Showing posts with label marriage. Show all posts
Showing posts with label marriage. Show all posts

24 September 2019

Inilah Alasan Membeli Asuransi Jiwa Flexi Life

Bukti cinta kepada anak-anak bisa direalisasikan dengan apa saja. Tiap orang tua mungkin berbeda cara dalam mengungkapkan cinta pada anak-anaknya. Jangankan antar orang tua, antar pasangan aja (ayah dan ibu) bisa berbeda cara dalam menunjukkan cinta kepada anak. Ada yang dengan cara tegas. Ada cara lemah lembut. Ada yang melatih anak punya penghasilan sendiri, ada yang diam-diam mempersiapkan tabungan untuk pendidikannya. Ada yang membersamai anak ada yang memilih memasukkannya ke pesantren, dan lain sebagainya. Kita tak perlu memperdebatkan mana yang lebih baik mana yang lebih benar. Karena setiap keluarga punya prioritasnya masing-masing. Lebih baik saling mendukung saja, ya nggak sih? Ya dong :)

asuransi flexi life


Dikaruniai tiga buah hati membuat saya dan Abudi jadi semakin sadar pentingnya mempersiapkan masa depan mereka. Kami tak pernah ragu akan pertolongan Allah SWT dalam menjaga anak-anak kami. Kami juga tak pernah khawatir akan masa depan anak-anak kami. Namun kami berikhtiar untuk memberikan jaminan jika hal tak terduga terjadi. Ibaratnya seperti memasukkan keuangan dan cita-cita keluarga ke dalam brankas, memastikan tidak hilang atau rusak meskipun brankas tersebut kebanjiran.

Dengan Abudi menjadi satu-satunya pencari nafkah untuk kami, maka kami pikir perlu mempunyai Asuransi Jiwa. Yang membuat kami tenang (disamping mengingat Allah tentu saja). Menurut saya, asuransi itu bukan untuk mencari untung. Asuransi itu seperti safety net yang berfungsi untuk "jaga-jaga" . Malah pengennya sang pencari nafkah panjang umur dan sehat selalu, bisa memberikan nafkah sampai anak-anak bisa menafkahi dirinya sendiri. Dan bisa menikmati masa pensiun dengan bahagia bersama pasangan. Makanya, untuk jaga-jaga aja beli lah asuransi sesuai kebutuhan agar harganya murah.

berapa premi asuransi flexi life



Beberapa bulan yang lalu, saya dan Abudi tidak sengaja bertemu dengan teman sejawat yang sudah lama tidak bertemu. Kami loss contact karena ternyata nomor ponselnya ganti dan tidak sempat mengabari. Mendengar kabarnya kini sungguh saya merasa iba. Ditinggal oleh suaminya sementara anak-anaknya masih kecil. 

Beliau banyak bercerita selayaknya teman yang sudah lama tak berjumpa. Kondisi beberapa bulan setelah suaminya meninggal sempat kelimpungan karena tidak punya dana darurat maupun asuransi. Lalu beliau menyarankan kami untuk membeli asuransi jiwa. Sayangi anak-anakmu, katanya. 

Saya pun mencari info ke beberapa produk asuransi. Dengan beberapa pertimbangan, akhirnya untuk Asuransi Jiwa, saya dan Abudi memilih FLEXI LIFE dari Asuransi Astra Life.

Flexi Life adalah asuransi jiwa murni yang dimana uang pertanggungan dan preminya bisa ditentukan oleh nasabahnya sendiri. Kenapa saya pilih Flexi Life? karena Flexi Life memiliki banyak keunggulan diantaranya:

·   Satu polis seumur hidup

·   Cukup bayar sesuai risiko saat ini atau usia saat mendaftar. 
Misalnya, usia saya masih (agak) muda. Saya memiliki risiko yang lebih kecil dibanding dengan orang berusia tua. Sehingga premi bisa dibayar lebih murah dan disesuaikan dengan risiko hidup setiap tahunnya. Polis bisa otomatis diperpanjang hingga usia 85 tahun




·   Dapat mengubah premi secara online sesuai kebutuhan dan kemampuan kita, misalnya bulan ini bayar Rp 500.000/bulan namun karena bulan depan harus membayar keperluan sekolah anak-anak, pembayaran premi bisa diturunkan menjadi Rp 200.000,-

·   Pembayaran premi dapat dilakukan secara per-bulan, per 3 bulan, per semester atau per-tahun. Jika membayar per tahun, premi akan jauh lebih murah.
Untuk perhitungan premi asuransi saya yang saat ini berusia 31 tahun. Pembayarannya hanya Rp 90.000,- aja. 

