Showing posts with label laser erbium. Show all posts
Showing posts with label laser erbium. Show all posts

10 June 2016

Menghilangkan Bopeng Bekas Jerawat dengan Cara Aman | Laser Erbium | Laser Fraxtional CO2 | DF Clinic


Menghilangkan Bopeng Bekas Jerawat dengan Cara Aman
Dua minggu lalu, tepatnya hari Senin ( 23 Mei ) saya kontrol lagi ke klinik utama DF Clinic di Leumah Neundeut.
Saya datang bersama kedua bocah saya. Pengennya sih sendiri menikmati metime, tapi karena Abudi tengah di luar kota untuk beberapa hari, jadi mau nggak mau anak-anak harus dibawa.
Tapi kalau nggak terpaksa, saya sarankan jangan membawa anak deh kalau lagi "nyalon". Apalagi kalau suasananya tenang dan hening kayak DF Clinic. Takutnya mengganggu yang lain kalau mereka berisik.
Tapi Alhamdulillah, anak-anak saya mah anteng kalau sudah disediakan "alat tempur" seperti makanan dan mainan. hihi

Satu hari sebelumnya, kulit wajah saya terasa gatal dan merah. Saya inget-inget makanan apa yang saya makan sampai reaksinya seperti ini. Saya konsulkan dong ke Dokter.

Masalah kulit saya adalah alergi seafood khususnya udang (kalau yang lain saya terlanjur nggak berani nyoba seperti cumi, kepiting, dkk). Sementara telur, sejauh pemantauan saya sih kadang-kadang menimbulkan reaksi alergi berupa jerawatan, tapi kadang-kadang enggak bereaksi. Saya bingung di sini. Masalahnya telur itu udah semacam bahan makanan pokok. Dimana-mana makanan mengandung telur.

Kata Dokter, kemungkinan itu (pada saat makan telur dan muncul jerawat ) dari sambelnya.

Iya juga sih, saya beberapa hari sebelumnya beli ayam bakar dan makan sambelnya. Nah, saya kan nggak tau itu sambel pakai terasi apa enggak. Ini yang kadang saya lupa.

Baca juga : Kenali Alergi Tubuhmu

Rangan dan peralatan Laser
Hari ini tepat sebulan setelah perawatan laser saya yang pertama. Dari hasil konsultasi, informasi yang saya dapatka antara lain :
- Laser untuk Acne Scar, bisa dilakukan sebulan sekali.
- Minimal tindakan laser sebanyak 3 kali untuk kelihatan mengecil dan mendangkal. Tapi kalau parah seperti punya saya sih, kata dokter paling enggak 5 kali untuk bisa terlihat bedanya kalau difoto.
- Harus menghindari makanan pemicu alergi jika ingin kulitnya bagus. Percuma perawatan kalau makanannya tidak dijaga.
- Hindari makan terigu dan gula. Karena kulit yang bagus akan terbentuk dari asupan makanan yang bernutrisi. Gula dan tepung itu nggak ada nutrisinya sama sekali. Bikin gendut iya..

Tentang Laser Erbium/Fraksional CO2 di DF Clinic

- Bisa menghilangkan lubang bekas jerawat atau acne scar.
- Laser pada mata. Atau yang dikenal dengan Lasik.
- Pigmentation. Jika ada warna kulit yang tidak merata/ menghitam, keriput, bisa diperbaiki dengan melakukan laser.
- Strech Mark dan selulit di perut yang bikin nggak pede di depan suami juga bisa diperbaiki dengan laser.

baca juga : Menghilangkan Bopeng Bekas Jerawat dengan Laser Erbium #1

Proses Pe-laseran kali ini sama seperti Laser pertama, kayaknya sampai laser ke sekian kali juga sama prosesnya. Diawali dari pembersihan wajah, anestesi, laser, Q-Light.

Setelah dilaser, wajah wajib tetap mendapatkan perawatan. Oleh dokter David, saya diresepkan produk ini :


- Skin R. Ini wajib pakai setelah laser.
- Dermoist Nutriderma. Kata akang yang di apotek sih, ini sama aja kayak Nutri Cream yang sebelumnya udah diresepkan. Cuma beda kemasan aja. Fungsinya melembabkan kulit.
- Daily Whitening
- Sun Screen dengan SPF 50
Dokter tidak meresepkan Facial Wash karena di rumah masih ada. Dan lagian 5 hari setelah laser kan nggak boleh kena sabun, jadi Facial washnya awet.

