkan air sedikit demi sedikit sampai adonan pas untuk dibentuk bulat-bulat (tidak terlalu encer atau terlalu kering).
~ Bentuk bulatan sebesar kelereng. Lalu jemur di bawah sinar matahari. Pemanasan bertujuan agar bedak beras kencur ini bisa awet  untuk pemakaian berbulan-bulan.

Cara pemakaian : 
~ Ambil 5 butir bedak/lulur beras kencur. Taruh dalam cawan kecil. Tambahkan sedikit air. Campur hingga bedak melebur.
~ Tambahkan perasan jeruk nipis/lemon ke dalamnya. Irisan jeruk lemon ini menambah efek kesegaran di badan.
~ Balurkan ke seluruh tubuh sehabis mandi. Seperti luluran, tapi ini dilakukan sehabis mandi saat badan bersih dari keringat/kotoran.

Khasiat:

Resep ini merupakan resep warisan yang sudah turun temurun dari ibu saya dari nenek saya. Sebagai anak , saya cuma “Sami’na wato’na”  Kerasa di badan pun jadi enakan. hehehe

Karena gak dijelasin sama ibu apa khasiat dari bedak beras kencur ini, akhirnya saya nyari informasi sana sini apa saja khasiat yang terkandung dalam beras dan kencur untuk kulit. Dan ternyata memang WOW banget kegunaannya. Subhanallah...

Beras, ternyata bukan hanya untuk dimakan dan menghasilkan Karbohidrat. Namun, kandungan sari pati beras ini bisa melembutkan kulit. Ingat wanita Jepang yang kulitnya putih dan mulus? Konon mereka selalu membasuh tubuhnya dengan air beras lho saat mencuci beras.

Butir-butir beras yang sudah ditumbuk bisa berguna sebagai scrub alami. Scrub inilah yang bisa mengangkat sel-sel kulit mati. Sehingga kulit menjadi bersih dan halus. 

Sedangkan khasiat kencur adalah untuk menyembuhkan memar. Coba deh ketika anak kita atau kita sendiri terbentur, benjol dan memar. Ambil kencur lalu tumbuk/kunyah dan oleskan pada bagian yang memar. InsyaAllah nggak lama kemudian benjol akan mengempis dan memar di kulit akan berangsur menghilang lebih cepat daripada yang tidak diolesi kencur. Saya jadi inget, kalau anak-anak jatuh sampai benjol dan memar, ibu saya selalu memakai kencur dan beras untuk mengobati ,jadinya benjol dan memar cepat sembuh dan nggak meninggalkan bekas.

Nah, ibu melahirkan tuh badannya seperti hancur lebur kan ya (pasti setuju buat yang sudah pernah mengalami). Badan rasanya remuk, pegal, linu, dan segala rasanya. Pada saat dioles/dilulur memakai beras kencur, nyaman banget rasanya. Badan menjadi segar, capek dan pegal berangsur hilang. Apalagi setelah luluran bedak beras kencur, kita bisa sebentar saja selonjoran sambil baca buku/mendengarkan musik/ melakukan me time.

Hal ini sudah biasa kalau di kampung halaman saya di Purworejo, Jawa Tengah. Sehingga nggak perlu malu saat ada tetangga yang menjenguk bayi dan ibunya. Tapi kalau di sini (Bandung), waktu saya pake luluran ini setelah melahirkan Akram (anak kedua), terus ada tetangga yang menjenguk, mereka heran bahkan ada yang menertawakan. Hahaha

Ya kebayang kan? Seluruh tubuh, mulai muka, tangan dan kaki semuanya putih, camerong, kayak ondel-ondel atau badut Ancol. Hahaha

Minum jamu Beras Kencur

Ada sebagian orang yang anti banget sama yang berlabel “jamu”. Katanya itu mah minuman orang kampung, atau nggak suka karena rasanya, atau alasan lain. Boleh aja kalau Anda dalam keadaan sehat. Tapi saat setelah melahirkan, sebaiknya jangan anti sama minuman satu ini. Karena minuman ini banyak manfaatnya terutama untuk wanita yang habis melahirkan.
Sumber

Manfaat Jamu Beras Kencur :

Meningkatkan nafsu makan.
Mengurangi pegal-pegal di tubuh.
Menyegarkan badan.
Menambah stamina tubuh.
Meredakan rasa nyeri.
Sebagai obat masuk angin.
Mencegah munculnya jerawat di wajah.
Sebagai obat pelangsing alami.
Memelihara kesehatan tubuh.
Menurunkan kadar kolesterol dalam darah.

