1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14

20 January 2014

Ketika Email Gagal Terkirim




Maaf kalau postingan kali ini saya curhat berdarah. T_T

Malam ini, ketika saya mengecek email. Saya terkagetkan dengan email kepada keb.even seperti gambar di atas yang ternyata gagal terkirim! Dan parahnya kenapa saya baru nyadar sekarang cobak ??!
Rasanya saya ingin teriak-teriak, nangis guling guling, ngesot-ngesot sambil nggigitin bantal sekaligus. MENYESAL BANGET.

Oiya, sebelumnya mau saya ceritain, bahwa KEB (Kumpulan Emak Blogger ) dimana saya ngumpul bersama para Emak mau mengadakan Srikandi Blogger 2014 (sebuah penghargaan untuk blogger perempuan). Ini tahun ke-2 KEB mengadakan acara ini. Melihat gegap gempita kemeriahan acara ini sebelumnya -walaupun nggak datang langsung dan hanya melalui internet- tentu saja saya sebagai warga KEB juga ingin ikut 'bersenang-senang' di dalamnya. Ya, BERSENANG-SENANG saya pilih untuk mewakili perasaan saya ketika memutuskan membuat CV (Curiculum Vitae) khusus SB2014. Karena apa? Karena saya sadar kemampuan saya dalam pe-blog-an belumlah seberapa. Saya cuma mau berpartisipasi, biar ikut deg-degan menantikan siapa kandidat SB2014. Dan ikut bersenang-senang berkompetisi dengan para emak blogger yang lain.

Namun, kalau kejadiannya seperti ini,  CV yang saya kirim pada hari terakhir pendaftaran ternyata gagal terkirim, saya jadi merasa nggak ambil bagian dari acara ini. Merasa gagal menaklukkan keminderan dan gagal menjadi warga KEB yang baik. :( :( *garuk-garuk tembok.

Tolong, kali iniiii aja... Biarkan saya menangis semalam. T_T

Memang nggak ada sich yang melarang saya untuk curhat berdarah. Tapi saya sadar kalau postingan seperti ini membuat beberapa pembaca merasa risih, mungkin termasuk anda yang nyasar kesini? Jadi, saya meminta ijin kali ini. (*dan saya masih garuk-garuk tembok) 

Saya menyesal sekali emailnya waktu itu gagal terkirim.
Saya kecewa nggak jadi ikut dalam Srikandi Blogger 2014.
Saya sedih nggak ikut deg-degan dalam kompetisi.
Saya ..... T_T

Lalu, kalau kamu nangis guling-guling gitu emang keadaan akan berpihak padamu? emailnya akan secara ajaib terkirim, gitu?

Ya enggak, sich. Namun setidaknya kalau air mata keluar...akan sedikit melegakan hati, karena begitulah cara wanita mengobati dirinya sendiri. Menangis. Dan bagi saya menulis juga cukup melegakan hati.

Akhirnya... setelah saya terdiam cukup lama saya memang harus melepaskan perasaan tidak mengenakkan ini. Agar saya bisa kembali merasakan perasaan lapang, kemudian meneruskan pekerjaan yang lain-lain, kemudian saya bisa menulis lagi.

"Kita berjalan di jalan cinta. Di penghujungnya kita akan berjumpa lagi."


gambar punya founder KEB


2 comments:

  1. Wahhh...ikut sedih mak. Gpp mak. Masih ada tahun depannya lagi kok insya Allah. Tetap semangat ya maj.

    ReplyDelete

Hai, terima kasih sudah membaca dan berkomentar. Tapi mohon maaf, komen dengan link hidup terpaksa saya hapus yaa :)