Pantangan jika ingin kulitnya cepat meregenerasi selnya dengan baik adalah jangan makan makanan yang tidak ada gizi/nutrisinya sama sekali ( dokter sudah menyebutkan tepung dan gula ). Menjaga asupan nutrisi yang bagus untuk kulit. Dan selama dua minggu tidak boleh terkena sinar matahari secara langsung.

Menjalani dua minggu pasca laser, bukan perjuangan yang mudah.
 (#mulai lebay).
- Kegiatan saya antar-jemput anak sekolah mengharuskan keluar rumah. Jadi untuk menghindari terkena sinar matahari langsung, saya memakai masker kain. Ya, saya mah emak motoris ,kemana-mana mending naik motor dari pada mobil (angkot) hahaha
- Banyak yang ngeliatin. Setelah laser, wajah akan memerah kemudian menghitam . Kalau di dalam ruangan, masker saya lepas. Pasti banyak mata menatap prihatin antara mau nanya tapi gak nanya-nanya. Saya mau nanya duluan nanti dikira Ge eR. Kalau mereka langsung nanya kan, saya bisa jelasin. Mungkin akan saya jawab : "Pak-Bu, saya sedang perawatan, bentar lagi cakep."
- Gak bisa dandan. Karena make up apapun gak akan nempel di kulit. Jadi ya pergi-pergi dengan wajah polos tanpa BB cream dan bedak. Tapi pakai pensil alis dan lipstik mah teteup, walau nggak bedakan. ( eh bentar-bentar.. sejak kapan saya ini suka dandan ya? ah sudahlah abaikan saja.)
- Yang nggak bisa dihindari adalah ketika saya dapat undangan sebuah acara yang berada di luar ruangan dan berpanas-panasan. Alat tempur saya disaat seperti ini adalah topi, masker dan kaca-mata.
- Kalau salah makan atau kurang memperhatikan bahan-bahan dalam makanannya, akan membuat kulit wajah mengeluarkan reaksi. Suatu hari diantara 14 hari pasca laser, saya memakai Daily Whitening saat malam hari menjelang tidur. Pas subuh-subuh saya bangun tidur, saya kaget merasakan kulit wajah saya gatal-gatal, merah, dan terasa panas dan tebal. Saya panik banget waktu itu. Apa yang harus saya lakukan, harusnya pas seperti ini kontrol ke DF Clinic. Tapi Akram sedang demam dan Abudi keluar kota. Jadi saya konsultasi saja dengan Konsultan DF di Facebook. Katanya ini reaksi normal. Iya sih, ini pertama kali memakai Daily Whitening/DW  ( 7 hari setelah laser ). Dua malam berikutnya, saya nggak pakai, takut sih. Pas malam selanjutnya saya pakai lagi. Lho, kok enggak gatal dan merah lagi ya.
Setelah saya pikir-pikir lagi, mungkin kah ini karena Basreng sore itu? Saya icip-icip banyak basreng karena ngeces lihat anak-anak makan ini. Basreng ( bakso goreng ) cemilan khas Bandung, mungkin di dalamnya ada bahan yang ditolak juga oleh tubuh saya. Jadi muncul reaksi alergi berupa bentol gatal, merah, dan terasa panas.
"oh, my bad!"

Tujuh belas hari kemudian, wajah saya sudah kembali normal. Seperti foto di bawah ini. Fotonya gak pake make up dan gak pake aplikasi yang bikin mulus kinclong.
Alhamdulillah scar-nya sudah mulai kelihatan mendangkal.

Cerita selanjutnya : Perawatan Wajah Setelah Laser
foto tanpa make up
tanpa edit/aplikasi beauty

Tentang DF Clinic

DF Clinic nggak seperti salon kecantikan biasa. Di sini setiap pasien harus konsultasi terlebih dahulu dengan dokter ( Docter First ) sehingga permasalahan yang ada dicari akar masalahnya.