Perawatan rambut

Setelah melahirkan, rambut ibu menyusui kebanyakan masalahnya adalah rontok dan kusam.Masalah kerontokan rambut ini masih dibilang normal, ya. Jadi tak perlu khawatir berlebihan. Kamu hanya perlu merawatnya saja. Untuk merawatnya agar tetap tebal dan berkilau kembali, busui bisa menggunakan shampoo dan conditioner sesuai jenis rambutnya. Atau bisa juga menggunakan bahan alami seperti minyak kemiri dan seledri.

Naaaaah, banyak banget kan manfaat melakukan  perawatan di rumah setelah melahirkan ?
Itulah rahasia perawatan ala saya. Semoga bermanfaat.

07 June 2015

Black Seed Oil ( Minyak Jintan Hitam )

Seperti inilah penampakan dari minyak jintan hitam ( BlackSeed Oil ) yang biasa saya dan keluarga saya pakai.



Komposisinya terbuat hanya dari minyak Habbatussauda ( Nigella Sativa Oil ) tanpa campuran apapun.

Habbat’s Oil Drop sangat baik untuk meningkatkan system imunitas tubuh pada anak atau orang dewasa sehingga mampu mencegah penyakit menyerang tubuh. Selain itu juga bisa digunakan sebagai obat (herbal) menyembuhkan penyakit seperti flu/pilek, batuk, panas badan/demam, radang tenggorokan sinusitis, asma, bronchitis, dll.

Saat anak-anak saya pilek atau batuk, setiap bangun pagi dan sebelum tidur malam, saya teteskan 3 tetes ke dalam mulutnya. Rasanya memang nggak manis, tapi karena sejak kecil sudah terbiasa jadi mudah saja ditetesin dan langsung minum air putih.

Habbat’s Oil Drop juga dapat digunakan sebagai obat luar (oles) seperti alergi kulit, digigit serangga, eksim, dan sebagai anti infeksi.

Bagaimana cara penggunaannya?

Cukup dengan diteteskan di mulut, anak-anak 1 - 2 tetes sehari, dewasa 3 – 5 tetes sehari. Atau sesuai kebutuhan. Saya sering lebih dari itu lhoo, karena ini obat herbal, jadi tidak ada dan tidak kuatir terjadi over dosis.
Kalau untuk obat luar cukup dioles saja pada tempat yang sakit.

Kandungan Nutrisi

Mengandung Protein 208 ug/g, Thiamin 15 ug/g, Riboflabin 1 ug/g, Pyridoxine 5 ug/g, Niacin 57 ug/g, Folatin 610 IU/g, Calcium 1.859 mg/g, Iron 105 ug/g, Copper 18 ug/g, Zinc 60 ug/g, Phosphorus 5.265 mg/g.

Habbat’s Oil Drop ini sudah bersertifikat HALAL dari MUI dan terdaftar di BPOM.
Manteman bisa memperoleh Habbat’s Oil Drop di toko-toko HERBAL. Kalau di Cimahi sendiri, ada di dekat stasiun Cimahi dan di perum Permana. Atau hubungi agen-agennya. Atau langsung kunjungi di www.habbatsonline.com (*banyak banget atau nya -_- )


Segala macam penyakit pasti ada obatnya kecuali kematian. Kita boleh percaya obat 'anu' manjur, obat 'anu' bagus. Yang tidak boleh adalah percaya bahwa obat 'anu'lah yang menyembuhkan penyakit, melainkan kesembuhan itu datangnya dari Tuhan, dari Allah SWT.

25 May 2015

Memilih Sekolah TK

Memilih sekolah TK untuk anak menurut saya nggak bisa sembarangan. Karena, di sekolah TK ini dia akan banyak belajar berinteraksi dengan lingkungan baru, teman-teman baru, dan mengenal orang dewasa baru ( ibu/bapak guru ).

