06 June 2017

Kegunaan dan Tips Memilih Stroller Bayi untuk Anda yang Masih Bingung Perlu atau Tidak Membeli Stroller Bayi

Buah hati yang masih bayi membutuhkan tempat yang nyaman dan tak bisa jauh dari orang tuanya, terutama dari ibunya. Salah satu tempat ternyaman bagi bayi adalah dekapan ibu dan gendongan. Anak bayi yang menangis karena merasa sendiri ataupun gelisah setelah digendong dan didekap akan berhenti menangis, bukan?

pic source Pixabay

Bayi yang terlalu sering digendong nantinya akan -kalau kata orang tua- "bau tangan". "Bau tangan" ini biasanya jika bayi nggak mau lepas dari gendongan. Menurutku, nggak papa sih jika itu terjadi pada bulan-bulan pertama bayi baru lahir. Namun yang jadi masalahnya, jika "bau tangan" ini menetap sampai dia mulai agak besar. Berat badan bayi semakin bertambah. Jika terlalu lama digendong, akan menyebabkan bahu, punggung dan pinggang si ibu menjadi sakit. Disitulah Stroller Bayi menjadi properti bayi yang sangat dibutuhkan agar sedikit mengurangi rasa pegal di pundak namun bayi tetap berdekatan dengan kita.

Sedikit cerita, flashback ke beberapa tahun yang lalu waktu anak-anak saya yang satu batita dan satu lagi masih bayi. Saya salah satu orang tua yang sangat terbantu dengan adanya stroller atau kereta dorong ini. Karena nggak ingin anakku gendongan terus, akhirnya saya beli stroller yang bisa juga digunakan sebagai ayunan/kursi goyang. Stroller yang berubah fungsi untuk sementara menjadi ayunan ini membantu sekali. Saya juga menggunakan stroller pada saat harus mengerjakan tugas ibu rumah tangga sehari-hari (yang saya kerjakan sendiri) maupun saat jalan-jalan bareng bocah.

Berikut ini beberapa kegunaan stroller bayi (untuk si bayi sendiri maupun untuk para orang tua) :


  • Memudahkan orang tua


Salah satu kegunaan stroller adalah untuk membawa bayi ketika sedang berjalan-jalan di luar rumah baik dekat atau jauh. Dengan menggunakan stroller, saya dapat dengan mudah membawa serta anak bayi saya ke tempat-tempat yang saya inginkan. Acara jalan-jalan jadi lebih asik tanpa saya harus terus menggendong. Salah satu alasan kenapa saya dulu membeli stroller, ya, karena ini. Saat berbelanja di swalayan misalnya, saya jadi bebas memilih barang sementara bayi ada di kereta dorongnya. Atau saat saya ajak jalan-jalan pagi/sore keliling komplek. Saat anak saya sudah bisa duduk, dia sangat menikmati acara jalan-jalan ke taman atau komplek perumahan sambil melihat-lihat keadaan sekeliling.

Ketika sedang di rumah, stroller bisa difungsikan sebagai boks sementara. Yang nggak punya asisten rumah tangga pasti tahu rasanya. hehehe. Ketika saya harus melakukan pekerjaan rumah tangga atau melakukan sesuatu yang mendesak (seperti ke kamar mandi) dan tidak ada orang dewasa lain yang bisa dimintai tolong menjaga bayi saya, disitulah merasa terbantu dengan adanya stroller. Tapi jangan lupa, sabuk pengamannya harus terpasang dengan baik serta strollernya diletakkan dalam jangkauan dan pengawasan kita.


  • Membuat bayi tenang , nyaman dan aman


Salah satu cara menenangkan bayi adalah dengan menempatkannya di sebuah tempat yang nyaman. Selain dekapan dan pangkuan saya, ibunya, stroller bayi juga bisa menjadi tempat yang nyaman bagi si bayi. Sudah sedikit saya ceritakan di atas, saya memakai stroller untuk menjaga agar anak saya tenang dengan memasang mode ayunan/kursi goyang pada stroller. Dan ini ampuh banget.

Stroller bayi juga bisa menjaga keamanan bayi selama kita mengerjakan sesuatu. Karena pada umumnya stroller sudah dilengkapi dengan sistem keamanan seperti belt, sunshade (pelindung sinar matahari), tali stroller (stroller harness), dan bingkai pelindung yang kuat. Untuk itu kita perlu cermat memilih bentuk stroller.


  • Tempat Bermain yang Menyenangkan


Stroller yang dilengkapi dengan berbagai jenis mainan khusus bayi seperti boneka-boneka yang digantung, mainan dengan lampu hias warna-warni, atau mainan yang mengeluarkan musik bisa menjadi tempat bermain yang menyennagkan.


  • Untuk Membawa barang perlengkapan si Kecil


Stroller yang saya beli sengaja saya pilih yang ada kantong khusus untuk menyimpan barang keperluan bayi seperti popok, makanan bayi, tissu, dll. Jadi saya nggak perlu menenteng-nenteng tas yang berisi perlengkapan bayi saat jalan-jalan. Perjalanan juga akan lebih santai dan menyenangkan, bukan.