Di DF tidak hanya Dokter David Budi yang ahli Aestetic dan Anti Aging, namun banyak dokter lain yang menangani masalah lain juga seperti masalah gigi, perawatan dan spa anak, mind therapy, dan masih banyak lagi.
langsung klik saja ke websitenya ya di www.dfclinic.com

alamat       : Jalan Leumah Neundeut no 10 Bandung.
( Dekat Universitas Maranata, Bandung )
telepon      : 022-2010593
whatsapp   : 0812 2190 6850
pin BB       : 7D38BCFC
email         : df_clinic@dfclinic.com

09 May 2016

DF Clinic #3: Menghilangkan Bopeng Bekas Jerawat dengan Laser Erbium (Laser Fraxtional)



Ini adalah ketiga kalinya saya treatment di DF Clinic. Treatmentnya sendiri sudah dua minggu yang lalu sebenernya, tapi baru sempat saya ceritakan di sini sekarang. Alasan lainnya sih, saya memang menunggu seperti apa wajah saya setelah dua minggu di-LASER ERBIUM. Agar teman-teman yang mau "meratakan" wajahnya dari scar (lubang/bopeng) bekas jerawat atau bekas cacar air bisa kebayang seperti apa.

Disclaimer : di postingan kali ini akan ada banyak foto muka hinjay, muka jelek sejelek-jeleknya tanpa make-up, tanpa edit, apalagi filter foto yang membuat kulit cerah bersinar. Tapi saya ikhlas kalau untuk berbagi pengalaman kepada pembaca blog ini. :)

Di konsultasi dengan dr. David kali ini, wajah saya sudah dinyatakan bebas dari jerawat. Ruam sudah nggak ada setelah memakai produk perawatan dari DF Clinic.
Teman-teman bisa membaca konsultasi pertama dan konsultasi kedua sebelum meneruskan membaca catatan ini agar lebih paham.

Baca juga :
#1 ke DF Clinic
#2 ke DF Clinic
#4 ke DF Clinic 

Sekarang tinggal membersihkan lubang-lubang bekas jerawat. Untuk menghilangkan bekas jerawat bisa dilakukan dengan metode Laser Erbium. Saran saya buat anda yang akan menjalani treatment laser Ebrium harap memilih dokter yang sudah ahli dan berpengalaman di bidangnya dan peralatan yang dipakai juga canggih. Di DF telah memenuhi kedua syarat tersebut, jadi saya nggak ada perasaan takut dan was-was.

Oiya, bagi yang berencana Laser Ebrium, sebaiknya pilih waktu 3-7 hari yang tidak mengharuskan kita keluar rumah. Jadwalkan dulu waktunya dengan dokter kapan saat yang tepat. Jangan seperti saya, hari itu juga langsung dilaser. Waktu itu tuh seinget saya nggak ada acara kemana-mana, da acaranya mah cuma antar jemput Dhia sekolah tiap hari. Udah itu saja nggak ada yang lain. Aih ternyata, di akhir pekan saya baru inget ada seminarnya dokter David. Jadilah begini, pakai masker selama acara. Ketangkep paparazi pulak. >_<

Memakai masker sepanjang seminar. Kan nggak keren. -__-
(foto dari teh Nchie Hanie)
(Wien, fokus ke penjelasan treatment wajahmu woi! jangan curcol)

Oke,kita kembali ke topik pembicaraan. Sudah membaca catatan saya sebelumnya kan? ;)
Sebetulnya, sampai ditahap ini pun saya sudah puas banget dengan hasilnya. Noda bekas jerawat sudah nggak kelihatan. Apalagi kalau memakai make up bakalan nggak keliatan sama sekali. Kata teman-teman yang tahu jerawatku dulu seperti apa, komentarnya kebanyakan kayak gini : "Sekarang wajahmu bersih, Win." muhehe *ngaca lagi*

Foto ini diambil sebelum wajah saya dianestesi. Sudah nggak ada jerawat aktiv ( yang masih berasa cenat-cenut ) dan nggak ada ruam merah bekas jerawat. Tapi pas konsultasi kemarin itu, dr. Dave manyarankan untuk Laser Ebrium. Yowis saya manut aja.



