11 April 2015

Arti Tangisan Bayi

Assalaamu'alaikum...

Postingan ini, khusus saya buat untuk temanku yang sering bertanya. "Kenapa anakku nangis terus? aku panik karena nggak ngerti apa yang bayiku inginkan. Ini salah, itu salah."

Sebagai seorang ibu, apalagi new mom mungkin tangisan bayi yang histeris akan membuat kita panik, ya? Pertama sekali saat bayi menangis, langkah penting yang harus kita lakukan adalah jangan panik. Karena saat panik, segala sesuatu yang kita kerjakan akan menjadi tidak benar.

Saat itu, kita tidak tahu pasti apa yang dipikirkan bayi saat dia menangis -dan seringkali bayi menangis tanpa alasan yang jelas. Tapi yakinlah bahwa saat dia menangis sebenarnya dia menginginkan kita berada disampingnya sesegera, jadi jika bayi menangis segeralah hampiri. Sedang mencuci, atau sedang masak di dapur? Tinggalkan dulu pekerjaan kita, jangan lupa matikan kompor. (Ini mungkin tidak berlaku untuk orang tua yang mempunyai ART di rumahnya) hehe

Menangis adalah cara bayi memberitahukan keinginan dan perasaannya pada kita, karena dia belum mampu berbicara. Maka dari itu sebagai orang tua, kita harus bisa membaca bahasa tubuh bayi. Komunikasi non-verbal ini melibatkan ekspresi wajah, tangan, lengan, dan gerakan kaki dalam suatu pola dan kombinasi. Setiap gerakan punya makna tertentu. Kalau kata psikolog, meskipun bayi nantinya sudah dapat berbicara, tetapi dia tetap menggunakan lebih dari 55% bahasa tubuh untuk memberitahukan keinginannya.

Bacalah Bahasa Tubuhku

Apakah bahasa tubuh ini bisa dipelajari? Bisa. Kita bisa belajar membaca bahasa tubuhnya saat dia menangis -ini membutuhkan sedikit latihan. Awal-awal saya mempunyai bayi, saya selalu belajar dari tangisannya. Karena tangisannya berbeda saat dia pipis dan saat dia lapar. Dibawah ii sedikit panduan untuk mengetahui apa yang diinginkan bayi ketika menangis.

Ketika bayi merasa tidak nyaman
Jika merasa kesakitan, tangisannya terdengar nyaring, hampir seperti jeritan, kemudian dia mengambil napas, lalu menjerit lagi. Dan jika dia kesakitan karena suatu penyakit, gerakan anggota tubuhnya lemah.

Ketika Bayi ingin ditemani
Saat bayi merasa kesepian dan sedih karena tidak dapat melihat kita(ibunya) -ditinggal bekerja misalnya atau shopping, :D... tangisannya akan terdengar pilu tapi tidak nyaring. Seolah-olah dia sedih, bukan marah. Tangan dan kakinya tidak banyak bergerak

Ketika bayi lapar
Biasanya tangisannya berulang-ulang dan nyaring. Dia berhenti sejenak untuk bernapas, kemudian menangis lagi, lalu bernapas sejenak, dan terus seperti itu. Tangan dan kakinya bergerak dengan penuh kekalutan.

Ketika bayi ingin popoknya diganti
Tangisan ini biasanya disebabkan karena dia merasa tidak nyaman, awalnya pelan kemudian secara perlahan tangisannya semakin keras. Dia juga berguling di tempat tidurnya sambil menangis. Jadi segera ganti popoknya yang basah. Jika memakai popok sekali pakai sebaiknya jangan tunggu sampai penuh baru diganti, ini akan mencegah dia menangis karena tidak nyaman

Ketika bayi merasa bosan
Bukan cuma orang tua saja yang merasa bosan jika berada disuatu tempat dalam waktu yang lama. Bayi pun juga. Tangisannya akan terdengar seperti teriakan, tapi bukan jeritan. Tangisan ini dimaksudkan karena ingin menarik perhatian kita. Secara tiba-tiba dia menggerakkan badannya saat melihat kita menghampirinya. Biasanya dia bergerak lamban.

Ketika bayi merasa lelah
Kelelahan membuat bayi cepat menangis. Dia merengek penuh kesakitan, menggosok-gosok matanya atau menarik-narik telinganya. Kemudian akan tertidur tidak lama setelah itu. Kemudian dia bangun dengan terkejut.

Cara terbaik untuk memahami komunikasi non-verbal bayi dan mengerti apa yang diinginkan saat dia menangis adalah dengan memperhatikan perilaku rutinnya sehari-hari. Perhatikan suara dan ekspresi wajahnya dengan seksama, kemudian cobalah untuk menenangkannya. Dengan begitu tanpa disadari, kita telah mampu memahami bahas tubuhnya dengan tepat.

Untuk temanku yang telah menjadi ibu baru. Selamat, ya...

17 comments:

  1. Tangisan bayi itu bentuk komunikasinya dia ya Mbak.

    Ryanfilewordpressc

    ReplyDelete
    Replies
    1. Betul.
      Kalau tangisan kita bentuk dari kurang piknik. :D

      Delete
  2. Penting ini,, tapi apa harus dihapal ya, mengingat bayi saya sering menangis dengan semua ciri2 di atas. HaHaHa

    ReplyDelete
    Replies
    1. Yang penting banyak ngasuh, banyak berinteraksi sama bayinya. Memang semua bayi tangisannya begitu, kan? :))

      Delete
  3. Biasanya ibu yang paling paham ya mak arti tangisan bayinya.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya, karena biasanya ibu yang paling banyak berinteraksi sama bayinya. Tapi nggak sedikit juga para bapak memahami.

      Delete
  4. Anak saya sudah bisa bicara juga masih suka nangis kalau minta sesuatu :). Tapi memang ibu yang paling mengerti arti tangis bayinya :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kalo udah bisa bicara, nangisnya bisa jadi senjata biar permintaannya terpenuhi. :(

      Delete
  5. Aku belum punya bayi.. Br ngerasain punyanya bayi kucing daaan ternyata meong2nya bisa krn bbrp hal bukan krn laper & haus aja.. :') *komen macam apa ini _(..)_

    ReplyDelete
  6. Thanks for sharing, Mbak..

    Dulu aku punya sepupu yang masih bayi.. Dia rewel terus.. Uda dikasih susu ternyata ngga mau, eh rupanya pengen ditemenin :D

    ReplyDelete
  7. Wah infonya berguna, semoga saya bisa jadi seorang ibu :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Aamiin, insyaAllah bisa , Teh Epi. Semoga lekas diberi momongan yaa, :)

      Delete
  8. Waaa bermanfaat banget tar klo aku dah punyak beby

    ReplyDelete
  9. artieklnya bermanfaat mbak khususnya buat mereka yang mempunyai bayi.TErimaksih sudah share :0

    ReplyDelete
  10. Tfs Teh, harus banyak belajar Parenting lebih banyak nih^^

    ReplyDelete

Hai, terima kasih sudah membaca dan berkomentar. Tapi mohon maaf, komen dengan link hidup terpaksa saya hapus yaa :)