20 September 2016

Tips Cerdas Mencuci Bantal Menyusui


Walaupun sudah 4 tahun berlalu menyusui bayi tapi saya masih inget banget gimana rasanya. Apalagi waktu anak pertama yang akunya masih kurang pengalaman, untuk memposisikan bayi agar pas dan enakeun serta diposisi yang benar aja ribet banget. Tentunya masih harus dibantu sama ibu atau suami. Masa ribet?? padahal tinggal buka lalu sodorin ke mulut bayi. (Iiiih,ya gak gitu juga kali.)

Perlu dipahami bahwa menyusui bukan cuma soal memberikan ASI aja, makanya posisinya harus nyaman di ibu dan anaknya. Dulu, agar posisi nyaman harus dikasih bantal di bawah bayi. Terus, kaki saya juga nggak boleh menggantung (maksudnya harus menapak kakinya). Makanya, menggunakan bantal untuk menyusui bayi memang dirasakan sangat penting. Ada banyak manfaat saat menggunakan bantal ini. Untuk itu disarankan menggunakan bantal ini agar proses menyusui berjalan dengan lancar.

Beberapa manfaat yang akan dirasakan adalah
~ memudahkan saat menyusui
~ menghindari bayi terjatuh
~ menghilangkan kemungkinan tangan menjadi pegal dan sakit
~ membuat ibu menyusui dan si bayi juga nyaman
dan masih banyak lagi.

Untuk mencuci bantal menyusui hendaknya kita lihat terlebih dahulu jenis bahan yang digunakan didalamnya. Sangat direcomendasikan memilih bantal dengan isian dakron. Karena bahan jenis ini sangat empuk sehingga nyaman digunakan, tidak mudah menyusut dan bisa dicuci. Saya ada beberapa tips mencuci bantal menyusui berbahan dakron.

Tips cerdas mencuci bantal untuk menyusui antara lain:

1. Periksa ke seluruh bagian
Sebelum mencuci bantal hendaknya seluruh bagian bantal dicek dengan teliti. Pastikan bahwa tidak ada bagian yang berlubang atau sobek sebelum dicuci. Tujuannya agar tidak menyebabkan dakron atau isi dalam bantal larut dengan air.

2. Gunakan detergen yang lembut
Dalam mencuci bantal menyusui, pilih jenis bahan pembersih yang lembut. Sebaiknya pilih jenis detergen cair saja untuk membantu dalam membersihkan kotoran agar hasilnya lebih maksimal. Saat pembilasan, lakukan berulang kali sampai benar-benar bersih dari busa dan nggak tersisa residu detergen.

3. Hindari memeras dengan memelintirnya
Untuk mengeringkannya cukup dengan menekannya saja. Caranya bisa memakai papan kayu yang bersih atau peralatan rumah tangga yang bentuknya datar. Kenapa enggak dipelintir? Hal ini agar bantal tidak berubah bentuk. Dengan demikian tidak akan mengurangi kenyamanan saat memakainya sampai kesekian kali. Caranya sangat mudah hanya dengan bentangkan saja bantal pada papan kayu/di perabot yang bentuknya rata tadi. Tekan secara perlahan di semua bagiannya sehingga air dapat keluar secara maksimal dan bantal lekas kering.

4. Mencuci dengan mesin cuci
Jika mencuci menggunakan mesin cuci, pastikan bahwa posisi bantal dalam keadaan vertikal/berdiri. Dan pastikan bahwa bantal sudah terendam dengan air secara sempurna agar hasilnya bersih maksimal. Gunakan detergen cair juga agar tidak ada sisa-sisa detergen nempel di bantal.

5. Baca aturan pakai
Di setiap mesin cuci, biasanya ada pengaturannya. Ada yang untuk jeans, cottons, handuk/selimut, dsb. Yang sudah biasa menggunakan mesin cuci pasti tahu ada aturan pakai tersendiri apabila membersihkan bantal menyusui . Biasanya kalau yang tebal semacam bantal, boneka, selimut, bedcover dll pilih pengaturan untuk mencuci yang berat dan tebal. Dengan membaca aturan pakai menghindari kemungkinan melakukan kesalahan saat menggunakan mesin cuci. Sehingga mesin cuci dan bantal tersebut menjadi tahan lama.

6. Keringkan dengan sempurna
Jika mencuci dengan mesin cuci lebih cepat kering dan pengeringannya pun sempurna. Tipsnya jangan campur bantal menyusui dengan cucian lainnya saat pengeringan. Atur timer yang lama. Sehingga, bantal berisi dakron tersebut akan kering sempurna. Tinggal dijemur sebentar kemudian bisa dipakai lagi untuk menyusui.

Demikian tips cerdas mencuci bantal menyusui baik mencuci dengan tangan maupun dengan mesin cuci. Semoga bermanfaat.

5 comments:

  1. Hihihi...ada bantal disamping saya dan pas banget baca ini.
    Si bantal ini belum dicuci sih, ah malu ah pokoknya

    ReplyDelete
  2. Ternyata ada langkah langkahnya juga ya bu, tapi kayanya hampir sama deh seperti apa yang dilakukan dirumah.

    ReplyDelete
  3. wahh seru tips nya.. suka kelupaan meress kenceng hahaha

    ReplyDelete
  4. eh kok saya baru tau ya ada bantal menyusui. bisa nih kl dikaruniai anak lagi.

    ReplyDelete

Hai, terima kasih sudah membaca dan berkomentar. Tapi mohon maaf, komen dengan link hidup terpaksa saya hapus yaa :)