Prosedur Melakukan Laser Ebrium


1. Wajah dibersihkan dari segala macam kotoran, debu, dan make up.
2. Anestesi.
Wajah saya dibius lokal supaya nggak sakit waktu dilaser. Tidak usah takut bagi yang gak suka dengan jarum suntik. karena Anestesinya ini menggunakan krim.
Wajah saya diolesi krim anestesi. Lalu saya disuruh menunggu satu jam untuk dioles ulang anestesinya. Saat menunggu anestesinya bekerja, kita bisa kok melakukan hal-hal yang lain seperti baca buku, baca artikel, foto-foto selfie, atau jalan-jalan di sekitar ruangan. Tidur juga bisa. :v
Waktu satu jam berasa cepat sekali. Wajah saya kembali diolesi krim anestesi. Saya menunggu lagi sekitar 15 menitan.
2. Setelah wajah benar-benar ba'al (mati rasa), saya pindah dari ruang perawatan di lantai 2 ke ruang lain dilantai 3.
Disana ada tiga tempat tidur berwarna ungu dan banyak peralatan canggih yang saya nggak bisa menyebutnya satu-satu.
3. Saya disuruh berbaring. Kemudian wajah saya dibersihkan dari krim anestesi tadi.
4. Dokter David segera melakukan tindakan laser terhadap wajah saya. Bunyinya seperti mesin las, cuma ini lebih smooth bunyinya.
Rasanya? karena sudah dianestesi jadi nggak berasa sakit. Cuma seperti digigit semut. ;)
Laser Ebrium ini berlangsung sekitar 30 menitan (mungkin karena wajah saya lebar jadi agak lama, haha). Sayangnya waktu saya dilaser, tidak ada yang motoin. huhuhu.... Jadi nggak ada dokumentasinya.
5. Setelah selesai laser, wajah saya dikompres. Rasanya dingin di kulit.
Kemudian mata saya ditutup (entah pakai apa) dan wajah saya disinar (treatment ini namanya Q-Light).
Penyinaran berlangsung selama kurang lebih 15 menitan.
6. Setelah selesai Q-Light, wajah saya diolesi krim anti iritasi.
Saat itu, masih ba'al banget ni muka. Bibir berasa tebelll. wkwk yaiya, efek anestesinya masih bekerja. Ini akan hilang setelah satu jam.

Setelah Laser Ebrium


Setelah selesai dilaser, saya kemudian turun ke lantai satu menunggu dipanggil untuk mengambil resep. Nggak lama sayapun dipanggil dan langsung menebus resep di apotek yang berada di samping depan DF Clinic.

Setelah dilaser apa yang terjadi?
- Kulit wajah terasa kaku karena anestesinya masih bekerja, ini cuma selama setengah sampai satu jam.
- Kulit wajah saya jadi merah semerah kepiting rebus.
- Sedikit perih, namun tak berarti ini mah daripada sakitnya saat jerawat batu tengah meradang.
sesaat setelah laser. Bagian yang merah itu yang dilaser, yang putih nggak karena nggak ada bopengnya.

Kalau saya ceritanya samapai di tahap ini, gimana? ngeri nggak lihat penampakan di atas? xixixi

Apa yang nggak boleh dilakukan setelah laser?


~Setelah laser, kulit muka nggak boleh terkena air selama 3 (tiga) hari.
Lalu untuk sholatnya gimana? tayamum. Dan alhamdulillahnya hari keduanya saya haid. ^_^

P.S. masukan lagi untuk yang mau laser, bagi kaum hawa muslim pilihlah saat-saat menjelang datang bulan. ;)

~Nggak boleh kena panas matahari secara langsung.
~Nggak boleh terkena sabun.
Cuci muka aja enggak, apalagi pakai sabun :D
~Kalau debu, memang nggak disebutkan oleh dokter sih, tapi selama tiga hari saya menghindarinya.
Jadi solusi untuk menghindari 4 hal di atas, saya memakai masker aja saat keluar rumah.

Produk perawatan yang dipakai

Di kasus saya, dr. Dave nggak ngasih obat untuk diminum. Tapi di lain kasus mungkin bisa diberikan obat minum.
Saya diresepkan 5 macam ini :
Produk perawatan yang harus saya pakai

1. Serum R
2. Daily Whitening
3. Krim Malam
4. Nutri cream
5. Facial wash

Aturan pakainya seperti ini :
Selama 3 hari tidak boleh terkena air, sabun dan panas matahari.
Setelah 3 hari, boleh mencuci muka hanya dengan air saja. Lanjut memakai Skin R saja sampai hari ke 5.
Pada hari ke 5, saya sudah bisa mencuci wajah memakai Facial Wash.
Urutan pemakaiannya : setelah mencuci wajah, oleskan Skin R tipis-tipis di seluruh wajah. Tunggu agar meresap terlebih dahulu. Dilanjutkan dengan Daily Whitening, lalu Krim Malam. Ini untuk malam hari. Sedangkan paginya : cuci muka dengan air saja (tanpa facial wash) dilanjutkan memakai Nutri Cream.