  • Kursi makan bayi


Stroller yang seperti gambar di bawah ini, dilengkapi dengan pelindung depan bisa digunakan sebagai meja makan si kecil.


pic source MatahariMalldotcom

Ada banyak sekali jenis stroller bayi yang dijual di toko perlengkapan bayi, diantaranya conventional stroller, umbrellla stroller, travel system stroller, modullar/ multi-component stroller, activity stroller, dan double stroller. Setiap jenis stroller tersebut memiliki detail ciri yang berbeda dan kegunaan yang berbeda pula. Misalnya saja double stroller. Double stroller ini biasanya digunakan untuk menampung bayi kembar karena  memiliki dua buah box stroller. Ada juga umbrella stroller. Cirinya  terdapat tambahan cap/tutup atas yang berfungsi sebagai payung pelindung.

Setelah mengetahui kegunaan stroller, memutuskan membeli stroller atau tidak tergantung kebutuhan kita masing-masing. Ada yang merasa perlu ada pula yang tidak. Nah, sebelum membeli stroller ada baiknya kita harus memilih dengan cermat. Mulai dari kelengkapan, kualitas bahan, keperluan, dll. Berikut saya berikan tips memilih stroller :

1. Belilah Sesuai Kebutuhan
Banyak merk stroller yang dilengkapi dengan banyak fitur tambahan seperti tempat menaruh air minum, payung, tudung hujan dan kantung penyimpan peralatan bayi. Fitur-fitur tambahan inilah yang membuat stroller harganya juga lebih mahal. Selain itu juga menambah berat stroller itu sendiri. Jadi belilah yang sesuai dengan kebutuhan kita dan si kecil.

2. Belilah stroller sesuai usia bayi
Kondisi setiap anak berbeda-beda, kan. Jadi gunakan stroller yang cocok dengan umur dan kondisi masing-masing. Sesuaikan kereta yang dipilih dengan umur dan ukuran tubuh si anak.
Contohnya jangan menggunakan stroller anak balita untuk bayi yang baru lahir. Karena stroller anak balita beda dengan untuk new born.  

3. Cari Informasi Stroller yang akan dibeli
Sebelum membeli, pastikan informasi tentang produk incaran sedetil mungkin, seperti kelengkapannya, fitur-fiturnya, panjang-lebar-tingginya. Termasuk soal harga, kita bisa cari informasi harga stroller bayi lewat internet , salah satunya di MatahariMall.Com , sehingga bisa membandingkan harga stroller satu dengan lainnya. Hindari stroller dengan banyak material plastik, terutama di bagian roda. Plastik lebih cepat rusak. Cari yang menggunakan material besi atau stainless karena lebih awet agar bisa digunakan hingga bertahun-tahun.

4. Utamakan Keamanan
Memilih stroller yang aman : cek apakah sudah dilengkapi dengan bingkai pelindung yang kokoh, kerai pelindung sinar matahari secara langsung (sunshade), serta kain / tali stroller yang aman (safety harness). Biasanya stroller memiliki tiga tali harness, namun sebaiknya pilih dengan lima harness untuk menjamin keamanannya. Pastikan kursinya pas dengan tubuh si kecil, jangan pilih yang terlalu rendah untuk menghindari terkena debu dan kotoran. lalu cek juga kelengkapan rem pada roda agar tidak membahayakan bayi ketika ingin berhenti di satu tempat.

5. Coba Sebelum Membeli
Kita seringkali melupakan tentang kemampuan kereta bayi dalam bermanuver, padahal ini termasuk hal penting. Untuk mengetahui kemampuan manuver kereta bayi perlu dilakukan test drive. Caranya dengan menaruh benda yang ukuran dan beratnya sama dengan ukuran dan berat bayi. Coba dorong ke depan ke belakang, berbelok kanan-kiri, dorong dengan satu tangan dsb. Dengan test drive kita bisa merasakan perbedaan antara kereta dorong yang satu dengan yang lain.

Demikian tips dan kegunaan stroller. Semoga informasi ini bermanfaat untuk teman-teman yang sedang mencari stroller bayi. Pastikan untuk memilih stroller bayi terbaik demi kenyamanan dan keamanan bayi,ya.

Jadi saya YES untuk menggunakan stroller bayi.

5 comments:

  1. Aku termasuk penggila stroller teh. Dulu ngerasa harus banget punya ini hehe.
    Tapi iya loh, cukup membantu apalagi kalau anak udah ngantuk tapi emak masih pengen jalan-jalan *eh hehhee

    ReplyDelete
    Replies
    1. Betul, jadi nggak pegel teuing pundak na. Setelah anak2 gede bisa dijual lagi

      Delete
  2. Aku pakai stroller. Repot bo kalau gak pakai stroller bawa bayi satu sama anak satu. hahaa

    ReplyDelete
    Replies
    1. Toss. Aku juga pakai stroller. Pas anak udah gede terus dijual.:)

      Delete
  3. klo ntar punya anak lagi pgn beli ah biar nyaman soalnya beneran rempong ngais sambil pergi itu hehehe

    ReplyDelete

Hai, terima kasih sudah membaca dan berkomentar. Tapi mohon maaf, komen dengan link hidup terpaksa saya hapus yaa :)