·   Kita bisa memilih sendiri berapa jumlah perlindungan sesuai keinginan, tinggal atur aja. Perlindungan jiwa ultra fleksibel pertama di Indonesia dengan perlindungan hingga 5 Miliar tanpa cek medis.

·   Tanpa biaya komisi, jadi harganya lebih ekonomis :)

·   Pembelian mudah, dapat dilakukan di website https://ilovelife.co.id/  
Saya pun beli di website tersebut. Oh iya, jangan lupa gunakan kode milik saya ya : BLOGWINURSIH68

·   Jangka waktu produk (durasi masa berlaku) adalah 1 tahun

Dengan banyaknya keunggulan tersebut, saya jadi lebih memantabkan diri memilih Flexi Life sebagai asuransi jiwa. 

Pengalaman membeli Asuransi Flexi Life secara Online

1. Kunjungi laman ilovelife.co.id
Pada halaman utama, klik ‘Lihat Detail’, selanjutnya klik ‘Cek Sekarang’.



2. Mengisi riwayat kesehatan dan simulasi polis
Di tahap ini, kita akan dipandu oleh Flexi Life web assistance untuk keperluan pembelian polis. Klik ‘Ayo Mulai’.
Kita akan diberi beberapa pertanyaan seputar kesehatan yang harus dijawab dengan jujur. Untuk menjawab pertanyaan tersebut, kita hanya dihadapkan dengan dua (2) pilihan jawaban : YA atau TIDAK.

3. Mengisi data diri
Setelah menjawab semua pertanyaan, kita akan diminta untuk mengisi data diri terkait simulasi polis yang akan dibeli dengan beragam pilihan pertanggungan. Setelah itu, mengisi data diri dengan lebih detail. Siapkan softcopy kartu identitas karena kita akan diminta mengunggah foto kartu identitas tersebut.

4. Mengisi Daftar Penerima Asuransi
 Berikutnya, kita akan diminta untuk mengisi data penerima asuransi. Bisa pasangan, anak, orang tua atau saudara kandung. Di sini kita bisa menentukan berapa persen yang akan diterima oleh daftar penerima tersebut. Kita juga bisa menentukan sampai 5 orang penerima asuransinya.

5. Persetujuan
Langkah selanjutnya adalah konfirmasi persetujuan, dimulai dari pernyataan validasi data diri yang telah diisi sebelumnya. Pastikan data yang dimasukan sudah benar. Lalu kemudian klik ’Bayar'.
Kemudian kesepakatan bahwa polis yang nanti akan dibuat merupakan polis Elektronik ( E-Polis).

asuransi jiwa flexi life

Kemudian baca dengan teliti dan sampai paham saat membaca Syarat dan Ketentuan.

6. Pembayaran Premi
Langkah selanjutnya adalah pembayaran premi pertama untuk aktivasi produk. Terdapat beberapa pilihan pembayaran via bank. Pembayaran premi Flexi Life bisa disesuaikan dengan bank yang kita miliki. Jika tidak terdapat bank yang kita gunakan, bisa pilih pembayaran dengan menggunakan virtual akun Bank Permata.

7. Langkah terakhir, lakukan pembayaran.
Setelah melakukan pembayaran, sistem akan memverifikasi pembayaran polis dan akan dikirimkan melalui email maksimal 1x24 jam setelah pembayaran selesai dikonfirmasi oleh sistem.

Selesai, deh. Kita tinggal menunggu E-Polis dikirimkan melalui email. Semudah itu mempunyai Asuransi Jiwa. :)


Untuk mengetahui detail dan informasi produk, bisa dilihat di https://www.youtube.com/watch?v=YWDWzwlc-Dw

Selain asuransi jiwa Flexi Life, Astra Life juga punya asuransi untuk resiko penyakit kritis yang bernama Flexi Critical Illness.