Perubahan Wajah setelah Laser Ebrium


Hari 1
Merah karena lasernya sudah hilang. 

Hari 3
Bekas lasernya mulai menghitam.
Muka bantal banget. Atudaaa, udah ya ngambil foto ini pas pagi-pagi. Apalagi selama 3 hari nggak kena air. Bisa dibayangkan kan? -__- 

Hari 4-7
Sedikit demi sedikit kulit matinya hilang.
Di hari ke-7, Skin R sudah habis. Seharusnya saya kontrol dan konsultasi lagi ke DF.
Kelalaian saya saat itu adalah saya tidak begitu cermat memperhatikan makanan. Secara saya alergi udang. Walaupun sedikiiiit makanan itu mengandung udang tetap akan bereaksi. Waktu itu sepertinya saya makan secuil krupuk udang (beneran nggak sengaja). Pas sudah ditelan baru saya tepok jidat. Yang saya telan barusan tuh ada udangnya. Yah, jadinya tumbuh satu jerawat di dahu. huhuhu

Selama seminggu saya lupa nggak foto setiap hari karena berbagai kesibukan.

Dan.. di hari ke 14 - 20 wajah saya sudah menunjukkan perubahan. Scar-nya sudah nggak sedalam dulu.
Lho kok nggak langsung mulus? 
Ada yang beranggapan setelah dilaser akan mulus dan halus seperti kulit bayi? Semoga setelah membaca ini enggak lagi ya menyalahkan dokter ataupun klinik kecantikannya.
Yang benar, minimal 3 kali laser barulah bopeng-bopeng itu akan berkurang banyak. Atau sesuai parah tidaknya kondisi kulit wajah. Jadi, buat yang masih berpendapat "Tuh, kenapa udah dilaser masih ada bopengnya?" lebih baik cari tahu cara kerja Laser Erbium, ya.

Hari 14



Demikian pengalaman saya mendapat perawatan Laser Ebrium di DF Clinic. InsyaAllah minggu depan akan kontrol lagi. Yang pengen tahu, nantikan cerita selanjutnya ya.

Pssst, sekarang kalau fotonya dari jauh seperti di bawah ini sudah nggak keliatan berjerawat walaupun tanpa aplikasi beauty atau filter. hehehe


edited: Karena banyak sekali yang email dan bertanya tentang berapa biaya laser menghilangkan bopeng bekas jerawat, bekas cacar, bekas luka, dll, akan saya tambahkan berapa kisaran biayanya di sini. Ini sudah saya jawab di kolom komentar lho, tapi masih aja ada yang ngegass pada saat komennya nggak dibalas karena enggak mau scroll ke bawah.

Biaya Menghilangkan Bopeng Bekas Jerawat dengan Laser Erbium


Biaya keseluruhannya bisa berbeda satu sama lain sesuai keluhan pasien dan penanganannya. 
Kalau pada kasus saya, 
Biaya 1x laser: Rp 1.800.000 (saya laser 2 kali untuk laser kedua bisa dibaca di Laser Erbium menghilangkan Bopeng Bekas Jerawat )
Serum R: Rp 350.000 (ini wajib beli, ya)
Plus krim-krim lainnya: nutricream, daily whitening, krim malam , facial wash. Dan jika ditotal jumlahnya sekitar 2.500.000. Biaya tersebut untuk 1x laser.
Kalau ingin bopengnya benar-benar hilang, laser paling nggak 5x (untuk yang bopengnya dalem dan banyak kayak saya).

Untuk melihat update kondisi kulit saya saat ini, baca juga: Laser Scar ke-3 di Lineation (DF Clinic) yaa.. Pada bulan Desember 2019 lalu kembali melakukan laser menghilangkan bopeng. Saya cantumkan juga biaya terbarunya. 

Untuk informasi lebih lanjut dan lain-lain, silahkan langsung hubungi DF Clinic
telepon     : 022-2010593
whatsapp  : 0812 2190 6850
pin BB      : 7D38BCFC
email         : df_clinic@dfclinic.com
Atau datang langsung ke : Jalan Leumah Neundeut no 10 Bandung.
( Dekat Universitas Maranata, Bandung )