Kemarin saya juga nyari-nyari TK untuk Dhia. Karena tahun ini dia sudah 6 tahun. Waktu umurnya 4 tahun sempat saya sekolahkan di KidsClub . Semacam kelompok bermain gitu. Terus setahun ini saya istirahatkan dari dunia sekolah agar Dhia nggak bosen. Secara dari Dhia masih bayi usia 7 bulan, setiap hari saya bawa ngajar di TK.

Awalnya saya dan suami sudah berunding untuk Dhia akan kami coba Home Schooling saja. Yang bertindak sebagai pembimbingnya ya saya sendiri ( dibantu suami tentu saja ). Tapi, setelah dipertimbangkan lagi, akhirnya kami memutuskan Dhia untuk sekolah saja. Pertimbangannya karena Dhia di rumah jarang bermain keluar bersama teman sebayanya. Jadi alangkah lebih baik kalo Dhia pergi ke sekolah dan bertemu banyak teman di sana.

Ada 3 TK sebagai kandidat untuk sekolah Dhia.

1. TK yang dekat sama rumah

Ini jaraknya sekitar 100 meter. Kalau berangkat sekolah, tinggal jalan kaki bentar udah nyampe.
Tapi, di sini halamannya nggak luas. Nggak ada alat bermain di luar ruangan seperti ayunan, perosotan dan semacamnya. Ruangannya cukup luas sih. Tapi, di sini juga muridnya buanyaaak. Ada 40 anak. whoaaa. Sedangkan pembimbing/gurunya cuma bertiga.
Terus, untuk masuk ke kelasnya harus naik anak tangga yang lumayan tinggi, karena letak tanahnya lebih tinggi dari jalan raya.

Yang bikin nggak nyaman juga, ibu-ibunya (orang tua murid) pada nungguin di depan kelas. Jadi saat saya masuk menemui guru, saya harus banyak bilang permisi.

Biaya masuknya standar 1 juta, kayak TK-TK lain di Cimahi.

*mikir-mikir dulu* next ke TK yang lain.

2. TK agak jauh dari rumah.

Jika Dhia sekolah di TK ini, kalau berangkat harus naik kendaraan.
Halamannya lumayan luas. Peralatan bermain di luar ruangan komplit banget.
Biayanya lebih murah dari pada TK yang pertama.

Tapi, saya belum melihat proses belajar di TK ini seperti apa. Karena pas saya survei, TK sedang libur.
Jadi saya belum bertemu dengan guru, dan belum melihat ruang kelasnya juga.

3. TK yang jauh banget dari rumah

( Ini saya namain TKnya kok gituya? gak disebutkan nama TKnya. hehehe.. tolong jangan protes *plakk* )

Ini TK nya baguuus banget. Tapi emang jauh juga dari rumah. Kalau yang pertama, nggak sampai 5 menit sudah sampai. Yang kedua, kurang lebih 10 menit naik kendaraan. Kalau yang ketiga ini, hampir 30 menit naik kendaraan.

Halamannya luaaas. Alat bermain komplit. Gurunya baik-baik. Ruang kelasnya bersih dan luas. Satu guru "megang" maksimal 10 anak.

Biaya masuk 5 kali lipat TK pertama, setara dengan fasilitas dan kualitasnya memang, sih.

Jadi, TK mana yang saya pilih? nanti di cerita saya selanjutnya aja.

Tips Memilih Sekolah TK
Saya tulis secara acak saja. Dan ini juga tips ala-ala saya

1. Sekolah memiliki halaman yang luas
Anak-anak membutuhkan tempat bermain dan menyalurkan tenaganya, berlari, melompat, memanjat dan aktivitas lain yang memancing/menstimulasi motorik kasarnya. Ini membutuhkan tempat yang luas.


2. Ruang kelas yang luas dan bersih
Selain halaman, ruangan kelas tempat "bermain" anak juga harus luas dan bersih. Kalaupun nggak luas banget, yang penting bisa ditolerir aja. Jangan sampai anak bermain (baca : belajar) bersempit-sempitan. Misalnya, ruangan 3x3 meter untuk 20 anak. Itu saya pernah lho menemukan, waktu kunjungan TK lain (waktu masih ngajar).