Flexi Critical Illness adalah asuransi penyakit kritis yang bisa #AturSendiri dan cukup bayar sesuai risikomu saat ini.

Keunggulan Flexi Critical Illness 

  • Melindungi Anda dari risiko 3+1 penyakit kritis yang paling sering dialami.
  • Perlindungan Stroke, Jantung, Kanker , dan Kanker Tahap Awal
  • Komitmen Tahunan & Otomatis Diperpanjang hingga Usia 85 Tahun
  • Perlindungan hingga 2M tanpa cek medis
  • Premi yang efisien karena sesuai risiko setiap tahun


Dengan asuransi jiwa flexible ini, kita bisa memberikan bukti cinta kepada keluarga yang kita sayangi, namun dengan premi yang ringan. 

Sudahkah anda semua mempunyai asuransi jiwa? 

24 July 2019

Ternyata NYOLOT itu Sebuah Kebahagiaan yang HQQ jika ...

11 tahun menikah dengan ABudi... Akhirnya aku di hari ini aku baru merasakan, bahwa: NYOLOT itu sebuvvah kesenangan yang HQQ. hahaha.. mon maap bahasanya alay. Aku pun baru nyadar kalo aku tu alay. Padahal dulu mah enggak. 🤣

Whyyyyy???!
Kenapa hal kayak gitu bisa jadi kebahagiaan?
Because, ketika aku nyolot tuh bukan karena benci atau marah sama suami. Tapi lebih ke ngeluarin isi pikiran. Tapi sambil ngegasss ngomongnya! (*sama aja atuh, Malih!)

Bahwa aku kayak gitu, tapi kami enggak bertengkar, nggak lagi ngambek-ngambekan. Dan tetep kelonan.

Absurd nggak sih? hemm

11 tahun menikah ...

Ketika aku nyolot, Abudi justru malah bereaksi tertawa ngakak. Lucu, katanya.

#RelationshipGoal banget!

11 tahun menikah ...

Telah aku rasakan ketika ngobrol sama pasangan bilang: "Aing mah!" dan "Kumaha dinya we lah" itu hal yang no worry.
lol

11 tahun menikah ...

Aku nggak musti berbicara lemah lembut seperti awal-awal nikah. hahaha 😆😆

Sebodo amat!

11 tahun menikah ...

Jadi... Ternyata NYOLOT itu adalah sebuah kebahagiaan yang hakiki jika pasanganmu baik-baik aja.
Dan tetap saling mencintai.

Catatan 13 Juli 2019

*jangan coba-coba di rumah :))

11 Tahun Anniversary

13 Juni 2019

Selepas senja ...

Aku berdua Abudi tengah duduk-duduk santai di emperan rumah. Menikmati hembusan angin malam yang menentramkan.

Aku menghela napas

"Kenapa?" katanya

"Mungkin aku hanya lelah saja."

Aku kembali menghirup dalam-dalam sepoi angin malam ini. Merasakannya menelusup melalui hidung lalu menyebar ke sekujur tubuhku.

Suara tiga bocah terdengar riuh dari dalam rumah. Tiga malaikat yang Allah kirim untuk membahagiakan kami. MasyaAllah tabarakallah...

Dari toa masjid, terdengar alunan merdu Al-Qur'an pertanda sebentar lagi adzan Isya'.

Aku menyandarkan kepalaku ke pundaknya.

"Seandainya aku mati muda, apakah kau akan menikah lagi?" kalimat itu tiba-tiba meluncur dari bibir ini.

Abudi diam.

Dia tahu aku hanya sedang gundah dan dirundung gelisah. Ia melingkarkan tangan kirinya ke bahuku.

Ia menghela napas pelan. Lalu mengusap rambutku.

"Hei... sudah berkali ku bilang. Aku itu korban kekejaman ibu tiri. Walaupun kita tidak pernah tahu apa yang akan terjadi kelak kemudian hari, satu yang mau aku tegaskan; aku tak ingin anak-anakku mempunyai ibu-tiri seperti yang aku alami. Kau sudah tahu semua kemalanganku karena punya ibu tiri. Sebaik-baiknya ibu tiri, pasti lah berbeda perlakuannya dibanding ke anak kandung."

Aku meringkuk di ketiaknya. Menghirup wangi tubuhnya yang segar. Aku suka.

#11TahunAnniversary