02 February 2015

Acara Minum Teh dan Eksperimen

Pagi ini, Akram bangun lebih awal dari Mbaknya. Belum cuci muka dan apa-apa langsung bilang dengan suara yang belum fasih minta teh manis.

" I-num... Nteh... Anyis "

Saya mbatin, Akram habis ngimpi tentang teh manis gitu? Biasanya begitu bangun minta minum air putih kemudian minta segelas susu plus biskuit.

Lalu saya nyolokin air (*nah lhoh apa maksudnya ini?) -maksudnya nyolokin dispenser. Sambil nungguin air panas, Akram minta saya untuk menyalakan tipi, ngak saya turutin. Kemudian nunjuk-nunjuk minta diambilin tablet yang saya taro di atas lemari, nggak saya turutin juga. Lalu ke meja komputer minta dinyalain, nggak juga saya turutin.
Karena nggak juga terkabul keinginannya, Akram ngebangunin Dhia dengan cara digabruk (bahasa Indonesianya apa ya? semacam ditindihin gitu lah). Akhirnya mbak Dhia bangun juga setelah guling-guling hampir ngambek karna diganggu tidurnya.

Dhia dan Akram mendekati saya, setiap bangun tidur pasti minta disayang-sayang (dipeluk; dicium; ditanya-tanya tidurnya nyenyak apa enggak, bla bla bla) #Ahaaaiy

Air di dispenser udah panas. saya pun ngeluarin nampan, dua buah gelas, gula, dan teh celup.

"Ayooo ke depan (maksudnya ke teras depan), kita bikin teh celup yuuk!!" kata saya.

Anak-anak ngintil saya di belakang. Kemudian duduk manis di dekat nampan.

Acara minum teh di pagi hari pun dimulai.

Mereka celup-celup bergembira
Gulanya dua sendok aja , ya Mbak Dhia.

Kemudian terjadilah drama, wekekeke

"Mencari biskuit yang hilang"


  Kebiasaan makan biskuit dicelupin ke susu/teh manis 

 Eksperimen dengan teh manis

Oiya, beberapa waktu yang lalu (nggak jelas kapan yang pasti sebelum sebelum 2015) Dhia juga sudah pernah bikin teh manis sendiri. Saya cuma membantu menyediakan air panasnya aja. Kalau sekarang Dhia sudah berani nuangin air panas ke dalam gelas sendiri.

Waktu bikin teh manis itu, Dhia nanya-nanya :

"Kok nggak manis, ya Mi?" --> "Karena belum dikasih gula, Ia"
"Waah, kalo udah dikasih gula jadi manis, Mi!" --> "Berarti, rasa gula apa? Manis"

"Mi, lihat! Sendoknya bengkok!" kata Dhia dengan mata berbinar. Kemudian berulang-ulang ia mengangkat sendok dari gelas lalu menyelupkannya lagi, angkat lagi, celupkan lagi. lalu tertawa cekikikan.

Dhia, itu namanya pembiasan (saya jelaskan apa adanya :D ). Lihat deh, sendoknya nggak bengkok kan kalau di luar gelas, tapi kalau dimasukkan ke dalam gelas yang berisi air, kita melihatnya seolah-olah sendoknya bengkok/patah.

"Ooo, begitu ya Mi" Dhia manggut-manggut.

Lalu...

"Waaaaw... gede buangeet!!" Dhia memekik.

"Apanya, Ia'?"

Dhia meletakkan gelas berisi teh manis itu di depan matanya, lalu berkata, "Ummi keliatan gede banget. Tanganku juga!"

"Wah, iya. Gelasnya bisa jadi kaca pembesar. Coba yuk kita lihat barang-barang yang lain."

Lalu Dhia mengambil beberapa mainannya dan mengamati dari balik gelas kaca berisi air teh hingga akhirnya teh manisnya habis.

Jadi, dari hal-hal kecil yang kita temui sehari-hari bisa jadi bahan pembelajaran buat anak balita, ya Manteman.








11 comments:

  1. Bener banget, pembelajaran bisa via apa saja ya mak

    ReplyDelete
  2. Dhia aktif dan pintar yaaa...
    dari segala hal disekitar kita ..bisa jadi pembelajaran ya mba :)

    ReplyDelete
  3. waah.. dira sama akram pintaar ya mak.
    salam kenal dari cilegon mak :)

    ReplyDelete
  4. Cara belajar yang asik Mba. Dulu gak pernah saya diajarin kayak gitu. Hahahaha.
    Eh mbak. Tapi kalau teh manis terus gak bahayakah?

    ReplyDelete
    Replies
    1. hehe, saya ini termasuk tipe yang nggak terlalu selektif sama makanan. Jenis makanan apapun asalkan halal dan thoyib yaa ayok aja dimakan/diminum.
      Jika mikir bahayanya, bisa jadi bahaya kalau gulanya terlalu banyak. Susu juga sama bahayanya kan kalau sering..tapi gak ada yang nanya bahayakah kalau sering minum susu :D wkwkwk..karena susu mengandung gula juga kan?
      Ya begitulah... selama anak2 nggak overweight saya pikir teh manis nggak bahaya. ;) Makasih ya sudah diingatkan

      Delete
  5. cara belajar yang menggembirakan dan pasti selalu dikenang

    ReplyDelete
  6. seru ya mbak,belajar dari hal sederhana ^^

    ReplyDelete
  7. Seru nih bisa belajar dari teh manis, hihihi :) Aku juga suka teh manis (tapi manisnya pakai susu saja), paling enak minumnya sore dan malam :)

    ReplyDelete
  8. tante juga suka teh manis lho nak.. cobain pake bolu kering jadi nyammii ngetehnyaaa.. salam dari jogja yaa ^_^

    ReplyDelete
  9. Lucu banget itu ekspresi yg minta biskuit :))

    ReplyDelete
  10. Anak-anak belajar dari orang tua, so... jadilah teladan yang baik. Haseeek...

    ReplyDelete

Hai, terima kasih sudah membaca dan berkomentar. Tapi mohon maaf, komen dengan link hidup terpaksa saya hapus yaa :)