3. Kegiatan Bermain dan Belajar
Jadi sebelum mendaftar, sebaiknya main dulu ke sekolah, melihat bagaimana keseharian kegiatan bermain dan belajarnya. Nggak cukup dengan menanyakan program ke gurunya saja. Tapi melihat praktek keseharian secara langsung.
Ini karena saya nggak kerja, sih. Jadi masih bisa melakukan ini. Kalau orang tua bekerja, mungkin cukup dengan menanyakan kepada gurunya

4. Pembimbing/Guru/Pendamping Guru
Sekolah yang bagus, pasti punya standart untuk menjadi guru TK. Karena ada lhooh, TK informal yang gurunya hanya tamatan SMP. Guru yang baik tahu bagaimana menyikapi anak didiknya.
Jangan sampai, anak-anak dibentak dan sering dimarahi oleh guru karena lamban dalam memahami sesuatu, dengan dalih agar anaknya cepat bisa.

5.Alat bermain yang memadai
Baik permainan di dalam maupun di luar ruangan. Setidaknya ada alat untuk bermain. Lebih bagus kalau alat bermain edukatif.



Sepertinya ribet banget ya saya?


17 May 2015

Stimulasi

( Kultwit dari @uwienbudi )

Setiap anak perlu mendapat #Stimulasi rutin sedini mungkin dan terus-menerus pada setiap kesempatan. ( Twitter, 2015 )

#Stimulasi tumbuh kembang anak dilakukan oleh ibu dan ayah -yang merupakan orang terdekat dengan anak, pengasuh, dan anggota keluarga lain.( Twitter, 2015 )

Kurangnya #Stimulasi dapat menyebabkan penyimpangan tumbuh kembang anak bahkan gangguan yang menetap.

Kemampuan dasar anak yang dirangsang dengan #Stimulasi terarah adalah kemampuan gerak kasar, kemampuan gerak halus, berbicara dan bahasa serta sosialisasi dan kemandirian.

Dalam melakukan #Stimulasi tumbuh kembang anak, ada prinsip dasarnya. Berikut prinsip dasar yang perlu diperhatikan:

1. #Stimulasi dilakukan dengan dilandasi rasa cinta dan kasih sayang.

2. Selalu tunjukkan sikap dan perilaku yang baik karena anak akan meniru tingkah laku orang-orang yang terdekat dengannya. #Stimulasi

3. Berikan #Stimulasi sesuai dengan kelompok umur anak.

4. Lakukan #Stimulasi dengan cara mengajak anak bermain, bernyanyi, berkreasi, menyenangkan, tanpa paksaaan dan tidak ada hukuman.

5. Lakukan #Stimulasi secara bertahap dan berkelanjutan sesuai umur anak, terhadap 4 aspek kemampuan dasar anak, yang telah saya sebutkan.

6. Gunakan alat bantu/permainan yang sederhana dan aman yang ada di sekitar anak.

7. Berikan kesempatan yang sama pada anak laki-laki dan perempuan. #Stimulasi

8. Anak selalu diberi pujian, bila perlu berikan hadiah atas keberhasilannya. #Stimulasi

Biskuit Milna @BundaMilna yg ada angka dan hurufnya bisa digunakan saat #Stimulasi aspek kognitif dan motorik halus anak.



Demikian sharing #Stimulasi tumbuh kembang anak. Kita sambung lain waktu. Sekarang waktunya anak2 tidur siang. Krucilku sudah memanggil, ;) bye 

11 April 2015

Arti Tangisan Bayi

Assalaamu'alaikum...

Postingan ini, khusus saya buat untuk temanku yang sering bertanya. "Kenapa anakku nangis terus? aku panik karena nggak ngerti apa yang bayiku inginkan. Ini salah, itu salah."

Sebagai seorang ibu, apalagi new mom mungkin tangisan bayi yang histeris akan membuat kita panik, ya? Pertama sekali saat bayi menangis, langkah penting yang harus kita lakukan adalah jangan panik. Karena saat panik, segala sesuatu yang kita kerjakan akan menjadi tidak benar.

Saat itu, kita tidak tahu pasti apa yang dipikirkan bayi saat dia menangis -dan seringkali bayi menangis tanpa alasan yang jelas. Tapi yakinlah bahwa saat dia menangis sebenarnya dia menginginkan kita berada disampingnya sesegera, jadi jika bayi menangis segeralah hampiri. Sedang mencuci, atau sedang masak di dapur? Tinggalkan dulu pekerjaan kita, jangan lupa matikan kompor. (Ini mungkin tidak berlaku untuk orang tua yang mempunyai ART di rumahnya) hehe

Menangis adalah cara bayi memberitahukan keinginan dan perasaannya pada kita, karena dia belum mampu berbicara. Maka dari itu sebagai orang tua, kita harus bisa membaca bahasa tubuh bayi. Komunikasi non-verbal ini melibatkan ekspresi wajah, tangan, lengan, dan gerakan kaki dalam suatu pola dan kombinasi. Setiap gerakan punya makna tertentu. Kalau kata psikolog, meskipun bayi nantinya sudah dapat berbicara, tetapi dia tetap menggunakan lebih dari 55% bahasa tubuh untuk memberitahukan keinginannya.

Bacalah Bahasa Tubuhku

Apakah bahasa tubuh ini bisa dipelajari? Bisa. Kita bisa belajar membaca bahasa tubuhnya saat dia menangis -ini membutuhkan sedikit latihan. Awal-awal saya mempunyai bayi, saya selalu belajar dari tangisannya. Karena tangisannya berbeda saat dia pipis dan saat dia lapar. Dibawah ii sedikit panduan untuk mengetahui apa yang diinginkan bayi ketika menangis.

Ketika bayi merasa tidak nyaman
Jika merasa kesakitan, tangisannya terdengar nyaring, hampir seperti jeritan, kemudian dia mengambil napas, lalu menjerit lagi. Dan jika dia kesakitan karena suatu penyakit, gerakan anggota tubuhnya lemah.

Ketika Bayi ingin ditemani
Saat bayi merasa kesepian dan sedih karena tidak dapat melihat kita(ibunya) -ditinggal bekerja misalnya atau shopping, :D... tangisannya akan terdengar pilu tapi tidak nyaring. Seolah-olah dia sedih, bukan marah. Tangan dan kakinya tidak banyak bergerak

Ketika bayi lapar
Biasanya tangisannya berulang-ulang dan nyaring. Dia berhenti sejenak untuk bernapas, kemudian menangis lagi, lalu bernapas sejenak, dan terus seperti itu. Tangan dan kakinya bergerak dengan penuh kekalutan.

Ketika bayi ingin popoknya diganti
Tangisan ini biasanya disebabkan karena dia merasa tidak nyaman, awalnya pelan kemudian secara perlahan tangisannya semakin keras. Dia juga berguling di tempat tidurnya sambil menangis. Jadi segera ganti popoknya yang basah. Jika memakai popok sekali pakai sebaiknya jangan tunggu sampai penuh baru diganti, ini akan mencegah dia menangis karena tidak nyaman

Ketika bayi merasa bosan
Bukan cuma orang tua saja yang merasa bosan jika berada disuatu tempat dalam waktu yang lama. Bayi pun juga. Tangisannya akan terdengar seperti teriakan, tapi bukan jeritan. Tangisan ini dimaksudkan karena ingin menarik perhatian kita. Secara tiba-tiba dia menggerakkan badannya saat melihat kita menghampirinya. Biasanya dia bergerak lamban.

Ketika bayi merasa lelah
Kelelahan membuat bayi cepat menangis. Dia merengek penuh kesakitan, menggosok-gosok matanya atau menarik-narik telinganya. Kemudian akan tertidur tidak lama setelah itu. Kemudian dia bangun dengan terkejut.

Cara terbaik untuk memahami komunikasi non-verbal bayi dan mengerti apa yang diinginkan saat dia menangis adalah dengan memperhatikan perilaku rutinnya sehari-hari. Perhatikan suara dan ekspresi wajahnya dengan seksama, kemudian cobalah untuk menenangkannya. Dengan begitu tanpa disadari, kita telah mampu memahami bahas tubuhnya dengan tepat.

Untuk temanku yang telah menjadi ibu baru. Selamat, ya...